Diet Makan Banyak Lemak Bisa Bikin Langsing?

Diet Makan Banyak Lemak Bisa Bikin Langsing?

Apa Anda masih terus mencari cara baru untuk menurunkan berat badan?
Jangan khawatis, Anda tidak sendirian kok… Ternyata 20% resolusi tahunan adalah menurunkan berat badan!

Sekali lagi selamat Anda sudah menemukan tulisan ini, bisa jadi diet keto ini merupakan pilihan yang paling tepat untuk Anda

Apakah diet ketogenik itu?
Diet Ketogenic pada dasarnya konsumsi rendah karbohidrat, diet tinggi lemak.

Sebelum melanjutkan membaca simak sebentar video 4 menit ini :

Menurut dr. Zainal Gani, diet ketogenik kita hanya dapat konsumsi karbohidrat 10-30 gram per hari. Diet keto menggantikan asupan karbohidrat dengan lemak, dan membatasi protein. Alokasi kalori harian 70-80% harian dari lemak.

Dengan konsumsi makanan rendah karbo, akan membuat tubuh kita dalam keadaan ketosis, artinya menggunakan keton / lemak sebagai energi. Tidak lagi menggunakan glukosa dari karbohidrat.

“Ketika ketosis terjadi, tubuh Anda akan menjadi lebih efisien dalam membakar lemak untuk energi,” kata Dr Mc-Nair. “Proesesnya lemak diubah jadi keton dalam hati, yang kemudian keton akan memasok energi untuk tubuh dan otak.”

Apa saja yang dapat Anda KONSUMSI dalam DIET KETO :

  • Daging – daging sapi, daging kambing, ayam dan bebek
  • Ikan – ikan salmon, trout, tuna dan mackerel, ikan laut maupun tawar.
  • Telur
  • Mentega dan Keju
  • Beberapa Kacang-kacangan – Almond, kenari, biji rami, biji labu, biji chia, dll
  • Minyak – Terutama minyak kelapa, dan zaitun
  • Buah Alpukat

Untuk menjaga tubuh dalam keadaan ketosis, HINDARI MAKAN :

  • Semua makanan dan minuman bergula – Soda, jus buah, smoothies, donat, kue, es krim, permen, dll
  • Pati – beras, mie, lontong, roti, produk berbasis gandum, pasta, sereal, dll
  • Buah – Semua buah di awal dihindari dulu, terutama buah manis
  • Kacang-kacangan – Kacang hijau, kacang merah, buncis, dll
  • Umbi-umbian – Kentang, singkong, ubi jalar, wortel, lobak, dll
  • Lemak Trans – Minyak canola, minyak jagung, minyak kedelai
  • Minuman beralkohol – karena konten karbohidrat tinggi

Apakah itu Diet Keto bisa bikin langsing?

Saat ini lebih dari 20 penelitian yang menunjukkan konsumsi rendah karbohidrat seperti diet keto dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan meningkatkan kualitas kesehatan.

Selain akan membawa metabolisme tubuh Anda ke ketosis, sehingga terjadi pembakaran lemak dan mengontrol gula darah, dalam risetnya beberapa pakar melihat konsumsi lemak membuat tubuh tidak mudah lapar dan terhindar dari ketagihan akan gula dan karbo.

Diet Ketogenic ini sangat cocok terutama bagi mereka yang mengalami kasus obesitas ataupun terkena diabetes / pre-diabetes.

Di group facebook, Anda bisa menemukan banyak sekali testimoni dan pengalaman positif dalam menjalankan diet ketogenik ini.

Silahkan cari referensi di European Journal of Clinical Nutrition, pembatasan karbohidrat secara ekstrim dapat membantu mengatasi epilepsi, mengontrol jerawat, melawan kanker, dan melawan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Apakah Diet Ketogenic ini Aman?

Jika selama ini kita mempelajari ilmu nutrisi, rata rata 50-60% asupan harian berasal dari gula dan karbohidrat. Tapi mengacu penelitian diatas terhadap pelaku diet ketogenic selama 6 bulan, tidak menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan.

“Prinsip nya pembatasan karbohidrat akan membantu tubuh untuk menggunakan cadangan lemak sendiri, dan akhirnya, seseorang akan kehilangan berat badan”, menurut Dr McNair. Beberapa keluhan yang biasanya di rasakan di awal karena terjadi adaptasi ke metabolisme ketosis antara lain : sakit kepala, diare, sembelit, perubahan suasana hati, kram otot dan kelelahan. Secara umum efek samping itu bisa diminimalisasi dengan konsumsi virgin coconut oil, garam, kaldu, dan cuka kelapa maupun cuka apel.

Jika Anda serius mau mencoba, silahkan download panduannya di : Ebook Coconut Ketogenic.

Antara Aku, Gula dan Karbo ( cheating ? )

Antara Aku, Gula dan Karbo ( cheating ? )

Pasti teman-teman sering mendengar istilah cheating dalam diet. Apalagi kalau dietnya membuat tersiksa atau emang tidak dijalani dengan sepenuh hati.

Mungkin Anda merasa tersiksa karena harus meninggalkan makanan-makanan favorit jaman dulu… kalau saya itu mie ayam yamin xixixix…. yang rasanya itu uenak banget…

Tapi anehnya, ketika menjalani diet keto ini, kita jauh lebih mudah untuk memilih tidak makan walaupun makanan-makanan itu ada dihadapan kita lho. Aneh kan….

Apa lagi kalau kita bawa selalu vico, tambah rambah, atau keju di kantong. Keinginan lapar mata itu jauh bisa terkendali dibandingkan diet yang saya lakukan sebelumnya.

Jika kita mau belajar detail tentang panduan diet keto, sebenarnya untuk orang normal kita masih diijinkan konsumsi karbohidrat harian antara 20-50 gram. Tapi ini tidak berlaku untuk yang terapi seperti diabetes ya. Untuk kasus terapi diharapkan max karbo adalah 0-10 gram per hari.

Sebenarnya kita mau tidak mau juga akan terekses gula dalam bumbu masak jika kita makan di luar, memang sebisa mungkin kita rewel sama penjual makanannya. Mas ini bumbunya pakai gula? mas tolong bikin gak usah pakai kecap, atau banyak cara lain seperti beli martabak tanpa kulit juga banyak di coba teman-teman pelaku diet keto ini. Hebat ya!

Kadang ada yang merasa ada ALARM datang ketika konsumsi karbohidrat berlebihan.

Ini sebenarnya bagus lho, karena tubuh kita memberikan peringatan (alert) lebih dini. Jangan sampai kita terserang penyakit berat baru alarm kita muncul kan…

 

Ketika tubuh sudah dalam kondisi ketosis, lalu menemukan glukosa jumlah tinggi dalam darah, maka dianggap sesuatu yang tidak biasa. Istilahnya ketosis akan menyebabkan toleransi glukosa menurun. Uniknya sensitifitas insulin di sel otot dan sel lemak sangat tinggi, sehingga saat insulin ada di didarah, maka akan cepat uptake glukosa dari darah untuk mengisi kembali glikogen diotot, dan mensintesis glycerol untuk kebutuhan glukosa untuk sel yang membutuhkan.

 

Gejala tidak nyaman terjadi karena tubuh terlambat mengeluarkan insulin untuk menetralkan gula darah yang “tiba tiba” masuk dalam jumlah besar. Nah ini yang suka diistilahkan sebagai “alarm”.

Itulah kenapa ada pola ketogenic 5:2 dimana akan melakukan karbo loading (sampai 100 gram sehari) selama 2 hari dalam seminggu. Atau konsumsi lebih banyak protein juga bisa membantu. Ini untuk memudahkan tubuh keluar dari ketosis tanpa gejala yang berarti.

 

Apa Bahaya? Tidak, karena tubuh akan kembali beradaptasi lagi dengan metabolisme glukosa. Tentu ketika tubuh dalam metabolisme glukosa, muncul insulin, metabolisme keton akan berhenti. Otomatis.

 

Tubuh kita meregenerasi sel setiap waktu. Ada sel tubuh yang mati setiap 5 jam, 40 jam, hingga 200 jam. Tubuh kita sangat aktif terus membaharui dirinya. Sehingga jika proses terapi, maka sebenarnya sel imun kita tidak akan aktif maksimal, karena tubuh akan lebih memprioritaskan untuk penyembuhan terlebih dahulu.

Selain itu pasti banyak yang bertanya :

Apakah Saya Harus Jalani Keto Seumur Hidup?

jawabannya tentu kembali lagi ke Anda. Ke diri masing-masing. Tanggung jawab kesehatan tentu tidak bisa kita alihkan ke orang lain. Bahkan dokter pun meminta kita menandatangani “kontrak” ketika kita dirawat di Rumah Sakit.

Semua adalah pilihan. Ilmu pengetahuan sudah banyak menjelaskan dan menguraikan mana yang baik, dan mana yang tidak baik untuk tubuh kita. Dan tentu selalu update dengan ilmu terbaru, termasuk ilmu tentang ketogenic ini.

 

Lalu jika ada yang mendapat keluhan diawal menjalankan keto, tentu ini adalah hal yang wajar. Kasus di awal kebanyakan disebabkan tubuh kita yang ketergantungan terhadap gula dan karbo. Gula itu daya nagihnya lebih hebat daripada heroin lho!

 

So jika selama ini kita banyak konsumsi makanan yang manis tentu akan muncul sensasi rasa lemas, emosi tidak stabil, galau, dan rasa cemas.

 

Terutama lagi untuk terapi, sebaiknya memang sangat fokus untuk menghindari berbagai jenis gula, karbohidrat dan turunan karbohidrat (tepung, dll). Apalagi seperti kasus tumor dan kanker, dimana asupan energi-nya adalah glukosa (dari gula dan karbo). Jika Anda berharap kasus tumor dan kanker bisa terbantu, tentu konsekwensinya adalah stop gula dan karbo, sehingga membuat sel tumor dan kanker itu kelaparan.

 

Okay back to topic, jika Anda memutuskan untuk konsumsi apapun jenis makanannya, resiko itu di tangan Anda

 

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]
<center>
<h1>Saya mau info tambahan tentang diet</h1>
<form id=”m580ql” class=”sendfox-form” action=”https://sendfox.com/form/mp5opl/m580ql” method=”post” data-async=”true”><input name=”first_name” required=”” size=”30″ type=”text” placeholder=”Nama” /> <input name=”email” required=”” size=”30″ type=”email” placeholder=”Email” />
<div style=”position: absolute; left: -5000px;” aria-hidden=”true”><input tabindex=”-1″ autocomplete=”off” name=”a_password” type=”text” value=”” /></div>
<button type=”submit”> Kirimkan Saya Info Ini </button></form>
<h5>100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox</h5>
</center>
[/su_note]

Benarkah Menghindari Lemak Bisa Membuat Anda Kurus?

Benarkah Menghindari Lemak Bisa Membuat Anda Kurus?

Jika Anda konsultasi dengan ahli nutrisi, dokter, atau tenaga medis professional tentang berat Anda yang berlebihan umumnya mereka pasti :

1. disuruh perbanyak makan buah dan sayur
2. disuruh olah raga
3. disuruh menghindari makan makanan berlemak

Apakah Seperti Itu?

Jika ada yang tidak menyarankan seperti di atas, mohon ingatkan saya yaaaa….

Selama ini kita banyak dibombardir dengan informasi makanan sehat itu sayur, buah, dan makanan rendah lemak. Tetapi pasti banyak dari Anda gagal untuk menurunkan berat badan Anda yang berlebihan karena obesitas. Karena rasa lapar itu muncul dan tidak terkendali. Mudah lapar, tidak hanya lapar perut, tapi juga lapar mata…

Anda menjadi lebih mudah frustasi karena banyaknya makanan cepat saji yang menggoda. Mungkin beberapa kali Anda berhasil menghindari makanan kaya karbohidrat dan gula, tapi Anda merasa lemas dan pusing. Pada dasarnya sistem pencernaan mengubah karbohidrat menjadi gula darah sebagai energi untuk sel-sel Anda, jaringan, dan organ. Kelebihan gula disimpan dalam sel-sel hati, otot, dan lemak.

Setiap kali Anda makan, seringkali melebihi kapasitas penyimpanan gula dalam hati. Sehingga kelebihan gula diubah oleh hati menjadi asam lemak. Lemak ini akan disimpan di sel adiposa lemak termasuk perut, pinggul, pantat, dan payudara.

Kenapa menghindari lemak TIDAK akan membuat Anda kurus? karena karbohidrat juga akan diubah menjadi lemak tubuh, bahkan lebih cepat karena insulin adalah hormon aktif yang membantu pembentukan lemak tubuh. Berbeda dengan konsep rendah karbo, yang membuat kadar gula darah pada tingkat yang stabil dan rendah. Dengan rendahnya tingkat gula darah, insulin diproduksi dalam jumlah minimal dan sebagai hasilnya lebih sedikit lemak disimpan dalam tubuh.

Karbohidrat atau Lemak ?

Karbohidrat merupakan tangki penyimpanan di dalam tubuh yang terbatas, sehingga ketika kita mencerna karbohidrat & menyerap gula, tubuh akan dipaksa untuk memprioritaskan membakar gula yang sekaligus mengunci akses ke penggunaan lemak. Ini dikenal dengan “fat storage mode”. Efek sampingnya adalah mengantuk dan malas bergerak.

Semua karbohidrat yang kita makan dari nasi, mie, roti, tepung, buah manis dan berbagai gula akan diubah menjadi glukosa dalam darah. Glukosa yang dihasilkan dari karbohidrat adalah puluhan kali lipat dibandingkan dengan gula dalam darah yang hanya menyerap 1-2 sendok makan dalam 5-6 liter darah. Peningkatan gula darah berbahaya, karena tubuh akan mengerahkan hormon insulin untuk menurunkannya dan mencegah pembakaran lemak.

Lemak dapat menghasilkan kalori yang lebih besar dari karbohidrat, kapasitas tangkinya puluhan kali atau bahkan ratusan kali lipat lebih banyak (terutama pada orang over weight atau obesitas). Ketika tubuh berjalan pada “fat burning mode” akan menggunakan energi dai lemak yang tersimpan lebih banyak.

Dalam kondisi fat burning mode tubuh akan menggunakan lemak sebagai bahan bakar bukan karbohidrat, dan jika Anda kelebihan berat badan, maka Anda akan mulai kehilangan lemak tubuh. Asyik kan…

Terlepas dari penurunan berat badan, Anda bisa mengalami banyak manfaat kesehatan lho, seperti diabetes lebih terkendali tanpa obat, pencernaan Anda akan lebih baik, Anda merasa lebih bahagia, lebih berenergi.

Mendengarkan tubuh Anda dan memilih makanan asli (real food) adalah kuncinya.

Batasi karbohidrat dan memastikan asupan yang seimbang dari lemak sehat, protein & serat.

Ingat, dengan setiap adaptasi kecil dalam gaya hidup Anda, maka akan lebih mendakatkan Anda pada hidup yang lebih sehat & bahagia.

Gabung sekarang di group facebook ketogenic

Kenapa Diet Ketogenic Memerlukan VCO (Virgin Coconut Oil), Bagaimana prosesnya?

Kenapa Diet Ketogenic Memerlukan VCO (Virgin Coconut Oil), Bagaimana prosesnya?

Virgin coconut oil atau VCO mengandung MCT (Medium Chain Triglyceride), atau rantai karbon menengah yang di-metabolisme berbeda dengan lemak lain.

VCO dibutuhkan di awal ketogenik karena mudah dan cepat di konversikan menjadi Energi dari bahan bakar “Ketone” di liver.

“Minyak kelapa / VCO bagi pelaku ketogenic, mirip seperti teh manis yang diminum oleh pelaku metabolisme glukosa”

Semakin cepat keton muncul, semakin cepat metabolisme KETOSIS berjalan terutama untuk menyelamatkan otak dan otot saat di saat glukosa dan glikogen mulai habis karena tidak ada karbohidrat dan gula (supply driven)

Ketersediaan keton akan mencegah tubuh dari proses “Gluconeogenesis”, atau membuat glukosa baru dari bahan selain karbo, misal protein. Atau proses ini akan berjalan sejenak, sampai tubuh benar-benar mampu memproduksi keton yang dibutuhkan (demand driven)

Metabolisme MCT dari Virgin Coconut Oil (VCO)

Proses penyerapan rantai menengah dalam vco ini langsung melalui portal vein tanpa perlu menggunakan bile acid (asam empedu), dan untuk penyerapan melalui jalur limpatik seperti halnya LCT (Long Chain Triglyceride)

Ketika menjalani interminttent fasting atau fastosis, maka tubuh akan bisa cepat mendapatkan pengganti glukosa dengan menggunakan VCO (MCT) dengan proses ketogenisis di liver, TANPA perlu memecah otot untuk menjadi glukosa baru dengan proses gluconeogenesis sebagai bahan bakar (ATP), ataupun menghindari timbulnya gejala hypoglycemic di masa transisi ketosis pada 2 – 3 hari pertama diet ketogenic.

Setelah menjalani diet ketogenik 1-2 minggu, MCT bisa meningkatkan toleransi protein di jam makannya, sehingga menjaga kondisi kadar gula darah rendah dan hormon insulin rendah.

Pada kondisi kesetimbangan baru dalam ketosis, tubuh dapat beradaptasi mengubah lemak tubuh maupun makanan lemak langsung dari rantai panjang (LCT).

sharing dan diskusi seputar tips seru menjalani keto : Group FB Keto

[su_note note_color=”#ffcc01″ text_color=”#ffffff”]

 

Ya, Kirimkan saya panduan untuk mulai Diet Keto




</ br>

100% privacy. Kami benci spam.
Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin.

[/su_note]

Pengalaman Diet : Pilih rendah lemak VS rendah karbo (gula)

Pengalaman Diet : Pilih rendah lemak VS rendah karbo (gula)

Setelah 2 tahun lebih saya mempelajari diet untuk tujuan saya pribadi, akhirnya penemuan itu berakhir dengan sesuatu yang mengejutkan!

Membuat tubuh langsing itu ternyata mudah!
.
.
.
.
Jika tahu caranya…

sebuah riset membandingkan antara diet rendah lemak (yang saat ini sangat populer) dan rendah karbohidrat. Dan hasilnya seperti pada grafik berikut ini :

Hasilnya sangat mengejutkan ya.
Ternyata diet rendah lemak itu terbukti tidak efektif untuk mendapatkan berat badan ideal. Lalu bagaimana?

Secara garis besar akan saya berikan 4 RAHASIA LANGSING.
*dan ini sudah saya praktekkan lho!

1. Perbaiki Mindset / Keyakinan

selama ini banyak kita terjebak oleh pikiran kita sendiri, atau pikiran orang lain yang membuat kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Termasuk memiliki berat badan ideal. Ini adalah kunci dari keberhasilan diet Anda. Jika masih kesulitan memperbaiki mindset sebaiknya Anda ikut program khusus.

Cara sederhana memperbaiki mindset sudah pernah dibahas di : Cara Mudah Memiliki Kepercayaan Bahwa “Langsing itu Mudah”

2. Menghindari Gula dan Karbohidrat (terutama olahan tepung)

Pada dasarnya gula dan karbohidrat akan dimetabolisme sama dalam tubuh menjadi glukosa. Kelebihan glukosa dalam tubuh akan disimpan dalam glikogen. Tapi ternyata glikogen ini tidak bisa disimpan dalam jumlah yang banyak, sehingga akhirnya disimpan menjadi lemak tubuh dengan bantuan insulin. Problem terbesarnya ternyata tubuh kita sehari itu hanya membutuhkan 2 sendok gula, jika ditambah stok glikogen, hanya membutuhkan maksimal 6 sendok saja!

Nah, rata-rata kita ternyata mengkonsumsi gula setara lebih dari 20 sendok gula setiap hari!

Problem berikutnya, gula itu memiliki sifat craving dan additive. Artinya membuat kita ketergantungan terhadap gula. Bahkan pernah disebutkan gula itu lebih aditif dibandingkan rokok. Jika kita mampu lepas dari gula, maka kita bisa hidup lebih bahagia

PS. Gula dalam buah juga memiliki efek mirip, walau karena dalam bentuk serat, diolah lebih lama dalam tubuh.

3. Konsumsi Lemak Sehat dan Protein

Siapa bilang lemak itu membuat gendut? itu salah besar!
Lemak itu memiliki kalori tinggi, sehingga kita bisa mendapatkan kalori yang tinggi hanya dengan konsumsi sedikit lemak saja. Lemak yang berlebihan juga tidak diubah menjadi lemak tubuh.

Berikutnya, dalam lambung kita terdapat klep yang disebut pyloric sphincter. Dimana klep itu tidak akan membuka jika kita mengkonsumsi lemak dan protein. Proses pencernaan akan dilakukan secara sempurna dulu di lambung, baru diteruskan ke usus.

Pilih lemak sehat hewani dari Sapi, Kambing, Ayam, Ikan
serta lemak nabati dari alpokat, cincau, rumput laut, cacao fat, dan minyak kelapa (VCO)

4. Lakukan Olah Raga Ringan

Anda tidak perlu olahraga yang menguras keringat.
Juga tidak perlu pergi ke sport center atau gym.
Cukup lakukan olah raga dan gerak ringan 7-12 menit dengan aplikasi di HP

Tidak punya waktu 7-12 menit sehari?
Lakukan saja sit-up 3 menit

Masih tidak punya waktu 3 menit?
Lakukan saja plank 30 detik

ditulis oleh :
annasahmad

Selamat mencoba, dan pastikan gabung di komunitas sehat di group facebook ini.

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Ya, kirim info tentang diet dong…

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Ketogenic : Trend Diet 2017

Ketogenic : Trend Diet 2017

Diam-diam sudah banyak sekali orang yang berani mencoba diet ketogenic ini lho. Menjadi pemakan makanan tinggi lemak, protein sedang, dan rendah karbohidrat!

Jika Anda cari di google, di facebook, semakin nampak bahwa orang tidak lagi khawatir untuk tidak makan nasi, mie, roti, dan sejenisnya. Orang sudah mulai paham, bahwa mereka tidak lagi ketergantungan pada karbohidrat.

Istilah keto ini mungkin pernah Anda dengar. Tahun lalu saya juga pernah bikin video ketogenic diet, tapi Anda belum pernah sungguh-sungguh mencari tahu bagaimana pola makan ini. Mungkin tahun 2017 ini menjadi waktu yang tepat bagi Anda untuk mencoba pola diet ketogenic.

Apalagi jika Anda mempunyai goals bebas dari obesitas,
mendapatkan berat badan ideal
bahkan untuk terapi diabetes, kanker dan sebagainya…

Apa diet ketogenik itu?
Sederhananya adalah kita makan :
Lemak 75-80%
Protein 10-20%
dan karbohidrat 2-5%

Tujuannya adalah membangkitkan keton sebagai sumber energi, menggantikan glukosa. Awalnya digunakan untuk terapi kejang pada penderita epilepsi. Dan kini pola ini ternyata sangat efektif bagi orang-orang yang preobesitas maupun obesitas. Kegemukan memiliki resiko terserang berbagai penyakit lebih besar. Tujuan dari diet adalah untuk mencapai ketosis, keadaan di mana tubuh menggunakan lemak sebagai bahan bakar utama, bukan karbohidrat.

Awal proses, 3-7 hari awal, tubuh kita akan menggunakan cadangan karbohidrat, yang disebut glikogen. Setelah habis makan ketosis akan mulai aktif. Dalam kondisi ketosis, tubuh mampu menggunakan lemak tubuh sebagai energi, sehingga tubuh pun bisa menjadi ramping.

Yang menarik di ketogenic adalah fokus pada jenis makanannya. Bukan jumlah kalorinya.
Sehingga Anda bisa cukup leluasa makan banyak, asal makanan dengan kadar lemak tinggi dan rendah karbo.

Penelitian dan menu ketogenic
Dengan membatasi maksimal 50 gram karbohidrat per hari, pasti pilihan makanan Anda terbatas. Sarapan mungkin telur, dengan sedikir sayur, siang bisa soto daging (tanpa nasi) dengan VCO, lalu snack dengan alvocado + cacao fat. Malam bisa mengkonsumsi ikan dan salad. Cukup banyak yang berhasil menurunkan berat badan dengan cepat dan diet ini mampu memicu perubahan serius dalam suasana hati. Walau di awal proses adaptasi menjadi fase yang cukup beratm karena di awal akan jadi sangat rewel dan mudah merasa kelaparan.

Alternatifnya bisa juga dengan penurunan kadar karbo bertahap, tapi pola ini tentu akan membutuhkan waktu lebih panjang untuk mencapai kondisi ketosis. Disini diperlukan pemahaman tentang kondisi fisik masing-masing orang yang berbeda, sehingga ketika adaptasi beberapa hal bisa terjadi misal :
memicu bau mulut, sakit kepala, pusing, kram otot, dan sembelit.

Saran terbaik dalam menjalankan diet ketogenik adalah di bawah pengawasan dokter atau ahli gizi. Silahkan mencoba, dan kenali tubuh lebih dekat lagi, terutuama untuk program menurunkan berat badan, mengoptimalkan kesehatan, dan hidup yang seimbang, hidup bahagia.