Hippocrates : Makanan Adalah Obat, Pakailah Obat Dari Makanan

Hippocrates : Makanan Adalah Obat, Pakailah Obat Dari Makanan

Pada jaman yang lalu Hippocrates telah menemukan sebuah pedoman penting tentang pola makan dan kesehatan.

Dulu, adanya penyakit adalah tanda bahwa tubuh kekurangan makanan. Dianggap tidak ada kesesuaian antara kebutuhan badan dengan makanan. Tapi kini ketika kita ada di era berkelimpahan makan, masalah kesehatan semakin meningkat. Sesuatu yang aneh bukan?

Tubuh kita membutuhkan energi, tentu dengan sumber energi yang tepat. Jika kita salah mengisi energi tentu akan banyak masalah yang datang baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

Nah, tubuh kita ibarat mesin pada sebuah kendaraan. Tuhan sudah sempurna menciptakan organ pencernaan tubuh kita, sehingga bekerja sama untuk mengolah makanan yang dikonsumsi menjadi energi. Mulai dari mulut, tenggorokan, lambung, ada pankreas yang menghasilkan insulin (mengolah karbohidrat), ada empedu (mengolah protein), ada liver (mengolah lemak), kemudian usus (menyerap makanan ke dalam pembuluh darah); limpa, ginjal, dan masih banyak lagi anggota tubuh lainnya.

Selama ini kita menggangga nutrisi itu adalah :
1. Karbohidrat (terkandung dalam nasi, ubi, singkong, kentang, jagung)
2. Protein (hewani maupun nabati)
3. Mineral (semua sayur2an)
4. Vitamin (semua buah2an)

dan kita banyak melupakan LEMAK.

Bertahun-tahun kita mempelajari bahwa karbohidrat adalah sumber energi yang essensial, padahal kenyataannya tidak ada karbohidrat essensial. Yang ada ternyata protein essensial dan lemak essensial.

Sampai beredar Mitos: Otak Tidak Berfungsi Tanpa Karbohidrat

Pada dasarnya manusia hanya membutuhkan sekitar 20-50 gram gula per hari. Memang benar, sumber glukosa paling mudah adalah karbohidrat, tapi glukosa dapat disintesis dari protein dan lemak.

Bila Anda tidak mengkonsumsi karbohidrat, maka otak akan mulai menggunakan keton. Kebutuhan energi bagi otak 75% bisa didapat dari keton dan sisanya 25% diperoleh dari glukosa yang disintesis dari protein.

Begitu pula kita menyanjung-nyanjung vitamin, padahal dalam tubuh kita hanya membutuhkan sedikit vitamin (sebagai mikronutrient)

Pola Makan Umum Penduduk Indonesia

Sebagai orang Indonesia kita pasti mengenal 4 sehat – 5 sempurna, yang kini telah direvisi sebagai pola makan “Gizi Seimbang” yang telah menghilangkan susu. Panduan umumnya adalah makan 3x sehari, dan setiap kali makan harus mengandung karbohidrat (nasi, mie, roti), lengkap dengan lauk pauknya, ada lauk hewan, tempe atau tahu, sayur, dan buah.

Nah, tahukah Anda, sebenarnya sumber kalori terbesar di dunia ini adalah lemak.

Kenyataannya, diet kita kebanyakan adalah karbohidrat. Diet sehat pun dianjurkan banyak sayur yang memiliki kalori rendah. Sehingga Kita membutuhkan banyak asupan agar tubuh kita tercukupi kalorinya. Akibatnya kita konsumsi terlalu banyak “sampah” dan membutuhkan waktu lama untuk mencerna.

Lemak ternyata bekerja jauh lebih efisien lho!
dan banyak sekali orang yang belum mengetahui hal ini…

Dan celakanya, salah satu bahan makanan yang kita konsumsi berlebihan saat ini adalah GULA.

Ada riset menunjukkan bahwa saat ini 3/4 dari supermarket memiliki kandungan identik gula (spt karbo), atau bahan yang akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh. Saat ini kita mengkonsumsi setara dengan 15-25 sendok gula setiap hari. Padahal kebutuhan harian kita maksimal 6-9 sendok gula saja!

Apa Bahaya Dari Gula?
Karbohidrat dan gula dari makanan akan diolah dalam tubuh kita menjadi glukosa. Kelebihan dari glukosa ini akan disimpan dalam glikogen (pada hati dan otot). Dan jumlahnya sangat terbatas lho. (cek video dr tan shot yen)

Trus kelebihan glukosa setelah makan karbo (nasi,dkk) dan gula ini bagaimana?
Disimpan menjadi LEMAK TUBUH!

Ketika konsumsi gula / karbohidrat (nasi), tubuh akan mengolah menjadi glukosa untuk energi. Dalam proses ini melibatkan hormon insulin untuk menurunkan kadar gula dalam darah, sekaligus menyimpan glukosa menjadi lemak tubuh. Ketika kelenjar Pankreas kita dipaksa bekerja terus menerus, sehingga dia mulai capek. Ketika Pankreas mulai bermasalah, produksi Insulin berkurang bahkan terhenti, sehingga nasi (karbohidrat) dan gula yang kita makan tidak diproses, dan menumpuk di dalam darah. Ini yang disebut Diabetes.

catat : tahun 2015 saja diperkirakan 10 juta orang indonesia menderita diabetes, dan jumlahnya meningkat secara drastis setiap tahunnya.

Itulah kenapa kita makin lama tubuh makin besar, membesar, overweight, dan akhirnya obesitas.

“Kan aku cuma makan nasi?”
tahukah Anda perbandingan semangkok nasi identik dengan berapa sendok teh gula?

belum lagi ditambah teh / kopi manis, biskuit, krupuk, dan berbagai produk dari tepung olahan sebagai lauknya.

Bagaimana dengan kasus kolesterol?
mungkin sebaiknya Anda baca dulu artikel : Bagaimana Kolesterol Jika Menjalankan Diet Keto ?

Bagaimana mengubah cara makan agar menjadi lebih sehat?
a. Stop makan karbohidrat terutama tepung olahan
b. Stop makan dan minum makanan yang mengandung gula
c. Stop makanan olahan
d. Batasi buah berasa manis
e. Cukupi konsumsi air yang cukup
f. Konsumsi lemak sehat

Menerapkan Cara Makan Ketogenic

Silahkan download dulu panduannya di link ini.

Bagaimana dengan sarapan jus / smoothies buah di pagi hari?
Ada beberapa diet yang menganjurkan mengganti sarapan dengan jus buah. Ternyata cara ini juga tidak sepenuhnya efektif untuk diet (berat badan ideal) dan terapi. Kenapa?
1. Jus buah, terutama yang manis mengandung fruktosa tinggi. Fruktosa ini dimetabolisme sama seperti gula dan karbohidrat
2. Buah yang di jus, cenderung lebih cepat diproses oleh tubuh dibandingkan buah potong

Lalu pagi sarapan apa?
Cobalah untuk TIDAK SARAPAN di pagi hari.

Siklus cirkadian, mengajarkan tentang hormon cortisol yang sangat aktif di pagi hari. Hormon cortisol ini salah satu hormon yang memberi sinyal kuat tubuh untuk mengeluarkan insulin. Sehingga jika kita mengkonsumsi karbohidrat / gula / buah manis di pagi hari maka gula darah meningkat drastis, begitu juga dengan insulin kita.


Lalu kalau aktivitas saya padat bagaimana mendapatkan energi?

Konsumsilah minyak kelapa atau virgin coconut oil.
VCO mengandung lemak rantai menengah atau dikenal dengan istilah MCT / MCFA. Kelebihan dari rantai menengah ini adalah mampu diubah langsung menjadi energi tanpa insulin.

Sadari, merubah kebiasaan makan yang sudah Anda jalani bertahun-tahun tidaklah seperti membalikkan tangan. Akan terjadi proses adaptasi atau dikenal juga sebagai detoks atau ketoflu. Jika Anda memilih mengikuti diet ketogenic, maka tubuh kita sebenarnya mulai melakukan pengurasan glikogen (stock gula dalam tubuh). Berikutnya tubuh mulai belajar menggunakan bahan bakar lemak (atau keton) sebagai energi.

Mungkin Anda akan merasakan beberapa gejala unik, tapi lanjutkan saja, karena umumya adaptasi itu akan berlangsung antara 4-20 hari. Selamat Mencoba…

Untuk berbagi pengalaman diet keto silahkan gabung di group facebook : https://www.facebook.com/groups/KetogenicIndonesia/

oh ya, follow juga @annasahmad
dan tonton juga berbagai video seputar keto

Apa Yang Harus Anda Ketahui Tentang Lemak, Protein dan Karbo

Apa Yang Harus Anda Ketahui Tentang Lemak, Protein dan Karbo

Siapapun yang peduli dengan hidup sehat pasti mempelajari tentang nutrisi

Nutrisi secara umum akan dibedakan menjadi 2. Yaitu makro nutrisi dan mikro nutrisi. Keduanya diperlukan semua orang untuk mencapai kondisi kesehatan optimal.

Dalam keseharian, kita sering melupakan dasar dari nutrisi makro yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Tiga hal ini harus kita pahami secara mendalam agar mampu mengatahui dan memilih makanan apa yang harusnya Anda konsumsi dan seberapa besar yang Anda butuhkan setiap hari.

#1 Protein – Apakah Penting?

Dalam tubuh, protein adalah nutrisi yang paling melimpah di dalam tubuh, selain air. Protein adalah rantai unit yang disebut asam amino. Protein yang Anda makan akan dipecah menjadi asam amino, diserap di usus kecil, lalu disusun kembali dan transportkan dalam aliran darah. Protein melaksanakan fungsi-fungsi untuk mempertahankan hidup.

Asam Amino pada dasarnya ada 2 jenis yaitu asam amino esensial dan tidak esensial.

Asam amino esensial tidak diproduksi oleh tubuh dan harus dipasok melalui makanan.

Dari literatur ada sembilan asam amino esensial: Histidin, Isoleusin, Leusin, Lisin, Metionin, Fenilalanin, Threonine, Tryptophan, dan valine. Sisanya adalah asam amino nonesensial yang diproduksi oleh tubuh dan tidak penting untuk mengkonsumsi melalui makanan.

Protein mengandung energi empat kalori per gram. Protein ini berfungsi : penggantian sel-sel lama, membangun otot, organ, darah, kuku, rambut, kulit, dan jaringan. Protein juga berperan dalam hormon, antibodi, dan pembentukan enzim.

Kita perlu konsumsi asam amino esensial agar tubuh dapat bekerja dengan baik. Jenis makanan yang memiliki semua sembilan asam amino esensial yang disebut protein lengkap yang dapat diperoleh dari daging hewani, susu, keju, ayam, ikan, telur dan sebagainya. Protein yang tidak lengkap dari nabati juga dapat dikombinasikan dengan protein pelengkap yang membawa asam amino untuk membentuk protein lengkap yang bisa berasal dari biji, kacang-kacangan, dan alpukat.

Karbohidrat – Sumber Energi Yang Melimpah

Apakah tubuh menyukai karbohidrat sebagai sumber energi? Yuk baca sampai selesai.

Karbohidrat kompleks tersedia dari biji utuh (seperti beras belum dipoles), pati, sayur dan buah. Karbohidrat mengandung 4 kalori per gram.Gula dan Karbohidrat akan dipecah menjadi bagian kecil yang disebut glukosa. Glukosa cepat diubah menjadi energi kemudian di distribusikan ke seluruh tubuh, kelebihannya akan disimpan di glikogen pada otot dan liver, jika masih berlebihan dengan bantuan insulin akan disimpan dalam bentuk lemak tubuh.

Kelebihan gula darah bersifat urgent, sehingga akan memicu insulin untuk menurunkan gula darah. Hal ini membuat energi dari karbohidrat tidak bertahan lama.

Akibatnya, konsumsi karbohidrat ini membuat mudah lapar, ketagihan dan menyebabkan seseorang konsumsi kalori berlebihan.

Semua sel darah merah dalam tubuh manusia menggunakan glukosa. Hal ini membuat karbohidrat dianggap sebagai sumber energi no 1 di era modern ini. Otak dan sistem saraf juga memerlukan glukosa. Tapi ternyata glukosa tidak harus didapat dari karbohidrat dan gula. Tubuh manusia juga akan mengubah protein dan lemak menjadi glukosa ketika tidak ada konsumsi karbohidrat.

Lemak – “Korban Fitnah”

Lemak ini banyak dipahami secara kurang tepat di dunia nutrisi. Banyak orang mengatakan lemak adalah gizi buruk, dan harus dihindari dalam makanan. Jarang sekali orang bicara tentang efek positif dari lemak. Padahal dalam lemak banyak unsur-untur penting. Kekurangan lemak sangat berbahaya bagi tubuh Anda.

Mungkin Anda tidak percaya, tapi itulah faktanya!

Lemak dikenal juga sebagai lipid. Lipid memiliki kalori 2x lebih banyak dari karbohidrat atau protein, sehingga memiliki sumber energi yang besar. Pembagian lemak ada beberapa jenis. Ada yang dibagi berdasarkan rantai karbonnya yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Ada juga membagi berdasarkan sumbernya yaitu lemak hewani dan lemak nabati. Serta berdasarkan panjang rantai lemak, yaitu lemak rantai pendek, rantai menengah, dan rantai panjang.

Sama seperti protein, dikenal juga lemak essensial, artinya bahan penting bagi tubuh manusia, yang tidak bisa disintesis oleh tubuh, sehingga Anda butuhkan dari makanan. Ada 2 asam lemak esensial, asam linoleat dan alpha-linolenic, tidak dapat disintesis dalam tubuh dan harus diperoleh dari makanan. Lemak ini sangat penting dan dapat ditemukan dalam lemak nabati, yang dikenal sebagai omega-3 dan omega-6.

Fungsi lemak sebagai energi untuk aktivitas, 9 kalori per gram, melindungi organ-organ vital, memberikan efek rasa kenyang, mengatur fungsi otak serta produksi hormon, menyeimbangkan suhu tubuh, dan transportasi termasuk penyerapan vitamin larut lemak.

Kekurangan asam lemak ini dapat menyebabkan gangguan termasuk kelainan pada hati dan ginjal, tingkat pertumbuhan berkurang, penurunan fungsi kekebalan tubuh, depresi, dan kekeringan pada kulit. Beberapa penelitian menjelaskan lemak ini juga penting bagi pencegahan aterosklerosis, mengurangi kejadian penyakit jantung dan stroke, dan gejala yang berhubungan dengan kolitis ulserativa, nyeri haid, dan sakit sendi, termasuk penurunan risiko kanker payudara.

Lemak diproses lebih lama di lambung, karena tidak memicu terbukanya pyloric valve. Beda dengan nutrisi lain yang cenderung cepat didorong ke usus. Lemak diubah menjadi gliserol, asam lemak dan monogliserida, versi yang lebih kecil diserap ke dalam aliran darah untuk disimpan atau melaksanakan fungsinya.

Sama seperti protein, lemak juga bisa diubah menjadi glukosa dari metabolisme glyserol dalam jumlah kecil ketika pemecahan trigeliserida menjadi FFA menjadi keton. cek skemanya di artikel : https://foodketo.com/antara-liver-lemak-dan-keto/

Hubungan Diet Ketogenic dan Nutrisi

Nah setelah membahas 3 makro nutrisi diatas, semakin jelas juga bahwa ada protein esensial, ada lemak essensial. Tapi tidak ada karbohidrat essensial.

Fungsi dari glukosa, bisa didapatkan dari protein dan lemak.

“Tiga macronutrien memiliki peran dan fungsi spesifik masing-masing dalam tubuh dan memberi kita kalori atau energi. Tubuh membutuhkan makro nutrisi dalam jumlah yang relatif besar untuk tumbuh, berkembang, memperbaiki dan terasa sehat!

Dalam diet ketogenic menyarankan konsumsi karbohidrat harian diturunkan sampai 5% (10-30 gram per hari) dengan tujuan menghindari penyimpanan lemak, efisiensi hormon (termasuk insulin), serta mencegah terjadinya inflamasi akibat ketersediaan glukosa dan lemak tubuh berlebih.

Oh ya, selain makro nutrien…..
Tubuh memerlukan juga mikronutrien yang terdiri atas vitamin, mineral, maupun antioksidan. Kita hanya memerlukan mikronutrien dalam jumlah kecil kok. Dalam diet banyak orang sering kurang kekurangan nutrisi dasar namun penting.

Jenis Mikronutrien
– Vitamin – Vitamin A, B, C, D, E, K dan karotenoid
– Mineral – Boron (B), kalsium (Ca), klorida (Cl), kromium (Cr), kobalt (Co), tembaga (Cu), fluorida (F-, ion negatif), yodium (I), besi (Fe ), magnesium (Mg), mangan (Mn), molibdenum (Mo), fosfor (P), potasium (K), selenium (Se), natrium (Na) dan seng (Zn)
– Asam organik – Asam asetat, asam sitrat, asam laktat, asam malat, kolin dan taurin

Selamat menentukan, terus belajar dan be openmind.

Yuk pelajari tentang diet sehat…

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Benarkah Menghindari Lemak Bisa Membuat Anda Kurus?

Benarkah Menghindari Lemak Bisa Membuat Anda Kurus?

Jika Anda konsultasi dengan ahli nutrisi, dokter, atau tenaga medis professional tentang berat Anda yang berlebihan umumnya mereka pasti :

1. disuruh perbanyak makan buah dan sayur
2. disuruh olah raga
3. disuruh menghindari makan makanan berlemak

Apakah Seperti Itu?

Jika ada yang tidak menyarankan seperti di atas, mohon ingatkan saya yaaaa….

Selama ini kita banyak dibombardir dengan informasi makanan sehat itu sayur, buah, dan makanan rendah lemak. Tetapi pasti banyak dari Anda gagal untuk menurunkan berat badan Anda yang berlebihan karena obesitas. Karena rasa lapar itu muncul dan tidak terkendali. Mudah lapar, tidak hanya lapar perut, tapi juga lapar mata…

Anda menjadi lebih mudah frustasi karena banyaknya makanan cepat saji yang menggoda. Mungkin beberapa kali Anda berhasil menghindari makanan kaya karbohidrat dan gula, tapi Anda merasa lemas dan pusing. Pada dasarnya sistem pencernaan mengubah karbohidrat menjadi gula darah sebagai energi untuk sel-sel Anda, jaringan, dan organ. Kelebihan gula disimpan dalam sel-sel hati, otot, dan lemak.

Setiap kali Anda makan, seringkali melebihi kapasitas penyimpanan gula dalam hati. Sehingga kelebihan gula diubah oleh hati menjadi asam lemak. Lemak ini akan disimpan di sel adiposa lemak termasuk perut, pinggul, pantat, dan payudara.

Kenapa menghindari lemak TIDAK akan membuat Anda kurus? karena karbohidrat juga akan diubah menjadi lemak tubuh, bahkan lebih cepat karena insulin adalah hormon aktif yang membantu pembentukan lemak tubuh. Berbeda dengan konsep rendah karbo, yang membuat kadar gula darah pada tingkat yang stabil dan rendah. Dengan rendahnya tingkat gula darah, insulin diproduksi dalam jumlah minimal dan sebagai hasilnya lebih sedikit lemak disimpan dalam tubuh.

Karbohidrat atau Lemak ?

Karbohidrat merupakan tangki penyimpanan di dalam tubuh yang terbatas, sehingga ketika kita mencerna karbohidrat & menyerap gula, tubuh akan dipaksa untuk memprioritaskan membakar gula yang sekaligus mengunci akses ke penggunaan lemak. Ini dikenal dengan “fat storage mode”. Efek sampingnya adalah mengantuk dan malas bergerak.

Semua karbohidrat yang kita makan dari nasi, mie, roti, tepung, buah manis dan berbagai gula akan diubah menjadi glukosa dalam darah. Glukosa yang dihasilkan dari karbohidrat adalah puluhan kali lipat dibandingkan dengan gula dalam darah yang hanya menyerap 1-2 sendok makan dalam 5-6 liter darah. Peningkatan gula darah berbahaya, karena tubuh akan mengerahkan hormon insulin untuk menurunkannya dan mencegah pembakaran lemak.

Lemak dapat menghasilkan kalori yang lebih besar dari karbohidrat, kapasitas tangkinya puluhan kali atau bahkan ratusan kali lipat lebih banyak (terutama pada orang over weight atau obesitas). Ketika tubuh berjalan pada “fat burning mode” akan menggunakan energi dai lemak yang tersimpan lebih banyak.

Dalam kondisi fat burning mode tubuh akan menggunakan lemak sebagai bahan bakar bukan karbohidrat, dan jika Anda kelebihan berat badan, maka Anda akan mulai kehilangan lemak tubuh. Asyik kan…

Terlepas dari penurunan berat badan, Anda bisa mengalami banyak manfaat kesehatan lho, seperti diabetes lebih terkendali tanpa obat, pencernaan Anda akan lebih baik, Anda merasa lebih bahagia, lebih berenergi.

Mendengarkan tubuh Anda dan memilih makanan asli (real food) adalah kuncinya.

Batasi karbohidrat dan memastikan asupan yang seimbang dari lemak sehat, protein & serat.

Ingat, dengan setiap adaptasi kecil dalam gaya hidup Anda, maka akan lebih mendakatkan Anda pada hidup yang lebih sehat & bahagia.

Gabung sekarang di group facebook ketogenic

Pertimbangkan Baik-Baik Sebelum Ikutan Diet Keto yaaaaa…..

Pertimbangkan Baik-Baik Sebelum Ikutan Diet Keto yaaaaa…..

Sejak tahun 2011, Saya selalu membuat resolusi tahun baru. Termasuk masalah kesehatan, dan ukurannya adalah berat badan. Hingga tahun 2015 target berat badan saya TIDAK PERNAH BERHASIL! Berat hanya turun 1-3 kilo saja rasanya kok susah…

Hingga akhirnya tahun 2015, ketemu dengan sebuah buku di Kuala Lumpur : Coconut Ketogenic Diet. Disana saya mulai belajar lebih dalam tentang pola makan rendah lemak, dan akhirnya di awal tahun 2016 ketemu juga dengan mas Agus yang banyak mempelajari bio molekuler dari keto dan fasting.

Kata banyak orang makan sayur, buah itu membuat tubuh lebih slim, dan disertai olahraga rutin maka berat badan akan langsing. Dan itu sangat sulit bagi saya, mungkin juga buat Anda… #ngaku

Jadi, apa sebenarnya diet keto?
Singkatnya adalah menghindari semua jenis karbohidrat (termasuk dari sayur tinggi karbo) dan gula (termasuk dari buah manis), dan berikutnya adalah konsumsi lebih banyak lemak, baik nabati maupun hewani.

Banyak orang, terutama penggemar diet kaya buah dan sayur pasti mengkritik cara ini, dianggapnya diet ini aneh dan tidak sehat seperti yang biasa dibaca di buku mereka, tapi sadari bahwa ketika tubuh mulai kelaparan, kekurangan karbohidrat, kekurangan glukosa, makan perlahan tubuh akan menggunakan lemak sebagai bahan bakar. Sederhana!

Dibeberapa referensi ketogenik menganjurkan konsumsi 70-75% lemak, 15-30% protein, 5% karbohidrat. Perhitungannya kira-kira 10-20 gram karbohidrat per hari. Bagaimana kita mengontrol asupan harian ? saya baru ketemu aplikasi keren namanya http://www.fatsecret.co.id/.

Silahkan daftar gratis, ada versi web dan aplikasi android juga. Kalau sudah punya akun, silahkan cari nama : annasahmad agar kita bisa berteman disana…

Pada awal pasti cukup mudah, tapi ada masa ketika mulai muncul efek samping diet ketogenic ini. Biasanya disebut healing crisis (HC) atau Body Reset. Tenang aja, karena perubahan metabolisme glukosa ke keton tentu tidak mudah bagi semua orang. Tapi semua akan berlalu antara 3-20 hari saja.

—————————–
Pahami Juga :

LIMA HAL YANG PERLU ANDA KETAHUI SEBELUM MENCOBA KETO

—————————–

Dalam pengalaman menemani sahabat saya menjalani keto di group facebook (silahkan join juga di : https://www.facebook.com/groups/387794234902566/)

Ada tips 10 hari yang bisa Anda coba untuk memulai diet yang makin bikin kepo banyak orang ini :

Hari 1:
Siapkan diri Anda, alasan terbaik dan paling kuat. Baca lengkap artikel : Cara Mudah Memiliki Kepercayaan Bahwa “Langsing itu Mudah”.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih cepat kombinasikan dengan Intermittent fasting, atau fastosis, atau mirip diet OCD yang diperkenalkan Deddy Cobuzier.

Hari pertama Anda bisa mulai menyiapkan amunisi seperti : telur, daging, ikan, agar-agar, alpokat, teh tubruk, kopi tubruk, dan virgin coconut oil (pilih yang kualitasnya oke, rasa dan aroma segar seperti vico bagoes )

Nikmati aja makanan karbohidrat favorit Anda untuk terakhir kalinya di hari itu. Termasuk minuman kemasan, kopi manis, teh manis. Berhenti-lah makan jam 19.00, lewat jam itu hanya air putih saja yang bisa Anda konsumsi.

Hari 2:
Kenali juga, seperti halnya OCD, sarapan itu ternyata tidak penting. Anda mulai saja kegiatan tanpa sarapan. Pagi Anda bisa konsumsi teh / kopi tanpa gula, ditambah 1 sendok vco (virgin coconut oil). Setelah itu langsung saja mulai aktivitas Anda.

Siapkan bekal telur goreng atau telur rebus saja. Idealnya jam makan mulai jam 12 siang, tapi jika Anda belum siap silahkan mulai makan jam 10.30. Cukup dengan telur bekal tadi saja, bisa ditambah lagi 1 sendok VCO. Selanjutnya makan (bebas karbo : mie, roti, nasi) tetap mulai jam 12.00.

Jam makan siang Anda bebas makan segala jenis daging ayam, bebek, sapi, kambing, ataupun seafood. Makan saja hingga Anda merasa cukup kenyang.

Snack : keju 2 slice

Makan malam : makan 1 potong steak (150gram) dengan extra topping butter. Atau bisa dengan ayam bakar, bebek goreng. Enak banget ya…

Hari pertama keto biasanya Anda akan merasa lapar, dan ada keinginan yang besar mengkonsumsi camilan tepung (karbohidrat). Dan disana kita mulai sadar bahwa karbo dan gula itu memang membuat ketagihan! Silahkan makan lauk 2-3 porsi untuk memastikan konsumsi lemak Anda cukup.

Hari 3:
Sarapan kopi / teh plus VCO dan makan siang dan makan malam sama seperti di hari kedua.
Perasaan Anda akan mulai rindu karbo, kadang merasa mudah lapar. Sejauh energi untuk aktivitas Anda cukup tidak menjadi masalah.

Hari 4:
Biasanya akan mulai muncul beberapa healing crisis.
Baca : https://foodketo.com/efek-detoks-healing-crisis-hc-efek-samping-dari-diet-ketogenic/

Hal ini terjadi karena konsumsi karbohidrat yang terbatas, tubuh jadi bingung. Karena selama ini kita selalu menggunakan karbohidrat dan glukosa sebagai energi tiap hari. Proses ini mirip seperti kita yang sedang kelaparan, kadang emosi juga tidak terkendali. Anda perlu minum air dan garam yang cukup.

Pertahankan pola makan bebas karbohidrat dan gula. Makan yang cukup, tidurlah mulai jam 21.00

Hari 5:
Sarapan sama seperti sebelumnya, jika masih lemah bisa tambahkan 1 butir telur dan keju. Kadang makan siang agak kurang berselera, tapi isi saja walau sedikit. Pilih makanan dengan santan, atau konsumsi santan secara langsung.

Oh ya, kenapa konsumsi VCO penting? karena MCT dalam minyak kelapa / vco cepat diubah menjadi energi tanpa insulin.

Biasanya setelah makan malam di hari ke-5 Anda akan mulai menemukan energi baru.

Hari 6:
Sarapan tetap dengan pola intermittent fasting, hanya air putih / teh / kopi dengan VCO. Makan siang bisa dengan berbagai menu, pilih daging atau ikan bersantan. Malam bisa dengan makanan yang digoreng.

Oh ya, lakukan saja olah raga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau Anda juga boleh coba plank (10-60 detik).

—————————

Pastikan juga Anda sudah memiliki Kartu Panduan Diet Ketogenic, dapetin disini jika perlu

—————————

Hari 7-10:
Anda akan mulai terbiasa dengan fastosis, tidak mudah lapar dan lebih berenergi. Tidak sarapan pagi bukan hal yang berat lagi untuk Anda. Jika merasa lemah, minum saja vco untuk mendapatkan energi instant dari kandungan MCT-nya.

Setiap hari Anda akan merasakan energi yang makin meningkat. Lakukan olah raga ringan antara jam 10-11. Tidur yang cukup dan bangun pagi agar dapat menghirup udara segar, dan tentu bisa sholat subuh berjamaah di masjid.

Apakah saya akan menjalani keto seumur hidup?
Ya, tentu dengan berbagai penyesuaian…

Ada 3 fase atau tahapan, yaitu induksi, konsolidasi dan maintenance. baca di : https://foodketo.com/panduan-gratis/

Perasaan ingin makan karbohidrat kini jauh berkurang. Bahkan buah manis favorit seperti mangga, pisang, apel, nanas, juga sudah saya hindari. Apalagi makan roti, donat, dan snack yang penuh karbo dan gula…

Saya sebelumnya tidak pernah lagi mendapat ide bagaimana mencapai berat badan ideal, tapi ketogenik ini menunjukkan jalannya. Kini BMI saya sekarang 24, alias sudah normal, setelah sebelumnya obesitas. Semoga kisah ini juga bisa memberikan inspirasi dan semangat Anda untuk memulai diet ketogenik.

Saya perlu info tambahan tentang Diet Keto

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Pengalaman Diet : Pilih rendah lemak VS rendah karbo (gula)

Pengalaman Diet : Pilih rendah lemak VS rendah karbo (gula)

Setelah 2 tahun lebih saya mempelajari diet untuk tujuan saya pribadi, akhirnya penemuan itu berakhir dengan sesuatu yang mengejutkan!

Membuat tubuh langsing itu ternyata mudah!
.
.
.
.
Jika tahu caranya…

sebuah riset membandingkan antara diet rendah lemak (yang saat ini sangat populer) dan rendah karbohidrat. Dan hasilnya seperti pada grafik berikut ini :

Hasilnya sangat mengejutkan ya.
Ternyata diet rendah lemak itu terbukti tidak efektif untuk mendapatkan berat badan ideal. Lalu bagaimana?

Secara garis besar akan saya berikan 4 RAHASIA LANGSING.
*dan ini sudah saya praktekkan lho!

1. Perbaiki Mindset / Keyakinan

selama ini banyak kita terjebak oleh pikiran kita sendiri, atau pikiran orang lain yang membuat kita tidak bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Termasuk memiliki berat badan ideal. Ini adalah kunci dari keberhasilan diet Anda. Jika masih kesulitan memperbaiki mindset sebaiknya Anda ikut program khusus.

Cara sederhana memperbaiki mindset sudah pernah dibahas di : Cara Mudah Memiliki Kepercayaan Bahwa “Langsing itu Mudah”

2. Menghindari Gula dan Karbohidrat (terutama olahan tepung)

Pada dasarnya gula dan karbohidrat akan dimetabolisme sama dalam tubuh menjadi glukosa. Kelebihan glukosa dalam tubuh akan disimpan dalam glikogen. Tapi ternyata glikogen ini tidak bisa disimpan dalam jumlah yang banyak, sehingga akhirnya disimpan menjadi lemak tubuh dengan bantuan insulin. Problem terbesarnya ternyata tubuh kita sehari itu hanya membutuhkan 2 sendok gula, jika ditambah stok glikogen, hanya membutuhkan maksimal 6 sendok saja!

Nah, rata-rata kita ternyata mengkonsumsi gula setara lebih dari 20 sendok gula setiap hari!

Problem berikutnya, gula itu memiliki sifat craving dan additive. Artinya membuat kita ketergantungan terhadap gula. Bahkan pernah disebutkan gula itu lebih aditif dibandingkan rokok. Jika kita mampu lepas dari gula, maka kita bisa hidup lebih bahagia

PS. Gula dalam buah juga memiliki efek mirip, walau karena dalam bentuk serat, diolah lebih lama dalam tubuh.

3. Konsumsi Lemak Sehat dan Protein

Siapa bilang lemak itu membuat gendut? itu salah besar!
Lemak itu memiliki kalori tinggi, sehingga kita bisa mendapatkan kalori yang tinggi hanya dengan konsumsi sedikit lemak saja. Lemak yang berlebihan juga tidak diubah menjadi lemak tubuh.

Berikutnya, dalam lambung kita terdapat klep yang disebut pyloric sphincter. Dimana klep itu tidak akan membuka jika kita mengkonsumsi lemak dan protein. Proses pencernaan akan dilakukan secara sempurna dulu di lambung, baru diteruskan ke usus.

Pilih lemak sehat hewani dari Sapi, Kambing, Ayam, Ikan
serta lemak nabati dari alpokat, cincau, rumput laut, cacao fat, dan minyak kelapa (VCO)

4. Lakukan Olah Raga Ringan

Anda tidak perlu olahraga yang menguras keringat.
Juga tidak perlu pergi ke sport center atau gym.
Cukup lakukan olah raga dan gerak ringan 7-12 menit dengan aplikasi di HP

Tidak punya waktu 7-12 menit sehari?
Lakukan saja sit-up 3 menit

Masih tidak punya waktu 3 menit?
Lakukan saja plank 30 detik

ditulis oleh :
annasahmad

Selamat mencoba, dan pastikan gabung di komunitas sehat di group facebook ini.

Ya, kirim info tentang diet dong…

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Apa Sih Yang Membuat Tubuh Kamu Makin GENDUT Tiap Hari?

Apa Sih Yang Membuat Tubuh Kamu Makin GENDUT Tiap Hari?

Selama ini kita tidak tahu kenapa tahu tahu baju kita jadi sempit?
Apa kita pikir tubuh kita masih berkembang seperti bayi?

Menurut penelitian pertumbuhan badan, terutama tinggi badan akan jauh berkurang ketika kita memasuki usia 20 tahun.
Cek gambar berikut ini :

Nah, lalu ketika pertumbuhan kita sudah tidak lagi ke atas, trus kelebihan lemak kita bagaimana?

YA, Melebar ke samping, jadi lemak tubuh, dan indikasinya tubuh makin berat dan membesar, baju makin sempit terutama di bagian pinggang dan perut!

Nah, ilmu nutrisi adalah ilmu RAHASIA.

Tidak atau jarang diajarkan di sekolah,
Bahkan guru banyak yang tidak tahu,
Ahli nutrisi juga banyak yang salah kaprah.

Coba tanya, kenapa tubuh kita jadi GENDUT? padahal dulu “pernah” langsing…

Yuk kita bahas bareng-bareng di tulisan ini. Baca sampai tuntas ya.

Selama ini kita makan, tujuannya untuk mendapatkan energi untuk beraktivitas setiap hari.
Kita mengkonsumsi berbagai jenis makanan, mulai dari karbohidrat, protein, sayur, buah, maupun lemak. Berbagai jenis makanan yang kita konsumsi ternyata diolah dengan cara yang berbeda oleh tubuh. Ada yang menjadi asam amino, ada yang menjadi asam lemak, dan ada yang menjadi glukosa.

Langkah awal, kita harus mengetahui bagaimana aliran makanan ini bekerja dalam tubuh Anda.

Selama ini kita menggunakan karbohidrat sebagai makanan pokok. Dalam porsi panduan gizi seimbang idealnya 40% adalah karbohidrat dari pati (nasi, gandum, dll), dari umbi (singkong, kentang, dll) dan dari tepung (mie, roti, dll). Belum lagi konsumsi gula.

Sebelum Anda melanjutkan membaca, coba ambil selembar kertas. Tulis menu makan dan jenis makanan yang Anda konsumsi kemaren :
Makan Pagi : ….
Menjelang siang : ….
Makan Siang : ….
Snack sore : ….
Makan Malam : ….

Nah coba cek berapa banyak karbohidrat dan gula yang Anda konsumsi. Bagaimana metabolisme glukosa dalam tubuh?

[gambar metabolisme glukosa dan gula]

Karbohidrat dan gula akan diubah menjadi glukosa. Glukosa sebagian digunakan sebagai sumber energi langsung oleh tubuh, sebagian disimpan dalam bentuk glikoden, dan sisanya disimpan menjadi lemak tubuh. Glukosa tidak dapat disimpan sebagai lemak tubuh tanpa hormon insulin yang dipicu ketika kita makan karbohidrat. Jika cadangan glikogen penuh, maka akan diubah menjadi lemak tubuh dengan bantuan hormon insulin. Cukup jelas?

Bayangkan banyaknya insulin yang harus diproduksi oleh tubuh kita jika kita banyak mengkonsumsi karbohidrat dan gula. Sehingga suatu saat, sel-selnya tidak merespon insulin dengan baik, dan kondisi inilah yang dikenal sebagai gejala resistensi insulin.

Resistensi terhadap insulin ini tidak tiba-tiba muncul lho, tapi proses yang menumpuk dari waktu ke waktu. Ciri-cirinya diantaranya adalah kelelahan -biasanya terjadi akibat sel-sel tidak mendapatkan energi akibat penyerapan glukosa yang kurang baik. Gejala lain adalah perut terasa kembung dan sugar craving (tubuh menagih gula) -akibat level insulin dan glukosa yang berfluktuasi di dalam tubuh.

Dan salah satu pertanda yang paling mudah dilihat adalah timbunan lemak di bagian-bagian tubuh tertentu terutama di bagian abdominal (perut), sehingga kebanyakan wanita dan pria yang mengalami resistensi insulin memiliki lingkar perut yang besar.

Selain itu, konsumsi protein ternyata juga dapat diubah oleh tubuh menjadi glukosa lho. Asam amino dikonversi menjadi glukosa dan digunakan sebagai bahan bakar atau disimpan sebagai lemak tubuh juga.

Nah itulah kenapa kita menyebutnya “Tidak semua kalori itu sama”. Tubuh kita memetabolisme karbohidrat dan protein dengan cara yang berbeda.

Sekarang bagaimana dengan metabolisme lemak?

Lemak hanya dimetabolisme dalam dua langkah untuk menjadi lemak tubuh, pertama ia diubah menjadi asam lemak dan kemudian diikat gliserol 3 fosfat dan diubah menjadi energi ketika dalam tubuh sudah memiliki kadar gula darah rendah. Lemak tidak merangsang hormon insulin dalam metabolisme.

Penting diketahui : jika kita konsumsi karbohidrat dan gula, sehingga muncul glukosa yang menghentikan tubuh dari pembakaran lemak.

Ketika gula darah cenderung tinggi, pola makan tinggi karbo terus dijalankan, badan jadi lebih besar hingga obesitas, maka enzim penyimpanan lemak utama dalam tubuh lipoprotein lipase (LPL) semakin meningkat. Insulin juga menurunkan hormon lipase sensitif (HSL) sebagai enzim pembakaran lemak utama.

Jadi jika Anda serius ingin menghilangkan lemak yang menumpuk di tubuh, Anda perlu tahu bagaimana cara mengontrol insulin. Selama ini kita selalu berpikir menjadi gemuk itu karena konsumsi makanan berlemak itu SALAH BESAR!.

Hingga ada istilah ketikan kita konsumsi karbohidrat dan gula, maka kita mengatur tubuh dalam mode FAT STORAGE. Sedangkat ketika kita konsumsi lemak sehat kita membuat tubuh dalam mode FAT BURNING!

Keberadaan glukosa dan insulin adalah kunci dalam membakar lemak. Ibarat anak kunci, insulin ini akan mengunci atau memblokir sel agar tidak mengeluarkan lemak.

Inilah informasi penting yang selama ini banyak disembunyikan banyak pihak.
Apa motifnya? tentu MOTIF EKONOMI. Bayangkan saja produk-produk yang mayoritas mendominasi rak-rak supermarket adalah gula dan karbohidrat olahan. Belum lagi industri farmasi yang menghasilkan jutaan US dollar… NGERI!

Kembali lagi ke pilihan Anda dalam program diet :
pilih rendah lemak atau VS rendah karbohidrat (gula)

It’s your choice!

Jika Anda memilih pola rendah karbohidrat, dan mulai mencoba konsumsi lebih banyak lemak,
ikuti panduannya di KETOGENIC DIET.

Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...