Menu Keto : Daftar Makanan Untuk Diet Keto

Menu Keto : Daftar Makanan Untuk Diet Keto

Diet keto memang sudah mulai populer sekitar 5 tahun yang lalu, tapi masih banyak orang yang memerlukan bantuan untuk memilih makanan apa yang dimakan dan dihindari dapal diet ketogenik.

Yuk pelajari panduan “Mulai Ketogenic” dan dapatkan langkah-langkah untuk memandu Anda dalam diet ini.

Diet keto sederhananya adalah konsumsi makanan dengan tinggi lemak dan rendah karbo, sehingga menjadikan tubuh kita sebagai pembakar lemak.

Tentu perlu pemahaman yang mendasar, karena selama ini kita selalu dijejali informasi bahwa sumber energi hanya didapatkan dari karbohidrat saja. Kini Anda akan belajar bagaimana kita ternyata bisa bertahan tanpa asupan makanan pokok (nasi, mie, roti, singkong, gandum, kentang, tepung, dan sumber makanan pokok lainnya) sekaligus mendapatkan manfaat dari ketosis untuk performa maupun mental

Silahkan download panduan keto di link ini.

Banyak orang memang masih bingung harus makan apa ketika diet keto. Tapi tenang aja, saya sudah siapkan berbagai materi, kartu edukasi, sampai buku yang membantu Anda memulai diet keto. Dengan mengurangi gula dan karbo tinggi, akan membuat tubuh kita menjadi ketosis.

So pastikan baca lengkap deh materi diatas agar makin yakin cara memulai diet ketogenic ini.

Disclaimer : Pelajari dengan seksama dan ketahuilah bahwa tiap orang bisa jadi memiliki kebutuhan khusus, misalkan untuk terapi. Silahkan konsulkan dengan dokter dan professional untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

 

APA YANG BISA DI MAKAN KETIKA DIET KETO?

 

Kita akan sharing hal-hal sederhana agar Anda secara singkat bisa mengetahui apa yang bisa dikonsumsi dalam diet keto ini.

 

Minyak dan Lemak

Kita mengenal berbagai minyak. Misal minyak sawit, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak ikan, mentega, MCT, lemak sapi, lemak ayam, kuning telur, sampai minyak kelapa murni, atau populer dengan nama VCO, Virgin Coconut Oil.

Lemak diatas direkomendasikan untuk dikonsumsi ketika kita menjalankan diet keto.

Tapi, Anda harus hati hati, karena ada minyak yang sebaiknya kita hindari lho. Misal minyak goreng import seperti minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak -minyak import yang mengandung lemak trans. Ini pernah kita bahas juga di : https://foodketo.com/makanan-yang-mengandung-lemak-baik-dan-lemak-buruk/

Lemak merupakan nutrisi utama dari diet keto, 70 – 80% persen dari kalori harian akan disupply dari lemak. Tentu kita harus memahami lemak mana yang baik untuk tubuh kita. Dan pastinya hindari lemak yang buruk bagi tubuh kita. Hindari lemak trans, lemak terhidrogenasi, lemak tak jenuh ganda dan minyak nabati olahan lainnya. Batasi juga asupan omega-6s yang memicu peradangan.

 

Protein

Kita bisa peroleh dari daging sapi, daging ayam, daging kambing, daging bebek, ikan, telur, jeroan, maupun seafood.

Idealnya memang bisa menggunakan daging yang di kembangkan secara organic. Sebisa mungkin hindari makanan olahan pabrikan yang banyak menggunakan bahan tambahan (termasuk gula). Jika konsumsi makanan kemasan / olahan seperti bakso, sosis, dll, cek aja kandungan dan komposisinya.

Catat : ingat protein bukan kunci untuk ketosis. Jika konsumsi protein lebih tinggi dari pada kebutuhan, tubuh juga akan mengubah protein menjadi glukosa loh! Hal ini disebut glukoneogenesis – dan tentu membuat tubuh kita juga tidak lagi ketosis.

 

Sayuran

Banyak orang berpikir diet keto tidak makan sayur. Tentu tidak!

Keto bisa konsumsi berbagai sayur seperti daun singkong, daun pepaya, bok choy, brokoli, kubis, kembang kol, seledri, mentimun, kale, selada, nori, lobak, bayam, maupun kangkung, bawang putih, daun bawang, okra, bawang merah, paprika, tomat, termasuk buah yang rendah karbo seperti alpukat maupun mentimun.

Pelajari saja komposisi nya di google atau di ebook yang pernah saya bagikan. (link akan di update)

Komposisi sayuran terbesar adalah karbohidrat, sehingga pastikan konsumsi sayuran yang kaya nutrisi dan rendah karbohidrat, dan jaga agar tidak berlebihan terutama buah dan umbi.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai adalah purin yang bisa menyebabkan penyakit radang seperti rheumatoid arthritis pada orang yang sensitif.

 

Buah-buahan

Alpukat, kelapa, berry-berry-an, lemon, jeruk nipis, buah rendah fruktosa.

Secara umum, kandungan gula dalam buah-buahan membuat tubuh keluar dari ketosis. Dan untuk menjaga agar tidak memicu glukosa tinggi, asup buah-buahan rendah karbo diatas pada sore hari saja.

 

Kacang-kacangan

Secara umum tinggi karbo dan lemak. Beberapa jenis kacang : almond, kacang mede, kacang tanah, hazelnut, macadamia, pecan, dan kenari, ataupun bentuk tepung dari kacang-kacangan : tepung almond, tepung kelapa;

Meskipun kacang juga merupakan sumber lemak, perhatikan juga komposisi baik karbo maupun protein, serta kadang memiliki sifat inflamasi karena kandungan omega-6 yang tinggi seperi, seperti kacang tanah maupun biji bunga matahari (kwaci).

Gunakan tepung almond, atau tepung kelapa dalam jumlah terbatas juga. Agar menjaga tetap ketosis, batasi kacang berkarbohidrat tinggi seperti kacang mete, pistachio, chestnut, dan sebagian besar kacang-kacangan.

Memang jarang diungkap bahwa kandungan kacang termasuk tinggi omega-6, racun jamur, dan asam fitat yang seringkali memicu respons alergi. Termasuk kedelai dan olahannya karena kandungan fitoestrogen yang mengacaukan hormon Anda dan dapat meningkatkan kanker.

 

Susu dan olahannya

Bahan yang paling banyak direkomendasikan adalah mentega dan ghee karena keduanya adalah 100% lemak.

Selain itu heavy / whip cream bisa digunakan terbatas saja. Termasuk produk keju, yougurt, kefir juga tetap memiliki kandungan protein dan karbo yang cukup tinggi. Waspada juga jika membeli produk olahan di supermarket yang kebanyakan telah ditambahkan gula juga.

Untuk susu ini beberapa yang kadang terlewat adalah adanya kandungan laktosa-nya yang juga dimetabolisme sama seperti glukosa. Yang pasti dihindari adalah susu kental manis (yang jelas bukan susu, tapi penuh gula! ) maupun susu rendah lemak.

Untuk keju sendiri juga jaga karena adanya bahan tambahan pati dalam pengolahan keju yang bisa saja menggagalkan rencana sehat dan langsing Anda. Susu olahan dapat memicu alergi, sulit dicerna, dan berhubungan dengan berbagai macam penyakit.

 

Bumbu dan Penyedap

Garam, cuka, jahe, oregano, peterseli, kunyit, vanilla, lada hitam, bawang putih, pala, bawang merah, paprika.

Anda bisa riset lebih dalam tentang kandungan rempah-rempah yang akan digunakan untuk memasak. Perhatian jika adanya gula tambahan atau bahan dengan glikemik tinggi dalam campuran atau bumbu rempah-rempah. Periksa label jika membeli bumbu kemasan terutama terhadap penambahan : gula, susu, tepung, tepung jagung, ataupun MSG.

Tentu lebih aman jika mau meracik sendiri bumbu yang akan dimasak. Pilih bumbu dan rempah-rempah segar berkualitas tinggi untuk kesehatan kita.

 

Pemanis Alternatif

Idealnya memang kita hindari bahan-bahan ini.

Gunakan hanya kebutuhan tertentu saja dan dalam dosis rendah seperti eritritol, maltitol, monk fruit, sorbitol, stevia, xylitol.

Memang tubuh kita tidak memerlukan gula sebagai nutrisi tubuh lagi. Tapi banyak orang ketika makan, tidak peduli akan kesehatan. Kenikmatan dan kelezatan makanan jauh lebih penting. Ya kan???

Nah, ini adalah alternatif yang bisa kita gunakan dengan bijaksana.

Secara sederhana pilih pemanis alternatif yang tetap rendah glikemik sehingga menghindari lonjakan gula darah yang tinggi. Hindari kandungan maltodekstrin dan dekstrosa, yang dapat meningkatkan gula darah juga. Gula jenis maltitol atau xylitol memang tidak mengandung gula, tetapi akan tetap dapat memberikan respon glikemik ketika dicerna. Hindari bahan dengan aspartam, asesulfam, sorbitol, sakarin, fruktosa, agave, madu, maupun maple.

Bahan bahan pemanis ini jika terakumulasi dalam tubuh Anda, dan juga dapat berakibat buruk terhadap bakteri usus.

 

Gabung Bersama 39.346 Sahabat Lainnya


100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Leave a Reply

Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...