Perlukah “Cheating Day” Dalam Diet?

Perlukah “Cheating Day” Dalam Diet?

Pernahkan mendengar suatu pola diet yang menyarankan “Cheating” ?
Atau ada pola diet yang lain sangat melarang cheating. Haram!

Nah loh, lalu kamu pilih yang mana dong….

Saya sih setuju bahwa kalau cheating alias curang, itu bisa saja merusak pola diet yang sudah kita bentuk dengan susah payah. Wah jadi kaku dan gak flexible dong? Tentu kita tetap perlu memperhatikan situasi, kondisi, dan sosial budaya di sekitar kita. Tetapi kita tetap bisa mengendalikan diri. Itu yang penting!

Apa sebenarnya efek cheating jangka panjang?

Ada “program diet” yang menawarkan konsep cheating day. Dan itu tentu membuat banyak orang tertarik mengikutinya. Karena bisa memuaskan “hasrat” untuk memenuhi keinginan-nya. Sehingga buat yang mengganggap diet yang ketat itu tidak asyik, tidak sehat, tidak bisa untuk jangka panjang. Katanya sih ga papa seminggu sekali doang, gak ngaruh, dan berbagai alasan lainnya.

Tapi buat saya, istilah cheating ini perlu diperjelas. Misal di keto, kita menjaga agar asupan karbo rendah. Katakan antara 20-50gram. Jika kita mengasup lebih dari itu, tentu potensi kita keluar dari ketosis akan sangat besar. Dan jika kamu mau cheating tiap minggu tentu akan membuat cita-cita untuk jadi langsing dan sehat akan tertunda. Ketika tubuh sudah memasuki ambang glukosa tinggi, otomatis proses ketosis stop, dan tubuh kembali memprioritaskan mengolah karbo dan gula sebagai energi terlebih dahulu.

Jadi, kalau aku diet keto apa boleh cheating?
Nah mungkin Kamu perlu baca artikel ini sampai selesai sebelum memutuskan cheating atau tidak.

Ok, yuk kita mulai bahas.

 

Prinsipnya kita harus sadar bahwa apapun tindakan kita pasti akan ada konsekwensinya.

 

Misal kita diet keto, atau diet rendah karbo. Kita membatasi asupan karbo kita dengan tujuan gula darah terkendali, dan tubuh mulai optimal menggunakan keton. Ketika kita asup karbo tinggi, maka tubuh akan otomatis menghentikan produksi keton dari lemak untuk bahan bakar.

Tubuh akan menggunakan glukosa yang beredar, termasuk cadangan glikogen untuk digunakan sebagai energi. Dengan kebiasaan cheating, maka manfaat optimal seperti penurunan berat badan dan tubuh menjadi efisien akan terganggu.

Tentu, ada beberapa yang menganggap sebagai cycling dengan carb loading. Tentu harus dipahami konteksnya itu dilakukan ketika kita akan melakukan olahraga yang cukup berat. Ada beberapa referensi juga untuk percepatan performa atau perbaikan otot. Tentu bisa dibenarkan dalam jumlah terbatas juga. Misal sampai 100gram.

Lalu, kalau cuma mau nongkrongin facebook dan IG aja mah gak perlu carb loading!

 

Apakah sekali cheating akan otomatis tidak lagi ketosis?

Tidak mudah menjawabnya. Bisa iya bisa tidak.
Tergantung seberapa banyak asupan net carb-nya, seberapa sering cheatingnya. Karena kita sendiri untuk memastikan kebutuhan kalori harian secara riil itu juga sangat rumit. Kalau teorinya sih bisa dihitung, tetapi dalam praktek-nya saya rasa tidak sesederhana teori calorie in calorie out.

Simplenya sih, walau asup karbo, tapi net carb harian kita-kira masih dibawah 20 gram dalam sehari. Saya rasa belum akan keluar dari ketosis. Misal makan pisang cuma satu gigit, atau makan madu 1 tetes, atau makan nasi 1 butir hehehehe….

 

Tapi, kalau cheatingnya semangkuk mie ayam, 1 full loaf roti tawar, dan melebihi 25 gram net carb, saya rasa tubuh tidak akan ketosis lagi. Tentu tidak ada patokan yang sama buat tiap orang ya. Tapi jika Anda sudah cukup lama menjalankan diet keto, sudah masuk ketosis, bisa jadi tubuh akan memberikan sinyal-sinyal yang bisa dirasakan tubuh.

Emang apa sih ruginya cheating?

Jika kamu sudah keto, sudah merasakan manfaat bagi untuk pelangsingan, terapi, maupun peningkatan energi dengan menggunakan keton, tentu akan merasa “rugi” jika kehilangan sensasi ketosis. Ini membuat banyak orang termasuk saya juga berhati-hati ketika “cheating”.

Efek samping ketika cheating bisa jadi akan merasakan flu seperti keto-flu. Ada juga yang merasakan mual dan muntah. Ada yang marasa ototnya kaku seperi kram, perut kembung, diare, gatal-gatal, moody dan sebagainya. Secara psikologis bisa saja merasa emosional juga. Coba cek apakah di suatu hari mengasup banyak gula dan karbo tinggi!

Selain itu yang juga banyak terjadi adalah ketagihan cheating atau pengen terus mengasup gula dan karbo. Craving!

Tentu ketika mempelajari keto, kita banyak belajar efek samping dari gula dan karbo terhadap kesehatan. Jadi resiko penyakit datang akan semakin besar.

Buruknya cheating akan membuat motivasi untuk hidup sehat menurun. Kamu akan mudah sekali tergoda untuk mengasup makanan tinggi gula secara terus menerus dan lupa akan manfaat ketosis. Ingatlah dulu ketika memulai pertama diet, apa tujuan dari diet-nya, dan pikirkan jika selalu “selingkuh” aka cheating!

Wah udah terlanjur cheating, apa bisa diet keto lagi?
Tentu tergantung masing-masing orang. Ada yang bisa saja dengan cepat kembali ke ketosis dalam 1-4 hari seperti dulu. Tentu saja ada yang membutuhkan waktu lebih lama. Coba cek saja kadar keton di urin, nafas, atau darah untuk memastikannya. Perbaiki juga dengan sikap disiplin dan komitmen.

Ada beberapa cara untuk mempercepat #backtoketo. Misalkan dengan intermittent fasting, olahraga beban, mengasup lemak baik seperti virgin coconut oil seperti Vico Bagoes, minum cukup, latihan nafas, dan tidur yang berkualitas. Monitor juga asupan dengan fat secret dan hati yang selalu riang gembira.

Semoga selalu sehat dan bahagia!

 

Saya mau info tambahan tentang diet

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Diet Terburuk Tahun 2020? Jangan dibaca…

Diet Terburuk Tahun 2020? Jangan dibaca…

Selamat datang di tahun 2020 Anda…

Terima kasih atas segala kebersamaan di tahun 2019, para pengunjung setia blog ini, yang selalu haus akan ilmu, yang selalu ingin mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan ini. Terima kasih mengijinkan foodketo.com menjadi bagian dari Perubahan Positif dalam kehidupan pembaca semua….

Sudah menjadi kebiasaan awal tahun adalah membuat :
Resolusi Tahunan!

tetap sebelumnya ijinkan diri Anda untuk mengaca kembali perjalanan di 2019 yang lalu.

Jawab pertanyaan berikut ini :
– Pengalaman apa yang paling menyenangkan di tahun 2019?
– Bagaimana rencana dan hasil yang diperoleh tahun 2019?
– Hal-hal apa yang sudah berhasil Anda raih dan begitu berkesan?
– Apa yang belum berhasil Anda dapatkan dan masih menginginkannya?
– Sebutkan 3 pelajaran bermakna apa yang Anda dapatkan?

Selamat untuk itu semua. Adanya segala kesuksesan, kegagalah pada dasarnya adalah pemberian dari Yang Maha Kuasa dan kita bisa mengambil pelajaran dari hal itu semua. Alhamdulillah.

Pada tahun yang lalu, kita juga pernah membuat Artikel tentang Trend Diet di 2019. Silahkan baca disini.

Nah sekarang waktunya kita bahas Diet 2020… yeah!!!

Beberapa hari yang lalu ada media online yang menulis artikel dengan judul : “Diet Keto Dapat Predikat Diet Paling Buruk di 2020”. Tentu judul ini mengandung click bait dan ditargetkan untuk “mencuri” perhatian pembaca saja.

Kenapa begitu? jelas, karena diet keto sejak tahun 2017 sudah sangat populer di internet. Coba cek pakai google trend. Bisa kan caranya?

Nah, akhirnya saya telusuri kembali, bagaimana sih mereka bisa sampai mengeluarkan berita tersebut. Akhirnya saya riset dan ketemu banyak sekali situs luar negeri yang memuat berita sejenis, misalnya CNN.com dan ujungnya ternyata menginduk pada web : health.usnews.com

Tulisan ini tidak mau membahas terkait survey atau disclaimer bahkan sampai melihat siapa 25 “expert” yang melakukan pooling 35 diet tersebut. Tapi lebih melihat saja bagaimana diet yang diperkenalkan tersebut benar-benar menciptakan perubahan dalam kehidupan nyata.

Coba lihat aja daftar 35 jenis diet. Kalau buat saya sih banyak banget jenis diet yang saya tidak tahu, bahkan tidak pernah dengar lho. Misal diet DASH, The Flexitarian Diet, WW (Weight Watchers) Diet, MIND Diet, Volumetrics Diet, TLC Diet, dan banyak lagi lainnya.

atau bisa saja saya yang kudet lho ya… kalau Anda tahu boleh aja jelaskan bagaimana cara diet itu bekerja untuk menurunkan berat badan. Atau kalau ada link risetnya boleh diinfo juga. Tetapi jelas, yang saya tahu prinsip kerja diet yang lain hanya fokus pada calori deficiency atau pembatasan kalori harian saja. Mereka masih menganggap semua jenis kalori itu sama. Mau yang dari karbo, protein, ataupun lemak.

Oh ya….

Buat pembaca baru blog ini, perkenalkan saya Annas Ahmad, seorang professional coach, penulis buku, dan serial entrepreneur. 10 tahun belakangan saya banyak mempelajari tentang kelapa, ketogenic, wealthiness. Saya menyiapkan berbagai materi edukasi mulai blog, video, kartu, buku, dan berbagai layanan lainnya untuk membantu banyak orang untuk menciptakan perubahan positif dalam kehidupan.

cek juga :
Instagram @annasahmad
Youtube Annasahmad
Serta langganan newsletter foodketo.com

Karena saya akan berbagi banyak hal tentang bagaimana hidup lebih langsing, lebih sehat, lebih bahagia. Terima kasih, karena support Anda begitu berharga dan semoga menjadi pahala karena menyebarkan kebaikan ini.

Ok….

Apakah Anda penasaran menurut info tersebut apa sih diet terbaik di 2020 ini?

Ternyata urutan teratas :

  • Mediterranean Diet
  • DASH Diet
  • The Flexitarian Diet
  • WW (Weight Watchers) Diet
  • MIND Diet
  • Volumetrics Diet
  • TLC Diet

Jujur, buat saya jenis diet tersebut asing di Indonesia. Entahlah kalau di US atau eropa, atau negara lain banyak yang menjalankan pola tersebut. Tapi buat kita yang tinggal di Indonesia apa cocok ya?

Kita bahas beberapa saja, tentu bisa jadi saya salah, atau beda referensi, tidak perlu baper, silahkan tinggalkan komentar untuk mengoreksi info yang saya buat ini. Deal!

Dikutip dari wolipop : “Ranking ini dibuat berdasarkan tujuh kategori. Setiap tipe diet diurutkan dari skala satu sampai lima. Kategori tersebut adalah kelengkapan nutrisi, mudah/tidak untuk diikuti, potensi jangka panjang/pendek penurunan berat badan, keamanan dan efek samping, serta potensi diet membantu mencegah penyakit degeneratif seperti jantung dan diabetes.”

Perlu sahabat semua ketahui, bahwa berbagai jenis diet itu selalu diupdate. Misal dulu dikenal 4 sehat 5 sempurna yang sangat fenomenal. Lalu dianggap keberadaan susu itu tidak lagi “sempurna” sehingga diubah menjadi Gizi Seimbang yang digunakan sebagai referensi kementrian kesehatan saat ini.

Tapi coba kita lihat kebelakang, apakah dengan mengikuti pola tersebut kita akan sehat dan terbebas obesitas? Jawabnya : Belum Tentu! atau malah tidak…

Buktinya dalam riwayat 30 tahun kebelakang dengan diperkenalkan pola makan, malah yang terjadi kenaikan populasi masyarakat dengan kelebihan berat badan makin meningkat. Belum lagi kasus diabetes, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Saya juga pernah merasakan frustasi karena sulit sekali menurunkan berat badan. Udah coba berbagai jenis cara, bahkan ikut program berbiaya mahal, tapi turun sedikit, baliknya bisa nambah dari berat badan sebelum diet. Aneh kan….

Saya juga setuju no one diet fit for all. Misal sesama pelaku diet keto aja bisa jadi ada perbedaan, misal ada kebutuhan khusus untuk terapi, yang satu perlu performance tinggi untuk marathon, ada yang cuma perlu untuk menjaga kebugaran dengan aktifitas fisik rendah, dan sebagainya.

Yuk kita lanjutkan membahas diet terbaik yang disebutkan yaitu Diet Mediterania.

Oh ya, kalau ada yang punya info komunitas atau expert diet mediterania ini, please info ke saya ya.

Kata wolipop ini adalah :
– diet yang paling mudah diikuti
– paling baik untuk mencegah diabetes
– diet berbasis makanan terbaik

Sayang klaim diatas ini tidak dilengkapi dengan data yang lengkap, cuma mengatakan diet ini berisi berbagai jenis makanan bernutrisi tinggi. Mulai dari kacang-kacangan, gandum, biji-bijian, sayur, buah serta makanan laut.

So, sangat sulit menilainya. Tidak jelas mekanisme kerja untuk menurunkan berat badan, pembagian nutrisinya bagaimana, bagaimana pola-nya, menu lokal yang bisa dikonsumsi, dan sebagainya.

Bahkan saya akhirnya bisa menganggap sebenarnya pola mediteranian ini sebenarnya keto juga hehehehe… karena memasukkan juga lemak sebagai satu kompenen pentingnya. Cuma ada tambahan wine. Saya belum tahu wine ini termasuk halal atau haram, bagaimana pengaruh terhadap tubuh, saya belum pernah coba.

Pola diet yang umumnya dipercaya dokter dan nutrisionist kebanyakan saat ini tetap berpola sama : pilih makanan kalori rendah sehingga defisit kalori, rendah lemak, rendah garam, serat tinggi, karbo makanan pokok dan rasanya kini sudah tidak lagi relevan untuk menurunkan berat badan. Kalau untuk orang sehat, badan normal sih rasanya tidak ada masalah.

Salah paham tentang ketogenic

Harus diakui, ketogenic ini memang unik dan berbeda dengan banyak metode diet yang fokus pada kalori difisit. Di ketogenic lebih memfokusnya untuk menjadikan tubuh menjadi ketosis atau menggunakan lemak sebagai bahan bakar utama. Tidak lagi menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama.

Kita melihat bahwa manusia menggunakan lemak sebagai cadangan energinya, tentu akan lebih efisien jika mampu menggunakan lemak atau keton sebagai sumber energi.

Bagaimana efek diet ketogenic?

Banyak orang meragukan manfaat diet ketogenic untuk terapi, bahkan mereka menuduh keto bisa memicu diabetes hingga kesehatan jantung. Ini pernyataan yang tidak berdasar lho, karena malah sebaliknya. Diet keto memperbaiki banyak sekali kasus sindrom metabolis. Baca lengkap disini.

Masih banyak orang juga meyakini bahwa karbohidrat adalah satu-satunya sumber energi bagi manusia.

Jadi makan karbo itu wajib. Faktanya, manusia tidak membutuhkan karbohidrat sebagai nutrisi esensial.

Ada juga yang berpikir bahwa keto itu tidak konsumsi karbo sama sekali.

Tentu ini tidak benar. Karena dalam ketogenic dialokasikan sekitar 5-10% karbo yang didapat dari sumber makanan rendah karbo seperti sayur, kacang, olahan susu, santan, dan buah yang tidak manis.

Dan yang paling membahagiakan adalah terbukti diet keto sangat efektif untuk menurunkan berat badan. Catat juga, bahwa penurunan berat badan itu hanya terjadi pada tubuh yang sehat. Obesitas sebenarnya merupakan mekanisme tubuh untuk mempertahankan diri. Jadi gendut sama dengan sehat itu adalah mitos besar!

Selanjutnya banyak orang berpikir menjalankan pola ketogenic itu sulit dan tidak akan bisa jangka panjang.

No way! diet keto ini bisa dijalankan dimana saja. termasuk di Indonesia, dengan menu-menu Indonesia. Kalau dilihat banyak sekali menu makanan tradisional kita yang kaya akan kelapa dan santan. Dan tentunya ini sangat keto friendly. Mulai rendang, opor, gule, sate, ayam goreng, dan banyak lagi menu yang lezat-lezat.

Tapi Anda tetap punya hak untuk tidak setuju. Diet dan hidup ini pilihan kok….

Lalu ada yang nanya, mana bukti ilmiahnya.

Waduh kalau nanyanya masih seperti ini, berarti kurang jauh jalan-jalannya. Saya sudah mengoleksi lebih dari 15 buku fisik yang didalamnya bicara tentang ilmiah dan penelitian tentang pola ketogenic ini. Jadi silahkan baca buku saya Ketogenic Gaya Hidup Revolusioner, atau cek aja langsung di amazon.com biar puas.

 

 

Lalu kenapa banyak orang anti dengan keto?
Saya jawab tidak tahu.
Saya juga tidak akan jelaskan di tulisan kali ini.
Tunggu aja siapa tahu ada di tulisan berikutnya.

Okay, sudah cukup panjang ulasannya.
Terima kasih yang sudah membaca sampai selesai.
Have Fun 2020!

Buah dan Diet Keto

Buah dan Diet Keto

Halo, ketemu lagi di foodketo.com!

kemaren saya dapat kiriman rekaman dari youtube dan instagram tentang tanya jawab diet keto.

“Bagaimana tentang diet keto?” kata penanya. Nara sumber menjawab : “Kalau saya tidak sepakat kalau tidak makan karbo. Keto kan makan protein dan lemak terus menerus. Protein-lemak, protein-lemak. Kalau diet tertentu melarang makan buah, lalu kenapa Allah menciptakan buah? Keto cuma boleh makan alpokat saja, gak boleh yang lain segala macem, ngapain. Bikin susah aja.”

Kalau saya pribadi sih senyum aja mendengar jawaban tersebut.

Jika mau mempelajari lebih dalam tentang pola makan, nutrisi, sampai ketogenic, bisa dibilang ketogenic ini malah pola diet yang paling flexible lho. Aturannya sederhana dan jelas.

Banyak pola-pola makan yang lain cuma bilang:

ya gizi itu yang penting seimbang. Seimbang itu seperti apa? …. atau

yang penting semua on moderation. On moderation itu seperti apa?

Keduanya sounds good, terdengar baik, netral, bijak, tapi gak jelas prakteknya.

Tapi tentu, seperti saya bilang berulang kali. Diet itu hak asasi manusia kok. Yang monggo-monggo aja 🙂

Terkait buah dan sayur, sebenarnya pernah kita bahas di blog ini, silahkan cek :

https://foodketo.com/apakah-buah-dan-sayur-itu-dianggap-tidak-sehat-ketika-keto/
https://foodketo.com/buah-fruktosa-dan-fatty-liver/

Hari ini kita bahas dari sudut lainnya.

Selama ini kita menganggap buah itu sehat, dan boleh dikonsumsi no limit. Jadi cemilan “sehat” jadi seperti permen alami, rasanya manis-manis, warnanya menarik. Dan jangan salah, saya ini juga suka banget sama buah lho!

Tetapi ketika pola ketogenic ataupun rendah karbo ini makin populer, banyak orang salah paham dan menganggap diet keto ini melarang buah buahan.

Padahal kalau kita sungguh-sungguh mempelajari, yang lebih tepat, sebenarnya kita perlu hati-hati dalam mengkonsumsi buah. Karena rasanya yang enak ini bikin kita makan berlebihan. Satu apel misalnya mengandung 21 gram net carb. Nah kan sayang kalau jatah karbonya kita habiskan karena makan apel saja. Apalagi sekarang kalau lihat orang bikin jus apel bisa memerlukan 3-4 butir.

Biar gak bingung, saran saya sih baca buku Ketogenic Gaya Hidup Revolusioner deh, disana ada daftar juga beberapa kandungan net carb buah-buahan, termasuk buah-buahan apa saja sih yang bisa Anda konsumsi. Oke!

Mengapa Anda Perlu Membatasi Buah ketika diet Keto?

Prinsip diet ketogenik (diet keto) adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Pada diet ini, karbohidrat biasanya dibatasi 5-10% dari asupan kalori harian. Atau berkisar mulai 20-50 gram net carb per hari. Diet standar pada umumnya (seimbang, dll) sekitar 225-325 gram karbohidrat sehari.

Tujuan pengurangan karbohidrat ini adalah mengenalkan kembali tubuh untuk dapat menjadi ketosis atau pembakar lemak. Kondisi ini tubuh dapat memproduksi kembali keton yang diolah dari lemak makanan maupun lemak tubuh untuk dapat menggantikan glukosa dari karbohidrat sebagai bahan bakar.

Selama ini kita selalu bergantung pada glukosa, karena hampir semua panduan gizi di seluruh dunia menganjurkan konsumsi karbo tinggi dalam piramida makanannya.

Sehingga untuk membatasi asupan karbohidrat hingga maksimal 20-50 gram per hari, para ahli keto merekomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang rendah karbohidrat saja. Buat beberapa orang bisa jadi ini ribet, tapi faktanya kandungan karbohidrat di buah itu tentu sangat bervariasi. Sehingga perlu dipilih dan atau kalau perlu di timbang agar tujuan dietnya tercapai.

Nah kalau berat badan ideal, tidak ada tujuan tertentu, olah raga sudah teratur, sehat wal afiat, tidak ada masalah kesehatan ya tentu kondisinya berbeda dong yaaaa……

Hal lain yang perlu dipelajari, sebenarnya ada tiga jenis karbohidrat utama: pati, gula, dan serat. Dari ketiganya, gula yang paling banyak meningkatkan kadar glukosa darah, sedangkan serat tidak memiliki efek langsung. Buah yang sangat tinggi gula adalah makanan yang bisa membuat Anda sulit masuk menjadi ketosis. Sehingga rencanakan dengan baik sesuai tujuan dietnya.

Tentang Buah dan Gula

Buah tentu mendapatkan rasa manis dari gula. Sebagian besar gula merupakan kombinasi dari fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Masing-masing dimetabolisme secara berbeda dalam tubuh, ini memerlukan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi lagi:

Fruktosa – Disebut gula buah, fruktosa adalah monosakarida sederhana, dimana dimetabolisme di hati dan dengan cepat mengisi kembali glikogen. Ini yang akhirnya proses ketosis berhenti. Dan hal lain yang sering diakibatkan asupan buah berlebihan adalah fatty liver atau perlemakan hati karena fruktosa berlebihan akan diubah juga menjadi lemak di liver.

Glukosa – Tanaman membuat glukosa melalui proses fotosintesis menggunakan air dan karbon dioksida. Ini adalah sumber energi yang paling umum untuk sebagian besar makhluk hidup, termasuk tanaman. Saat manusia makan glukosa, maka akan dialirkan dalam darah dan digunakan sebagai energi. Glukosa tinggi dalam tubuh ini sifatnya berbahaya sehingga harus segera diturunkan, tubuh otomatis mengeluarkan insulin dan menyimpan sebagai lemak. Proses Ini sangat menghambat sintesis keton.

Sukrosa – Sukrosa adalah disakarida yang mengandung fruktosa dan glukosa dengan jumlah yang sama. Tubuh mencerna sukrosa dengan cepat dengan memecahnya menjadi bagian dasarnya (yaitu fruktosa dan glukosa). Sukrosa juga mempengaruhi glukosa darah dan sintesis glikogen.

Kandungan gula dalam buah sangat bervariasi. Beberapa buah memiliki kandungan gula yang cukup rendah, sehingga cocok untuk diet keto, tetapi ada juga buah yang memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Itu sebabnya Anda perlu tahu buah yang cocok untuk diet keto Anda dengan baik.

Benar sekali, selain gula, buah juga merupakan sumber serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Ini diperlukan juga dalam diet keto, sehingga ketika menjalankan diet keto kita juga perlu melihat dari berbagai sisi, seberapa banyak diperlukan tubuh, berapa porsinya, dan bagaimana kita bisa mencapai tujuan kesehatan yang diinginkan.

Berapa Banyak Buah Yang Bisa Saya Makan Ketika Keto?

Tentu sangat tergantung pada jenis buahnya. Namun secara umum ketika menjalankan keto, kita konsumsi 1 porsi buah dengan net carb 5-10 gram. Agar kita tetap bisa mendapatkan porsi karbohidrat dari sayur, bumbu, santan, maupun hidden carb yang tersembunyi dari makanan.

Untuk menjaga Anda tidak berlebihan, sebaiknya cek nutrition fact juga agar membantu kita mengetahui komposisi kandungan buah. Memang tidak akan bisa akurat 100%, tapi paling tidak memberikan kita gambaran tentang banyaknya asupan yang bisa kita konsumsi.

Untuk menjadikan buah sebagai bagian dari diet keto Anda, bisa juga dicampurkan di makanan, seperti salad, dengan potongan kecil, ditambahkan yougurt / kefir, santan, maupun virgin coconut oil.

Wah saya kebanyakan makan buah nih. Bagaimana dong?

Misalkan Anda terlalu banyak konsumsi buah dalam 1 hari, misal sampai 100-200 gram sehari, tentu hal ini akan meningkatkan kadar glukosa darah Anda, lalu menghentikan ketosis dan menambah glikogen.

Tenang ini bukan bencana besar, walau Anda tetap harus waspada. Apalagi kalau tujuan Anda memang mau menurunkan berat badan, ataupun terapi diabetes.

Ketosis adalah tujuan dari diet keto dan agar berhasil, kadar keton diusahakan berkisar antara 0,5-3,0 mmol / L.

Kondisi ketosis akan terjadi jika kadar gula darah di range normal / cenderung rendah. Dan ini akan berhasil jika Anda makan kurang dari 20-50 gram net carb perhari. Jika sampai berlebihan, tentu tubuh kita akan keluar dari kondisi ketosis dan kembali menjadi 100% pembakar gula.

Namun, ada beberapa cara untuk mengembalikan tubuh Anda ke ketosis dengan cepat :

  1. Berolahraga
    Olahraga akan membantu menghabiskan glikogen otot dan liver. Namun, perlu diingat bahwa dibutuhkan banyak energi untuk ini terjadi. Anda bisa konsul dengan personal trainer dan mengutamanakan olah raga beban untuk tujuan ini.
  2. Puasa
    Puasa juga membantu Anda mencapai ketosis lebih cepat. Anda dapat melakukan puasa sunnah, atau intermittent fasing dimana tidak sarapan dan baru makan jam 12 siang. Atau bisa membatasi jam makan hanya antara jam 12-18 saja. Puasa dapat menguras glikogen hati, menurunkan kadar glukosa darah, dan meningkatkan produksi keton. Pastikan ketika berbuka puasa, pilih makanan rendah karbohidrat dan tinggi lemak untuk meningkatkan produksi keton.
  3. Konsumsi Virgin Coconut Oil
    Virgin coconut oil mengandung medium chain fatty acid, atau rantai lemak menengah, yang merupakan jenis lemak jenuh yang unik dan menurut penelitian menunjukkan tubuh dapat dengan mudah merubahnya menjadi keton. Virgin coconut oil merupakan suplemen yang penting dalam diet keto ini. VCO tidak memerlukan empedu dan enzim untuk pencernaan, mudah diserap di usus kecil dan sampai di liver dengan cepat dan diubah menjadi keton.

Bisakah Diet Keto Tanpa Buah?

Dalam diet keto sudah mengakomodir berbagai makanan yang kita konsumsi secara umum. Cek di daftar makanan keto juga di Flashcard ketogenic. Kini semakin banyak riset membuktikan pola ketogenic ini aman dan bermanfaat. Misal cek penelitian keto dan diabetes di link ini.

Dalam penelitian tentu mengatur agar asupan sesuai dengan keto makronya dalam menu sehari hari. Jka Anda merasa bisa mendapatkan semua vitamin C, serat, dan nutrisi lain dari sayuran, kacang-kacangan, dan biji keto-friendly, maka Anda untuk memutuskan.

Bahkan ada juga orang yang menjalankan kombinasi keto dan vegan. Sejauh kita tetap bisa menjaga komposisi tinggi lemak dan rendah karbo tentu kombinasi dengan zucchini, tomat, terong, dan mentimun merupakan selera masing-masing.

Buah tetap memiliki tempat diet keto, meskipun terbatas. Alasannya tentu sudah cukup dijelaskan di atas. Kita perlu berhati-hati saat makan buah, karena ketika berlebihan tubuh akan segera keluar dari kondisi ketosis. Untungnya, ada banyak buah yang rendah karbohidrat bisa Anda pilih.

Menambahkan buah rendah karbo ini tetap dapat membuat diet menjadi fun, menambahkan vitamin / mineral penting ke dalam tubuh, dan asupan antioksidan yang melindungi kesehatan.
 
Saat konsumsi buah dalam diet keto, pilih dan asup kandungan karbohidrat bersih 5-10 gram per porsi. Pertahankan asupan Anda satu porsi sehari dan pastikan untuk memonitor asupan karbohidrat harian Anda.

Jika Anda tidak suka makan buah, tentu lebih mudah bagi Anda untuk menjalankan diet keto ini. Silahkan penuhi kebutuhan makronutrisi, serta mikro nutrisi berupa vitamin dan mineral serta air. Dengan cara ini, kita dapat memastikan Anda tidak kehilangan nutrisi dan antioksidan yang penting untuk kesehatan dan tujuan diet Anda.

Saya perlu info tambahan tentang Diet Keto

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox
Makan Lemak Itu Penting Kalau Mau Kurus!

Makan Lemak Itu Penting Kalau Mau Kurus!

Kamu gak salah? Masa aku disuruh makan lemak biar kurus.
Jangan-jangan aku malah kena sakit jantung?

Halo….,

saya sangat paham dengan pemikiran seperti diatas. Memang teori lemak sebagai penyebab berbagai masalah seakan sudah mengakar dalam kehidupan kita sehari-hari. Faktanya lemak itu essensial atau penting dikonsumsi untuk kesehatan. Bahkan termasuk bahan penting kitika Kamu mau langsing dan berat badan ideal.

Baca lengkapnya deh….

Berapa banyak lemak yang diperlukan tubuh?

Perlu diketahui lemak sehat itu termasuk essential nutrition. Kita memerlukan lemak dari makanan untuk bisa bertahan hidup. Sama seperti protein, ada asam amino essensial, tubuh juga memerlukan essential fatty acid.

Kemaren survey di group fb Ketogenic Indonesia, ternyata banyak sekali yang sudah menjalankan diet keto lebih 2 tahun, dan mereka menikmatinya. Badan lebih langsing, lebih sehat, bebas keluhan penyakit. Luar biasa deh…. itulah sebabnya diet keto telah menjadi begitu populer beberapa tahun ini.

Ketika Kamu menjalankan diet Keto, atau rendah karbo, tinggi lemak, pastikan asupan karbohidrat sekitar 20-50 gram per hari. Tujuannya agar menjaga insulin Kamu tetap rendah. Insulin adalah hormon memberi tahu tubuh Kamu untuk menumpuk lemak. Sehingga jaga agar insulin rendah, agar kita bisa menjadi pembakar lemak, kebalikan dari penumpuk lemak.

Jada juga agar protein Kamu tidak berlebihan. Banyak orang salah paham nutrisi di makanan. Dikiranya tinggi lemak, tapi faktanya tinggi protein lho. Misalkan di jeroan. Terlalu banyak protein juga akan melonjakan insulin Kamu dan menyebabkan kenaikan berat badan. Kalau langsing kan maunya berat badan turun jadi ideal kan…

Oh ya, saya ingatkan cara mengukur berat badan ideal adalah dengan BMI. Klik disini untuk mengetahui BMI Kamu.

Ok, kita lanjutkan. 60-80% total kalori harian akan menggunakan lemak yang diubah menjadi keton. Perhatikan, prosentasenya itu secara kalori, kalau secara timbangan bisa lebih ringan, karena lemak memiliki lebih dari 2X lebih banyak kalori per gram daripada karbohidrat atau protein.

Terus harus makan lemak apa?

Tidak semua lemak diciptakan sama, saya sudah pernah tulis tentang lemak baik dan buruk sebelumnya. Ini dia daftar lemak sehat yang bisa kamu konsumsi :

Jika pikiran kamu masih ketakutan dengan konsumsi lemak bisa menyumbat pembuluh darah, bisa bikin serangan jantung atau stroke, jangan khawatir! Itu semua tidak benar. Kalau ragu, cek penjelasan dr. Berg dan dr. Bruce fife detail tentang hal tersebut.

Tidak perlu menjadi fobia kepada lemak.

Kita semua telah dibombardir dengan berbagai kampanye bertahun-tahun tentang dugaan bahaya lemak. Tapi apakah Anda tahu hanya ada 1 riset saja yang hanya memberikan hipotesa tentang hal ini. Penelitian tersebut dilakukan oleh Ancel Keys tahun 1950-an, dan ternyata banyak kejanggalan termasuk manipulasi data yang digunakan.

Hipotesa itu akhirnya menjadi landasan teori berikutnya, dan dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk semakin memojokkan lemak. Tapi bersyukurlah kamu semua bisa membaca blog foodketo.com ini….

Faktanya, tubuh kita memerlukan lemak sehat untuk menjaga tubuh tetap sehat. Tidak ada penelitian satu pun yang membuktikan secara jelas makan lemak menyebabkan peningkatan kolesterol atau masalah kardiovaskular.

Tapi kok pernah dengar, bahkan sering dibilan bahwa lemak dapat menyebabkan resistensi insulin dan diabetes?

Ternyata penelitian tersebut didasarkan pada konsumsi minyak jagung. Minyak jagung sangat buruk bagi kesehatan karena diolah dari bahan GMO, mengandung lemak trans, dan prosesnya sangat panjang. Coba Anda makan jagung, kok bisa jadi minyak?

Kita hanya akan bahas tentang lemak sehat saja dalam diet ketogenic ini.

Mengapa Kamu perlu mengkonsumsi lemak?

 Lemak makanan mengandung nutrisi penting yang tidak dibuat tubuh Anda (artinya essensial) dan dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal.

Yuk kita bahas :

1. Lemak sehat mengandung vitamin esensial yang larut dalam lemak

Semua vitamin yang larut dalam lemak dibutuhkan untuk kesehatan berasal dari lemak. Vitamin A, D, E, K, K1, dan K2 adalah penting untuk kesehatan. Bahkan, Kamu tidak bisa hidup tanpanya.

Meskipun mengonsumsi sayuran yang mengandung vitamin A, misalnya, bentuk vitamin A adalah prekursor bukan bentuk aktif dari vitamin itu sendiri. Bentuk aktifnya berasal dari lemak.

2. Penting mendapatkan asam lemak esensial dari lemak

Lemak sehat mengandung jumlah asam lemak Omega 3 yang lebih tinggi dan Omega 6 yang lebih rendah. Tubuh tidak dapat membuat asam lemak esensial ini, itulah sebabnya Kamu harus mendapatkannya dari makanan.

3. Tubuh butuh kolesterol

Banyak orang takut kolesterol, sampai akhirnya seperti menjadi penyakit baru. Padahal kolesterol ini penting untuk tubuh kita. Misalnya, otak terbuat dari lemak, yang secara rutin membutuhkan supply kolesterol. Selubung mielin yang mengelilingi semua saraf juga terbuat dari kolesterol dan lemak. Demikian juga selaput jutaan sel dalam tubuh terbuat dari kolesterol. Lemak dibutuhkan sel untuk fungsi dan perlindungan. Lemak ini melindungi sistem kekebalan tubuh dengan mendukung sel-sel yang melawan infeksi untuk memobilisasi lebih cepat.

Bahkan, jika Kamu cek, ASI mengandung persentase tinggi lemak dan kolesterol untuk memberikan kesehatan bayi yang sedang tumbuh. Tuhan dan alam ini memberikan yang terbaik.

Tubuh membutuhkan lemak untuk kesehatan hormon yang optimal. Terlalu sedikit lemak dapat menyebabkan infertilitas, memengaruhi daya ingat dan kemampuan kognitif serta menguras hormon stress. Tanpa lemak yang cukup, hormon seks tidak dapat berfungsi dengan baik.

Lemak membuat Anda kenyang

Salah satu alasan diet keto banyak berhasil membuat langsing karena lemak itu mengenyangkan. Dengan kata lain, itu membuat Kamu merasa kenyang lebih lama dari karbohidrat atau protein, dan memungkinkan Anda untuk tidak makan tanpa mengalami kelaparan.

Beda sekali dengan pola makan rendah lemak, dimana kita akan jadi sering makan. Karena memang jadi mudah lapar.

Apa yang Membuat Lemak Menjadi Sehat?

Akankah makan lemak akan membuat lemak tubuh saya menumpuk?

Jawabannya iya. Dan tidak.

Itu tergantung pada jenis lemak yang Kamu konsumsi. Jenis lemak yang penting dikonsumsi adalah lemak rantai menengah, seperti yang ada di Virgin coconut oil dan MCT.

Lemak rantai menengah akan cepat diubah menjadi keton sebagai sumber energi dibandingkan mengubah dari lemak tubuh Kamu. Proses membakar lemak tubuh itu tidak mudah, karena tubuh akan memprioritaskan dulu glukosa, lalu glikogen, baru dari lemak tubuh.

Dapatkan Lemak Rantai Menengah dalam Vico Bagoes

Dengan demikian, idealnya Anda akan mendapatkan energi dari lemak sehat yang dimakan dan secara bersama lemak yang tersimpan dalam tubuh ikut terbakar. Adaptasi menuju pembakar tubuh akan berjalan optimal dan kamu siap untuk menurunkan berat badan.

Bagaimana? Masuk akal kan….

Satu titik kamu harus mengevaluasi pola diet yang paling pas untuk tubuh kamu sendiri. Sesuaikan jumlah lemak yang dimakan untuk menemukan rasio ideal lemak makanan dengan lemak yang disimpan agar dapat mendapatkan penurunan berat badan bagi kamu yang BMI-nya obesitas. Lakukan juga berbagai aktivitas fisik untuk merangsang tubuh aktif membakan lemak dari dalam.

Silahkan baca buku saya KETOGENIC GaHiRe, Flashcard, sampai video ecoursenya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik lagi. Ingat ketika tubuh sakit, maka ia akan berada dalam mode bertahan dan menumpuk lemak. Ketika tubuh sehat, maka langsing itu jadi mudah.

Udah siap diet keto? Dapatkan Panduan Ketogenic ini.

Dapatkan lemak sehat Virgin Coconut OIl terbaik : Vico Bagoes

Kamus Keto

Kamus Keto

Ketika Anda memulai keto, atau bergabung di group Ketogenic Indonesia, pasti akan mulai sering melihat dan mendengar istilah-istilah baru yang bisa jadi membingungkan.

Nah, di kamus ini mari kita bahas satu persatu dengan bahasa yang lebih mudah kamu pahami. Yuk di mulai :

Keton / Keton bodies : Merupakan hasil dari metabolisme lemak yang digunakan sebagai bahan bakar ketika glukosa terbatas (misal asupan rendah karbo, seperti diet keto maupun kondisi ketika tidak makan)

Ketosis : Kondisi dimana tubuh menggunakan keton sebagai sumber energi. Dapat dibuktikan dengan pengechekan pada keton di darah, di urin, ataupun pada nafas.

Ketoacidosis : kondisi dimana kadar keton darah hingga di atas 10 mmol / L) yang biasanya terjadi pada penderita Diabetes Tipe-1. Pada kondisi ketoacidosis, kadar glukosa juga tinggi.

Adaptasi Keto : Kondisi ketosis pada jangka panjang dimana tubuh telah dapat dengan mudah mengakomodasi lemak dan keton sebagai bahan bakar. Disini akan terasa energi, fokus yang maksimal.

GDP / Gula darah puasa : Merupakan pengukuran kadar gula darah dalam darah yang dilakukan ketika dipagi hari atau belum mengkonsumsi makanan apapun. Kondisi normal 70-100 mg/dL.

GDS / Gula darah sesaat (sewaktu) : Merupakan pengukuran kadar gula darah dalam darah yang dilakukan sekitar 2 jam setelah makan. Kondisi normal maksimal 130 mg/dL

Makro Nutrisi : merupakan zat makanan yang diperlukan dalam pertumbuhan, perkembangan, serta untuk menjalankan fungsi tubuh yang normal, terutama dalam membentuk energi tubuh dan seluruh proses metabolisme. Yang tergolong nutrisi makro adalah karbohidrat, protein, dan lemak.

Mikro Nutrisi : merupakan zat yang diperlukan oleh tubuh manusia dalam jumlah yang kecil sebagai kofaktor, pengikat, serta menjadi alat dalam mencukupi proses metabolisme tubuh. Yang termasuk dalam nutrisi ini adalah mineral dan vitamin.

Glikogen : adalah jenis cadangan glukosa yang disimpan dalam sel hati dan sel otot tubuh kita. Sumber dari glikogen ini adalah karbohidrat dikonversi menjadi glukosa, diedarkan dan digunakan oleh tubuh. Kelebihannya akan menjadi energi simpanan yang disebut glikogen.

Gluconeogenesis : merupakan proses pembongkaran glikogen (cadangan glukosa) menjadi glukosa kembali agar dapat digunakan tubuh. Proses ini terjadi ketika kondisi puasa / tidak makan. Glukoneogenesis adalah kebalikan dari reaksi glikolisis.

[update] Coming soon :

PCOS
Insulin
Grelin
IF
WF
EF
Keto rash
BMI
VCO
MCT

Dapatkan panduan lengkap diet ketogenic di buku Ketogenic Gaya Hidup Revolusioner.

Benarkah Karbohidrat itu seperti Penjahat?

Benarkah Karbohidrat itu seperti Penjahat?

Diet keto itu anti sama nasi!
Nyebelin banget dia, jadi sok tahu tentang makanan!
Diet aneh, bisa XXXX nanti tahu rasa….

Mungkin selama ini Anda punya pertanyaan tersebut ketika mulai mencari tahu tentang diet keto, hingga akhirnya ketemu dengan foodketo.com

Semoga tulisan ini bisa memberikan cukup penjelasan tentang kesalahpahaman tentang diet keto yang selama ini muncul di benak Anda….

Yuk kita mulai, pada prinsipnya diet ketogenic bukanlah diet non karbo, tapi lebih tepatnya RENDAH Karbo, TINGGI Lemak. Jadi kalau ada yang bilang tidak makan nasi, mie, roti, singkong, itu benar, tapi bukan berarti tidak mengkonsumsi karbo sama sekali.

Karbohidrat bisa didapatkan dari santan, alpokat, sayur, strawberry, yougurt, kacang, dan banyak bahan ketofriendly lainnya.

Jadi jika Anda menjalankan pola ketogenic, slow aja, jangan terlalu nge-gas dengan bilang “No Carbs” yaaaa….

Apakah Karbohidrat itu jahat?
Sebenarnya tergantung pada seberapa banyak kita mengkonsumsi dan sumbernya.

Apakah Karbohidrat merupakan nutrisi wajib bagi manusia?

Jawabnya, Karbohidrat (glukosa) bukan nutrisi wajib bagi metabolisme manusia. Kita dapat bertahan hidup tanpa mengkonsumsi karbohidrat Carb. tetapi kita tidak bisa hidup tanpa konsumsi protein, lemak. Karena ada essential amino acid dan essential fatty acid.

Selain proten dan lemak, tubuh kita memerlukan sedikit vitamin dan mineral (nutrisi mikro).

Tidak ada penyakit apa pun yang disebabkan oleh kurang atau tidak konsumsi karbohidrat. Tapi, ada banyak masalah kesehatan jika kita konsumsi karbohidrat yang berlebihan.

Selama ini banyak salah paham dan ketakutan karena menganggap karbohidrat (glukosa) adalah satu-satunya sumber bahan bakar untuk otak. Tapi, faktanya otak itu bekerja berbeda. Dia bisa bekerja dengan menggunakan bahan bakar glukosa (karbohidrat) maupun keton.

Proses alami tubuh menggunakan keton akan terjadi ketika kita berpuasa atau dalam kondisi kelaparan, atau ketika konsumsi sangat rendah karbo. Pola makan tinggi karbohidrat akan menghentikan liver memproduksi keton.

Keton adalah bahan bakar yang paling baik untuk otak dan jauh lebih efisien dibandingkan dengan glukosa.

Katika kita tidak mengonsumsi karbohidrat, tubuh kita juga mampu memproduksi glukosa (melalui proses glikoneogenosis) dari protein dan lemak.

Jadi, mengapa harus khawatir tentang karbohidrat?

Tubuh kita mungkin hanya membutuhkan sekitar 50-100g karbohidrat per hari. Tapi, kalau dilihat menu harian kita konsumsi karbohidrat kita sangat tinggi sekali.

Coba cek menu ini :

Makanan pembuka : Roti coklat + cake puding
Minuman pembuka : Es teh manis
Makanan Pokok : Nasi
Lauk 1 : Mie
Lauk 2 : Pasta
Sayur : Kentang dan jagung
Pelengkap : Krupuk
Makanan penutup : Mangga, pisang, dan nanas
Minuman : Softdrink cola

Di sinilah seluruh masalah mulai dimulai karena tubuh kita tidak dapat mengolah begitu besar karbohidrat tinggi dan menyebabkan gula darah melonjak hingga menyebabkan gangguan metabolisme dan penyakit yang mengancam jiwa.

Dalam diet ketogenic, memberikan alokasi 20gram, 50gram, atau hingga sampai 100 gram tergantung dari tujuan dietnya.

Sumber karbohidrat juga dipilih, misal dari sayuran. Bukan dari sereal, biji-bijian dan buah-buahan. Tubuh akan mendapatkan manfaat dari serat yang tidak larut dan mengoptimalkan lingkungan yang sempurna bagi koloni bakteri untuk kesehatan usus.

Kenapa tidak dari sereal dan biji-bijian?
Kebanyakan sereal dan biji-bijian yang ada dipasaran saat ini telah banyak diproses sehingga tidak memiliki banyak kandungan serat yang tidak larut. Sereal dan biji-bijian juga mengandung karbohidrat tinggi dalam pati (indeks glikemik tinggi) karenanya cepat sekali meningkatkan gula darah. Sereal dan biji-bijian juga memiliki asam fitat yang tinggi yang mencegah penyerapan nutrisi. Sereal dan biji-bijian tertentu mengandung gluten.

Selain itu, dengan pola asupan karbo tinggi, kita mudah sekali makan berlebihan, akhirnya tanpa disadari mengonsumsi kalori yang sangat tinggi daripada kebutuhan harian kita.

Bagaimana dengan karbohidrat dari Buah?

Buah-buahan kaya akan fruktosa dan sukrosa yang memicu sekresi insulin dengan sangat tinggi (karena kenaikan gula darah yang tiba-tiba) selama periode waktu sel-sel kita menjadi resisten terhadap insulin. Insulin tinggi memungkinkan penyimpanan lemak sehingga mengakibatkan obesitas.

Di dunia modern seperti saat ini, tidak ada lagi buah musiman! Kini semua buah tersedia kapan saja. Bahkan buah-buahan yang tidak tumbuh di negara kita juga dengan mudah kita dapatkan, sehingga tentu sulit sekali menghindar dari godaan buah.

Apalagi buah dalam bentuk jus, penuh dengan gula yang tinggi. Misal kita mengonsumsi apel sebagai buah potong, mungkin akan makan satu atau dua bersama seratnya. Jika membuat jus, kita pisahkan dengan seratnya, 1 gelas jus juga memerlukan sekitar 3-5 buah apel !!!

Hasilnya, gula darah cepat sekali mencapai puncaknya sebagai respons terhadap gula tersebut, insulin pun ikut melonjak tinggi, dan tubuh hanya sibuk untuk mencerna dan memproses gula itu. Proses pertumbuhan dan regenerasi sel akan banyak terganggu.

Yang kini menyedihkan adalah proses penanaman yang penuh dengan rekayasa, misal genetis, penambahan pupuk dan penggunaan pestisida. Bahkan, setelah panen, diolah secara kimiawi (lilin, dan bahan-bahan lainnya) agar tahan lama dalam proses pengirimannya dan tidak cepat busuk.

Buah-nya selamat sampai tujuan, tetapi…
Apakah semua vitamin dan mineralnya utuh?
Apakah tidak ada kandungan racun yang berbahaya?
Dan apakah layak dikonsumsi?

Selama ini kita diajarkan mengkonsumsi karbohidrat sangat tinggi dengan berbagai program. Menjadikan karbohidrat sebagai makanan pokok / makanan wajib, hingga akhirnya diabetes dan obesitas menjadi suatu epidemi.

Asupan karbohidrat tinggi menghasilkan peningkatan kebutuhan insulin dari pankreas, selama bertahun-tahun, sehingga mengarah ke hiperinsulinia, resistensi insulin, diabetes T2, hipertensi, dislipidemia, aterosklerosis dan penyakit jantung.

Itu sebabnya pada pola makan ketogenic atau diet keto, kita membatasi asupan karbohidrat menjadi sangat rendah, rata-rata sekitar 50g per hari, dan tentu memilih sumber karbohidrat yang rendah kadar gula (net carb)-nya

Dapatkan Panduan Ketogenic Gratis

Klik disini untuk FlashCard Edukasi Ketogenic.

Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...