Menu Keto : Daftar Makanan Untuk Diet Keto

Menu Keto : Daftar Makanan Untuk Diet Keto

Diet keto memang sudah mulai populer sekitar 5 tahun yang lalu, tapi masih banyak orang yang memerlukan bantuan untuk memilih makanan apa yang dimakan dan dihindari dapal diet ketogenik.

Yuk pelajari panduan “Mulai Ketogenic” dan dapatkan langkah-langkah untuk memandu Anda dalam diet ini.

Diet keto sederhananya adalah konsumsi makanan dengan tinggi lemak dan rendah karbo, sehingga menjadikan tubuh kita sebagai pembakar lemak.

Tentu perlu pemahaman yang mendasar, karena selama ini kita selalu dijejali informasi bahwa sumber energi hanya didapatkan dari karbohidrat saja. Kini Anda akan belajar bagaimana kita ternyata bisa bertahan tanpa asupan makanan pokok (nasi, mie, roti, singkong, gandum, kentang, tepung, dan sumber makanan pokok lainnya) sekaligus mendapatkan manfaat dari ketosis untuk performa maupun mental

Silahkan download panduan keto di link ini.

Banyak orang memang masih bingung harus makan apa ketika diet keto. Tapi tenang aja, saya sudah siapkan berbagai materi, kartu edukasi, sampai buku yang membantu Anda memulai diet keto. Dengan mengurangi gula dan karbo tinggi, akan membuat tubuh kita menjadi ketosis.

So pastikan baca lengkap deh materi diatas agar makin yakin cara memulai diet ketogenic ini.

Disclaimer : Pelajari dengan seksama dan ketahuilah bahwa tiap orang bisa jadi memiliki kebutuhan khusus, misalkan untuk terapi. Silahkan konsulkan dengan dokter dan professional untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

 

APA YANG BISA DI MAKAN KETIKA DIET KETO?

 

Kita akan sharing hal-hal sederhana agar Anda secara singkat bisa mengetahui apa yang bisa dikonsumsi dalam diet keto ini.

 

Minyak dan Lemak

Kita mengenal berbagai minyak. Misal minyak sawit, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak ikan, mentega, MCT, lemak sapi, lemak ayam, kuning telur, sampai minyak kelapa murni, atau populer dengan nama VCO, Virgin Coconut Oil.

Lemak diatas direkomendasikan untuk dikonsumsi ketika kita menjalankan diet keto.

Tapi, Anda harus hati hati, karena ada minyak yang sebaiknya kita hindari lho. Misal minyak goreng import seperti minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak -minyak import yang mengandung lemak trans. Ini pernah kita bahas juga di : https://foodketo.com/makanan-yang-mengandung-lemak-baik-dan-lemak-buruk/

Lemak merupakan nutrisi utama dari diet keto, 70 – 80% persen dari kalori harian akan disupply dari lemak. Tentu kita harus memahami lemak mana yang baik untuk tubuh kita. Dan pastinya hindari lemak yang buruk bagi tubuh kita. Hindari lemak trans, lemak terhidrogenasi, lemak tak jenuh ganda dan minyak nabati olahan lainnya. Batasi juga asupan omega-6s yang memicu peradangan.

 

Protein

Kita bisa peroleh dari daging sapi, daging ayam, daging kambing, daging bebek, ikan, telur, jeroan, maupun seafood.

Idealnya memang bisa menggunakan daging yang di kembangkan secara organic. Sebisa mungkin hindari makanan olahan pabrikan yang banyak menggunakan bahan tambahan (termasuk gula). Jika konsumsi makanan kemasan / olahan seperti bakso, sosis, dll, cek aja kandungan dan komposisinya.

Catat : ingat protein bukan kunci untuk ketosis. Jika konsumsi protein lebih tinggi dari pada kebutuhan, tubuh juga akan mengubah protein menjadi glukosa loh! Hal ini disebut glukoneogenesis – dan tentu membuat tubuh kita juga tidak lagi ketosis.

 

Sayuran

Banyak orang berpikir diet keto tidak makan sayur. Tentu tidak!

Keto bisa konsumsi berbagai sayur seperti daun singkong, daun pepaya, bok choy, brokoli, kubis, kembang kol, seledri, mentimun, kale, selada, nori, lobak, bayam, maupun kangkung, bawang putih, daun bawang, okra, bawang merah, paprika, tomat, termasuk buah yang rendah karbo seperti alpukat maupun mentimun.

Pelajari saja komposisi nya di google atau di ebook yang pernah saya bagikan. (link akan di update)

Komposisi sayuran terbesar adalah karbohidrat, sehingga pastikan konsumsi sayuran yang kaya nutrisi dan rendah karbohidrat, dan jaga agar tidak berlebihan terutama buah dan umbi.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai adalah purin yang bisa menyebabkan penyakit radang seperti rheumatoid arthritis pada orang yang sensitif.

 

Buah-buahan

Alpukat, kelapa, berry-berry-an, lemon, jeruk nipis, buah rendah fruktosa.

Secara umum, kandungan gula dalam buah-buahan membuat tubuh keluar dari ketosis. Dan untuk menjaga agar tidak memicu glukosa tinggi, asup buah-buahan rendah karbo diatas pada sore hari saja.

 

Kacang-kacangan

Secara umum tinggi karbo dan lemak. Beberapa jenis kacang : almond, kacang mede, kacang tanah, hazelnut, macadamia, pecan, dan kenari, ataupun bentuk tepung dari kacang-kacangan : tepung almond, tepung kelapa;

Meskipun kacang juga merupakan sumber lemak, perhatikan juga komposisi baik karbo maupun protein, serta kadang memiliki sifat inflamasi karena kandungan omega-6 yang tinggi seperi, seperti kacang tanah maupun biji bunga matahari (kwaci).

Gunakan tepung almond, atau tepung kelapa dalam jumlah terbatas juga. Agar menjaga tetap ketosis, batasi kacang berkarbohidrat tinggi seperti kacang mete, pistachio, chestnut, dan sebagian besar kacang-kacangan.

Memang jarang diungkap bahwa kandungan kacang termasuk tinggi omega-6, racun jamur, dan asam fitat yang seringkali memicu respons alergi. Termasuk kedelai dan olahannya karena kandungan fitoestrogen yang mengacaukan hormon Anda dan dapat meningkatkan kanker.

 

Susu dan olahannya

Bahan yang paling banyak direkomendasikan adalah mentega dan ghee karena keduanya adalah 100% lemak.

Selain itu heavy / whip cream bisa digunakan terbatas saja. Termasuk produk keju, yougurt, kefir juga tetap memiliki kandungan protein dan karbo yang cukup tinggi. Waspada juga jika membeli produk olahan di supermarket yang kebanyakan telah ditambahkan gula juga.

Untuk susu ini beberapa yang kadang terlewat adalah adanya kandungan laktosa-nya yang juga dimetabolisme sama seperti glukosa. Yang pasti dihindari adalah susu kental manis (yang jelas bukan susu, tapi penuh gula! ) maupun susu rendah lemak.

Untuk keju sendiri juga jaga karena adanya bahan tambahan pati dalam pengolahan keju yang bisa saja menggagalkan rencana sehat dan langsing Anda. Susu olahan dapat memicu alergi, sulit dicerna, dan berhubungan dengan berbagai macam penyakit.

 

Bumbu dan Penyedap

Garam, cuka, jahe, oregano, peterseli, kunyit, vanilla, lada hitam, bawang putih, pala, bawang merah, paprika.

Anda bisa riset lebih dalam tentang kandungan rempah-rempah yang akan digunakan untuk memasak. Perhatian jika adanya gula tambahan atau bahan dengan glikemik tinggi dalam campuran atau bumbu rempah-rempah. Periksa label jika membeli bumbu kemasan terutama terhadap penambahan : gula, susu, tepung, tepung jagung, ataupun MSG.

Tentu lebih aman jika mau meracik sendiri bumbu yang akan dimasak. Pilih bumbu dan rempah-rempah segar berkualitas tinggi untuk kesehatan kita.

 

Pemanis Alternatif

Idealnya memang kita hindari bahan-bahan ini.

Gunakan hanya kebutuhan tertentu saja dan dalam dosis rendah seperti eritritol, maltitol, monk fruit, sorbitol, stevia, xylitol.

Memang tubuh kita tidak memerlukan gula sebagai nutrisi tubuh lagi. Tapi banyak orang ketika makan, tidak peduli akan kesehatan. Kenikmatan dan kelezatan makanan jauh lebih penting. Ya kan???

Nah, ini adalah alternatif yang bisa kita gunakan dengan bijaksana.

Secara sederhana pilih pemanis alternatif yang tetap rendah glikemik sehingga menghindari lonjakan gula darah yang tinggi. Hindari kandungan maltodekstrin dan dekstrosa, yang dapat meningkatkan gula darah juga. Gula jenis maltitol atau xylitol memang tidak mengandung gula, tetapi akan tetap dapat memberikan respon glikemik ketika dicerna. Hindari bahan dengan aspartam, asesulfam, sorbitol, sakarin, fruktosa, agave, madu, maupun maple.

Bahan bahan pemanis ini jika terakumulasi dalam tubuh Anda, dan juga dapat berakibat buruk terhadap bakteri usus.

 

Gabung Bersama 39.346 Sahabat Lainnya


100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Perlukah “Cheating Day” Dalam Diet?

Perlukah “Cheating Day” Dalam Diet?

Pernahkan mendengar suatu pola diet yang menyarankan “Cheating” ?
Atau ada pola diet yang lain sangat melarang cheating. Haram!

Nah loh, lalu kamu pilih yang mana dong….

Saya sih setuju bahwa kalau cheating alias curang, itu bisa saja merusak pola diet yang sudah kita bentuk dengan susah payah. Wah jadi kaku dan gak flexible dong? Tentu kita tetap perlu memperhatikan situasi, kondisi, dan sosial budaya di sekitar kita. Tetapi kita tetap bisa mengendalikan diri. Itu yang penting!

Apa sebenarnya efek cheating jangka panjang?

Ada “program diet” yang menawarkan konsep cheating day. Dan itu tentu membuat banyak orang tertarik mengikutinya. Karena bisa memuaskan “hasrat” untuk memenuhi keinginan-nya. Sehingga buat yang mengganggap diet yang ketat itu tidak asyik, tidak sehat, tidak bisa untuk jangka panjang. Katanya sih ga papa seminggu sekali doang, gak ngaruh, dan berbagai alasan lainnya.

Tapi buat saya, istilah cheating ini perlu diperjelas. Misal di keto, kita menjaga agar asupan karbo rendah. Katakan antara 20-50gram. Jika kita mengasup lebih dari itu, tentu potensi kita keluar dari ketosis akan sangat besar. Dan jika kamu mau cheating tiap minggu tentu akan membuat cita-cita untuk jadi langsing dan sehat akan tertunda. Ketika tubuh sudah memasuki ambang glukosa tinggi, otomatis proses ketosis stop, dan tubuh kembali memprioritaskan mengolah karbo dan gula sebagai energi terlebih dahulu.

Jadi, kalau aku diet keto apa boleh cheating?
Nah mungkin Kamu perlu baca artikel ini sampai selesai sebelum memutuskan cheating atau tidak.

Ok, yuk kita mulai bahas.

 

Prinsipnya kita harus sadar bahwa apapun tindakan kita pasti akan ada konsekwensinya.

 

Misal kita diet keto, atau diet rendah karbo. Kita membatasi asupan karbo kita dengan tujuan gula darah terkendali, dan tubuh mulai optimal menggunakan keton. Ketika kita asup karbo tinggi, maka tubuh akan otomatis menghentikan produksi keton dari lemak untuk bahan bakar.

Tubuh akan menggunakan glukosa yang beredar, termasuk cadangan glikogen untuk digunakan sebagai energi. Dengan kebiasaan cheating, maka manfaat optimal seperti penurunan berat badan dan tubuh menjadi efisien akan terganggu.

Tentu, ada beberapa yang menganggap sebagai cycling dengan carb loading. Tentu harus dipahami konteksnya itu dilakukan ketika kita akan melakukan olahraga yang cukup berat. Ada beberapa referensi juga untuk percepatan performa atau perbaikan otot. Tentu bisa dibenarkan dalam jumlah terbatas juga. Misal sampai 100gram.

Lalu, kalau cuma mau nongkrongin facebook dan IG aja mah gak perlu carb loading!

 

Apakah sekali cheating akan otomatis tidak lagi ketosis?

Tidak mudah menjawabnya. Bisa iya bisa tidak.
Tergantung seberapa banyak asupan net carb-nya, seberapa sering cheatingnya. Karena kita sendiri untuk memastikan kebutuhan kalori harian secara riil itu juga sangat rumit. Kalau teorinya sih bisa dihitung, tetapi dalam praktek-nya saya rasa tidak sesederhana teori calorie in calorie out.

Simplenya sih, walau asup karbo, tapi net carb harian kita-kira masih dibawah 20 gram dalam sehari. Saya rasa belum akan keluar dari ketosis. Misal makan pisang cuma satu gigit, atau makan madu 1 tetes, atau makan nasi 1 butir hehehehe….

 

Tapi, kalau cheatingnya semangkuk mie ayam, 1 full loaf roti tawar, dan melebihi 25 gram net carb, saya rasa tubuh tidak akan ketosis lagi. Tentu tidak ada patokan yang sama buat tiap orang ya. Tapi jika Anda sudah cukup lama menjalankan diet keto, sudah masuk ketosis, bisa jadi tubuh akan memberikan sinyal-sinyal yang bisa dirasakan tubuh.

Emang apa sih ruginya cheating?

Jika kamu sudah keto, sudah merasakan manfaat bagi untuk pelangsingan, terapi, maupun peningkatan energi dengan menggunakan keton, tentu akan merasa “rugi” jika kehilangan sensasi ketosis. Ini membuat banyak orang termasuk saya juga berhati-hati ketika “cheating”.

Efek samping ketika cheating bisa jadi akan merasakan flu seperti keto-flu. Ada juga yang merasakan mual dan muntah. Ada yang marasa ototnya kaku seperi kram, perut kembung, diare, gatal-gatal, moody dan sebagainya. Secara psikologis bisa saja merasa emosional juga. Coba cek apakah di suatu hari mengasup banyak gula dan karbo tinggi!

Selain itu yang juga banyak terjadi adalah ketagihan cheating atau pengen terus mengasup gula dan karbo. Craving!

Tentu ketika mempelajari keto, kita banyak belajar efek samping dari gula dan karbo terhadap kesehatan. Jadi resiko penyakit datang akan semakin besar.

Buruknya cheating akan membuat motivasi untuk hidup sehat menurun. Kamu akan mudah sekali tergoda untuk mengasup makanan tinggi gula secara terus menerus dan lupa akan manfaat ketosis. Ingatlah dulu ketika memulai pertama diet, apa tujuan dari diet-nya, dan pikirkan jika selalu “selingkuh” aka cheating!

Wah udah terlanjur cheating, apa bisa diet keto lagi?
Tentu tergantung masing-masing orang. Ada yang bisa saja dengan cepat kembali ke ketosis dalam 1-4 hari seperti dulu. Tentu saja ada yang membutuhkan waktu lebih lama. Coba cek saja kadar keton di urin, nafas, atau darah untuk memastikannya. Perbaiki juga dengan sikap disiplin dan komitmen.

Ada beberapa cara untuk mempercepat #backtoketo. Misalkan dengan intermittent fasting, olahraga beban, mengasup lemak baik seperti virgin coconut oil seperti Vico Bagoes, minum cukup, latihan nafas, dan tidur yang berkualitas. Monitor juga asupan dengan fat secret dan hati yang selalu riang gembira.

Semoga selalu sehat dan bahagia!

 

Saya mau info tambahan tentang diet

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Tips Mengendalikan (mengurangi) Nafsu Makan

Tips Mengendalikan (mengurangi) Nafsu Makan

Beberapa waktu yang lalu ada sahabat yang tanya :

Bagaimana sih mengurangi nafsu makan.

Mungkin kamu berusaha mencoba berbagai macam diet, sampai bertemu dengan pola ketogenic ini, tapi merasa tidak kenyang dan akhirnya “cheating” lalu merasa gagal. Padahal ketika diet, agar berhasil kita jangan sampai merasa lapar.

“Jika Anda diet keto tapi tidak merasa kenyang, bisa jadi ada hal yang salah.”

Dari beberapa riset, mengamati manfaat klinis dari diet ketogenik adalah efektif mencegah meningkatnya nafsu makan, terlepas dari tujuan dietnya ya. Ketosis sangat mempengaruhi hormon yang terkait dengan rasa lapar. Tentu perlu penelitian para ahli lebih lanjut, tapi silahkan Anda juga experimen sendiri sesuai dengan tujuan diet Anda, karena tentu sifatnya sangat individual.

Jika Anda bekerja di industri makanan, maka Anda akan diminta membuat produk yang membuat orang “ketagihan” pengen lagi- dan lagi. Di sisi lain jika Anda bekerja di perusahaan pil diet misalnya, tentu Anda akan diminta membuat agar orang terbebas dari rasa lapar. Coba aja lihat iklan produsen pil penekan nafsu makan membuat klaim tentang kemampuan pil untuk menekan nafsu makan dan mempromosikan penurunan berat badan. Namun, efektivitas pil-pil ini sulit sekali diukur, apalagi kala sampai ada efek samping yang berbahaya.

Sebaliknya, Anda bisa menggunakan berbagai metode alami, termasuk mengatur pola makan (apa yang dimakan, jenis makanan, waktu makan, teknik makan) untuk bisa mengontrol nafsu makan dengan cara yang sehat dan bebas risiko.

Pada tulisan ini saya akan sharing beberapa hal yang wajib Anda ketahui jika ingin langsing dengan cara alami dan terbukti pada banyak orang :

Cukupi Kebutuhan Protein dan Lemak Sehat

Ingat kalori itu tidak semua sama. Sumber kalori akan berbeda di metabolisme dalam tubuh. Jika Anda membandingkan dengan karbohidrat, protein dan lemak akan lebih efektif untuk memuaskan rasa lapar dan membuat Anda kenyang lebih lama.

Sehingga secara sederhana, ubahlah sumber karbohidrat dengan protein dan lemak sehat untuk menjaga agar nafsu makan terkendali.

Contoh makanan tinggi protein berikut ini:

  • daging (ayam, sapi, kambing)
  • telur
  • ikan
  • tahu / tempe
  • yogurt

Dapatkan juga lemak sehat dari :

  • kelapa, santan, VCO
  • alpukat
  • zaitun, minyak zaitun
  • kacang-kacangan

Minumlah air putih

Minum segelas air sebelum makan, lalu tunggulah antara 15-20 menit.

Ada riset pada 50 wanita yang kelebihan berat badan, menunjukkan dengan minum 1,5 liter air sehari selama 8 minggu menyebabkan penurunan nafsu makan dan berat badan, dan juga menyebabkan kehilangan lemak yang lebih besar.

Makanan berkuah juga bisa dicoba agar kita bisa mengurangi makan berlebihan. Cukup air bisa membuat kita merasa kenyang, puas dan terhindar rasa lapar setelah makan.

Berolah raga sebelum makan

Jika belum datang waktu makan, tapi merasa lapar. Cobalah olahraga.

Olahraga adalah penekan nafsu makan yang sehat dan efektif. Hormon nafsu makan ditekan segera setelah berolahraga, terutama latihan dengan intensitas tinggi. Dari riset tersebut melihat kadar ghrelin (hormon yang membuat kita lapar) menjadi lebih rendah setelah olahraga.

Asup serat rendah karbo

Serat ini dicerna tubuh lebih lama, mungkin mirip juga dengan lemak yang tidak memicu terbukanya pyloric sphincter secara cepat. Jika Anda menjalankan pola ketogenic pilihlah jenis makanan ketofriendly yang kaya akan serat.

Beberapa jenis makanan yang bisa dicoba :

  • Kimchi (asinan kubis)
  • Alpukat
  • Agar-agar
  • Cincau
  • Kacang almond
  • Chiaseed
  • Nata non gula
  • Sayuran

Kurang tidur dan tidak berkualitas

Ketika Anda kurang tidur, tubuh Anda tidak menghasilkan cukup hormon leptin. Akibatnya hormon rasa lapar (ghrelin) akan meningkat. Cobalah teknik tidur berkualitas yang bisa di download di link berikut :

Jika sudah di praktekkan, tapi masih merasa craving, coba experimen hal-hal lainnya.

 

Memang faktanya kurang makan

Jangan karena Anda diet, lalu makan sangat sedikit. Ingat, ketika tubuh kita menurunkan asupan makan hingga dibawah 30% kebutuhan harian, maka metabolisme kita akan menurun, dan tentu tubuh ada dalam kondisi survival mode. Ini membuat diet Anda sulit.

Silahkan ukur kalori harian, diskusikan dengan personal trainer, konsultan, atau coach Anda jika ragu dan binging. Bisa jadi Anda lapar ya karena memang perlu makan lebih banyak.

 

Puasa

Ini juga merupakan teknik efektif mengurangi nafsu makan. Apalagi kalau kita jalankan sebagai ibadah. Bagu muslim di bulan ramadhan sangat beruntung karena DI WAJIBKAN berpuasa sebulan penuh. Banyak sekali riset tentang bagaimana puasa ini membuat kita mampu mengendalikan diri terutama kontrol terhadap hal yang kita makan.

Selanjutnya yang penting diperhatikan adalah pola makan ketika berbuka. Hindari makanan dan minuman manis ketika berbuka yang mengakibatkan gula darah melonjak dan kadar insulin meningkat pesat.

 

Hindari stress dan coba mindfull eating

Perhatikan kondisi emosi, apakah itu marah, kecewa, sedih yang bisa berpengaruh juga terhadap nafsu makan, terutama makan yang bersifat pleasure (biasanya rasanya manis dan mengandung gula tinggi).

Ketika makan usahakan fokus untuk makan. Tidak disambi dengan menonton TV, atau bekerja. Fokuslah untuk makan. Istilahnya mindfull eating. Makanlah dengan sepenuh hati, berdoa sebelum makan, duduk, suap, kunyah, telan. Sedikit demi sedikit.

 

Semoga tips diatas bermanfaat untuk sahabat semua. Jika mau mempelajari pola ketogenic, Silahkan cek disini untuk mendapatkan ilmu dan berbagai produk yang menunjang diet Anda.

Lengkapi Kebutuhan Diet Keto Anda.

 

BONUS CATATAN : Leptin Resistance

Leptin adalah hormon yang mengatur dan mengubah asupan makanan serta pengeluaran energi. Tentunya ini sangat mempengaruhi komposisi dan berat badan secara keseluruhan.

Resistensi leptin adalah disfungsi hormonal di mana tubuh mulai memproduksi begitu banyak leptin, sehingga sel-sel resisten terhadap leptin, oleh karena itu tubuh merasakan kebutuhan akan energi dan merasa lapar.

Jika seseorang obesitas dan banyak mengonsumsi karbo tinggi + gula dalam makanan akan cenderung memiliki kadar leptin yang lebih tinggi di dalam tubuh.

 


Saya mau info tambahan tentang diet

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Apakah VCO obat virus corona?

Apakah VCO obat virus corona?

Beberapa minggu yang lalu ada sebuah informasi yang akhirnya viral tentang kisah Monica Sihaloho yang menceritakan kisahnya setelah sempat divonis positif virus corona dan kini telah dinyatakan sembuh total.

Benarkah hal tersebut? apakah Hoax?

beberapa pertanyaan masuk baik di facebook maupun whatsapp menanyakan hal ini…

Dalam hal ini kita harus berhati-hati menyikapi suatu pembahasan terutama dimasa pandemi seperti ini. Dalam situasi seperti ini kita tetap harus bijaksana dan terus mengedukasi pada komunitas kita dengan informasi yang benar.

Dalam ulasan tentang vco dan antivirus saya juga sudah membuat 2 tulisan yang dibuat berdasarkan jurnal dan riset ilmiah. Silahkan baca di artikel : “Cara VCO melawan Virus”

dan kalau perlu jurnal ilmuahnya silahkan cek di :

  • Baltić B, Starčević M, Đorđević J, Mrdović B, Marković R. Importance of medium chain fatty acids in animal nutrition. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 2017; 85: 012048.
  • Bartolotta S, Garcí CC, Candurra NA, Damonte EB. Effect of fatty acids on arenavirus replication: inhibition of virus production by lauric acid. Archives of Virology, 2001; 146(4): 777-790.
  • Bondi CAM, Marks JL, Wroblewski LB, et al. Human and Environmental Toxicity of Sodium Lauryl Sulfate (SLS): Evidence for Safe Use in Household Cleaning Products. Environmental Health Insights 2015:9 27–32
  • Dayrit CS. Coconut Oil in Health and Disease: Its and Monolaurin’s Potential as Cure for FOR HIV/AIDS. XXXVII Cocotech Meeting. Chennai, India. July 25, 2000.
  • De Sousa ALM, Pinheiro RR, Araújo JF, et al. Sodium dodecyl sulfate as a viral inactivator and future perspectives in the control of small ruminant lentiviruses. Arquivos do Instituto Biológico, 2019; 86. Epub Nov 28, 2019.
  • Grant A, Seregin A, Huang C, Kolokoltsova O, Brasier A, Peters C, Paessler S. Junín Virus Pathogenesis and Virus Replication. Viruses, 2012; 4: 2317-2339.
  • Hierholzer JC, Kabara JJ. In-vitro effects of monolaurin compounds on enveloped RNA and DNA viruses. Journal of Food Safety, 1982; 4(1): 1-12
  • Hilmarsson H, Traustason BS, Kristmundsdóttir T, Thormar H. Virucidal activities of medium- and long-chain fatty alcohols and lipids against respiratory syncytial virus and parainfluenza virus type 2: comparison at different pH levels. Archives of Virology 2007: 152(12):2225-36.
  • Hornung B, Amtmann E, Sauer G. Lauric acid inhibits the maturation of vesicular stomatitis virus. Journal of General Virology, 1994; 75: 353-361.

Nah, satu hal yang bersama-sama kita perlu catat tentang vco maupun virgin coconut oil, rasanya masih cukup panjang jika dikatakan sebagai obat.

Jika dapat membantu meningkatkan imunitas dan menjadi makanan sehat, saya rasa ini jauh lebih tepat.

 

Materi yang saya diberikan Professor Fabian Dayrit tahun 2017 bisa membantu kita untuk melihat begitu panjang birokrasi yang harus dilewati untuk bisa mengatakan VCO sebagai obat. Sehingga saya sendiri lebih suka menyebut VCO adalah makanan, atau maksimalnya adalah fungtional food, atau bahasa kerennya superfood saja.

 

Karena kalau obat kan hanya dikonsumsi oleh orang sakit saja. Tetapi jika kita menempatkannya sebagai makanan, tentu semua orang, bahkan orang yang sangat sehat tentunya bisa mengkonsumsinya.

Walau kalau kita mau memahami bapak kedokteran dunia mengatakan ratusan tahun yang lalu :

“Let food be thy medicine”- Hippocrates

Memang dengan berkembangnya pengetahuan, teknologi, dan birokrasi saat ini, termasuk berbagai aturan dan regulasi tentang obat, kita akan sangat sulit bisa memahami kata-kata Hippocrates diatas. Saya merasakan sendiri di dunia perjamuan Indonesia yang selalu terganjal oleh aturan-aturan yang bisa jadi memang juga di desain oleh industri farmasi. Lain kali saja kita bahas tentang hal ini.

Sehingga tentang berita Monica Sihaloho kebenaran atau tidaknya tentu perlu dikonfirmasi dan didukung oleh banyak penelitian. Tapi bagi orang-orang yang sudah merasakan manfaat dari konsumsi VCO setiap hari tentu bisa merasakannya sendiri manfaat yang didapatkan. 

Kandungan penting di VCO adalah lemak rantai pendek dan sedang seperti, Asam Kaprilat, Asam Kaprat, Asam Laurat, dan kandungan lainnya. Hampir 50% kandungan dari VCO adalah Asam Laurat.  Asam laurat yang ada dalam VCO diubah oleh tubuh kita menjadi monolaurin yang mempunyai sifat mudah dicerna dan dibakar sebagai sumber energi. Monolaurin mempunyai manfaat menghambat dan membunuh berbagai virus, bakteri, protozoa dan jamur, yaitu dengan cara melarutkan atau merusak dinding sel hingga isinya keluar, ini akan membuat kuman mati.

Jika kita baca penelitian yang sudah saya pernah bagikan sebelumnya, Asam Laurat dan Monolaurin dapat membantu tubuh melawan virus dalam tiga tahap mekanisme, yaitu:

  1. VCO menyebabkan disintegrasi amplop virus
  2. VCO dapat menghambat tahap pematangan akhir dalam siklus memperbanyak virus
  3. VCO dapat mencegah pengikatan protein virus ke membran sel inang

Penelitian Sampai Studi Klinis

Berbagai hasil penelitian dan publikasi, menyimpulkan bahwa “Minyak Kelapa (VCO) dan turunannya, telah terbukti sebagai senyawa antivirus yang aman dan efektif baik untuk manusia maupun hewan”.

 

 

Tentunya kita masih memerlukan tahapan berikutnya berupa studi klinis tentang hal diatas. Dan minggu lalu ada berita menarik dari Departemen Sains dan Teknologi (DOST) Philiphina, Fortunato dela Peña yang siap untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan studi berbasis rumah sakit dan berbasis masyarakat.

Dalam studi ini, VCO akan berfungsi sebagai suplemen untuk tambahan pengobatan harian dari pasien positif Covid-19. Program ini akan berjalan selama minimal satu bulan, atau sampai jumlah minimum pasien telah tercapai. Studi lain akan dilakukan bekerja sama dengan Otoritas Kelapa Filipina (PCA), akan menjadi penelitian untuk Covid-19 yaitu Orang Dalam Pengawasan (ODP) di fasilitas isolasi di masyarakat dan rumah sakit.

VCO akan menjadi bagian dari makanan yang disediakan untuk ODP. Suplementasi makanan dapat berjalan setidaknya selama empat minggu. Dan program ini akan di sponsori langsung oleh DOST.

Jika kita pantau sebelumnya Ateneo de Manila University, bersama doktor Fabian juga bekerjasama dengan National University of Singapore, untuk melakukan penelitian tentang apakah komponen VCO dapat digunakan sebagai agen antivirus terhadap novel coronavirus.

Mari kita semua menjaga diri, pikiran, dan hati kita dalam menghadapi musibah ini. Terus belajar dan menggali potensi yang kita miliki agar kehidupan kita bisa menjadi lebih baik.

Jadi kesimpulannya versi : “saya lebih suka menyebut VCO atau minyak kelapa adalah makanan. Sumber bahan makanan yang kaya akan nutrisi penting bagi tubuh, menjadikan tubuh pembakar lemak, metabolisme yang alami.”

.

Silahkan pelajari materi SURVIVAL GUIDE untuk menghadapi wabah corona.

Klik disini untuk DOWNLOAD


Saya Mau Info Lebih Lengkap

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin.


Jadikan Imunitas Sebagai Garis Pertahanan Terbaik

Jadikan Imunitas Sebagai Garis Pertahanan Terbaik

Dokter, rumah sakit, fasilitas kesehatan adalah pertahanan terakhir. Pertahanan pertama adalah diri kita masing-masing dalam menghadapi pandemi yang sudah berlangsung secara mendunia di Bulan Januari 2020 ini.

Kekebalan tubuh uang kuat adalah Pertahanan Pertama!

Penting untuk menyadari sepenuhnya bahwa kita harus fokus kepada hal-hal yang bisa kita kontrol. Hindarkan terlalu banyak konsumsi berita-berita yang membuat kita takut, cemas, bahkan panik. Biarkan semua yang ada diluar kontrol kita berjalan, dan kita fokus kepada hal-hal yang bisa kita kontrol.

Catat : Pikiran kita, tindakan kita (lebih menjaga kebersihan, rajin cuci tangan, menghindari gula, dll) serta respon kita adalah hal-hal yang bisa kita kontrol sendiri.

Kita semua sudah tahu bahwa sering mencuci tangan, pakai masker, menjaga jarak sosial akan membantu membatasi penyebaran virus, lalu apa lagi yang bisa kita lakukan untuk bisa meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh kita?

Yuk kita buat beberapa daftar-nya :

  1. Hentikan asupan gula dan menghindari makanan kemasan (terutama tepung olahan). Usahakan bisa memasak sendiri sehingga bisa memilih bahan yang digunakan dan proses-nya lebih aman.
  2. Tidur cukup setiap malam – Kurang tidur dapat meningkatkan kemungkinan kita jatuh sakit. Pelajarilah tentang siklus sirkadian dimana tubuh akan meregenerasi sel secara optimal di kala kita tidur.
  3. Asup probiotik berkualitas tinggi – Secara umum seimbangkan probiotik dan prebiotik yang bisa membuat keseimbangan bakteri usus terjaga dengan baik. Asuplah sayur fermentasi, maupun bahan pangan fermentasi lainnya seperi cuka apel, cuka kelapa, kefir, kimchi, acar, asinan, miso, ataupun yougurt. Buatlah sendiri atau jika membeli pilihlah yang tidak mengandung tambahan gula. Selanjutnya cukupi kebutuhan serat untuk membantu menyeimbangkan mikrobioma usus dan memberi makan bakteri sehat dalam usus. 
  4. Konsumsi suplemen tambahan. Tentu makanan adalah sumber terbaik untuk makro nutrisi maupun mikro nutrisi. Tetapi dalam kondisi saat ini Anda bisa menambahkan beberapa suplemen misalnya vitamin A, C, D3, K1, K2, seng, selenium dan vitamin B. Bisa juga dapatkan kemampuan imunitas ini dari bahan alami seperti daun kelor. Jika membutuhkan minyak kelor bisa klik disini.
  5. Minum VCO dan jamu – minyak kelapa murni mengandung asam laurat yang tinggi yang bisa membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda. Jamu seperti jahe, temulawak, pegagan, meniran, kunyit dan herbal lain juga bisa dikonsumsi rutin agar tubuh makin segar.

Kita juga perlu mengaktifkan hormon-hormon baik yang bisa dikeluarkan sendiri oleh tubuh kita. Yaitu DOSE : Dopamine, Oxytocin, Serotonin, Endorphins. Hormon ini dipengaruhi sekali oleh perasaan kita, tubuh kita dan pikiran kita. Sehingga berhenti melihat berita-berita negatif sangat efektif. Ubah menjadi kegiatan lain misalnya membaca buku, berolah raga, atau dzikir lebih banyak.

Kita, WHO dan semua negara telah menyatakan kasus virus ini sebagai pandemi dan banyak korban kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Penyebarannya juga begitu cepat. Dalam masa-masa sulit seperti ini, kita semua perlu belajar memilah informasi apa yang tepat dan bisa membantu diri kita untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental.

Saya juga sudah siapkan infografis “Survival Guide” serta materi-materi lainnya yang bisa Anda akses untuk mendapatkan info yang bermanfaat selama Working From Home maupun belajar mandiri di rumah.

DOWNLOAD SURVIVAL GUIDE

Semoga bermanfaat….

 

Di group Ketogenic Indonesia, kita juga support penggalangan dana untuk APD bagi tenaga medis. Silahkan klik di link berikut ini untuk support : DONASI KITABISA.COM

Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...