Junk Keto Food dan Dirty Keto?

Junk Keto Food dan Dirty Keto?

Pernah dengar istilah Junk Food?
Pasti pernah ya.

Tapi kita sekarang juga perlu perhatian tentang “Junk Keto Food” atau bisa juga disebut “dirty keto” ?

Ternyata setelah kita dalami terutama yang sudah menjalani pola rendah karbo ini pasti mulai memahami ada makanan yang “keto friendly” tapi tidak bergizi….

mungkin bisa di sebut juga “junk keto food”

Munkin kita tetap bisa mencapai ketosis, bisa juga menurunkan berat badan, tetapi dengan mengabaikan nutrisi penting kita akan ada hal-hal yang hilang. terutama terkait dengan kekayaan mikronutrisi, microbiome tubuh ataupun mineral.

Bagaimanapun juga, kehidupan modern saat ini penuh dengan makanan instant dimana-mana. Mudah didapatkan, instant, rasanya enak, harganya terjangkau, dan hal lainnya…

Tapi tentu nya, dalam jangka panjang pola tersebut bisa jadi akan menjadi kebiasaan yang kurang baik.

Terutama untuk kasus obesitas tinggi, ataupun untuk terapi, haruslah menyiapkan waktu khusus untuk mempelajari dan mengexplore pola makan “clean eating keto”.

Saya pribadi yang juga sangat fokus untuk mempelajari tentang bahan pangan organic, terkadang juga sedih melihat penggunaan bahan olahan berlebihan di menu keto.

Saya pribadi memilih mengasup makanan non keto, dengan jumlah terbatas dibandingkan mengkonsumsi makanan “buatan” yang rendah karbo. Maksudnya bagaimana?
Misal saya sedang pengen duren misalnya.
ya saya pilih makan duren asli dengan membatasi asupannya, mengelola waktu makan, dan re balance (olahraga&puasa) dibandingkan mengkonsumsi “duren-durenan” ketofriendly.

So, penting untuk kita juga mengenali tubuh kita. Bisa jadi juga tubuh kita memiliki alergi juga terhadap jenis makanan tertentu. Lalu pilih makanan yang sesuai dan essensial bagi tubuh kita.

Lalu bagaimana dengan pola diet keto yang baik?

Mungkin lebih tepatnya dengan membuat komposisi “clean keto” ataupun “real food”

Fokus kepada makanan yang dekat dengan bentuk aslinya, dan diproses minimalis atau organic. Mengatur menu sehingga tetap terjaga 20-50 net carb (atau disesuaikan dengan tujuannya), asupan protein moderat 15-20% kalori harian, dan mendapatkan kalori dari lemak sekitar 70% dari kalori harian.

Pola rendah karbo, akan menjadikan tubuh kita ketosis, yaitu metabolisme di mana tubuh juga menggunakan lemak / keton sebagai sumber energi. Dengan menjadikan tubuh kita ketosis, kita akan dapat merasakan tubuh kita mulai juga menggunakan lemak tubuh sebagai energi, dan tentunya menjaga kadar gula normal secara stabil. Tentu dari beberapa riset melihat efek positif lain terhadap metabolic syndrom dan fungsi terapi.

Pilihlah menu keto dari bahan yang berkualitas. Dari ternak dan sayuran organic misalnya. Dalam pola “clean keto” juga meminimalkan makanan olahan walau telah di klaim ketofriendly. Saya sangat sepakat untuk menghindari 5P dalam makanan kita. 5P itu Penguat rasa, Pemanis, Pengawet, Pewarna, dan Pengental yang non organic. Dari beberapa referensi olahan susu seperti keju juga perlu dibatasi.

Memang nampaknya repot kalau harus belanja sendiri, memasak sendiri, dibandingkan membeli makanan instant / kemasan yang siap makan, dan bisa jadi rasanya lezat. Apalagi kini bisa kita temui “junk food” yang dilabeli keto. Misalnya mie instant keto, pizza keto, burger keto, tart keto, cupcake keto, soda keto, dan sebagainya.

Mungkin sesekali, fashion food ini bisa membuat diri kita fun. Tetapi jika kita tidak menyadari dan menjadi kebiasaan tentu bisa berakibat kurang baik juga bagi kesehatan kita. Sangat potensi makanan tersebut membuat kita kekurangan vitamin dan mineral essensial yang dibutuhkan tubuh.

Tentu dengna memilih makanan real food dan “clean eating” kita bisa memenuhi kebutuhan kalsium, magnesium, seng, asam folat, dan vitamin C, D, dan K.

Memang benar nutrisi vitamin dan mineral bisa kita suplementasi, tetapi tubuh akan dapat mencerna dan memanfaatkan secara optimal jika berasal dari makanan asli.

Kembali lagi, pilihan sehat itu ada di diri kita masing-masing.

Jadi kesimpulannya :

Dalam menjalankan pola hidup sehat, ketogenic adalah alternatif yang unik dan menarik. Fokus pada makanan tinggi lemak, bergizi, dan real food – meminimalisasi olahan dan sebisa mungkin menghindari makanan dengan 5P.

Asup juga sayuran rendah karbo seperti bayam, kangkung, brokoli – sebagai pengaya vitamin dan mineral, termasuk serat sehat. Terutama yang menjalankan pola ketogenic ini untuk terapi, idealnya selalu konsul dengan dokter / professional yang menangani, sehingga bisa termonitor, terhindar dari efek negatif seperti peningkatan risiko penyakit maupun kekurangan nutrisi.

Semoga bermanfaat dan sehat selalu

Dapetin cara diet yang bener

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

Leave a Reply

Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...