Please… Bedakan Diet Keto Untuk Terapi dan Untuk Melangsingkan Tubuh…

Please… Bedakan Diet Keto Untuk Terapi dan Untuk Melangsingkan Tubuh…

Setiap orang bertanya baik di group facebook maupun groups WA, saya ada kekhawatiran dalam menjawab. Kenapa? Karena banyak dari penanya tidak terbuka tentang tujuan dari diet ketogenic-nya.

Padahal ini sangat penting banget lho.
Ada perbedaan yang besar antara diet untuk terapi kesehatan dan diet untuk melangsingkan tubuh, atau pun diet untuk energi lebih fit, sehat dan bugar.

Anda Harus Memilih, karena setiap Pilihan itu ada Resikonya!

*ini bukan kampanye pilkada lho ya…

Pilihan ini penting karena jangan sampai salah langkah. Misal untuk terapi diabetes, Anda masih memilih makanan yang mengandung karbo (walau rendah) ataupun protein tinggi (protein akan dimetabolisme juga menjadi glukosa).

Tentu untuk terapi penyakit membutuhkan pola yang jauh lebih ketat dibanding pelangsingan. Untuk diet pun berbeda antara yang obesitas ataupun yang overweight. Ada juga yang mau turun secara cepat, tapi ada pula yang masih moderat. Tentu semuanya walau sama-sama pola keto dan fastosis (intermittent fasting / OCD) bisa jadi pendekatannya berbeda.

Selain itu beberapa Anda ada yang masih takut-takut makan lemak, dilarang oleh keluarga (orang tua, suami, atau istri) yang belum memahami pola ketogenik ini. Itu juga perlu di pertimbangkan, karena faktor emosional, dan perasaan juga mempengaruhi metabolisme tubuh kita lho…

Memang untuk kebanyakan orang memang mendapatkan tubuh ideal adalah yang menjadi tujuan, tapi jika Anda ada masalah seputar kesehatan misal : penyakit jantung, kanker dan diabetes, sebaiknya fokus dulu untuk terapinya. Karena secara otomatis berat badan ideal pun akan mengikuti lho. Enak kan satu kali mendayung 2-3 pulau terlewati.

Dalam diskusi dengan dr. Piprim, menarik sekali ketika beliau mengatakan bahwa sebaiknya tetap sesuaikan protokol dengan kebutuhan masing masing orang. Yang kebutuhan untuk pelangsingan akan berbeda dengan terapi. Untuk kebutuhan performance altet tentu beda dengan orang yang bekerja kantoran. Untuk yang masih muda dengan yang nenek-nenek tentu perlu pendekatan yang berbeda. Begitu juga untuk promil, ibu hamil, ibu menyusui juga perlu dilakukan beberapa penyesuaian.

Lalu Bagaimana Aplikasinya ?

Misalkan kasus diabetes yang saat ini banyak menghantui banyak orang.

Semua orang tahu yang paling berbahaya dalam diabetes adalah komplikasinya. Lebih parahnya saat ini kasus diabetes ini sudah luar biasa. Banyak penderita diabetes adalah di usia produktif, mulai 30-35 tahun lho! Coba cek, siapa tahu Anda sedang mengalaminya tanpa Anda disadari…

Beberapa tanda umum diabetes antara lain : terlalu sering buang air kecil, luka yang sulit sembuh, cepat lapar sekalipun makan banyak. Penderita diabetes tubuh-nya akan sering lemas & ngantuk sekalipun sering makan, tenaga cepat habis, berat badan naik-turun secara drastis, rasa haus yang ekstrim, kulit kering akibat dehidrasi, suhu tubuh panas, sering gelisah & gugup, sulit fokus terlalu lama, tidur sering gelisah, cepat sakit namun lama sembuhnya, punya nafsu makan besar akan sumber karbohidrat, dan yang paling jelas adalah saat cek darah, kadar gula darah puasa ( GDP ) diatas 125 mg/DL.

Nenek saya, paman, dan bapak saya adalah penderita diabetes. Sehingga saya bisa melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana kehidupan untuk melawan diabetes itu. Sejak 3-4 tahun yang lalu saya sudah berusaha meminimalisasi karbo dan gula, walau itu rasanya enak dan bikin nagih! Tapi itu semua saya lakukan untuk hal yang lebih besar, agar saya bisa hidup lebih berkualitas, berbagi dan berkarya lebih banyak, dan tentu bisa membahagiakan dan mendidik keluarga.

Memang banyak orang yang masih bisa hidup cukup lama dengan diabetes. Mereka mampu “mengendalikan” diabetes ini dengan pola hidup yang dijaga ketat. Beberapa harus sampai menyuntikkan insulin karena kinerja pankreas sudah tidak bisa produksi insulin untuk mengolah glukosa.

Apapun itu, diabetes sangat berbahaya bagi kehidupan. Belum lagi komplikasinya yg menjalar ke penyakit lain juga. Jadi kalau Anda masih sehat, Anda wajib menjaga diri. Kontrol karbohidrat & gula pada makanan Anda. Berolahragalah yg rutin. Aktiflah bekerja. Selalu waspada karena tidak seorangpun yg aman 100%.

Dan tentu jika Anda melakukan untuk terapi, baiknya Anda juga berkonsultasi dengan dokter maupun tenaga kesehatan professional. Paling tidak Anda bisa mengontrol parameter-parameter penting seperti : tekanan darah, gula darah puasa, gula darah sesaat. Untuk kolesterol dan asam urat sementara hanya di monitor jarak jauh saja.

Bagaimana untuk pelangsingan dan mendapatkan berat badan ideal?

Bagi saya diet itu harus FUN menjalaninya. Kita bisa mendapatkan energi yang cukup, dapet teman yang bisa saling berbagi, dan menikmati makanan-makanan yang lezat. Dan saya rasa Anda pun sama dengan saya kan…

Dengan pola diet ketogenic saya merasakan sesuatu yang berbeda karena dampaknya dapat dirasakan dengan cepat. Saya makan enak, berat tidak naik, dan saat ini jauh lebih mudah mengontrol keinginan makan (tidak lagi lapar mata). Ini sesuatu yang tidak saya dapatkan sebelumnya di pola makan lain. Walau sebelumnya saya banyak makan sayur dan buah (dianggap sehat) ternyata ketika berhadapan dengan mie ayam, atau roti yang menggoda, saya kalah hehehe…

Tapi sekarang udah berbeda lho! Saya sudah mampu MENOLAK makanan walau bentuknya menggoda dan mungkin rasanya enak di lidah…


Ingat prinsip bahwa “kesehatan itu adalah tanggung jawab pribadi masing masing”. Jangan sampai Anda tidak mampu mengontrol makanan yang Anda menikmati, tapi ketika sakit keluarga Anda menjadi menderita. Berinvestasilah dengan ilmu, tenaga, pikiran, uang sehingga Anda dapat menjadi lebih sehat

Selalu ingat kata hippocrates, bahwa makanan bisa jadi obat terhebat, namun bisa juga jadi racun. Makanan adalah alat, untuk memperpanjang kehidupan atau untuk mempersingkatnya. Itu pilihan.

Jadi jika Anda sudah mulai berpikir 1000 kali sebelum memasukkan suatu makanan/minuman ke mulut Anda. Pelajarilah metode diet ketogenic ini dan mulailah mempraktekkannya. Salam.

Ps. Anda bisa mulai dengan download panduan keto.

join juga di group facebook yaaa….

Tidak Lagi Makan Nasi, Mie, Roti, dan Tepung-tepungan

Tidak Lagi Makan Nasi, Mie, Roti, dan Tepung-tepungan

Ketika kita belajar di sekolah sejak SD, SMP, SMU, bahkan mungkin sampai kuliah, kita selalu diajari konsumsi karbohidrat sebagai makanan pokok. Setelah itu kita dianjurkan menghindari makanan berlemak, sedangkan konsumsi gula, dan turunan karbohidrat tidak dibatasi.

Dan terbukti, bahwa pola makan yang ada saat ini menjadi sumber banyak masalah kesehatan. Mulai dari obesitas, diabetes, sampai cancer dan alzheimer.

Hingga akhirnya orang mulai mencari “kebenaran” seperti benang kusut, dan akhirnya mulai terkuak dengan pola makan tinggi lemak atau dikenal sebagai diet keto.

Prinsipnya adalah mengubah sumber energi manusia dari glukosa menjadi lemak. Konsumsi makanan utamanya adalah lemak, dan hanya konsumsi sedikit (10-50 gram) karbohidrat per hari.

Apa mungkin tidak makan nasi ?
Apa bisa tidak makan makanan yang selama ini dianggap sebagai “makanan pokok” ?

Lalu hanya konsumsi lauk saja : daging, telur, ayam, sedikit sayur, alpokat, ikan, cuka, kelapa, sedikit biji-bijian, dan minyak (kelapa) ?

Percaya atau tidak, ratusan, bahkan ribuan orang diseluruh dunia telah merasakan hebatnya diet keto ini!
Ada yang merasa lebih sehat, lebih berenergi, gangguan kesehatan hilang, dan dapat BONUS jadi langsing….

Walau kadang ada masih terkena pati / gula, hingga terpaksa di strap oleh alarm tubuh.

Selain fisik, perubahan suasana hati dan emosi juga ikut menjadi lebih baik lho! Perasaan Anda akan lebih ikhlas, dan mampu memahami kondisi diluar diri Anda dengan lebih baik…

Oh ya, salah satu hormon penting yang menjadi perhatian adalah insulin. Saat ini kasus obesitas, diabetes, jantung, dan banyak masalah kesehatan lain sebenarnya terjadi akibat borosnya tubuh kita menggunakan insulin. Insulin ini akan terpicu jika kita mengkonsumsi karbo dan gula.

Lalu bagaimana insulin jika kita mengkonsumsi banyak protein dan lemak?
Bagaimana insulin jika kita mengkonsumsi protein, lemak dan karbohidrat?

Sebuah penelitian “Patterns of hormonal release after glucose, protein, and glucose plus protein.” memberikan petunjuk bagaimana agar program seperti ketogenic ini bisa berhasil maksimal adalah hindari semua karbo (termasuk gula dari buah manis).

insulin, gula, dan daging

Nah grafik ini membantu kita menjelaskan juga bahwa karbohidrat itu bukanlah satu-satunya sumber glukosa yang dibutuhkan tubuh. Protein 60% dapat diubah menjadi glukosa. Lemak 5% dapat juga diubah menjadi glukosa.

Jelas yaaaaaa….

Ketika awal menjalani pola ini mungkin Anda akan merasa terobsesi dan rewel banget tentang makanan.
Ini gak boleh, ini begini, ini begitu, ini salah, ini benar, tapi secara bertahap dengan belajar dan berdiskusi secara terbuka, mata hati dan pikiran kita akan jadi makin tenang.

So enjoy life, enjoy keto!

Baca panduannya : DOWNLOAD SEKARANG

mau belajar bareng?
cek aja di group facebooknya

“Hindari Makan Lemak” : Mungkin saran terburuk yang pernah ada, kata Dr Jordan B Peterson

“Hindari Makan Lemak” : Mungkin saran terburuk yang pernah ada, kata Dr Jordan B Peterson

Saya shock ketika membaca twitter dan facebook Dr Jordan B Peterson beberapa hari yang lalu :

“High carb, low fat diets: Perhaps the worst public policy advice ever. Unbelievable”

Jika Anda suka membaca jurnal ilmiah silahkan cek di link ini.

Penelitian ini diberi kode PURE, dimana melibatkan lebih dari 135.000 peserta dari 18 negara, melihat konsumsi karbohidrat meningkatkan angka kematian, dimana porsi lemak dikurangi. Hal yang menjadi panduan nutrisi yang diberikan negara dan professional nutrisi dan medis saat ini.

Sejak tahun 1930an bahwa pengurangan makanan, pembatasan kalori, dalam penelitian dapat memperpanjang umur. Hingga muncul rekomendasi diet untuk menjaga kesehatan manusia dengan mengurangi lemak, khususnya lemak jenuh sejak tahun 1970an.

Oh, ya… riset semacam ini sebenarnya sangat banyak, tapi tidak populer. Dan salah satu publikasi terbaru di bulan Oktober 2017 adalah riset ini. Silahkan kaji lebih dalam untuk mempelajarinya.

Dari studi PURE, yang terdiri dari> 135.000 individu yang direkrut dari 18 negara dari negara berbeda di seluruh dunia, telah dipublikasikan (Dehghan et al., 2017). Melakukan penelitian dengan parameter klinis, faktor sosio-ekonomi, dan kuesioner makanan dan olahraga dirinci penelitian, dan orang dengan penyakit kardiovaskular yang sudah ada sebelumnya (tapi bukan diabetes) tidak dalam riset, setelah di follow-up rata-rata 7,4 tahun, bersama-sama lebih dari 10.000 kematian atau kejadian medis, seperti stroke yang terjadi. Kemudian secara statistik berkorelasi dengan parameter saat inisiasi. Dehghan dkk. (2017)) menemukan bahwa “asupan karbohidrat berhubungan erat dengan peningkatan angka kematian.”

Sebaliknya, jenis lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda dapat mengurangi kemungkinan kematian. Sehingga penelitian menyimpulkan bahwa “Pedoman diet global harus direvisi.”

Sebagian besar karbohidrat yang dikonsumsi mengandung monosakarida D-glukosa sebagai “key building block”, yang kemudian dibawa kedarah sehingga memicu hormon insulin dari sel β pankreas. Glukosa diedarkan dan dimetabolisme dalam beberapa tipe sel dengan metode insulin yang tepat. Ibarat antara gembok dan kunci harus tepat.

Faktor, Modulator, dan Eksekusi Karbohidrat

(A) Faktor fisiologis dan lingkungan yang berhubungan dengan penggunaan karbohidrat atau glukosa.
(B) Modul terapi dari faktor individual
(C) Kondisi secara kumulatif setelah kejadian A dan B

Jika tertarik mempelajari lebih detail silahkan cek penelitian dengan judul “Dietary Carbohydrates Impair Healthspan and Promote Mortality.” yang ditulis oleh Ravichandran M, Grandl G, Ristow.

Lima Hal Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mencoba Keto Diet

Diet keto adalah pola makan yang dianggap ekstrim oleh banyak orang karena fokus pada makanan tinggi lemak dan protein dan rendah karbohidrat. Sejauh ini banyak orang sudah mencoba dan menjadi cara terbaik untuk menurunkan berat badan tanpa merasa lapar dan meningkatkan energi lho… Selebriti dunia seperti Kim Kardashian, Adriana Lima, LeBron James, dan artis lokal Indonesia juga sudah memulai!

Keto diet, atau banyak disebut keto, sebenarnya sudah dikembangkan pada 1920-an untuk terapi penderita epilepsi. Gaya hidup ini diatur untuk membuat tubuh Anda ke dalam keadaan yang disebut ketosis, dimana tubuh Anda mulai membakar lemak untuk bahan bakar.

Oh ya, Puasa, seperti puasa sunnah maupun puasa di bulan ramadhan juga membuat tubuh kita menjadi ketosis. Jadi sebenarnya pola ini sangat alami dan aman.

Dalam keto dibatasi 5% asupan karbo, jadi hanya konsumsi sekitar 10 gram karbohidrat dan gula. Sangat rendah!
Kira kira hanya 1 alpokat ukuran sedang saja. Pastikan juga, Anda mendapatkan asupan lemaknya dari lemak sehat seperti minyak kelapa (vco), ikan, telur, daging. Dengan target kalori harian 75-80% didapet dari lemak.

Nah, jika Anda baru memulai program ketogenic, perhatikan lima hal ini terlebih dahulu…

1. Kisah awal bertahan tanpa karbohidrat kesayangan
Pada awal menjalani, mungkin Anda ragu. Mencoba, tapi masih belum full keto. Mungkin mulai merasakan keto flu, ada rasa kram, dan beberapa perubahan tubuh yang membuat Anda panik!
Ketahuilah, selama ini kita konsumsi karbohidrat, maka tubuh mengubah karbohidrat menjadi glukosa dan menggunakan glukosa sebagai sumber energinya yang utama. Jika Anda mengurangi glukosa (dari karbohidrat dan gula), maka tubuh akan mencari sesuatu yang lain untuk digunakan untuk energi. Yang pertama akan menggunakan cadangan glukosa, dan berikutnya akan mulai membakar cadangan lemak tubuh. Dan itulah sebenarnya yang diinginkan banyak orang.
Membakar Lemak!

Kondisi metabolik ini disebut Ketosis. Dan diawal Anda akan mengalami keto shark, mudah lapar dan makan dengan porsi banyak keto diet menu. Misal 2 potong ayam, 3-5 butir telur. Ini normal selama masa transisi. Ketika masa ini terlewati, tubuh akan mulai terbiasa menggunakan keton dari tubuh dan makanan, dan Anda akan menikmati metabolisme ketosis.

2. Nafas dan urin yang beraroma khas
Bagi beberapa orang ada yang extrim, tapi beberapa orang tidak terlalu bermasalah. Apa terjadi? ketika tubuh sudah mulai menggunakan lemak sebagai energi, tubuh Anda mulai memproduksi keton. Salah satu keton ini adalah aseton yang dikeluarkan melalui pernafasan dan cairan tubuh (urin dan keringat). Tubuh memerlukan adaptasi untuk mengolah seberapa besar keton yang dibutuhkan oleh tubuh, dan ini menjadi pertandan baik dimana tubuh Anda siap membakar lemak. Sikat gigi Anda, kumur air garam, oil pulling (kumur dengan vco), dan kumur dengan daun sirih akan membantu.

3. Tidak lagi BAB tiap hari
Beberapa hari pertama di Keto mungkin belum ada tanda apa-apa. Hingga suatu saat Anda menyadari sudah tidak BAB rutin tiap hari, dan ketika masanya datang, kebelakang menjadi “menantang” karena adaptasi ke konsumsi rendah serat. Tapi berikutnya Anda akan lebih ringan dan tidak mudah kembung. Konsumsi alpukat, agar, cincau, santan, dan vco akan membantu jika Anda mengalami hal ini.

4. Makan lemak Jadi Kurus?
Dalam diet keto adalah konsumsi banyak lemak. Anda akan banyak makan lemak seperti mentega, alpukat, minyak kelapa, keju, daging berlemak, kambing, dan bahkan kulit ayam goreng sampai jeroan. Sekarang tubuh Anda berada dalam Ketosis dan sumber energi utama Anda adalah lemak. Hindarkan glukosa sebagai bahan bakar Anda sehingga tubuh tetap terjaga di kondisi ketosis dan sesuaikan dengan tujuan kesehatan yang Anda harapkan.

5. Apakah Ketogenic Harus Dilakukan Selamanya?
Hmmm… Anda tidak sendirian kok. Banyak orang yang mempertanyakan hal ini. Pada dasarnya ketogenic memang bukan diet. Tapi sebenarnya lebih menjadi gaya hidup. Menjalani keto ini membuat hidup jauh lebih simpel dan sederhana. Bahkan Anda bisa menghemat pengeluaran bulanan. Ketika Anda sudah melihat hasil yang luar biasa, langsing, masalah kesehatan pergi, dan Anda akan jatuh cinta dengan ketogenic.

Lalu praktisnya bagaimana memulai keto ini?

Sebelum Anda memutuskan diet ketogenic, memilih jenis makanan apa yang akan Anda makan, kapan Anda makan, bagaimana Anda makan, Ijinkan diri Anda meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan apa yang akan terjadi…
Menjalani pola hidup ini bukahlah hal yang mudah, dan itu akan membutuhkan kemaudah dan komitmen dari diri Anda – terutama ketika baru memulai.

Anda akan merindukan gula, keinginan makan nasi, mie, roti, tepung, dan karbohidrat lainnya….
Siapkan mental untuk melalui hal tersebut, dan terus berpikiran terbuka, belajar, mengapa Anda akan menjalani diet keto.

Baca juga panduan diet ketogenic yang bisa Anda

>> DOWNLOAD GRATIS <<

lalu tonton dan beberapa video di channel akan membantu Anda untuk memahami secara sederhana, sehingga Anda siap menghadapi apa yang ada di depan.

Jika Anda merasa Anda kurang percaya diri, cobalah secara bertahap dari hal yang sederhana. Seperti mempersiapkan ruang makan dan dapur Anda bebas dari makanan tinggi karbohidrat. Menjalani diet keto bisa jadi akan banyak merubah isi dapur dan kulkas Anda. Pisahkan mana yang bisa Anda konsumsi, mana yang harus Anda hindari.

Mulai buat daftar belanja baru, mungkin list makanan di panduan foodketo.com bisa membantu Anda.

Luangkan waktu untuk membuat menu yang Anda suka. Saya menghindari memaksakan jenis masakan yang harus Anda konsumsi, karena diet kan harus fun.

Apa yang saya suka, Anda belum tentu suka.
Saya suka telur goreng, mungkin Anda suka telur rebus.
So pilih saja yang Anda suka…

Mulai perhatikan dan melihat lebih detail apa yang Anda butuhkan dan jenis makanan apa yang akan Anda makan. Hampir semua bahan makanan bisa Anda dapat di supermarket, pasar tradisional, atau abang-abang penjual bahan makanan dekat rumah.

Beberapa barang Anda bisa beli online juga, cukup klik di laptop, atau di handphone,
tiba tiba barang udah sampai di depan rumah 😀

Minggu pertama bisa jadi akan ada biaya extra, karena di awal ini kita akan banyak belanja barang-barang yang mungkin belum pernah kita beli sebelumnya. Mulai dari bumbu, berbagai jenis keju, butter, ghee, minyak kelapa, vico virgin coconut oil, sampai daging, ikan, telur, alpokat yang akan Anda konsumsi selama satu minggu, atau… mungkin seterusnya….

Memastikan Anda memiliki semua bahan yang Anda butuhkan di dapur akam membantu mengurangi stress mau makan apa, membuat rasa makanan lebih lezat. Anda mungkin merasa sayang terhadap makanan penuh karbo dan gula, tapi menyedekahkan bahan makanan yang tidak Anda konsumsi akan membuat langkah Anda lebih mudah.

Dan kedepannya Anda mendapatkan kehidupan baru, lebih berenergi, lebih sehat, bahkan Anda bisa menabung dan menghemat jutaan rupiah biaya suplemen, obat-obatan, dan tagihan medis. aminnnnn….

Selamat mulai petualangan Anda! Dan selamat membuktikan.

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Ya, Kirimkan saya info untuk mulai Diet Keto

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


[/su_note]

Diet Ketogenik untuk pemula : Ketofastosis, Keto 5:2, atau ….

Diet Ketogenik untuk pemula : Ketofastosis, Keto 5:2, atau ….

Jika Anda mengamati trend diet di 2016 hingga tahun 2017, pola makan dengan rendah karbo menjadi gaya hidup baru terutama di Amerika dan Eropa.

Mungkin Anda pernah dengar juga jenis diet Atkins, diet Dukan, ataupun diet ketogenic. Ketiganya secara umum memiliki prinsip yang sama. Walau akhirnya diet ketogenik lebih di kenal di Indonesia.

Diet ketogenik adalah tinggi lemak, protein sedang, diet rendah karbohidrat, dengan target 75 persen dari kalori harian berasal dari lemak, 5 sampai 10 persen dari karbohidrat, dan sisanya dari protein. Umumnya membatasi karbohidrat maksimal 50 gram. Diet ketogenik targetnya membuat kondisi badan menjadi ketosis, sebagai pembakar lemak sebagai energi.

Banyak yang mengganggap ketogenic cenderung lebih ketat dalam pola makan, dibanding low carb lain. Hal ini mungkin dipicu ada beberapa pola yang menyarankan 100% hewani seperti di sharingkan om reza di metode diet pantangdiet.com. Mungkin Anda yang penggemar sayur, buah, umbi, kacang-kacangan merasa shock!

Bagi pelaku diet untuk menurunkan berat badan lebih termotivasi karena awal diet ini dijalankan pasti penurunan berat badan akan signifikan. Karbohidrat akan banyak menggunakan air dalam metabolisme, sehingga ketika menghentikan pasukan karbo, tentu kadar air dalam tubuh berkurang. Ini mengakibatkan berat badan akan turun drastis.

Bagi beberapa orang yang terbiasa menggunakan glukosa sebagai sumber energi tentu akan mengalami adaptasi yang menantang. Merasa kelaparan, kelelahan, atau kadang sampai emosi. Beberapa orang sanggup menghadapi “masa kritis” dengan baik dan mendapatkan hasil yang luar biasa, terutama berat badan turus ketika tubuh dalam kondisi ketosis dan kadar ghrelin, hormon rasa lapar ikut menurun.

Tahapan diet ketogenic

Ada beberapa referensi tahapan atau fase yang dapat Anda lakukan ketika menjalani diet ketogenik ini. Karena prinsipnya sebenarnya Anda tidak perlu menghitung kalori harian, tapi cukup fokus pada jumlah karbohidrat harian saja.

Dalam tahap awal atau fase awal idealnya hanya mengkonsumsi 20 gram karbohidrat saja. Fase ini bisa dijalani hingga 1-2 minggu.

Tahap lanjutan, ketika ketosis sudah tercapai, sudah bisa bertahan dalam kadar gula darah rendah, kita bisa meningkatkan kadar karbohidrat sampai 50 gram. Parameter lain biasanya melihat sudah tidak ada lonjakan gula darah ketika konsumsi karbohidrat dalam jumlah rendah, sayuran, dan serat. Disini biasanya berat badan sudah mulai turun signifikan. Hal ini juga pengaruh dari efek diuretik serta proses mencerna lemak dan protein yang lebih lama, sehingga tetap merasa kenyang.

Tahap ini juga dikenal konsolidasi ini bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan target penurunan berat badan Anda sampai ke titik ideal.

Berikutnya adalah tahap menjaga ketika berat badan sudah ideal, gula darah stabil, dalam tahap maintenance, dimana kita berusaha menjaga performance. Di tahap ini bisa dikonsumi seperti buah-buahan (rendah karbo seperti alpukat, berry, kelapa), sayuran, dan biji-bijian walau tetap dalam konsumsi terbatas (idealnya tidak lebih dari 50 gram per hari). Menjalani diet keto idealnya tetap mengutamakan real food, dibandingkan dengan produk makanan olahan (sosis, tepung rendah karbo, minuman protein (shake), dll)

Kadang pelaku merasa menu diet keto nya membosankan, sehingga banyak yang cheating, akibatnya asupan karbo tetap tinggi ditambah lemak tinggi akhirnya kelebihan asupan kalori juga. Pelajari juga efek samping dari diet keto ini : https://foodketo.com/efek-detoks-healing-crisis-hc-efek-samping-dari-diet-ketogenic/

Dalam diet ketogenic ini ada juga yang mengkombinasikan antara APA yang dimakan dengan WAKTU makan.

Ketogenik Fastosis ( ketofastosis )
adalah mengatur waktu makan harian dengan pola intermittent fasting, atau mirip dengan pola OCD. Makan terakhir jam 8 malam, pagi tidak sarapan (hanya air putih, kopi, teh dan vicobagoes), dan mulai makan jam 12 siang. Menu makan tetap mengacu pada menu keto (sumber kalori : 75% lemak, 20% protein, dan 5% karbo).

Program ini sangat cocok terutama bagi yang obesitas dan tujuan terapi.

Ketogenic 5:2
Mengatur hari makan dalam seminggu. Jadi polanya memilih 2 hari dalam seminggu untuk membatasi asupan makanan maksimal 500 kcal atau sekitar 1,5 porsi makan. Misal kita memilih hari senin dan kamis untuk makan 1 kali saja. Atau sekalian saja digabungkan dengan puasa sunnah. 5 hari yang lain makan bebas, tapi tetap menu keto juga (sumber kalori : 75% lemak, 20% protein, dan 5% karbo).

Program ini cocok untuk pemula diet keto, atau yang sudah memiliki berat badan ideal dan kondisi sehat.

Pilih model diet ketogenic Anda
Hal paling mendasar sebelum menjalankan diet apapun adalah mengenali TUJUAN dari diet yang akan Anda lakukan. Lalu pilih mana yang menurut Anda lebih cocok. Jika Anda merasa tidak nyaman, kemungkinan akan terjadi diet yoyo. Turun, lalu naik lagi. Atau Anda bisa mulai dulu dari langkah paling ringan misal dengan mengurangi makan nasi, mie, dan roti, lalu mulai menambah porsi lemak di makanan Anda.

Have fun dan join group di : Ketogenic Indonesia

Pastikan Anda juga sudah membaca “Panduan Diet Ketogenic”
Dapatkan dengan DOWNLOAD GRATIS.

semoga bermanfaat dan sehat selalu.

[su_note note_color=”#ffcc01″ text_color=”#ffffff”]

Ya, Kirimkan saya panduan untuk mulai Diet Keto




 

100% privacy. Kami benci spam.
Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin.

[/su_note]

Apa Yang Harus Anda Ketahui Tentang Lemak, Protein dan Karbo

Apa Yang Harus Anda Ketahui Tentang Lemak, Protein dan Karbo

Siapapun yang peduli dengan hidup sehat pasti mempelajari tentang nutrisi

Nutrisi secara umum akan dibedakan menjadi 2. Yaitu makro nutrisi dan mikro nutrisi. Keduanya diperlukan semua orang untuk mencapai kondisi kesehatan optimal.

Dalam keseharian, kita sering melupakan dasar dari nutrisi makro yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Tiga hal ini harus kita pahami secara mendalam agar mampu mengatahui dan memilih makanan apa yang harusnya Anda konsumsi dan seberapa besar yang Anda butuhkan setiap hari.

#1 Protein – Apakah Penting?

Dalam tubuh, protein adalah nutrisi yang paling melimpah di dalam tubuh, selain air. Protein adalah rantai unit yang disebut asam amino. Protein yang Anda makan akan dipecah menjadi asam amino, diserap di usus kecil, lalu disusun kembali dan transportkan dalam aliran darah. Protein melaksanakan fungsi-fungsi untuk mempertahankan hidup.

Asam Amino pada dasarnya ada 2 jenis yaitu asam amino esensial dan tidak esensial.

Asam amino esensial tidak diproduksi oleh tubuh dan harus dipasok melalui makanan.

Dari literatur ada sembilan asam amino esensial: Histidin, Isoleusin, Leusin, Lisin, Metionin, Fenilalanin, Threonine, Tryptophan, dan valine. Sisanya adalah asam amino nonesensial yang diproduksi oleh tubuh dan tidak penting untuk mengkonsumsi melalui makanan.

Protein mengandung energi empat kalori per gram. Protein ini berfungsi : penggantian sel-sel lama, membangun otot, organ, darah, kuku, rambut, kulit, dan jaringan. Protein juga berperan dalam hormon, antibodi, dan pembentukan enzim.

Kita perlu konsumsi asam amino esensial agar tubuh dapat bekerja dengan baik. Jenis makanan yang memiliki semua sembilan asam amino esensial yang disebut protein lengkap yang dapat diperoleh dari daging hewani, susu, keju, ayam, ikan, telur dan sebagainya. Protein yang tidak lengkap dari nabati juga dapat dikombinasikan dengan protein pelengkap yang membawa asam amino untuk membentuk protein lengkap yang bisa berasal dari biji, kacang-kacangan, dan alpukat.

Karbohidrat – Sumber Energi Yang Melimpah

Apakah tubuh menyukai karbohidrat sebagai sumber energi? Yuk baca sampai selesai.

Karbohidrat kompleks tersedia dari biji utuh (seperti beras belum dipoles), pati, sayur dan buah. Karbohidrat mengandung 4 kalori per gram.Gula dan Karbohidrat akan dipecah menjadi bagian kecil yang disebut glukosa. Glukosa cepat diubah menjadi energi kemudian di distribusikan ke seluruh tubuh, kelebihannya akan disimpan di glikogen pada otot dan liver, jika masih berlebihan dengan bantuan insulin akan disimpan dalam bentuk lemak tubuh.

Kelebihan gula darah bersifat urgent, sehingga akan memicu insulin untuk menurunkan gula darah. Hal ini membuat energi dari karbohidrat tidak bertahan lama.

Akibatnya, konsumsi karbohidrat ini membuat mudah lapar, ketagihan dan menyebabkan seseorang konsumsi kalori berlebihan.

Semua sel darah merah dalam tubuh manusia menggunakan glukosa. Hal ini membuat karbohidrat dianggap sebagai sumber energi no 1 di era modern ini. Otak dan sistem saraf juga memerlukan glukosa. Tapi ternyata glukosa tidak harus didapat dari karbohidrat dan gula. Tubuh manusia juga akan mengubah protein dan lemak menjadi glukosa ketika tidak ada konsumsi karbohidrat.

Lemak – “Korban Fitnah”

Lemak ini banyak dipahami secara kurang tepat di dunia nutrisi. Banyak orang mengatakan lemak adalah gizi buruk, dan harus dihindari dalam makanan. Jarang sekali orang bicara tentang efek positif dari lemak. Padahal dalam lemak banyak unsur-untur penting. Kekurangan lemak sangat berbahaya bagi tubuh Anda.

Mungkin Anda tidak percaya, tapi itulah faktanya!

Lemak dikenal juga sebagai lipid. Lipid memiliki kalori 2x lebih banyak dari karbohidrat atau protein, sehingga memiliki sumber energi yang besar. Pembagian lemak ada beberapa jenis. Ada yang dibagi berdasarkan rantai karbonnya yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Ada juga membagi berdasarkan sumbernya yaitu lemak hewani dan lemak nabati. Serta berdasarkan panjang rantai lemak, yaitu lemak rantai pendek, rantai menengah, dan rantai panjang.

Sama seperti protein, dikenal juga lemak essensial, artinya bahan penting bagi tubuh manusia, yang tidak bisa disintesis oleh tubuh, sehingga Anda butuhkan dari makanan. Ada 2 asam lemak esensial, asam linoleat dan alpha-linolenic, tidak dapat disintesis dalam tubuh dan harus diperoleh dari makanan. Lemak ini sangat penting dan dapat ditemukan dalam lemak nabati, yang dikenal sebagai omega-3 dan omega-6.

Fungsi lemak sebagai energi untuk aktivitas, 9 kalori per gram, melindungi organ-organ vital, memberikan efek rasa kenyang, mengatur fungsi otak serta produksi hormon, menyeimbangkan suhu tubuh, dan transportasi termasuk penyerapan vitamin larut lemak.

Kekurangan asam lemak ini dapat menyebabkan gangguan termasuk kelainan pada hati dan ginjal, tingkat pertumbuhan berkurang, penurunan fungsi kekebalan tubuh, depresi, dan kekeringan pada kulit. Beberapa penelitian menjelaskan lemak ini juga penting bagi pencegahan aterosklerosis, mengurangi kejadian penyakit jantung dan stroke, dan gejala yang berhubungan dengan kolitis ulserativa, nyeri haid, dan sakit sendi, termasuk penurunan risiko kanker payudara.

Lemak diproses lebih lama di lambung, karena tidak memicu terbukanya pyloric valve. Beda dengan nutrisi lain yang cenderung cepat didorong ke usus. Lemak diubah menjadi gliserol, asam lemak dan monogliserida, versi yang lebih kecil diserap ke dalam aliran darah untuk disimpan atau melaksanakan fungsinya.

Sama seperti protein, lemak juga bisa diubah menjadi glukosa dari metabolisme glyserol dalam jumlah kecil ketika pemecahan trigeliserida menjadi FFA menjadi keton. cek skemanya di artikel : https://foodketo.com/antara-liver-lemak-dan-keto/

Hubungan Diet Ketogenic dan Nutrisi

Nah setelah membahas 3 makro nutrisi diatas, semakin jelas juga bahwa ada protein esensial, ada lemak essensial. Tapi tidak ada karbohidrat essensial.

Fungsi dari glukosa, bisa didapatkan dari protein dan lemak.

“Tiga macronutrien memiliki peran dan fungsi spesifik masing-masing dalam tubuh dan memberi kita kalori atau energi. Tubuh membutuhkan makro nutrisi dalam jumlah yang relatif besar untuk tumbuh, berkembang, memperbaiki dan terasa sehat!

Dalam diet ketogenic menyarankan konsumsi karbohidrat harian diturunkan sampai 5% (10-30 gram per hari) dengan tujuan menghindari penyimpanan lemak, efisiensi hormon (termasuk insulin), serta mencegah terjadinya inflamasi akibat ketersediaan glukosa dan lemak tubuh berlebih.

Oh ya, selain makro nutrien…..
Tubuh memerlukan juga mikronutrien yang terdiri atas vitamin, mineral, maupun antioksidan. Kita hanya memerlukan mikronutrien dalam jumlah kecil kok. Dalam diet banyak orang sering kurang kekurangan nutrisi dasar namun penting.

Jenis Mikronutrien
– Vitamin – Vitamin A, B, C, D, E, K dan karotenoid
– Mineral – Boron (B), kalsium (Ca), klorida (Cl), kromium (Cr), kobalt (Co), tembaga (Cu), fluorida (F-, ion negatif), yodium (I), besi (Fe ), magnesium (Mg), mangan (Mn), molibdenum (Mo), fosfor (P), potasium (K), selenium (Se), natrium (Na) dan seng (Zn)
– Asam organik – Asam asetat, asam sitrat, asam laktat, asam malat, kolin dan taurin

Selamat menentukan, terus belajar dan be openmind.

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Yuk pelajari tentang diet sehat…

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Lima Saran Diet Terburuk Yang Pernah Ada (dan masih banyak dipercaya…)

Lima Saran Diet Terburuk Yang Pernah Ada (dan masih banyak dipercaya…)

Selamat datang di era baru…

Di era informasi digital saat ini semua bisa belajar secara mandiri dengan sangat cepat.
Ketika era menulis dan membaca berubah menjadi era visual audio (video).
Bahkan untuk live langsung bisa dilakukan siapa saja.

No Border, tidak ada batas lagi waktu dan ruang.
Semua punya hak yang sama. Equal.

Sehingga kebenaran, hal penting yang dulu dirahasiakan kini terbuka.

Sama seperti saran-saran lama yang kini sudah tidak lagi relevan,
termasuk saran tentang diet dan pola makan yang sehat.

Hari ini kita akan bahas tema menarik tentang


5 saran diet terburuk yang pernah ada

wah apa aja itu ya?
Tulisan ini terinpirasi dari review eatlocalgrown.com dan diskusi dengan dr Zainal Gani.

Yuk kita mulai bahas satu per satu
Sejarah nutrisi penuh dengan omong kosong.

Orang-orang telah disarankan untuk melakukan berbagai hal aneh yang menantang akal sehat.

Beberapa hal ini tidak hanya sia-sia saja, tapi berpotensi membahayakan.

Bagian terburuk … banyak saran salah arah ini masih didorong.

Berikut adalah 5 pesaing teratas untuk saran diet terburuk dalam sejarah.

1. Hindari Kuning Telur. Benarkah ?

Apa Anda menghindari kuning telur? Atau sering melihat orang yang memisahkan dan meninggalkan kuning telur tersisa di piring mereka?

Telur adalah salah satu makanan paling bergizi di planet ini.
Telur kaya dengan protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin, mineral dan antioksidan.
Telur juga kaya kolin, nutrisi otak. Juga mengandung Lutein dan Zeaxanthin, antioksidan kuat yang sangat protektif untuk mata, menurunkan risiko berbagai penyakit mata.
Dan, pastinya telur ini terjangkau, penyajian mudah, dan rasanya enak!

2. Konsumsi Makanan Rendah Lemak ( Low Fat ) Bikin Sehat ?

Bahkan penderita diabetes pun disarankan menghindari lemak!

Penelitian Ancel Keys terkait lemak dengan kolesterol dan penyakit jantung ternyata tidak berhubungan, dan tidak relevan lagi. Di sisi lain banyak yang mengaitkan dengan kepentingan politik dan ekonomi masa lalu.

Akibat menghindari lemak, malah yang terjadi peningkatan kasus obesitas dan diabetes luar biasa, di seluruh dunia. Tapi penelitian seputar manfaat lemak ini terus berkembang, walau minim dukungan dan financial terbatas.

Sampai ada yang mengatakan, diet rendah lemak adalah kegagalan yang menyedihkan. Sehingga muncul opini miring bahwa penelitian tersebut merupakan kedok dari industri farmasi untuk membuat pasien terus ketergantungan mengkonsumsi obat hingga di klaim menjadi obat seumur hidup.

Di sisi lain, semakin terbukanya orang terhadap diet ketogenic, dimana konsumsi lemak 70-75% dan meminimalkan asupan karbohidrat (10-30 gram / hari) merubah hidup banyak pelaku-nya. Tidak hanya tubuh menjadi langsing, keluhan berbagai penyakit pun berangsur mereda.

Inilah saatnya bagi kita mulai melupakan pola diet rendah lemak, dan memohon maaf pada tubuh sendiri serta saran yang membuat kondisi kesehatan menurun dalam beberapa dekade ini.

3. Semua Kalori adalah Sama, Bukan Kualitas Sumber Makanan-nya?

Anda harus fokus pada jumlah kalori adalah salah satu kesalahan terbesar dalam sejarah nutrisi. Wow!

Mengatur jumlah kalori harian sebenarnya adalah mitos. Kalori itu penting, tetapi lebih tepat adalah mengetahui jenis makanan, waktu makan, dan cara makan yang paling sehat.

Penting untuk disadari bahwa makanan yang berbeda memiliki efek yang berbeda pada hormon dan pusat otak yang mengontrol kapan, berapa dan berapa banyak yang kita makan. Hormon insulin misalnya, ketika insulin dikeluarkan tubuh, gula darah menurun, rasa lapar itu mudah sekali muncul.

Konsumsi lemak secara signifikan mengurangi nafsu makan dan keinginan.
Kalori memiliki efek yang berbeda dari sumber makanan karbohidrat, protein atau lemak.

4. Gunakan Minyak Tak Jenuh untuk Memasak. Apa Benar?

Mungkin Anda banyak disarankan menggunakan minyak nabati seperti minyak kedelai, minyak jagung, atau minyak kanola untuk memasak dan menggoreng. Katanya kandungannya lemak tidak jenuh.

Di sisi lain disarankan menghindari minyak jenuh. Apa sebenarnya arti jenuh dan tidak jenuh?
Pada dasarnya minyak jenuh adalah minyak yang rantai karbonnya ikatannya lengkap. Sehingga lebih stabil, tidak mudah teroksidasi, dan tidak mudah rusak ketika dimasak.

Sedangkan minyak tidak jenuh, ada rantai yang putus sehingga dapat menyebabkan peradangan pada tubuh, dapat bereaksi dengan oksigen dan memulai reaksi rantai radikal bebas di membran sel, yang dapat merusak molekul penting seperti protein atau DNA.

Selain itu, yang kebanyakan orang tidak ketahui adalah cara minyak ini diproses (yang melibatkan panas tinggi dan heksana pelarut beracun), sehingga bisa menjadi lemak trans.

5. Mentega atau Margarin?

Ilmu nutrisi mainstream terutama tentang lemak dan kolesterol membuat banyak hal berubah. Dalam riset menunjukkan margarin yang populer digunakan masyarakat dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dibandingkan mentega.

Mentega pada dasarnya adalah makan tradisional, olahan dari susu, yang diproses dengan cara alami. Baca juga artikel tentang mentega dan margarin.

 

Hal hal lain yang perlu kita gali antara lain :

  • Benarkah kolesterol rendah menghindarkan kita dari serangan jantung?
  • Apakah garam harus dihindari dalam diet kita?
  • Apa pasien diabetes dianjurkan mengganti nasi dengan kentang?
  • Benarkah santan mengandung kolesterol dan harus dihindari?

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Saya mau info tambahan tentang Diet Keto

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Makanan Yang Mengandung Lemak Baik dan Lemak Buruk

Makanan Yang Mengandung Lemak Baik dan Lemak Buruk

Ketika menjalani keto, asupan kita dituntut banyak LEMAK.

70% lemak
25% protein
5% karbohidrat

Lalu kita pun sering bingung karena selama ini kita di “hantui”
bahwa lemak itu jahat, lemak itu berbahaya, lemak itu bikin gendut.

Benarkah ?

Pernahkan kita bertanya dan mencari lebih dalam…
ada zat apa dalam lemak baik dan lemak buruk?
bahan makanan apa mengandung lemak baik?
benarkah lemak jenuh itu buruk?
apa sebenarnya makna jenuh itu?

Pertanyaan itu menghantui saya tahunan lho!
saya terus mencari dan menggali ada apa dengan LEMAK.

Hingga akhirnya saya menemukan berbagai klasifikasi tentang lemak.

Minyak = lemak dalam kondisi cair

Klasifikasi lemak dan minyak

1. Berdasarkan panjang rantainya : rantai pendek, rantai menengah (MCFA), rantai panjang (LCFA)
2. Berdasarkan rantai ganda : minyak jenuh, minyak tidak jenuh

Nah, selama ini banyak yang berasumsi bahwa minyak jenuh itu buruk.
Tanya kenapa?

Padahal minyak jenuh itu rantai-nya lengkap.
Tidak ada rantai ganda
Sehingga lebih stabil
Tidak mudah teroksidasi
Sehingga lebih aman jika dipanaskan

Sedangkan lemak tidak jenuh sebaliknya.
Ada rantai yang terputus,
sehingga tidak tahan di temperatur tinggi,
dan tentu mudah teroksidasi.
Dan karena proses dengan bahan kimia, temperatur tinggi,
umumnya mengandung lemak / minyak trans dengan kandungan tinggi.

Selama ini banyak orang beranggapan negatif tentang lemak jenuh. Jika kita pelajari secara riset serta mengamati manfaat lemak jenuh (terutama dari kelapa) antara lain :
– Lemak jenuh bermanfaat baik terhadap kondisi usus dan liver.
– Lemak tidak jenuh (PUFA) dapat meningkatkan kelengketan darah, sedangkan lemak jenuh akan bekerja sebaliknya.

Bahkan Kalau menyimak lebih dalam di buku Miracle of Coconut Oil karangan Bruce Fife,
maka teman-teman akan menemukan riset tentang PERANG MINYAK.

Apa itu Perang Minyak ?

Dimana negara barat mempropaganda minyak tropis (minyak kelapa) yang saat itu dikhawatirkan akan membanjiri pasar amerika dan eropa. Dimana amerika dan eropa tidak memiliki komoditi tersebut. Sehingga mereka membuat propaganda (termasuk pemalsuan penelitian) tentang lemak jenuh. Tujuannya agar minyak jagung, minyak kedelai, minyak canola mereka laku di pasaran.

Propaganda itu juga banyak mendapat dukungan dari kapitalis dan indutri makanan, hingga akhirnya menghembuskan isu tentang bahaya kolesterol. Padahal faktanya kolesterol itu baik-baik saja.

Artikel saya tentang lemak baik – lemak buruk sebelumnya dijelaskan dalam
video : https://foodketo.com/kenali-lemak-baik-dan-lemak-buruk/

video tersebut menjelaskan tentang lemak buruk adalah lemak trans.
dimana kita temui di minyak jagung, kedelai, canola, dimana prosesnya
penuh bahan kimia dan temperatur sangat tinggi diatas 350oC

Lalu bahan apa yang baik ?

Lemak Baik (MCFA) :
– Minyak kelapa (non RBD lebih baik)
– Virgin Coconut Oil

Lemak Baik (LCFA) :
– Minyak sawit (masih ada proses RBD)
– Mentega / butter
– Cacao Fat

Lemak Baik (LCFA tidak jenuh)
– Minyak zaitun (konsumsi langsung, tidak untuk menggoreng)

Lemak Baik (LCFA tidak jenuh ganda)
– Omega3 ( dari ikan dan flaxseed )

Lemak Yang Sebaiknya Dihindari (mengandung trans, dan over processed) :
– Minyak jagung
– Minyak kedelai
– Minyak canola
– Minyak bunga matahari

Selain itu apa informasi penting tentang minyak yang harus Anda ketahui ?

Anda tentu yakin bahwa nutrisi yang terbaik bagi bayi yang baru lahir adalah ASI Ekslusif. Yang merupakan ciptaan dari yang maha kuasa. Paling alami, paling bergizi, dan sudah terbukti berabad-abad manusia diciptakan.

Menariknya kandungan apa yang ada dalam ASI ini sebenarnya mayoritas adalah LEMAK.
Lemak apa yang ada dalam ASI, kandungan-nya adalah lemak rantai menengah (MFCA) termasuk asam laurat.
Dan terlebih lagi, jika diteliti, kandungan ASI dan santan, maupun minyak kelapa itu ternyata identik!

Nah tidak mengherankan jika kita mulai kembali mengkonsumsi lemak,
menghindari semua karbohidrat dan gula,
tubuh kita akan bereaksi positif.

Ibaratnya kembali kesemula,
atau resetting tubuh kembali.

Pola Makan Tinggi Lemak dan Rendah Karbo ini disebut KETOGENIC

Secara sederhana kalori harian diperoleh dari :
– Lemak 70%
– Protein 25%
– Karbohidrat 5%

Nah tentu Anda perlu fokus dulu untuk mendapatkan kalori dari lemak.
Ini beberapa jenis lemak yang dapat Anda pilih.

yuk diskusi dan sharing bareng di group facebook :
https://www.facebook.com/groups/KetogenicIndonesia/

Pastikan juga sudah punya PANDUAN KETOGENIC yang bisa Anda dapat GRATIS!

Jika Anda masih mau membanding-bandingkan minyak silahkan cek gambar berikut ini :

sumber :
1. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/8621270
2. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/564268
3. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15123208
4. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12597857
5. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17854901
6. Miracle of coconut oil
7. Coconut Ketogenic Diet

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Saya perlu info tentang lemak sehat

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Ketogenic Itu Bisa Merubah Hidup Anda. Percayalah!

Ketogenic Itu Bisa Merubah Hidup Anda. Percayalah!

Diet yang aneh,
Diet yang menakutkan,

Tidak masuk akal,
Kamu aja yang jalanin,
Aku gak mau!

Ya, Ketogenic atau diet keto ini memang kontroversial.

Bagaimana lemak yang selama ini dipercaya sebagai penyebab obesitas dan masalah kesehatan, tapi kita harus konsumsi 75% dari kalori harian kita! Edan!

Kamu nanti dapet tenaga dari mana?
Lemes, kekurangan gizi, kekurangan vitamin!

Kamu bakal terkucil,
ditinggalkan oleh teman-teman kamu,
karena cara makan kamu aneh!

Apalagi makanan kamu itu mahal,
pasti dompet kamu terkuras untuk jalanin keto.
bisa jadi bangkrut dan miskin!

Apa lagi ya, yang biasa didapatkan pelaku keto ketika “ketahuan” ikut jalanin diet ketogenic ini?

Cara menjawab semua keluhan, kritik, dan pertanyaan itu cuma satu. SENYUM.

Secara pribadi saya merasakan manfaat yang cukup membuat hidup saya berubah dengan ketogenic adalah emotional kontrol, atau kontrol diri yang lebih baik. Bener? Iya, ini saya sangat merasakan perbedaannya.

Tulisan kali ini saya tidak akan bahas hal teknis tentang apa itu keto, dan bagaimana keto ini. Silahkan baca di artikel lain di web foodketo.com ini ya…

Yuk kita diskusikan tentang hal-hal kontroversial yang udah disharingkan di bagian awal.

1. Aneh dan menakutkan?

Diet ketogenic ini memang berbeda 180 derajat dengan ilmu nutrisi yang kita kenal saat ini. Tapi bukan berarti ilmu yang salah. Anda boleh saja mengikuti pola makan yang direkomendasikan ahli nutrisi, tapi ketahuilah bahwa data membuktikan bahwa jumlah kasus obesitas dan penyakit degeneratif makin tahun makin bertambah. so artinya…

Ketogenic pada dasarnya alami dan natural. Memimik tubuh manusia ketika dalam kondisi survival, dan sangat masuk akal. Hari ini kita bukan kesulitan cari makanan, tapi kesulitan berhenti makan. Serius…!

Berusahalah membuka diri dan berpikir lebih jernih. Pelajari, lalu coba dari hal-hal yang Anda mampu. Rasakan bedanya…

2. Kambing hitam?

Lemak lebih dari 60 tahun di “fitnah” sebagai penyebab berbagai penyakit. Padahal lemak, protein, dan karbo adalah makronutrisi bagi tubuh. Menghindari lemak, akibatnya membuat kita sulit kenyang, mudah lapar, dan kelebihan asupan. ketahui juga, tubuh kita memerlukan lemak essensial, dan protein essensial. Tapi tidak ada karbohidrat essensial.

Kunci dari konsumsi lemak tinggi adalah hindari karbo. Sama halnya jika Anda memilih konsumsi banyak karbo, hindari lemak.

3. Kurang gizi dan vitamin?

Ketogenic kok gak makan buah dan sayur sih? Pasti kekurangan vitamin, gampang sakit tuh!
Diet keto tidak melarang makan apapun kok, asal asupan karbohidrat dibatasi 10-50 gram. Di fase awal malah sebaiknya 10 gram saja. Jadi karbohidrat hanya didapat dari buah alpokat, santan, kelapa, kacang, cincau, yougurt, dan bahan lain dengan nilai yang sangat rendah.

Tubuh kita juga memerlukan vitamin dalam jumlah rendah kok, atau istilahnya mikro nutrisi. Terlalu banyak konsumsi vitamin akan boros karena hanya di buang melalui saluran urin. Di bahan makanan seperti telur, hati, juga sangat kaya akan vitamin.

4. Keto itu antisosial?

Hmmmm… kok bisa sampai segitu tuduhannya 😀

Pada dasarnya kita saling respek dan menghargai saja pilihan hidup masing masing orang. Sama halnya ketika kita berpuasa, ya yang tidak puasa silahkan saja makan. Atau misalkan kita tidak mengkonsumsi daging babi, ketika ada yang makan ya silahkan saja jika memang diizinkan oleh keyakinannya.

Kita sendiri sebenarnya lebih tahu tentang diri kita sendiri. Mana yang baik bagi tubuh kita, dan mana yang kurang baik bagi tubuh kita. Itu pilihan masing-masing.

Bagi pelaku ketogenic, saran saya sebaiknya terbuka dan jujur saja apa adanya ketika ada di sebuah acara atau kegiatan komunitas, atau bersama teman-teman. Katakan saja misalnya : “Karena saya sedang ikut program keto agar tubuh saya lebih segar dan fit, dimana menghindari nasi, mie, roti, tepung, jagung, singkong, kentang, dan sejenisnya.”

Sehingga jika ada yang menyodorkan makanan, Anda bisa lebih tenang untuk minta maaf, bukan mau menolak, tapi saat ini saya ikut program kesehatan. Atau alternatif lain Anda bisa minta di bungkus saja. Tetaplah berbaur, bercanda, dan tersenyum.

Jika hati Anda bergejolak karena pengen, siapkan selalu virgin coconut oil (VCO), keju, atau kacang di kantong.

5. Diet Ketogenic itu mahal?

Banyak orang mengatakan ini diet mahal. Tapi ketahuilah, sebenarnya yang perlu kita sadari, yang kita beli sebenarnya adalah kalorinya. Sehingga jika dibandingkan dengan karbohidrat (termasuk tepung-tepungan) terhadap kalori dari lemak itu sebenarnya murah. Kuncinya adalah di mindset. Beberapa tipsnya :

– cari sumber lemak yang terjangkau, misal dari telur, santan, daging (pilih yang kaya lemak)
– bisa pilih juga dari ikan yang terjangkau harganya
– olah juga masakan dari kulit, hati, atau jeroan
– masak sendiri di rumah

dan dari itu semua sadarilah bahwa, kita berinvestasi pada kesehatan kita.
Biaya obat, biaya periksa ke lab, biaya konsul ke dokter saat ini semakin mahal.

Sebagai penutup,

Kita; Saya dan Anda yang sudah menjalankan ketogenic adalah pilihan hidup. Begitu juga bagi yang masih kepo dan ragu-ragu, begitu pula dengan yang memutuskan dengan cara-nya yang lain. Tulisan ini sebagai sharing ketika ketogenic itu berhasil merubah diri saya, merubah banyak orang di seluruh dunia.

Dan saya yakin juga, Diet Keto dapat merubah hidup ANDA.

PS. Silahkan download panduan diet ketogenic GRATIS

PSS. Silahkan join di group fb ketogenic Indonesia GRATIS

Fatosis, Interminttent Fasting, OCD, Puasa, Apa Bener Bisa Menyehatkan ?

Fatosis, Interminttent Fasting, OCD, Puasa, Apa Bener Bisa Menyehatkan ?

Mungkin Anda saat ini makin populer dengan istilah keto, ketofastosis, KF, atau ketogenic.
Lalu melihat banyak testimonial dan foto-foto before after yang mencengangkan!

Oke, hari ini kita akan sharing tentang puasa, atau dikenal juga dengan IF, atau fastosis, atau jika Anda penggemar fitness pasti kenal dengan om Deddy Cobuzier.

Secara sederhana, puasa adalah berhenti makan.

Puasa di Indonesia ini adalah bukan sesuatu yang wow, karena lebih dari 90% muslim, memiliki ibadah wajib puasa di bulan ramadhan. Sehingga bagi non-muslim pun, puasa ini pasti hal yang sudah sering di dengar.

Nah bagaimana bisa diet dengan berpuasa? Apa sih manfaatnya? Yuk dibahas :

1. Meningkatkan Metabolisme. Puasa pada dasarna mampu meningkatkan metabolisme tubuh. Dan tentu akan membakar kalori lebih banyak

2. Tidak makan membuat Anda membatasi kalori masuk, sehingga akan menggunakan cadangan baik glukosa, glikogen, bahkan sampai lemak tubuh. Ketika lemak tubuh sudah mulai diakses, setelah puasa 4-7 hari, maka akan terasa ukuran-ukuran tubuh menjadi lebih slim.

3. Puasa memicu pertahanan akan lapar
Ketika kita berniat puasa, maka akan membuat kita terhindar dari banyak godaan akan makanan.

Ok, lalu untuk diet Anda bisa melakukan puasa apa?

#1. Puasa sunnah / wajib (day fasting)
Ini puasa yang seperti biasa dilakukan di bulan ramadhan, puasa daud, atau puasa senin kamis. Sahur di masa sebelum subuh, dan berbuka di waktu magrib.

#2. IF Diet 5:2
Pola ini populer setelah dishare di film dokumenter BBC-nya “Eat, Fast, and Live Longer”. Polanya Anda batasi konsumsi 2 hari dalam 1 minggu hanya ¼ porsi dari biasanya. Cara ini membutuhkan waktu dan tidak instant ya.

#3. IF 16/8
Pola ini banyak dikenalkan karena efeknya cukup cepat. Ada istilah jendela puasa dan jendela makan. Artinya Anda hanya boleh makan diatas jam 12 siang sampai dengan jam 20 di malam hari. 16 jam tidak makan, dan 8 jam makan.

#4. Water Fasting
Water Fasting artinya puasa makanan, tapi Anda dapat konsumsi cairan seperti air, kopi, teh, tentu tanpa gula ya, ACV, VCO, maupun kaldu. Jam puasa nya 24 jam. Misal dimulai dari jam 5 sore sampai jam 5 sore keesokan harinya.

Lalu ada beberapa pertanyaan yang sering di tanyakan :

Mana jenis puasa yang terbaik untuk diet?
Jawabnya : Terserah Anda. Pilih mana yang Anda suka.

Kalau Anda merasa puasa sunnah sebagai cara terbaik, karena juga berpahala, itu sangat baik sekali. Jika Anda suka pola IF 16/8 itu juga sangat efektif kok. Kalau saya pribadi melihat IF 16/8 adalah model yang paling populer dan banyak dilakukan orang.

Siapa yang tidak disarankan ikut pola Puasa?
Jawab : Ada beberapa kondisi yang sebaiknya Anda tidak menjalankan pola puasa ini.
Misal :
1. Hamil
2. Ibu Menyusui
3. Stress yang kronis
4. Underweight

Anda juga bisa berkonsultasi dengan tenaga medis professional untuk mencari pola puasa yang paling pas.

Bagaimana cara memulai puasa?
Mulai saja pilih puasa yang sesuai dengan aktivitas harian Anda. Buat rencana menu akan banyak membantu Anda untuk memulai. Sebaiknya Anda juga mencari dukungan dari sekitar, misal orang tua, pasangan, atau keluarga. Atau Anda juga bisa bergabung dengan group facebook seperti keto-fastosis yang dibuat mas Agus Prasetyo, ataupun group ketogenic Indonesia.

Kalau puasa apa bisa tetap berolahraga?
Ya tentu saja. Anda tidak usah khawatir. Terutama jika tubuh sudah ketosis, maka olahraga akan menjadi sarana pembentukan otot yang luar biasa. Lemak tubuh luruh, otot jadi terbentuk.

Apa bisa minum selama puasa?
Tergantung. Kalau puasa sunnah ya tidak boleh. Tapi kalau puasa yang lain Anda tetap bisa minum air putih, kopi tanpa pemanis dengan tambahan Vico dan butter seperti cappucino. Enak banget!

Lalu apa perlu atur menu makan? Apa yang boleh apa yang tidak?
Puasa akan membawa tubuh ke kondisi gula darah yang rendah, dan mulai mengaktifkan metabolisme lemak atau ketosis. Tentu sangat disarakan untuk mengkonsumsi menu makanan ketogenic dan vco yang bebas dari karbohirat (sangat rendah karbo) dan bebas gula. Tujuannya agar tetap menjadi tubuh tidak keluar dari ketosis.

Selamat mencoba!