Mengelola pikiran untuk diet

Mengelola pikiran untuk diet

Di masa pandemi ini saya banyak mempelajari tentang ilmu pengembangan diri, termasuk tentang mindset, atau bisa kita sebut juga pengelolaan pikiran dan perasaan. Hal ini pun bisa berkaitan erat juga dengan kesehatan maupun berat badan.

Kita bisa juga melihat hal ini pada pendekatan yang populer dalam dunia psikology yaitu fix mindset vs growth mindset. Coba gooling atau cari di youtube tentang 2 hal ini.

Hal ini nampaknya sederhana saja, tapi jika kita bisa memahami secara menyeluruh dan mendalam, efeknya bisa sangat luar biasa dalam jangka panjang terkait kesehatan, keuangan, serta banyak aspek dalam kehidupan kita.

Memahami teori nutrisi, pola makan, pola olah raga untuk menjadi sehat dan bugar itu penting. Tetapi kemampuan menjalankan apa yang kita ketahui itu adalah hal yang berbeda. Bisa jadi, sebagian besar bergantung pada pola pikir yang kita miliki.

Yuk kita pelajari :

Secara sederhana, orang-orang yang memiliki fix mindset memiliki keyakinan bahwa hidup itu tidak bisa diubah. Sedangkan orang yang memiliki mindset terbuka percaya bahwa diri kita mampu mengembangkan diri dengan usaha-usaha untuk kehidupan yang lebih baik.

Tentu berpikiran terbuka itu bukanlah hal yang mudah. Disisi lain, bisa saja seseorang mengaku memiliki pemikiran terbuka, faktanya dia selalu bersikap sebagai seseorang yang berpikiran tertutup. Karena memang situasi di sekitar kita, di social media saat ini, memiliki kecenderungan untuk menyalahkan orang lain, membuat alasan, dan membuat asumsi-asumsi sendiri.

Situasi lingkungan kita juga seringkali membuat label-label terhadap diri kita, yang dilakukan secara terus menerus, sehingga secara tidak sadar menjadikan diri kita meyakini atas identitas tersebut. Misalnya dalam aspek kesehatan maupun diet : gemuk itu memang turunan, olahraga itu sulit, semua cara pasti gak mungkin bisa, dan berbagai label-label maupun pikiran negatif lainnya yang bisa berbahaya.

Ketika kita menggunakan pikiran fix mindset, segala upaya kita akan kita sabotase dengan cara apapun dan akhirnya memilih hidup dibalik alasan-alasan. Kita akan terus mencari pembenaran diri sendiri alih-alih mengevaluasi perjalanan dan mencari solusi agar tujuan bisa tercapai.

“Jelas aja dia bisa langsing, wong tidak harus bekerja, kalau aku kan sibuk banget”
Coba cek, apakah kamu punya pemikiran seperti itu juga?

Ketika kita bersedia menggunakan growth mindset, maka kunci sukses itu memerlukan usaha. Kita meyakini, saya akan menjadi lebih sehat, lebih langsing jika saya komit dan disiplin untuk berusaha. Yakini bahwa fokus pada proses akan lebih penting daripada hasil itu sendiri. Kita bisa menjadi lebih proaktif, memberikan pikiran dan perasaan kita benih-benih positif, sehingga perilaku bisa selaras dengan niat dan tujuan kita. Ketika terjadi sesuatupun, kita bisa menjadikan pelajaran dan memperbaikinya di masa berikutnya.

Misalkan suatu saat kita silaturahmi, kita melihat makanan yang seharusnya kita tidak konsumsi, tapi karena situasi tidak memungkinkan kita menolak kita makan, lalu merasa bersalah dan menyesal berlebihan. Nah, perasaan-perasaan seperti ini yang perlu dikelola dengan baik.

Growth mindset akan menjadikan suatu kejadian sebagai pengalaman, sehingga kita bisa mengelola dengan lebih baik di masa mendatang. Lalu merencanakan apa yang perlu diantisipasi, misal melanjutkan dengan puasa sunnah, ataupun menambah aktivitas olah raga, atau menjaga menu ketika makan di rumah.

Dari pengalaman itu bisa jadi kita juga belajar bagaimana mempersiapkan diri ketika berada disituasi yang sama. Mengelola pikiran, perasaan, kata-kata, agar bisa diterima oleh diri kita maupun orang lain.

Jika kita berpikir dengan fix mindset, kita akan menganggap semuanya sempurna. Pokoknya cuma saya yang paling benar, idealis, harus 100% benar, yang lain salah. Dan akhirnya dalam waktu singkat kehilangan motivasi dengan cepat.

Dengan pola yang terlalu extrim, seringkali menjadi tidak realistis, mudah emosi dan depresi, dan memicu juga diet yoyo.

Dengan memahami growth mindset, kita bisa menguasai diri kita sendiri baik pada level perilaku, perasaan dan pikiran kita sendiri. Memahami bagaimana proses bekerja. Dan tentu yang penting adalah mampu membuat pilihan-pilihan dalam kehidupan setiap hari. Menjadi versi yang lebih baik lagi.

Itulah ketika kita bertemu dengan client, sahabat, atau teman yang ingin memulai diet, di awal bukanlah membahas tentang harus makan apa, atau jangan makan apa. Tetapi harus lebih kedalam memahami pola pikir dan mindset-nya. Bagaimana pandangan tentang kehidupan dan diri mereka secara pribadi akan sangat mempengaruhi cara kita menjalani hidup. Hal-hal apa yang kita ingin capai dan nilai-nilai apa yang kita yakini.

Ada 3 strategy yang bisa Anda coba untuk mampu mengatasi hambatan-hambatan yang muncul :

1. Luangkan waktu untuk melakukan persiapan.

Tidak perlu terburu-buru jika belum siap. Kita memerlukan waktu mempelajari dan membuat diri kita nyaman dengan keputusan yang dibuat. Kita perlu menyadari sepenuhnya, bahwa hanya diri kita yang mampu mengubah diri kita sendiri. Kebiasaan kita, perilaku kita, ada dalam kendali kita sendiri.

Ingat, setiap tujuan pasti ada proses. Kesalahan terbesar banyak orang adalah meyerah terlalu cepat. Nikmati prosesnya dan syukuri setiap hal-hal positif yang hadir dalam kehidupan kita. Bisa jadi akan ada halangan-halangan yang hadir, tapi itu adalah kesempatan untuk instropeksi diri dan bagian dari proses.

2. Temukan mentor, coach, dan teman seperjalanan.

Coba cari orang-orang yang telah berhasil mencapai berat ideal, terbebas dari penyakit, ataupun menjadi lebih fit dengan pola hidup yang lebih baik. Jadilah sahabat yang baik dan saling bertukar pengalaman.

Ini adalah kesempatan untuk membangun lingkungan support untuk mengubah kebiasaan yang lebih sehat. Kita tetap akan menjaga bahwa setiap orang itu berbeda, tetapi dengan memiliki mentor atau coach akan membantu kita membangun mindset positif untuk menjadi sukses sesuai versi diri kita sendiri.

3. Tuliskan apa yang diinginkan.

Membuat catatan atau jurnal adalah ilmu terapan yang memudahkan kita tetap pada jalur yang tepat untuk mancapai tujuan. Dan kita bisa juga memanfaatkan teknik sederhana ini dalam pola makan kita.

Ini ada beberapa ide yang bisa dilakukan :
Tulis tentang tujuan Anda: Apa yang ingin Anda capai?
Tulis tentang kesuksesan kecil yang telah dicapai?
Tulis tentang hambatan yang ditemui: Apa yang menghalangi tercapainya tujuan?
Tulis tentang bagaimana cara menghadapi hambatan yang ada? dan apa yang akan dilakukan?
Tulis tentang apa yang perlu difokuskan agar lebih dekat dengan tujuan?
Tuliskan beberapa alternatif lain yang bisa menjadikan Anda selangkah lebih maju?

Bisa juga melakukan suatu visualisasi. Rileks, dan bayangkan hal berikut ini :

“Bayangkan ada sahabat baik Anda baru saja memulai program hidup sehat. Mereka memonitor menu makanan, menjalankan olah raga, serta berkomitmen memiliki pola hidup sehat. Saat ini mereka sudah menjalankan 1 bulan dan sudah turun sekitar 5 kg. Apa yang akan Anda katakan kepada mereka?”

Catat : Seringkali kita memberi nasihat kepada orang lain, tetapi kita sendiri belum tentu menjalankannya. Latihan visualisasi akan membantu kita mengatasi hal tersebut.

Selalu sadari suatu kegagalan, merupakan peluang untuk mengevaluasi diri, belajar, dan meningkatkan diri sebagai pribadi yang lebih baik.

Lalui dengan riang gembira

Hidup itu perjalanan yang harus dilalui, dan bisa jadi kita belum mencapai apa kita inginkan. Tidak hanya tentang diet ataupun penurunan berat badan, bisa jadi juga mempengaruhi hal-hal lain dalam kehidupan. Terus lakukan perubahan mindset ini dengan latihan secara terus menerus.

Catat juga bahwa suatu kesuksesan bukanlah sesuatu yang berasal dari luar diri Anda, tetapi sesuatu yang berada dalam diri kita, ketika kita mampu mengenal diri, mengelola, dan memiliki kekuatan untuk menciptakan perilaku yang mendekatkan kita pada hasil yang diinginkan.

[su_note note_color=”#ffcc01″]

 

Isi form ini untuk mendapatkan info berikutnya…

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Tujuh Tips Menjadi Pembakar Lemak!

Tujuh Tips Menjadi Pembakar Lemak!

Selama ini, kita hanya diperkenalkan bagaimana menggunakan gula/karbo sebagai sumber energi. Sehingga selalu menggunakan asupan makanan dari luar. Sampai akhirnya kita kehilangan ide bagaimana cara untuk menggunakan lemak tubuh sebagai sumber energi. Itulah tahun 2015 ketika banyak orang mempelajari ketosis. Yaitu kemampuan tubuh untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Setiap kita makan, kelebihan makanan pasti akan diubah menjadi lemak. Jadi jangan dikira kalau kita makan karbo seperti nasi, mie, roti, dan tepung-tepungan pasti digunakan semua sebagai energi lho ya… kelebihan itu semua disimpan sedikit menjadi glikogen, dan penyimpanan terbesar adalah dalam bentuk lemak tubuh.

Menggunakan cadangan energi berupa lemak tubuh tadi itu ternyata tidak mudah jika kita masing menganut pola makan tinggi karbohidrat. Tubuh kita akan mengolah karbo menjadi glukosa, dan tubuh akan memproduksi hormon insulin yang akan mengubah glukosa menjadi energi. Ketika hormon insulin ini bekerja, tubuh tidak akan mampu menggunakan lemak sebagai bahan bakar.

Konsep sederhana ini banyak yang tidak paham, atau memang dibuat tidak populer dengan berbagai alasan.

Kini pola ketogenic mulai memecahkan kode rahasia tubuh agar memiliki kemampuan untuk membakar lemak, atau yang dikenal dengan ketosis. Tubuh mampu menggunakan lemak, merubahnya menjadi keton, mengedarkan dalam darah untuk digunakan sebagai energi. Kelebihan keton akan dibuang melalui urin maupun keringat.

Kondisi ketosis juga menjaga hormon yang membantu menekan nafsu makan seseorang sehingga dapat mudah membatasi asupan dan membantu penurunan berat badan. Nah, ini ada 7 jurus yang dapat membantu kita menjadi pembakar lemak :

1. Meningkatkan aktivitas fisik & istirahat yang cukup
Olahraga dapat membantu tubuh menjadi ketosis. Ketika kita beraktivitas tinggi, tubuh akan mulai membongkar cadangan glukosa, yaitu glikogen. Tentu jika aktivitas terbatas dan kembali mengkonsumsi karbohidrat/gula, tubuh tidak akan mencapai ketosis dengan sempurna karena glikogen terisi kembali dan tubuh kembali menggunakan glukosa.

Tubuh memerlukan adaptasi dan belajar menggunakan untuk mampu menggunakan cadangan lemak alih-alih glikogen.

2. Mengurangi asupan karbohidrat sampai maksimal 20-50gram / hari
Kunci ketosis akan terjadi ketika tubuh membatasi karbohidrat sehingga membuat tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama, bukan glukosa.

Ketika seseorang ingin mencapai ketosis, baik untuk menurunkan berat badan, terhindar dari diabetes dan komplikasinya, maka perlu mengurangi konsumsi karbohidrat menjadi sekitar 5% dari kalori hariannya.

Tentu sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Toleransi karbohidrat masing-masing orang akan berbeda.

3. Puasa atau skip sarapan
Tidak makan pada periode tertentu dapat membantu seseorang mencapai keadaan ketosis. Misalkan ketika kita berpuasa sunnah atau di bulan ramadhan, bisa jadi tubuh sudah mampu menjadi pembakar lemak.

Di dunia medis dan pola makan dikenal juga istilah intermittent fasting, yaitu membatasi jam makan antara 2-8 jam per hari. Misalkan IF 16/8 : artinya tidak makan selama 16 jam. Tidak makan mulai jam 20.00 dan baru makan jam 12 siang ke esokan harinya.

4. Meningkatkan asupan lemak sehat
Dalam pola makan rendah karbo, kita akan membatasi asupan karbo, dan meningkatkan asupan lemak sehat. Beberapa lemak yang baik dikonsumsi :

  • minyak kelapa
  • minyak zaitun
  • alpukat
  • mentega / butter

Hindari lemak-lemak trans seperti minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak canola.

5. Menguji kadar keton
Kapan kita tahu tubuh kita telah menggunakan lemak / keton? Salah satu metode yang dapat membantu seseorang mencapai keadaan ketosis adalah dengan memantau kadar keton dalam tubuh. Silahkan lakukan beberapa tes yang mengetahui kadar keton di :

  • air seni
  • nafas
  • darah

Silahkan pilih salah satu jenis tes untuk bisa melihat perkembangan pola makan. Tentu akurasi yang terbaik adalah mengechek pada keton darah. Dengan melakan tracking keton, kita dapat melihat hal-hal apa yang benar dan bisa membantu kita mencapai tujuan.

6. Menjaga asupan protein
Dalam diet keto, mengatur agar asupan protein sekitar 20-25% dari kebutuhan kalori harian. Jika kita kelebihan asupan protein, proses ketosis akan terhambat karena sekitar 50% protein juga diubah menjadi glukosa. Sehingga menjaga asupan protein yang rendah akan membantu mencapai ketosis yang optimal.

Ketika berat badan tubuh sudah ideal, asupan protein bisa sedikit ditingkatkan.

7. Mengonsumsi Virgin Coconut Oil atau MCT

Virgin coconut oil akan membantu tubuh beradaptasi menjadi ketosis dengan lebih baik. Kandungan lemak rantai menengah diubah menjadi keton dengan sepat, sehingga membantu tubuh beradaptasi dengan keton tanpa kliyengan dan efek lainnya.

Ketika sudah ketosis, vco seperti vico bagoes juga akam membuat tubuh mempertahankan keadaan ketosis.

VCO juga bermanfaat untuk terapi penyakit yang disebabkan gula darah tinggi, termasuk Alzheimer. Tubuh dapat menyerap VCO / MCT dengan cepat dan mudah. Kemudian liver akan segera merubahnya menjadi keton dan digunakan sebagai energi yang bersih dan efisien

 

Mencapai keadaan ketosis tidak selalu mudah lhoo….

Coba dengan 7 langkah diatas.

Banyak orang yang ingin menjadi pembakar lemak dan mencapai ketosis dengan mengikuti diet ketogenik. Silahkan pelajari di buku Ketogenic Gaya Hidup Revolusioner. Semoga sehat dan bahagia selalu.

 

[su_note note_color=”#ffcc01″]

 

Dapetin info dan menu sehat terbaru disini…

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Setelah lebaran, badan malah jadi lebar?

Setelah lebaran, badan malah jadi lebar?

Puasa kebanyakan orang berhasil menurunkan berat badannya, tubuh lebih ringan, keluhan berbagai penyakit juga sirna. Tapi sering kali setelah lebaran, manfaat puasa bisa hilang dalam sesaat kalau kebablasan.

Yuk kita bahas tips dan trik untuk bisa tetap stay fit setelah lebaran dari foodketo.com

Tentu setelah merayakan idul fitri, yang dilanjutkan dengan silaturahmi ke keluarga, kerabat, dan sahabat, serta liburan panjang bisa jadi kita kehilangan kebiasaan ketika berpuasa. Tentu banyak alasan, misalnya udah tidak puasa, lalu merasa sungkan tidak makan/minum dari hidangan yang disajikan, dan banyak hal-hal lainnya.

Apalagi hidangan selama lebaran dan liburan tentu sangat menggoda ya… seringkali mengandung karbohidrat tinggi dan gula yang berlebihan. Tentu ini tantangan tersendiri bagi kita yang ingin menjaga agar tubuh tetap sehat, berat badan tetap ideal, atau bahkan yang sedang berjuang melawan penyakit yang di derita.

 

hayo siapa yang merasa seperti ini gak?

tentu kesadaran diri kita dan kejujuran itu sangat penting.

Dan akan sangat baik jika kita memiliki kesadaran penuh.

Tidak menyalahkan orang lain ataupun tidak menyalahkan diri secara berlebihan. Ambil tanggung jawab dan siap kembali untuk mengatur diri agar bisa kembali on-the track!

 

Seminggu setelah lebaran adalah waktu yang ideal untuk kita mengevaluasi lagi. Bagaimana berat badan kita? Sudah naik berapa kilo? bagaimana rasa tubuh kita? terasa lebih berat? Jadi mager? Males olah raga? Bagaimana ukuran tubuh dan perut kita? apa sudah merasakan lagi tumpukan lemak?

Tentu kita kembalikan kepada diri kita terlebih dahulu. Sadari kondisi saat ini seperti apa, lalu tanya kembali apa goal dan tujuan sehat kita.

Ada beberapa tips yang bisa kita coba jalankan untuk bisa menjaga diri kita agar tidak kebablasan juga :

1. Pilih menu makanan yang lebih sehat
Tentu di kondisi tertentu ini bukan hal yang mudah. Budaya di Indonesia adalah kita merasa wajib makan ketika bertamu. Berbagai menu tersaji di hadapan kita, yang sering kali mengundang selera kita juga. Tentu sebisa mungkin kita menjaga agar asupan ke mulut kita bukan hanya tentang rasa yang enak, tapi pikirkan juga bagaimana efek ke tubuh kita. Pilih opsi rendah karbo dan makanan/minuman tanpa gula.

Kejujuran itu penting, sampaikan saja dengan cara yang sopan dan baik. Jangan sampai menyinggung orang yang telah menyiapkan makanan untuk kita juga.

2. Batasi porsi & gunakan piring kecil
Di situasi tertentu, kita bisa saja ada dalam kondisi tidak bisa menolak. Tentu bijak saja untuk mengkonsumsinya. Jangan jadikan kesempatan dalam kesempitan lho yaaa… terutama jika kita memang ada penyakit diabetes, atau masalah kesehatan yang sensitif terhadap jenis makanan tertentu. Ambil secukupnya saja sebagai penghormatan kita.

Beberapa menu makanan memang menggoda untuk dikonsumsi sedikit, tapi berulang-ulang. Tentu ini bisa juga membawa kita ke kondisi ketagihan / craving lho! hati-hati aja hehehe….

lebaran3. Mulai lagi pola rendah karbo / keto
Setelah makan banyak selama lebaran, coba atur kembali asupan makanan dengan pola rendah karbo tinggi lemak (diet keto) yaaa! Batasi nasi, mie, roti, tepung-tempungan. Asup kembali lemak sehat dan sayuran.

Saya melihat banyak orang sudah sukses lebih sehat dan langsing selama bulan puasa. Bisa jadi turun 2-3 kg. Tapi begitu lebaran, berat badannya bisa nambah 3-5 kg! Kan sayang banget…

4. Kembali aktif olah raga
Memang olah raga itu berkontribusi kecil terhadap penurunan berat badan. Tetapi olah raga memiliki kekuatan untuk melatih disiplin dan konsistensi diri kita. Sehingga kita juga memiliki will power yang lebih tinggi untuk menjaga pola hidup sehat, mulai dari makan, istirahat, dan terbebas dari stress.

So, mulai lagi aja dari olah raga ringan seperti jalan kaki atau bersepeda biar badan tetap sehat dan bugar. Mumpung masih libur dan WFH!

5. Puasa sunnah
Segera mulai puasa Syawal atau puasa sunnah lainnya aja, karena selain mendapatkan pahala, bisa bikin badan sehat juga lho!

Selain hal diatas, pastikan asup virgin coconut oil yaaa…

Apa yang bisa didapat dari Vico Bagoes?

1. Mengontrol nafsu makan
Kita perlu ingat bagaimana pola ketagihan ketika konsumsi gula / karbo tinggi. Dengan menjaga gula darah dan insulin kita stabil. Dengan bantuan Vico Bagoes, kita menjaga tubuh tetap terasa kenyang, dan bisa membatasi makanan yang kita asup.

2. Pencegahan penumpukan lemak tubuh
Jika insulin kita tinggi, maka proses penyimpanan lemak tubuh akan bekerja, dan menghentikan proses pembakaran lemak. Vico Bagoes mengandung lemak rantai menengah yang cepat diubah menjadi energi yang diperlukan oleh tubuh.

3. Nutrisi penting untuk tubuh
Kandungan asam laurat ini serupa yang ditemukan dalam Air Susu Ibu. Setelah diteliti kandungan ini akan diubah menjadi monolaurin yang bermanfaat sebagai anti virus, anti bakteri, dan anti kuman penyebab penyakit.

 

Tentu menggunakan Vico Bagoes merupakan obat alami yang efektif untuk berbagai masalah obesitas dan kesehatan dengan harga yang terjangkau.

Mau pesan Vico Bagoes? KLIK DISINI

 

Selamat mencoba yaaa! Semoga tipsnya bermanfaat!

Memahami “cylce carbs” dan sensitivitas insulin

Memahami “cylce carbs” dan sensitivitas insulin

Saat ini pola rendah karbo semakin di terima dalam dunia nutrisi. Walau masih banyak yang mempertanyakan misalnya apakah bisa dilakukan dalam jangka panjang, lalu bagaimana dengan insulinnya? apakah ketika menjalankan pola ini tubuh tidak menggunakan lagi hormon insulin, atau bagaimana dengan sensitifitasnya, dan sebagainya.

Sebelum kita melanjutnya perlu sama-sama dipahami dulu, pola ketogenic itu tidak 0% karbo. Artinya karbohidrat akan tetap diasup dalam jumlah rendah. Lalu tidak mungkin tubuh itu gula darah-nya = 0. Range normalnya berkisar 70-100 mg/dL. Selain tubuh menggunakan keton, ketika kondisi ketosis kebutuhan glukosa juga dapat diperoleh dari proses glukoneogenesis baik dari protein maupun lemak.

Lalu bagaimana dengan sensitifitas insulin. Tentu artikel ini tidak akan bisa menjelaskan secara ilmiah dan detail, karena tetap diperlukan penelitian mendalam oleh ahlinya untuk memastikannya. Artikel ini akan membahas dari beberapa sudut pandang dan referensi penelitian saja.

Seperti kita tahu insulin merupakan hormon yang memiliki peran dalam tubuh kita. Secara mendasar insulin digunakan tubuh untuk mengolah gula darah menjadi energi, maupun menyimpan kelebihan gula darah menjadi lemak tubuh untuk disimpan. Inilah kenapa insulin juga dikenal juga sebagai fat storage hormon, atau hormon yang digunakan untuk menyimpan energi dalam bentuk lemak dalam tubuh kita. Sehingga tingkat insulin yang tinggi ini juga berkontribusi terhadap penambahan berat badan dan obesitas jika terus menerus terjadi.

Bahkan dalam banyak penelitian terbaru muncul istilah resistensi insulin, atau menurunnya kemampuan insulin untuk dapat melakukan tugas utamanya. Dalam hal ini akan muncul berbagai masalah kesehatan yang dikenal dengan diabetes maupun berbagai komplikasi dari diabetesnya. Dalam hal ini, diet ketogenic akan sangat membantu mengontrol gula darah sekaligus insulin dan sensitivitas insulin kembali.

Lalu apakah perlu melakukan siklus karbo, atau dikenal juga sebagai carb cycle?

Tentu saya tidak bisa menjawabnya dengan pasti benar 100% ya. Tapi dari pengalaman pribadi dan berbagai sumber referensi, kita bisa meningkatkan kembali sensitivitas insulin dengan meningkatkan asupan karbo sampai sekitar 100gram net per harinya. Jadi bukan asup full karbo tak terbatas lho!

Banyak orang tidak menyadari bahwa sebenarnya pola ketogenic akan memberikan keseimbangan baru dan optimalisasi terhadap sensitivitas insulin. Ketika tubuh mengurangi karbo, maka tubuh dapat me-reset ulang kebutuhan insulin yang berbeda dibandingkan ketika banyak mengasup karbo. Sebenarnya dalam situasi yang sama, jika seseorang telah menjalankan pola ketogenic 1-2 tahun, bisa juga melakukan adjust atau setting ulang untuk membantu tubuh merespon insulin kembali.

Tentu dalam hal ini bukan tentang glukosa dan keton sebagai sumber energi saja. Secara holistik kita akan banyak berexpermen tentang hormon tubuh juga. Dalam pola ketogenic kita akan mengkonsumsi rendah karbo dan tinggi lemak sehingga tubuh kita dapat beradaptasi menggunakan keton dengan baik dan diubah menjadi energi tanpa insulin.

Dengan meningkatkan asupan karbo / glukosa, tubuh akan merespon kembali insulin dengan kadar yang lebih tinggi. Sama halnya di awal diet ketogenic tubuh akan memproduksi keton berlebihan sehingga bisa muncul seperti keto rush, bau keton berlebihan, kliyegan beberapa waktu, hingga akhirnya tubuh bisa menyesuaikan dan menggunakan keton dengan optimal dan kita bisa merasakan energi yang luar biasa.

Banyak orang yang terlalu fanatik mengatakan jangan lagi konsumsi karbohidrat tentu berlebihan juga. Selama kita bisa menjaga jumlah asupan netcarb, telah melakukan tracking dengan baik, melakukan pengukuran parameter kesehatan secara rutin, tidak ada masalah riwayat medis seperti gula darah tinggi, maka akan baik utnuk bisa memberikan tubuh untuk beradaptasi kembali dengan glukosa. Anda akan bisa merasakan manfaat pola ketogenic dan tetap on the track terhadap tujuan sehat yang ingin diraih.

Ada juga intilah flexible metabolism, yaitu ketika tubuh sudah dapat beradaptasi dengan mudah untuk menggunakan glukosa maupun keton. Cycle carbs bisa juga digunakan sebagai sarana untuk pit stop dan bisa digunakan juga ketika kita akan melakukan aktivitas fisik & olahraga yang cukup intens karena glukosa yang dikonsumsi dapat segera digunakan untuk menjadi energi.

Dalam pola ketogenic akan menciptakan kondisi tubuh yang efisien dan memiliki kemampuan optimal menggunakan lemak tubuh sebagai sumber energi. Tentu membuat rencana akan sangat bijak, dan kita bisa merespon hal-hal fisik ataupun perasaan kita dengan lebih “berkesadaran”.

Tentu kita sudah mengetahui, bahwa proses ketosis akan berhenti ketika dalam tubuh memiliki kadar gula darah yang tinggi, sehingga ketika melakukan carb loading, kita bisa melakukan adjustment dengan puasa, interminttent fasting, olah raga, serta pengelolaan istirahat dan tidur dengan baik.

Semoga bermanfaat.

Haruskah berbuka dengan yang manis?

Haruskah berbuka dengan yang manis?

Di bulan Ramadhan ini sering denger ayo “berbukalah dengan yang manis”.

Nah ini benar, atau sekedar mitos?
Apakah ini baik untuk tubuh? atau malah sebaliknya?
Bagaimana sunnahnya?

Yuk kita bahas beberapa hal diatas agar semakin jelas agar kita dapat mendapatkan manfaat lengkap dari ibadah puasa di bulan Ramadhan ini.

Mulai dari kebiasaan, budaya sampai iklan

Kenapa makanan manis identik menjadi takjil berbuka? saya belum bisa membahas tentang sejarahnya, tapi siapa yang tidak kenal dengan jingle minuman kemasan : “berbukalah dengan yang manis”. Atau kita lihat berbagai jenis makanan untuk ta’jil atau iftar berupa minuman / makanan yang manis seperti es buah, sirup, es cendol, dan banyak lagi pilihan yang di jajakan menjelang berbuka selama bulan Ramadhan.

Sekarang coba kita pelajari tentang hadist berbuka puasa. “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan kurma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan kurma kering, jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air.” (HR. Ahmad, Abu Dawud)

Intinya adalah berbuka dengan kurma (basah ataupun kering) atau satu tegukan air, tidak ada hadis yang secara khusus menerangkan tentang berbuka dengan makanan atau minuman yang manis. Entahlah bagaimana kini banyak orang jadi percaya berbuka harus dengan makanan atau minuman yang manis.

Tentu ini sangat terkait dengan ilmu nutrisi modern yang menganggap gula / glukosa-lah satu-satunya bahan bakar untuk tubuh manusia. Sehingga mengasup makanan manis ketika berbuka menjadi wajib. Bahkan sering kali, berbuka kita menjadi berlebihan dalam konsumsi gula dan karbo olahan.

Tentu berpuasa memiliki efek menurunkan cairan, dan elektrolit dalam tubuh. Terkait gula darah bisa jadi menurun, tetapi untuk orang normal, rasanya tidak akan sampai dibawah batas normal 80-100 mg/dL. Dan secara alamiah tubuh sendiri sebenarnya bisa menghasilkan glukosa dalam tubuhnya sendiri atau yang dikenal dengan istilah glukoneogenesis (silahkan baca detailnya di buku Ketogenic Gaya Hidup Revolusioner).

Apa yang terjadi ketika berbuka puasa dengan yang manis?

Tentu bagi orang-orang yang memiliki kecenderungan gula tinggi / pre diabetes (diatas 120 mg/dl), berpuasa umumnya terasa lebih berat karena ada rasa “ngidam” akan glukosa, sehingga merasa memerlukan mengasup gula ketika berbuka. Padahal efek puasa bisa menjadikan gula darah normal itu sangat bermanfaat dan mengatasi kasus pre-diabetes-nya.

Sayang banyak orang yang tidak peduli mengukur gula darahnya karena dianggap tidak masalah. Padahal ini bisa memicu keparahan yang lebih tinggi jika tidak segera ditangani.

Bagi orang yang normal ataupun sudah menjalankan pola rendah karbo sehingga gula darahnya relatif stabil, dan mampu secara efisien menggunakan keton, tidak akan merasa craving berlebihan ketika berpuasa. 1 butir kurma sudah mencukupi dan menjaga agar asupan gula tidak berlebihan, lalu mengkonsumsi air untuk mengembalikan hidrasi dan cairan tubuh.

Apa efek samping jika mengasup gula berlebihan ketika berbuka?

Sayangnya, karena mitos berbuka dengan yang manis, banyak orang menyantap makanan minuman manis berlebihan ketika berbuka. Mulai minumannya, ada juga snack-2nya yang kaya akan tepung dan karbohidrat sederhana. Hal ini akan melonjakkan kadar gula darah dengan cepat yang tidak sehat. Hal ini juga membuat tubuh cepat merasa lapar dan akhirnya memicu makan berlebihan.

Bagi orang-orang yang obesitas, prediabetes, maupun sudah diabetes, terkait menu berbuka perlu diperhatikan dengan serius. Konsumsi makanan manis harus tetap dibatasi dan tidak boleh berlebihan.

Bagaimana cara berbuka agar tidak gendut?

Tuntunan berbuka dari Nabi Muhammad SAW sudah sangat baik. Kurma segar atau murni mengandung karbohidrat kompleks, yang cukup untuk mengembalikan energi ketika berpuasa. Jika tidak ada kurma, air putih juga pilihan yang baik. Setelah membatalkan puasa, lanjutkan dengan doa berbuka puasa, lalu sholat magrib.

Beberapa menu rendah karbo lain untuk berbuka bisa juga berbuka dengan kelapa muda, buah-buahan, atau kolang-kaling, namun jangan ditambahi sirup atau pemanis lain agar kita bisa menjaga gula darah tetap stabil.

Apa boleh makan rendah karbo tinggi lemak ketika berbuka?

Setelah membatalkan puasa dan sholat magrib, saat makan berbuka. Ada beberapa orang yang menyarakan menghindari makanan berlemak seperti santan. Apa benar seperti itu?

Seperti kita ketahui, santan kandungannya adalah mirip dengan Air susu ibu yaitu lemak rantai menengah (MCFA) yang cepat diubah menjadi energi keton. Sehingga asumsi santan itu lama dicerna tentu tidak benar.

Jika memerlukan energi instant yang lebih tinggi 1 sendok makan VCO ataupun MCT juga sangat membantu lho.

Dari pengalaman penulis dan testimoni banyak orang yang sudah menjalankan pola ketogenic, dengan mengasup rendah karbo menjadikan tubuh lebih segar. Ketika di pagi hari pun aktivitas bisa berjalan dengan baik, tidak terasa lesu dan lemas. Energinya terasa lebih tinggi dibandingkan kalau makan tinggi karbo.

Ketika berbuka dengan menu rendah karbo, terasa juga cepat kenyang dan penuh energi. Sehingga ketika berpuasa bisa menjalankan banyak ibadah dan amalan sunnah dengan banyak karena berenergi.

Tentu informasi tentang keton serta pola makan rendah karbo ini masih terbatas, sehingga banyak orang yang belum sepenuhnya memahami. Tubuh memang menggunakan glukosa sebagai energi, tetapi tubuh juga memiliki kemampuan menggunakan keton sebagai energi juga.

Manfaat pola rendah karbo ketika puasa

Cukup banyak mitos-mitos dan keyakinan tentag pola makan ketika berpuasa. Misal kalau sahur harus makan banyak biar gak lemes, atau berbuka yang manis. Tentu dengan mempelajari nutrisi dan pola makan yang terkini, kita bisa melihat pola makan rendah karbo ataupun ketogeni akan banyak mengoptimalkan puasa kita.

Apa saja manfaatnya?
– Simple ketika sahur maupun berbuka
– Menjaga gula darah tetap stabil
– Tetap berenergi di pagi, siang, dan sore hari
– Berbuka tidak craving
– Tidak mengantuk dan lemes setelah berbuka puasa

Kelebihan gula / tinggi karbo ketika berbuka bisa berdampak meningkatkan gula darah dan insulin setelah makan. Jika sudah begitu, alih-alih badan segar, kamu justru akan merasa lemas dan ngantuk setelah berbuka puasa, akibatnya sholat tarawih dan ibadah lainnya jadi malas.

Bahkan jika tidak memperbaiki pola makan, justru akan berujung pada kenaikan berat badan setelah bulan Ramadhan. Padahal jika dilakukan dengan pola makan yang baik dan benar, berpuasa cukup efektif dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan level kesehatan kita.

[su_note note_color=”#ffcc01″]

 

Mau tahu cara pola makan langsing sehat???

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Apa yang bisa dipelajari dari diet Tya Ariestya?

Apa yang bisa dipelajari dari diet Tya Ariestya?

Clickbait nih!

hahhaha…
ya, namanya blog harus ikut bikin konten yang kekinian dong.
sesekali bahas gosip biar seru.

Sebenarnya ini bukan niatan sih, tapi dari pada nanya, pada penasaran, dan jawab sembunyi-sembunyi, mending langsung aja bikin di blog ini, sekaligus kita ambil sisi positif-nya. Jangan cuma ngeritik aja, jadi baper, atau yang cuma ngejulid-in ya gaes…

Bagi saya pribadi, Tya Ariestya ini layak di apresiasi karena telah berhasil merubah dirinya menjadi lebih sehat. Itu menurut saya hal positif yang kita bisa ambil. Dia walk the talk, dan membuktikan dia bisa “merasa” lebih sehat dan berhasil menurunkan berat badannya.

ada orang lain yang cuma ngomentarin doang, tapi gak berbuat apa-apa kan….

Ok, kita mulai ya. Sebagai disclaimer, materi ini saya buat setelah melakukan riset dari google, youtube, serta beberapa artikel berita yang sudah dimuat beberapa media, termasuk media gosip.

Dari bahan-bahan tersebut, saya akan mengambil pelajaran dari sisi positif-nya serta beberapa catatan yang akan saya ulas dibagian akhir. Jadi pastikan baca lengkap biar gak gagal paham.

saya ingat kata seorang guru saya.
orang pintar itu mengambil pengalaman dari hidupnya.
orang cerdas itu mampu mengambil pengalaman orang lain untuk hidup lebih baik.

semoga sahabat semua bisa merenungkan hal tersebut dan menuliskan di komentar.

Okay, kita mulai saja membahas hal apa yang kita bisa pelajari dari Tya Ariestya

1. Punya motivasi kuat
dari beberapa penjelasannya saya menangkap bahwa Tya Ariestya tidak sekedar pengen langsing. Tapi dia membutuhkan agar tubuhnya bisa lebih langsing. Tentu sebagai selebgram, penampilan itu penting banget. Mungkin beberapa waktu sebelumnya dia tidak menjadikan penampilan sebagai prioritas karena fokus pada kehamilan dan menyusui kedua anak-nya yang lucu-lucu. Setelah anaknya sudah mulai besar, lalu dia mulai melihat tubuhnya kini sudah lebih “berisi”, dan mungkin juga atas saran dari suami-nya, sehingga Tya Ariestya merasa perlu untuk bisa kembali ke berat badan idealnya. Ini cuma tangkapan saya di beberapa video youtube-nya lho ya. belum dikonfirmasi secara langsung.

Saya sangat yakin, ketika seseorang memiliki motivasi, goal yang jelas, maka dia akan berusaha maksimal agar tujuannya tercapai. Kalau cuma ikut-ikutan trend aja, biasanya memang akan sangat sulit tercapai.

2. Disiplin
Dari beberapa video yang diunggah, menurut saya itu merupakan public komitmen buat seorang Tya Ariestya. Dia tentu tidak mau gagal, atau akan malu jika gagal menurunkan berat badannya. Apalagi dengan jutaan follower di IG maupun subscriber youtube-nya, dia ingin menunjukkan dia bersungguh-sungguh dan disiplin untuk menjadi lebih langsing.

Beberapa kali video dia tunjukkan lagi jalan 45 menit setiap hari! ya setiap hari (katanya ya…)

coba kamu bisa gak dalam 30 hari full jalan kaki 45 menit tanpa bolong?

Kalau bisa, maka kamu termasuk orang yang memang punya tingkat disiplin tinggi. Selain jalan kaki, beberapa kali dia juga menjelaskan tentang NO CHEATING. Alias terus konsisten dengan menu yang sudah dikonsulkan dengan dokter gizi juga. Ayoooo, siapa yang ngaku diet, tapi begitu kongkow atau jalan jalan ke mall langsung tergoda mlipir buat cheating hehehehe….

3. Ke Nutrisionist dan prinsip diet
Tentu Tya Ariestya melakukan diet ini dengan berbagai pertimbangan dan konsul dengan dokter gizi (sesuai penjelasan di video-nya). Dia berinvestasi sekitar 500-1,5 jt / visit ke dokter untuk konsul. Sebulan sekitar 2x untuk memonitor perkembangan dietnya. Tentu ini sangat bagus. Apalagi buat pembaca yang memang mau diet untuk terapi tentu harus konsultasi dengan professional untuk bisa memonitor perkembangan dengan baik.

Lalu apa sih yang dilakukan dokter dalam hal ini?

Dari beberapa pengalaman saya mempelajari pola pelangsingan, konsep dari diet Tya Ariestya adalah dengan “Prinsip kalori defisit”. Artinya bagaimana kalori yang keluar lebih besar dibandingkan dengan kalori masuk. Sebenarnya kalau mau mendalami seperti pola ketogenic bisa lebih dalam lagi karena tidak sekedar melihat kalori, tetapi bagaimana sumber kalorinya dan hormonal yang bekerja dalam tubuh lho!

4. Atur porsi dan atur waktu makan
Selanjutnya dokter gizi atau nutrisionis berdasarkan keterangan pasien, akan membuatkan menu makanan harian buat Tya Ariestya. Menghitung estimasi BMR harian, lalu menghitung menu harian tersebut agar terjaga kalori yang keluar selalu lebih besar. Misal dibuatkan menu lengkap 1 bulan : sarapan apa, snack pagi apa, makan siang apa, snack sore apa, makan malam apa. Pembuatan menu ini tentu juga disesuaikan dengan jenis makanan yang disuka si pasien tentunya.

Selanjutnya setiap 2 minggu Tya Ariestya akan ke dokter untuk konsul, disana tentu akan di cek beberapa parameter standar klo kita ke dokter, misal berat badan, tensi, lingkar tubuh, dll.

5. Jenis Makanan & Minuman
Jika dipelajari dari beberapa menu yang di share, sebenarnya tidak terlalu spesial. Karena memang ahli gizi yang menangani masih menggunakan pola tradisional calori in calori out. Secara menu diet Tya Ariestya ini menghindari tepung dan gula. Hal ini tentu sangat bagus sekali ya. Kita tahu bahwa 2 bahan tersebut memang sangat berkontribusi terhadap obesitas dan penyakit cardiovaskuler.

Dia sendiri juga membatasi makan nasi, cukup 2-6 sendok makan saja. Dan tentu, kembali lagi di point 5 adalah sistem pengaturan porsi yang disiplin. Kembali lagi, prinsipnya ini hanya kalori in kalori out biasa saja.

Memang ada berita yang simpang siur, misalnya hanya mengkonsumsi 300 kalori saja perhari. Ini saya tidak temukan di beberapa penjelasan Tya Ariestya. Selain itu terkait sayur menghambat penurunan berat badan ini saya juga tidak temukan. Sampai tulisan ini di post, saya belum baca buku-nya juga. Kalau teman-teman ada info juga silahkan infokan melalui kolom komentar yaaaa….

Untuk minuman juga jelas banget, dia tidak konsumsi minuman dengan gula dan tidak konsumsi ice cream.

6. Aktivitas fisik dan istirahat
Memang Tya Ariestya bukan penggemar olahraga, tapi dia disiplin untuk jalan kaki 45 menit tiap hari. Itu perkiraan sih bisa antara 3-5 KM setiap harinya. Menurut saya itu udah bagus dan cukup membantu metabolisme tubuh juga. Dia juga sedikit menyinggung tentang pentingnya tidur. Tentu keduanya sangat mendukung untuk kesehatan dan penurunan berat badan.

Lalu kenapa sampai heboh di social media ya?
Sampai ada yang ribut take down lah, menghujat begini begitu lah, sampai pakai istilah hancurnya gizi di Indonesia lah, dsb….

menurut saya itu semua cuma strategy viral aja!
misal seperti akun yuliabaltschun memanfaatkan dengan cari sensasi lah…
udah tahu kan kalau kebanyakan… iya kebanyakan orang Indonesia itu kan suka sesuatu yang heboh, bikin kepo, sensasional dan semacamnya. Tujuannya cuma popularitas aja kok…

ya, memang ada niat untuk edukasi, tapi menjadi viral itu kayanya buat selebgram emang penting banget.

Lalu bagaimana saya pribadi menanggapinya?

Saya sih biasa aja. Seperti yang ditulis diatas juga. Target tulisan ini mendapatkan pembelajaran dari diet Tya Ariestya. Kalau tulisan ini bisa ramai, ya lumayan juga lah bisa dapet tambahan visitor hehehe…

Saya juga mengucapkan selamat atas suksesnya diet kak Tya Ariestya. Semoga selalu sehat dan bugar.

Lalu, sebagai penulis buku ketogenic gahire dan Coach Ketogenic Indonesia, saya pribadi melihat jika pola makan tersebut di kombinasikan dengan pola rendah karbo, dan tinggi lemak tentu akan lebih maksimal. Dan di level berikutnya tantangan itu bukan lagi menurunkan berat badan lho. Tapi bagaimana bisa menjaga kesehatan tubuh dan kita tetap bisa fun. Seperti yang dikatakan berulang kali oleh dokter tan, dia benci kata diet, lebih tepat pola hidup sehat. Tentu saya sendiri sangat sepakat.

Beberapa hal yang perlu diluruskan adalah terkait asupan yang sangat rendah, atau istilahnya di diet very low calorie diet.

Sebenarnya dalam pola diet, idealnya kalori defisit cukup antara 10-30% saja. Jika lebih dari itu, apalagi dilakukan secara terus menerus tentu akan berakibat kurang baik dan tentu menggagalkan diet juga. Tubuh bisa beralih juga menjadi survival mode sehingga menurunkan level metabolisme.

Ada beberapa sumber mengatakan Tya hanya konsumsi 280-500an kalori, tentu hal ini sudah termasuk ekstrem, karena secara umum kita memerlukan sekitar 1500-2000 Kcal seharinya.

Selain bisa menggagalkan diet, asupan kalori yang sangat rendah tentu bisa mengakibatkan kita kekurangan gizi. Tidak saja makro nutrisi, seperti lemak-protein-karbo, kemungkinan besar tubuh juga akan defisit mikronutrisi seperti vitamin dan mineral.

Jika pola sangat rendah kalori ini dilakukan jangka panjang tentu bisa berbahaya. Efeknya bisa menggerus otot, rambut rontok, kuku pecah, bibir pecah, dan kulit keriput.

Nah, itulah kenapa di diet ketogenic kita lebih fokus pada sumber asupannya. Bukan sekedar defisit kalori yang hanya bisa dilakukan jangka pendek, dan tentu kita sendiri akan menderita. Kita mau pola makan yang membuat kita kenyang, berenergi, dan tentu makin sehat dalam jangka panjang.

Oh ya, kini di kalangan diet keto ada istilah flexible metabolism. Artinya tubuh kita ini sudah mencapai keseimbangan baru dimana kita bisa menggunakan glukosa dan keton secara efisien.

Terakhir ada 1 hal yang paling saya TIDAK SETUJU dengan diet Tya Ariestya ini adalah : menghindari minyak dan santan. Kenapa? Indonesia ini kaya akan kelapa. Kelapa tersedia di mana-mana, harganya terjangkau, rasanya enak, dan pastinya kaya akan nutrisi yang luar biasa.

Memang banyak orang yang tidak tahu, atau yang lebih parah tidak mau tahu manfaat dari kelapa ini. Jadi jika kak Tya Ariestya mau konsumsi santan dan minyak kelapa, tentu akan membantu dietnya lebih baik lho. Energi dari keton yang dahsyat, gak mudah lapar, selain itu kandungan asam laurat yang mirip dengan ASI tentu memberikan nutrisi yang luar biasa untuk tubuh.

Oke, itu dulu kabar gosip hari ini. semoga sehat selalu.

[su_note note_color=”#ffcc01″]

 

Mau tahu cara diet bebas kelaparan???

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

7 Jenis minyak yang harus dihindari…

7 Jenis minyak yang harus dihindari…

Kini kita mulai memahami lebih dalam tentang pentingnya lemak untuk kesehatan. Lemak essensial harus kita dapatkan dari makanan, karena penyerapan nutrisi dan vitamin memerlukan lemak sebagai carriernya.

Lemak juga terbukti sebagai sumber energi yang bersih dan efisien.

Tetapi ternyata kita harus mengetahui juga bahwa “tidak semua jenis lemak itu sama!”

Bahkan banyak kita tidak menyadari ada jenis lemak yang sangat terbatas untuk dikonsumsi karena bisa memberikan efek negatif pada tubuh.

Dari banyak penelitian, ternyata jenis lemak / minyak yang tinggi Omega 6 HARUS dihindari.

Ini beberapa jenis lemak yang kandungan Omega 6-nya tinggi :

  • Minyak kedelai
  • Minyak canola
  • Minyak jagung
  • Minyak kacang
  • Minyak bunga matahari
  • Minyak biji kapas / cottonseed
  • Minyak grape seed

Di Indonesia, minyak diatas memang tidak terlalu populer, walau beberapa diperkenalkan sebagai minyak sehat.

 

Lalu berikutnya, minyak apa yang bagus untuk digunakan?

Pertanyaan yang bagus.

 

Berikut ini jenis minyak yang bisa digunakan :

1. Minyak Zaitun – Minyak zaitun mengandung antioksidan dan dikenal dapat meningkatkan kesehatan. Gunakan secara langsung, dan jangan digunakan untuk menggoreng karena titik asapnya rendah.

2. Mentega / Butter – merupakan sumber vitamin A, D, E, dan asam linoleat. Idealnya pilih mentega organik grassfeed.

3. Minyak Kelapa & Virgin Coconut Oil – Minyak dari kelapa ini sudah terkenal memiliki manfaat luar biasa untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Memiliki kandungan asam laurat tinggi. VCO sangat ideal untuk diasup secara langsung, ataupun untuk menumis dan minyak kelapa baik untuk digunakan untuk menggoreng.

Bagaimana dengan minyak goreng dari sawit?

Secara umum minyak sawit juga lebih aman digunakan dibandingkan 7 minyak diatas.

Silahkan manfaatkan jenis minyak yang sehat dan gunakan metode memasak yang tepat sehingga menghasilkan makanan yang bernutrisi bagi tubuh kita. Ingat lemak sehat itu diperlukan semua orang. Apapun pola dietnya lho… ada yang diet atkins, diet keto, diet vegan, diet mediterania, apapun itu pasti memerlukan lemak sehat.

Oh ya, kalau perlu Virgin Coconut Oil, pastikan pilih Vico Bagoes ya….

Junk Keto Food dan Dirty Keto?

Junk Keto Food dan Dirty Keto?

Pernah dengar istilah Junk Food?
Pasti pernah ya.

Tapi kita sekarang juga perlu perhatian tentang “Junk Keto Food” atau bisa juga disebut “dirty keto” ?

Ternyata setelah kita dalami terutama yang sudah menjalani pola rendah karbo ini pasti mulai memahami ada makanan yang “keto friendly” tapi tidak bergizi….

mungkin bisa di sebut juga “junk keto food”

Munkin kita tetap bisa mencapai ketosis, bisa juga menurunkan berat badan, tetapi dengan mengabaikan nutrisi penting kita akan ada hal-hal yang hilang. terutama terkait dengan kekayaan mikronutrisi, microbiome tubuh ataupun mineral.

Bagaimanapun juga, kehidupan modern saat ini penuh dengan makanan instant dimana-mana. Mudah didapatkan, instant, rasanya enak, harganya terjangkau, dan hal lainnya…

Tapi tentu nya, dalam jangka panjang pola tersebut bisa jadi akan menjadi kebiasaan yang kurang baik.

Terutama untuk kasus obesitas tinggi, ataupun untuk terapi, haruslah menyiapkan waktu khusus untuk mempelajari dan mengexplore pola makan “clean eating keto”.

Saya pribadi yang juga sangat fokus untuk mempelajari tentang bahan pangan organic, terkadang juga sedih melihat penggunaan bahan olahan berlebihan di menu keto.

Saya pribadi memilih mengasup makanan non keto, dengan jumlah terbatas dibandingkan mengkonsumsi makanan “buatan” yang rendah karbo. Maksudnya bagaimana?
Misal saya sedang pengen duren misalnya.
ya saya pilih makan duren asli dengan membatasi asupannya, mengelola waktu makan, dan re balance (olahraga&puasa) dibandingkan mengkonsumsi “duren-durenan” ketofriendly.

So, penting untuk kita juga mengenali tubuh kita. Bisa jadi juga tubuh kita memiliki alergi juga terhadap jenis makanan tertentu. Lalu pilih makanan yang sesuai dan essensial bagi tubuh kita.

Lalu bagaimana dengan pola diet keto yang baik?

Mungkin lebih tepatnya dengan membuat komposisi “clean keto” ataupun “real food”

Fokus kepada makanan yang dekat dengan bentuk aslinya, dan diproses minimalis atau organic. Mengatur menu sehingga tetap terjaga 20-50 net carb (atau disesuaikan dengan tujuannya), asupan protein moderat 15-20% kalori harian, dan mendapatkan kalori dari lemak sekitar 70% dari kalori harian.

Pola rendah karbo, akan menjadikan tubuh kita ketosis, yaitu metabolisme di mana tubuh juga menggunakan lemak / keton sebagai sumber energi. Dengan menjadikan tubuh kita ketosis, kita akan dapat merasakan tubuh kita mulai juga menggunakan lemak tubuh sebagai energi, dan tentunya menjaga kadar gula normal secara stabil. Tentu dari beberapa riset melihat efek positif lain terhadap metabolic syndrom dan fungsi terapi.

Pilihlah menu keto dari bahan yang berkualitas. Dari ternak dan sayuran organic misalnya. Dalam pola “clean keto” juga meminimalkan makanan olahan walau telah di klaim ketofriendly. Saya sangat sepakat untuk menghindari 5P dalam makanan kita. 5P itu Penguat rasa, Pemanis, Pengawet, Pewarna, dan Pengental yang non organic. Dari beberapa referensi olahan susu seperti keju juga perlu dibatasi.

Memang nampaknya repot kalau harus belanja sendiri, memasak sendiri, dibandingkan membeli makanan instant / kemasan yang siap makan, dan bisa jadi rasanya lezat. Apalagi kini bisa kita temui “junk food” yang dilabeli keto. Misalnya mie instant keto, pizza keto, burger keto, tart keto, cupcake keto, soda keto, dan sebagainya.

Mungkin sesekali, fashion food ini bisa membuat diri kita fun. Tetapi jika kita tidak menyadari dan menjadi kebiasaan tentu bisa berakibat kurang baik juga bagi kesehatan kita. Sangat potensi makanan tersebut membuat kita kekurangan vitamin dan mineral essensial yang dibutuhkan tubuh.

Tentu dengna memilih makanan real food dan “clean eating” kita bisa memenuhi kebutuhan kalsium, magnesium, seng, asam folat, dan vitamin C, D, dan K.

Memang benar nutrisi vitamin dan mineral bisa kita suplementasi, tetapi tubuh akan dapat mencerna dan memanfaatkan secara optimal jika berasal dari makanan asli.

Kembali lagi, pilihan sehat itu ada di diri kita masing-masing.

Jadi kesimpulannya :

Dalam menjalankan pola hidup sehat, ketogenic adalah alternatif yang unik dan menarik. Fokus pada makanan tinggi lemak, bergizi, dan real food – meminimalisasi olahan dan sebisa mungkin menghindari makanan dengan 5P.

Asup juga sayuran rendah karbo seperti bayam, kangkung, brokoli – sebagai pengaya vitamin dan mineral, termasuk serat sehat. Terutama yang menjalankan pola ketogenic ini untuk terapi, idealnya selalu konsul dengan dokter / professional yang menangani, sehingga bisa termonitor, terhindar dari efek negatif seperti peningkatan risiko penyakit maupun kekurangan nutrisi.

Semoga bermanfaat dan sehat selalu

[su_note note_color=”#ffcc01″]

 

Dapetin cara diet yang bener

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Vico Bagoes : 7 Cara Untuk Membuat Diet Lebih Optimal

Vico Bagoes : 7 Cara Untuk Membuat Diet Lebih Optimal

Asupan lemak sehat dalam diet akan memberikan banyak manfaat, termasuk dengan konsumsi Vico Bagoes. Silahkan pelajari cara mengkonsumsinya di artikel ini.

Apakah merencanakan untuk menjalankan pola makan yang lebih baik?
Apakah itu rendah karbo, atau paleo, atau keto, atau clean eating, dan sebagainya…

Tentu semuanya penting untuk mengasup lemak sehat. Tubuh kita memerlukan essential fatty acid yang didapatkan dari makanan. Dan tentu sahabat pembaca pernah mendengar bahwa Virgin Coconut Oil itu dapat memberikan menfaat kesehatan yang luar biasa. Populer dengan sebutan VCO merupakan minyak kelapa murni yang kaya akan kandungan rantai lemak menengah atau medium-chain triglycerides. Lemak ini telah banyak diriset memberikan manfaat untuk membantu penurunan berat badan, peningkatan energi, dan mengurangi keinginan ngemil.

Tapi jelas manfaat vco seperti Vico Bagoes adalah asupan lemak sehat. Tentu lemak sendiri merupakan sumber energi keton yang efisien dan bersih. Riset juga menunjukkan VCO memberikan efek langsung pengoptimalan tubuh untuk membakar lemak.

Bagaimana kita bisa memanfaatkan Vico Bagoes untuk rutinitas harian sehingga kita tetap sehat dan mengoptimalkan diet kita agar bisa mencapai tujuan sehat yang diinginkan :

1. Asup sebelum beraktivitas ataupun berolahraga

Vico Bagoes memiliki kandungan lemak yang berukuran kecil dan dapat bergerak cepat untuk diubah menjadi energi. Ini menjadikan Vico Bagoes dapat meningkatkan performance energi baik untuk bekerja maupun olah raga.

Apakah untuk bekerja di kantor, ibu rumah tangga yang memasak ataupun membereskan rumah, ataupun untuk latihan, lari, bersepeda ataupun olah raga beban, kandungan di vco akan sangat bermanfaat.

Waktu terbaik untuk mengonsumsi Vico Bagoes sekitar 10-30 menit sebelum beraktivitas. Mulai saja dari dosis rendah sekitar 1 sendok teh, lalu bertahap bisa naik 1 sendok makan sesuai toleransi tubuh kita.

2. Gunakan ketika Intermiten Fasting ( ataupun puasa sunnah )

Puasa intermiten (IF) atau menggunakan jendela makan merupakan cara tubuh untuk bisa menggunakan lemak tubuh. Cara paling populer adalah dengan pola 16/8 artinya 16 jam tidak makan mulai jam 8 malam sampai jam 12 siang, dan 8 jam jendela makan antara jam 12 siang sampai jam 8 malam.

Tentu beberapa orang yang belum pernah berpuasa ini bukan hal yang mudah, karena akan merasa kelaparan dan kekurangan energi. Nah dengan konsumsi Vico Bagoes, akan membantu kita mendapatkan energi tanpa efek peningkatan gula darah ataupun insulin. VCO cepat diubah menjadi keto ketika diasup. Vico Bagoes mengandung rantai lemak C8 – C10 dan C12.

3. Kelezatan Bulletproof Coffee

Pernah mendengar istilah BPC atau kopi keto? Sebenarnya minuman ini merupakan campuran antara kopi, mentega, heavy cream atau santan dan Vico Bagoes.

Minuman ini cocok dikonsumsi pagi hari agar untuk menggantikan sarapan yang tinggi karbo dan gula. Kandungan dalam BPC ini dapat meningkatkan ketosis, rasa kenyang, fokus, dan menjaga gula darah stabil. BPC ini bisa dinikmati ketika dingin ataupun hangat sesuai selera.

4. Campuran di smoothie sayur maupun latte

Bagaimana jika terbiasa konsumsi jus sayur? tentu sangat bagus sekali menambahkan Vico Bagoes di smoothie ataupun latte yang rendah karbo. Tentu ini juga alternatif sehat dan mengenyangkan jika Anda sedang terburu-buru berangkat sekolah atau kerja.

Dengan menambahkan VCO ke minuman pagi, akan membuat kita kenyang selama berjam-jam, sehingga kita bisa lebih produktif belajar dan berkarya dibandingkan gelisah cari cemilan di kantin.

5. Campurkan dengan Salad

Banyak salad yang dibeli di supermarket tidak ketofriendly karena sausnya tinggi gula. Tentu akan lebih baik kita membuat sendiri salad dressing seperti mayonaise dengan bahan rendah karbo. Tentu bisa menggunakan kuning telur dan Vico Bagoes.

Berikut beberapa ide salad dressing :

– Thousand Island Dressing : Kombinasi dari mayonaise, cuka apel, bawang bombay + acar, stevia, garam + merica, Vico Bagoes.
– Caesar Dressing : campurkan mayonaise, mustard, ikan teri giling, bawang putih cincang, jus lemon, garam + merica, dan Vico Bagoes.

Fakta menarik: Lemak dalam saus salad membantu penyerapan nutrisi dari sayuran lho!

6. Membuat Cemilan Rendah Karbo Tinggi Lemak (FatBomb)

Apa sih fatbomb itu?
Ini adalah cemilan bagi yang suka gelisah buat ngunyah. Dengan mengasup fatbomb ini akan membuat kita segera kenyang dan tidak lagi pengen ngemil. Beda dengan cemilan tinggi gula dan karbo olahan yang memang di desain untuk bikin kita kecanduan.

Bahan umum untuk fatbomb ini menggunakan mentega, cream cheese, santan kental, selai kacang, kacang almond, kwaci, lemak coklat, dan coklat murni 90-100%. Dan pastinya untuk menambah kandungan lemak sehatnya, tambahkan MCT ataupun Vico Bagoes

Kami memiliki beberapa ide fatbomb :
– Fatbomb santan coklat
– Fatbomb almond coklat
– Fatbomb santan strawberry
– Fatbomb santal avocado

Untuk membuatnya tidak perlu di oven, cukup dicampur semua bahan, lalu dicetak, dan disimpan di freezer!

7. Campuran makanan dan menumis

Vico Bagoes bisa juga dicampurkan dengan makanan kita misal di soto ataupun di sambal kita. Selain itu Minyak Kelapa juga sangat baik untuk menumis misalnya telur dan daging oseng.

Untuk kue seperti brownies keto dan bolu, Vico Bagoes ini juga bisa dicampurkan di makanan kita agar tetap merasa kenyang dan memberi energi sebelum sesi olahraga.

Apakah Ada Efek Samping Mengonsumsi VCO?
Walau vco memiliki banyak manfaat kesehatan, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di awal asupan ketika baru pertama kali konsumsi bisa berakibat diare ataupun mules. Hal ini disebabkan oleh proses colon cleansing.

Sehingga jika masih baru pertama mencoba, saya sarankan untuk memulai hanya dengan 1 teh sehari, dan perlahan bisa ditingkatkan dosisnya. Berikan kesempatan tubuh untuk beradaptasi.

Jika terjadi diare, puasakan jangan makan dan minum sekitar 2 jam.

Kesimpulan
Jadikan Vico Bagoes sebagai bagian hidup kita setiap pagi sehingga tetap berenergi dan dalam mode pembakaran lemak atau ketosis.

Seperti informasi di awal, Vico Bagoes dapat langsung dikonsumsi maupun di tambahkan ke makanan, minuman, dan berbagai makanan lainnya.

Jika pembaca dan sahabat semua merasa artikel ini bermanfaat, silahkan share ke sahabat lain juga.

Punya pengalaman ketika mengkonsumsi Vico Bagoes ataupun berbagai tips dan resep? silahkan infokan di bagian komentar yaaaaa….

Pemesanan Vico Bagoes yang Asli. Klik Disini

Hitung Kalori. Perlu atau tidak?

Hitung Kalori. Perlu atau tidak?

Mas, kalau diet keto apa harus menghitung kalori tiap hari?
Sebenarnya lebih tepat di diet keto lebih memprioritaskan sumber / jenis kalori daripada jumlahnya.

Bahkan secara sederhana ada yang merasa cukup menghitung net carb harian saja.

Yuk kita pelajari lebih dalam, seperti yang dipelajari ahli gizi atau nutrisi di kampus. Perhitungan kalori adalah suatu cara untuk menggambarkan asupan harian berdasarkan perhitungan teoritis sederhana saja. Teori yang paling banyak digunakan adalah CICO, calorie in calorie out. Artinya apakah kalori yang kita masukkan dibandingkan dengan kalori yang dikeluarkan.

Jadi rumusannya menyederhanakan jika mau berat badan turun, ya kalori yang masuk harus lebih kecil dari yang keluar. Kalau mau berat badan naik, kalori masuk harus lebih besar.

Tapi berbagai referensi terbaru, sebenarnya teori itu tidak sepenuhnya benar. Karena dalam prakteknya sebenarnya tubuh kita ini sangat kompleks dan banyak sekali faktor yang bekerja baik internal dalam tubuh, ataupun kondisi external.

Ketika saya lebih mendalami tentang ketogenic, kita akan mulai mengenal metabolisme energi dalam tubuh kita. Tubuh kita ternyata mampu menggunakan energi dari karbohidrat, maupun menggunakan energi dari lemak. Selanjutnya kita akan mulai memahami tentang hormonal, terutama hormon insulin. Bahkan faktor psikologi makan juga bisa mempengaruhi lho!

Pendekatan tradisional dengan mengurangi kalori ini ternyata tidak efektif, dan terbukti tingkat obesitas terus melonjak, masalah metabolisme syndrom seperti diabetes juga terus meningkat.

Apakan ada manfaat menghitung kalori?
Secara umum, jika merasa nyaman dengan tracking kalori, itu juga sangat bagus. Kita akan mendapatkan manfaat berupa ilmu dan pengetahuan baru tentang nutrisi. Kita memiliki ukuran terutama jika kita merasa dietnya selalu gagal, stuck, dan belum mampu secara otomatis memperkirakan kandungan dalam makanan. Memonitor kalori akan membuat kita belajar mengenal jenis kandungan dan porsi dalam makanan lebih baik lagi.

Tentu : Perhitungan kalori bukan satu-satunya kunci karena hidup dan tubuh manusia lebih rumit dari sekedar hitungan kalori.

Dalam pola makan ketogenic kita akan mempelajari bagaimana peran hormon dalam memengaruhi nafsu makan, rasa kenyang, dan penyimpanan lemak. Penelitian menunjukkan bahwa makanan rendah karbohidrat / keto dapat menjaga hormon yang menyebabkan penurunan asupan kalori secara alami, terutama pada orang yang kelebihan berat badan hingga memiliki resistensi insulin.

Bahkan di level berikutnya akan mengukur seberapa sensitif tubuh terhadap insulin. Seberapa jauh tubuh kita merespon kenaikan gula darah setelah makan, dan bagaimana insulin meresponnya. Tentu ini perlu penelitian yang lebih lanjut.

Jadi apakah kalau gak ngukur kalori, diet keto kita bisa berhasil?
Ya bisa saja, jika kita bisa secara disiplin dan konsisten makan hanya ketika lapar, berhenti sebelum kenyang, memilih benar-benar sumber makanan yang rendah karbohidrat.

Dalam pola ketogenic, kita fokus pada lemak dan protein yang meningkatkan rasa kenyang dan membantu tubuh mengontrol gula darah dan hormon insulin. Tubuh akan beradaptasi untuk menggunakan keton sebagai sumber energi. Peningkatan kadar keton tubuh di berbagai riset dapat mengurangi peradangan juga.

Jadi, dalam diet keto lebih menekankan pada jenis makanan daripada jumlah makanan yang dikonsumsi. Bisa jadi ini adalah pendekatan terbaik dan mudah untuk mengurangi obesitas, maupun masalah kesehatan lain seperti darah tinggi ataupun diabetes.

Kesimpulan :

Jadi, bagaimana bisa menggunakan perhitungan kalori agar dietnya sukses?

Setelah kita mempelajari dari bebagai sudut pandang keseimbangan energi hingga makro nutrisi, maka kita bisa sesuaikan saja dengan tujuan kesehatan kita.

Tracking kalori maupun komposisi kalori dapat kita gunakan dalam jangka pendek untuk mengkalibrasi apa yang kita konsumsi sehari-hari. Cukup lakukan 2-3 minggu, maka kita akan bisa mengenal pola makan kita. Tentu hal ini akan banyak membantu tingkat kesadaran kita tentang makanan, tentang berapa banyak lemak, protein, dan karbohidrat yang di makan. Sehingga dapat melangkah lebih dekat dengan tujuan kita.

Silahkan coba menimbang makanan, menginstall aplikasi yang bisa membantu kita, dan tentunya memonitor parameter kesehatan yang sedang kita target. Apakah itu berat badan, atau lingkar perut, atau kadar gula darah, dan sebagainya.

Saya doakan sahabat semua selalu sehat selalu. Aminnnnn….

[su_note note_color=”#ffcc01″]

 

Dapetin cara diet yang bener

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

foodketo.com We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications