Apa Perlu Mengukur Makro Ketika Diet Keto?

Apa Perlu Mengukur Makro Ketika Diet Keto?

Diet keto itu yang penting gak makan nasi!

Hihihihi… pernah denger yang semacam itu? Tentu bagi orang awam bisa saja, tetapi ketika Anda ingin menjalankan diet dengat tepat agar tidak salah langkah tentu harus memahami tentang pengukuran makro nutrisi. Ini adalah cara paling efektif agar diet Anda bisa memberikan hasil yang maksimal.

Dapatkan 40 kartu Flashcard edukasi ketogenic sekarang!

Tujuan utama dengan diet ketogenik adalah untuk menguras glukosa yang ada dalam darah serta glikogen agar dalat optimal menggunakan keton sebagai bahan bakar. Tentu melakukan perubahan ini bukan perkara yang mudah. Tentu Anda harus mempelajari dengan seksama, merasakan respon tubuh, dan mencari pola yang paling tepat untuk tubuh Anda sendiri.

 

MENGHITUNG MAKRO : Perhatikan perbandingan sumber kalorinya!

Banyak diet tidak peduli sumber kalorinya, tapi hanya mengukur jumlahnya saja.  Ketika menjalani diet ketogenik, sumber dari kalori sangatlah penting, karena akan mengatur perbandingan antara sumber kalori dari lemak, protein, dan karbohidrat.

 

Targetnya :

Lemak : 60% -80% dari total kalori berasal dari lemak.
Protein : 15% -35% dari total kalori berasal dari protein.
Karbohidrat : 5% atau kurang dari total kalori berasal dari karbohidrat.

Jumlah kalori tentukan saja sesuai dengan asupan harian Anda sehari-hari. Cobalah install aplikasi penghitung makro kalori untuk melihat mana yang paling cocok untuk Anda.

Saat Anda mulai mengukur makro harian dan membatasi asupan karbohidrat, tubuh Anda akan menghabiskan stock glikogennya, diubah menjadi energi Anda dari keadaan glikosis (pembakar glukosa) ke ketosis (pembakar keton). Untuk informasi lebih lanjut tentang dasar-dasar dan manfaat diet ketogenik, coba cek buku saya Ketogenic Gaya Hidup Revolusioner. 

 

Ketika Anda sudah membaca dan menemukan daftar makanan yang bisa di konsumsi, dan mana yang dihindari, maka mulailah menyusun menu dan resep favorit Anda. Ini tidak sesulit yang Anda bayangkan kok!

Dengan manjaga agar asupan net carb harian 20-50 gram akan sangat optimal menjadikan tubuh menjadi ketosis.

 

INVESTASI DENGAN PENGETAHUAN

Ilmu tentang makan ini sangat sedikit diajarkan di sekolah. Kadang kita masih bingung melihat komposisi makanan ini apa. Sehingga perlu ilmu dan pengalaman untuk mulai memahami dan memperkirakan kandungan makanan dengan lebih akurat.

Coba dalam 1 minggu ukur makanan Anda. Kalau perlu di timbang, lalu dimasukkan ke dalam aplikasi seperti fatsecret atau myfitnesspal. Tentu ini tergantung kondisi dan kebutuhan Anda. Kalau memang sudah obesitas dan bertujuan diet untuk terapi, melakukan pengukuran secara akurat adalah cara yang bijaksana.

Anda tidak perlu melakukan seumur hidup. Cukup antara 1-3 bulan, Anda akan mengenal kandungan makanan dengan cukup presisi kok. Dan kedepan, ilmu ini bisa Anda manfaatkan seumur hidup Anda. Sungguhan!

 

BAGAIMANA MENGUKUR MAKRO DALAM DIET KETO

Ketika kita melakukan perubahan pola makanan yang cukup extrem, dari tinggi karbohidrat menjadi rendah karbohidrat, bisa jadi ada orang yang merasa kesulitan. Tapi percayalah, Anda pasti bisa. Secara sederhana kita hanya mengalokasikan 5% kalori harian adalah net karbohidrat.

 

ADA APA DENGAN NET CARB?

Dalam ketogenic, melihat bagaimana gula dalam darah agar tetap rendah. Makanan dengan serat tinggi tidak akan memiliki efek metabolik yang signifikan, dan tidak menyebabkan lonjakan insulin. Sehingga kita harus paham beda antara karbohirat dan net carb dalama makanan. Misalkan di sayur, kelapa, dan kacang-kacangan.

 

APA YANG HARUS DIMAKAN DALAM KETO DIET

Rendah karbohidrat, tinggi lemak adalah dasar dari diet ketogenik. Banyak orang paham tentang rendah karbo, tapi kadang masih bingung makanan mana yang tinggi lemak.

Ini adalah beberapa makanan yang tinggi lemak :

  • Potongan daging yang berlemak
  • Minyak kelapa
  • Virgin Coconut Oil
  • Minyak zaitun
  • Minyak alpukat
  • Mentega (atau ghee)
  • Heavy cream
  • Krim kental
  • Keju
  • Alpukat

Cek daftar list lengkap di flashcard ataupun buku ketogenic

 

PROTEIN DENGAN DIET KETO

Protein ini diasup terbatas saja. Tubuh juga mengubah protein menjadi glukosa. Makan BANYAK protein TIDAK kondusif untuk diet ketogenik. Tetap mengukur seberapa banyak protein yang Anda konsumsi adalah kuncinya. Ketika kita over protein maka akan sulit menjaga tubuh tetap ketosis.

Jika Anda mempelajari ilmu nutrisi, jumlah protein yang diperlukan tubuh ketika diet keto adalah antara 1,2 gram dan 2,4 gram per kg tubuh. Bagi yang tidak aktif dalam aktivitas harian cukup 1-1,2 gram per kg berat tubuh.

Beberapa sumber protein : ikan, telur, daging ayam, sapi, domba, bebek, dan sebagainya.

 

UKUR MAKRO NUTRISI DENGAN BENAR

Pelajari apa yang harus dibatasi dan dihindari dalam diet keto. Dalam ketogenic usahakan selalu menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula. Hindari juga karbohidrat tinggi maupun karbohidrat olahan (bahan dari tepung terigu)

Semua jenis makanan pokok yang selama ini kita kenal, sebaiknya dihindari sama sekali. Nasi, mie, roti, singkong, gandum, jagung, kentang memang enak, tapi coba cari alternatif lainnya yang rendah karbohidrat.

Minuman soda, jus, dan minuman energi yang penuh gula juga harus dihindarkan dari pola makan Anda.

Ini adalah beberapa alternatif makanan penggantinya :

  • Nasi dari kembang kol
  • Nasi dari telur orek
  • Roti dari tepung almond
  • Brownies dari tepung kelapa

Dan sekarang juga sudah banyak lagi alternatif lain bahan makanan rendah karbo yang bisa Anda coba.

Silahkan masukkan juga kontak Anda untuk mendapat info resep masakan melalui email.

Saya mau info resep dan menu keto!


100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


 

APA YANG BOLEH DI MINUM?

Air putih jelas akan menjadi pilihan nomor satu setiap hari. Anda juga bisa konsumsi teh dan kopi yang akan membantu menjadikan diet keto lebih seru. Misal tambahkan VCO di cangkir kopi akan memberikan efek luar biasa untuk diet Anda. Cek juga VCO vico bagoes yang rasanya enak dan gurih.

Asupan Susu tidak dianjurkan karena kandungan laktosa akan diproses oleh tubuh kita sebagai gula juga. Jika Anda menyukai susu, bisa diganti dengan whip cream, mentega, atau santan untuk campuran kopi.

 

Nah, untuk yang baru memulai diet keto, mengukur asupan net carb akan sangat membantu. Asup daging, telur, sayur, dan lemak sehat seperti VCO. Jauhi makanan dan minuman manis, termasuk cemilan-cemilan kaya karbo. Saya percaya Anda pasti bisa. Silahkan tulis di komentar tentang apa pendapat Anda dari diet keto ini!

 

Menu Keto : Daftar Makanan Untuk Diet Keto

Menu Keto : Daftar Makanan Untuk Diet Keto

Diet keto memang sudah mulai populer sekitar 5 tahun yang lalu, tapi masih banyak orang yang memerlukan bantuan untuk memilih makanan apa yang dimakan dan dihindari dapal diet ketogenik.

Yuk pelajari panduan “Mulai Ketogenic” dan dapatkan langkah-langkah untuk memandu Anda dalam diet ini.

Diet keto sederhananya adalah konsumsi makanan dengan tinggi lemak dan rendah karbo, sehingga menjadikan tubuh kita sebagai pembakar lemak.

Tentu perlu pemahaman yang mendasar, karena selama ini kita selalu dijejali informasi bahwa sumber energi hanya didapatkan dari karbohidrat saja. Kini Anda akan belajar bagaimana kita ternyata bisa bertahan tanpa asupan makanan pokok (nasi, mie, roti, singkong, gandum, kentang, tepung, dan sumber makanan pokok lainnya) sekaligus mendapatkan manfaat dari ketosis untuk performa maupun mental

Silahkan download panduan keto di link ini.

Banyak orang memang masih bingung harus makan apa ketika diet keto. Tapi tenang aja, saya sudah siapkan berbagai materi, kartu edukasi, sampai buku yang membantu Anda memulai diet keto. Dengan mengurangi gula dan karbo tinggi, akan membuat tubuh kita menjadi ketosis.

So pastikan baca lengkap deh materi diatas agar makin yakin cara memulai diet ketogenic ini.

Disclaimer : Pelajari dengan seksama dan ketahuilah bahwa tiap orang bisa jadi memiliki kebutuhan khusus, misalkan untuk terapi. Silahkan konsulkan dengan dokter dan professional untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

 

APA YANG BISA DI MAKAN KETIKA DIET KETO?

 

Kita akan sharing hal-hal sederhana agar Anda secara singkat bisa mengetahui apa yang bisa dikonsumsi dalam diet keto ini.

 

Minyak dan Lemak

Kita mengenal berbagai minyak. Misal minyak sawit, minyak kelapa, minyak zaitun, minyak ikan, mentega, MCT, lemak sapi, lemak ayam, kuning telur, sampai minyak kelapa murni, atau populer dengan nama VCO, Virgin Coconut Oil.

Lemak diatas direkomendasikan untuk dikonsumsi ketika kita menjalankan diet keto.

Tapi, Anda harus hati hati, karena ada minyak yang sebaiknya kita hindari lho. Misal minyak goreng import seperti minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak -minyak import yang mengandung lemak trans. Ini pernah kita bahas juga di : https://foodketo.com/makanan-yang-mengandung-lemak-baik-dan-lemak-buruk/

Lemak merupakan nutrisi utama dari diet keto, 70 – 80% persen dari kalori harian akan disupply dari lemak. Tentu kita harus memahami lemak mana yang baik untuk tubuh kita. Dan pastinya hindari lemak yang buruk bagi tubuh kita. Hindari lemak trans, lemak terhidrogenasi, lemak tak jenuh ganda dan minyak nabati olahan lainnya. Batasi juga asupan omega-6s yang memicu peradangan.

 

Protein

Kita bisa peroleh dari daging sapi, daging ayam, daging kambing, daging bebek, ikan, telur, jeroan, maupun seafood.

Idealnya memang bisa menggunakan daging yang di kembangkan secara organic. Sebisa mungkin hindari makanan olahan pabrikan yang banyak menggunakan bahan tambahan (termasuk gula). Jika konsumsi makanan kemasan / olahan seperti bakso, sosis, dll, cek aja kandungan dan komposisinya.

Catat : ingat protein bukan kunci untuk ketosis. Jika konsumsi protein lebih tinggi dari pada kebutuhan, tubuh juga akan mengubah protein menjadi glukosa loh! Hal ini disebut glukoneogenesis – dan tentu membuat tubuh kita juga tidak lagi ketosis.

 

Sayuran

Banyak orang berpikir diet keto tidak makan sayur. Tentu tidak!

Keto bisa konsumsi berbagai sayur seperti daun singkong, daun pepaya, bok choy, brokoli, kubis, kembang kol, seledri, mentimun, kale, selada, nori, lobak, bayam, maupun kangkung, bawang putih, daun bawang, okra, bawang merah, paprika, tomat, termasuk buah yang rendah karbo seperti alpukat maupun mentimun.

Pelajari saja komposisi nya di google atau di ebook yang pernah saya bagikan. (link akan di update)

Komposisi sayuran terbesar adalah karbohidrat, sehingga pastikan konsumsi sayuran yang kaya nutrisi dan rendah karbohidrat, dan jaga agar tidak berlebihan terutama buah dan umbi.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai adalah purin yang bisa menyebabkan penyakit radang seperti rheumatoid arthritis pada orang yang sensitif.

 

Buah-buahan

Alpukat, kelapa, berry-berry-an, lemon, jeruk nipis, buah rendah fruktosa.

Secara umum, kandungan gula dalam buah-buahan membuat tubuh keluar dari ketosis. Dan untuk menjaga agar tidak memicu glukosa tinggi, asup buah-buahan rendah karbo diatas pada sore hari saja.

 

Kacang-kacangan

Secara umum tinggi karbo dan lemak. Beberapa jenis kacang : almond, kacang mede, kacang tanah, hazelnut, macadamia, pecan, dan kenari, ataupun bentuk tepung dari kacang-kacangan : tepung almond, tepung kelapa;

Meskipun kacang juga merupakan sumber lemak, perhatikan juga komposisi baik karbo maupun protein, serta kadang memiliki sifat inflamasi karena kandungan omega-6 yang tinggi seperi, seperti kacang tanah maupun biji bunga matahari (kwaci).

Gunakan tepung almond, atau tepung kelapa dalam jumlah terbatas juga. Agar menjaga tetap ketosis, batasi kacang berkarbohidrat tinggi seperti kacang mete, pistachio, chestnut, dan sebagian besar kacang-kacangan.

Memang jarang diungkap bahwa kandungan kacang termasuk tinggi omega-6, racun jamur, dan asam fitat yang seringkali memicu respons alergi. Termasuk kedelai dan olahannya karena kandungan fitoestrogen yang mengacaukan hormon Anda dan dapat meningkatkan kanker.

 

Susu dan olahannya

Bahan yang paling banyak direkomendasikan adalah mentega dan ghee karena keduanya adalah 100% lemak.

Selain itu heavy / whip cream bisa digunakan terbatas saja. Termasuk produk keju, yougurt, kefir juga tetap memiliki kandungan protein dan karbo yang cukup tinggi. Waspada juga jika membeli produk olahan di supermarket yang kebanyakan telah ditambahkan gula juga.

Untuk susu ini beberapa yang kadang terlewat adalah adanya kandungan laktosa-nya yang juga dimetabolisme sama seperti glukosa. Yang pasti dihindari adalah susu kental manis (yang jelas bukan susu, tapi penuh gula! ) maupun susu rendah lemak.

Untuk keju sendiri juga jaga karena adanya bahan tambahan pati dalam pengolahan keju yang bisa saja menggagalkan rencana sehat dan langsing Anda. Susu olahan dapat memicu alergi, sulit dicerna, dan berhubungan dengan berbagai macam penyakit.

 

Bumbu dan Penyedap

Garam, cuka, jahe, oregano, peterseli, kunyit, vanilla, lada hitam, bawang putih, pala, bawang merah, paprika.

Anda bisa riset lebih dalam tentang kandungan rempah-rempah yang akan digunakan untuk memasak. Perhatian jika adanya gula tambahan atau bahan dengan glikemik tinggi dalam campuran atau bumbu rempah-rempah. Periksa label jika membeli bumbu kemasan terutama terhadap penambahan : gula, susu, tepung, tepung jagung, ataupun MSG.

Tentu lebih aman jika mau meracik sendiri bumbu yang akan dimasak. Pilih bumbu dan rempah-rempah segar berkualitas tinggi untuk kesehatan kita.

 

Pemanis Alternatif

Idealnya memang kita hindari bahan-bahan ini.

Gunakan hanya kebutuhan tertentu saja dan dalam dosis rendah seperti eritritol, maltitol, monk fruit, sorbitol, stevia, xylitol.

Memang tubuh kita tidak memerlukan gula sebagai nutrisi tubuh lagi. Tapi banyak orang ketika makan, tidak peduli akan kesehatan. Kenikmatan dan kelezatan makanan jauh lebih penting. Ya kan???

Nah, ini adalah alternatif yang bisa kita gunakan dengan bijaksana.

Secara sederhana pilih pemanis alternatif yang tetap rendah glikemik sehingga menghindari lonjakan gula darah yang tinggi. Hindari kandungan maltodekstrin dan dekstrosa, yang dapat meningkatkan gula darah juga. Gula jenis maltitol atau xylitol memang tidak mengandung gula, tetapi akan tetap dapat memberikan respon glikemik ketika dicerna. Hindari bahan dengan aspartam, asesulfam, sorbitol, sakarin, fruktosa, agave, madu, maupun maple.

Bahan bahan pemanis ini jika terakumulasi dalam tubuh Anda, dan juga dapat berakibat buruk terhadap bakteri usus.

 

Gabung Bersama 39.346 Sahabat Lainnya


100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Makan Lemak Itu Penting Kalau Mau Kurus!

Makan Lemak Itu Penting Kalau Mau Kurus!

Kamu gak salah? Masa aku disuruh makan lemak biar kurus.
Jangan-jangan aku malah kena sakit jantung?

Halo….,

saya sangat paham dengan pemikiran seperti diatas. Memang teori lemak sebagai penyebab berbagai masalah seakan sudah mengakar dalam kehidupan kita sehari-hari. Faktanya lemak itu essensial atau penting dikonsumsi untuk kesehatan. Bahkan termasuk bahan penting kitika Kamu mau langsing dan berat badan ideal.

Baca lengkapnya deh….

Berapa banyak lemak yang diperlukan tubuh?

Perlu diketahui lemak sehat itu termasuk essential nutrition. Kita memerlukan lemak dari makanan untuk bisa bertahan hidup. Sama seperti protein, ada asam amino essensial, tubuh juga memerlukan essential fatty acid.

Kemaren survey di group fb Ketogenic Indonesia, ternyata banyak sekali yang sudah menjalankan diet keto lebih 2 tahun, dan mereka menikmatinya. Badan lebih langsing, lebih sehat, bebas keluhan penyakit. Luar biasa deh…. itulah sebabnya diet keto telah menjadi begitu populer beberapa tahun ini.

Ketika Kamu menjalankan diet Keto, atau rendah karbo, tinggi lemak, pastikan asupan karbohidrat sekitar 20-50 gram per hari. Tujuannya agar menjaga insulin Kamu tetap rendah. Insulin adalah hormon memberi tahu tubuh Kamu untuk menumpuk lemak. Sehingga jaga agar insulin rendah, agar kita bisa menjadi pembakar lemak, kebalikan dari penumpuk lemak.

Jada juga agar protein Kamu tidak berlebihan. Banyak orang salah paham nutrisi di makanan. Dikiranya tinggi lemak, tapi faktanya tinggi protein lho. Misalkan di jeroan. Terlalu banyak protein juga akan melonjakan insulin Kamu dan menyebabkan kenaikan berat badan. Kalau langsing kan maunya berat badan turun jadi ideal kan…

Oh ya, saya ingatkan cara mengukur berat badan ideal adalah dengan BMI. Klik disini untuk mengetahui BMI Kamu.

Ok, kita lanjutkan. 60-80% total kalori harian akan menggunakan lemak yang diubah menjadi keton. Perhatikan, prosentasenya itu secara kalori, kalau secara timbangan bisa lebih ringan, karena lemak memiliki lebih dari 2X lebih banyak kalori per gram daripada karbohidrat atau protein.

Terus harus makan lemak apa?

Tidak semua lemak diciptakan sama, saya sudah pernah tulis tentang lemak baik dan buruk sebelumnya. Ini dia daftar lemak sehat yang bisa kamu konsumsi :

Jika pikiran kamu masih ketakutan dengan konsumsi lemak bisa menyumbat pembuluh darah, bisa bikin serangan jantung atau stroke, jangan khawatir! Itu semua tidak benar. Kalau ragu, cek penjelasan dr. Berg dan dr. Bruce fife detail tentang hal tersebut.

Tidak perlu menjadi fobia kepada lemak.

Kita semua telah dibombardir dengan berbagai kampanye bertahun-tahun tentang dugaan bahaya lemak. Tapi apakah Anda tahu hanya ada 1 riset saja yang hanya memberikan hipotesa tentang hal ini. Penelitian tersebut dilakukan oleh Ancel Keys tahun 1950-an, dan ternyata banyak kejanggalan termasuk manipulasi data yang digunakan.

Hipotesa itu akhirnya menjadi landasan teori berikutnya, dan dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk semakin memojokkan lemak. Tapi bersyukurlah kamu semua bisa membaca blog foodketo.com ini….

Faktanya, tubuh kita memerlukan lemak sehat untuk menjaga tubuh tetap sehat. Tidak ada penelitian satu pun yang membuktikan secara jelas makan lemak menyebabkan peningkatan kolesterol atau masalah kardiovaskular.

Tapi kok pernah dengar, bahkan sering dibilan bahwa lemak dapat menyebabkan resistensi insulin dan diabetes?

Ternyata penelitian tersebut didasarkan pada konsumsi minyak jagung. Minyak jagung sangat buruk bagi kesehatan karena diolah dari bahan GMO, mengandung lemak trans, dan prosesnya sangat panjang. Coba Anda makan jagung, kok bisa jadi minyak?

Kita hanya akan bahas tentang lemak sehat saja dalam diet ketogenic ini.

Mengapa Kamu perlu mengkonsumsi lemak?

 Lemak makanan mengandung nutrisi penting yang tidak dibuat tubuh Anda (artinya essensial) dan dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal.

Yuk kita bahas :

1. Lemak sehat mengandung vitamin esensial yang larut dalam lemak

Semua vitamin yang larut dalam lemak dibutuhkan untuk kesehatan berasal dari lemak. Vitamin A, D, E, K, K1, dan K2 adalah penting untuk kesehatan. Bahkan, Kamu tidak bisa hidup tanpanya.

Meskipun mengonsumsi sayuran yang mengandung vitamin A, misalnya, bentuk vitamin A adalah prekursor bukan bentuk aktif dari vitamin itu sendiri. Bentuk aktifnya berasal dari lemak.

2. Penting mendapatkan asam lemak esensial dari lemak

Lemak sehat mengandung jumlah asam lemak Omega 3 yang lebih tinggi dan Omega 6 yang lebih rendah. Tubuh tidak dapat membuat asam lemak esensial ini, itulah sebabnya Kamu harus mendapatkannya dari makanan.

3. Tubuh butuh kolesterol

Banyak orang takut kolesterol, sampai akhirnya seperti menjadi penyakit baru. Padahal kolesterol ini penting untuk tubuh kita. Misalnya, otak terbuat dari lemak, yang secara rutin membutuhkan supply kolesterol. Selubung mielin yang mengelilingi semua saraf juga terbuat dari kolesterol dan lemak. Demikian juga selaput jutaan sel dalam tubuh terbuat dari kolesterol. Lemak dibutuhkan sel untuk fungsi dan perlindungan. Lemak ini melindungi sistem kekebalan tubuh dengan mendukung sel-sel yang melawan infeksi untuk memobilisasi lebih cepat.

Bahkan, jika Kamu cek, ASI mengandung persentase tinggi lemak dan kolesterol untuk memberikan kesehatan bayi yang sedang tumbuh. Tuhan dan alam ini memberikan yang terbaik.

Tubuh membutuhkan lemak untuk kesehatan hormon yang optimal. Terlalu sedikit lemak dapat menyebabkan infertilitas, memengaruhi daya ingat dan kemampuan kognitif serta menguras hormon stress. Tanpa lemak yang cukup, hormon seks tidak dapat berfungsi dengan baik.

Lemak membuat Anda kenyang

Salah satu alasan diet keto banyak berhasil membuat langsing karena lemak itu mengenyangkan. Dengan kata lain, itu membuat Kamu merasa kenyang lebih lama dari karbohidrat atau protein, dan memungkinkan Anda untuk tidak makan tanpa mengalami kelaparan.

Beda sekali dengan pola makan rendah lemak, dimana kita akan jadi sering makan. Karena memang jadi mudah lapar.

Apa yang Membuat Lemak Menjadi Sehat?

Akankah makan lemak akan membuat lemak tubuh saya menumpuk?

Jawabannya iya. Dan tidak.

Itu tergantung pada jenis lemak yang Kamu konsumsi. Jenis lemak yang penting dikonsumsi adalah lemak rantai menengah, seperti yang ada di Virgin coconut oil dan MCT.

Lemak rantai menengah akan cepat diubah menjadi keton sebagai sumber energi dibandingkan mengubah dari lemak tubuh Kamu. Proses membakar lemak tubuh itu tidak mudah, karena tubuh akan memprioritaskan dulu glukosa, lalu glikogen, baru dari lemak tubuh.

Dapatkan Lemak Rantai Menengah dalam Vico Bagoes

Dengan demikian, idealnya Anda akan mendapatkan energi dari lemak sehat yang dimakan dan secara bersama lemak yang tersimpan dalam tubuh ikut terbakar. Adaptasi menuju pembakar tubuh akan berjalan optimal dan kamu siap untuk menurunkan berat badan.

Bagaimana? Masuk akal kan….

Satu titik kamu harus mengevaluasi pola diet yang paling pas untuk tubuh kamu sendiri. Sesuaikan jumlah lemak yang dimakan untuk menemukan rasio ideal lemak makanan dengan lemak yang disimpan agar dapat mendapatkan penurunan berat badan bagi kamu yang BMI-nya obesitas. Lakukan juga berbagai aktivitas fisik untuk merangsang tubuh aktif membakan lemak dari dalam.

Silahkan baca buku saya KETOGENIC GaHiRe, Flashcard, sampai video ecoursenya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik lagi. Ingat ketika tubuh sakit, maka ia akan berada dalam mode bertahan dan menumpuk lemak. Ketika tubuh sehat, maka langsing itu jadi mudah.

Udah siap diet keto? Dapatkan Panduan Ketogenic ini.

Dapatkan lemak sehat Virgin Coconut OIl terbaik : Vico Bagoes

Hippocrates : Makanan Adalah Obat, Pakailah Obat Dari Makanan

Hippocrates : Makanan Adalah Obat, Pakailah Obat Dari Makanan

Pada jaman yang lalu Hippocrates telah menemukan sebuah pedoman penting tentang pola makan dan kesehatan.

Dulu, adanya penyakit adalah tanda bahwa tubuh kekurangan makanan. Dianggap tidak ada kesesuaian antara kebutuhan badan dengan makanan. Tapi kini ketika kita ada di era berkelimpahan makan, masalah kesehatan semakin meningkat. Sesuatu yang aneh bukan?

Tubuh kita membutuhkan energi, tentu dengan sumber energi yang tepat. Jika kita salah mengisi energi tentu akan banyak masalah yang datang baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

Nah, tubuh kita ibarat mesin pada sebuah kendaraan. Tuhan sudah sempurna menciptakan organ pencernaan tubuh kita, sehingga bekerja sama untuk mengolah makanan yang dikonsumsi menjadi energi. Mulai dari mulut, tenggorokan, lambung, ada pankreas yang menghasilkan insulin (mengolah karbohidrat), ada empedu (mengolah protein), ada liver (mengolah lemak), kemudian usus (menyerap makanan ke dalam pembuluh darah); limpa, ginjal, dan masih banyak lagi anggota tubuh lainnya.

Selama ini kita menggangga nutrisi itu adalah :
1. Karbohidrat (terkandung dalam nasi, ubi, singkong, kentang, jagung)
2. Protein (hewani maupun nabati)
3. Mineral (semua sayur2an)
4. Vitamin (semua buah2an)

dan kita banyak melupakan LEMAK.

Bertahun-tahun kita mempelajari bahwa karbohidrat adalah sumber energi yang essensial, padahal kenyataannya tidak ada karbohidrat essensial. Yang ada ternyata protein essensial dan lemak essensial.

Sampai beredar Mitos: Otak Tidak Berfungsi Tanpa Karbohidrat

Pada dasarnya manusia hanya membutuhkan sekitar 20-50 gram gula per hari. Memang benar, sumber glukosa paling mudah adalah karbohidrat, tapi glukosa dapat disintesis dari protein dan lemak.

Bila Anda tidak mengkonsumsi karbohidrat, maka otak akan mulai menggunakan keton. Kebutuhan energi bagi otak 75% bisa didapat dari keton dan sisanya 25% diperoleh dari glukosa yang disintesis dari protein.

Begitu pula kita menyanjung-nyanjung vitamin, padahal dalam tubuh kita hanya membutuhkan sedikit vitamin (sebagai mikronutrient)

Pola Makan Umum Penduduk Indonesia

Sebagai orang Indonesia kita pasti mengenal 4 sehat – 5 sempurna, yang kini telah direvisi sebagai pola makan “Gizi Seimbang” yang telah menghilangkan susu. Panduan umumnya adalah makan 3x sehari, dan setiap kali makan harus mengandung karbohidrat (nasi, mie, roti), lengkap dengan lauk pauknya, ada lauk hewan, tempe atau tahu, sayur, dan buah.

Nah, tahukah Anda, sebenarnya sumber kalori terbesar di dunia ini adalah lemak.

Kenyataannya, diet kita kebanyakan adalah karbohidrat. Diet sehat pun dianjurkan banyak sayur yang memiliki kalori rendah. Sehingga Kita membutuhkan banyak asupan agar tubuh kita tercukupi kalorinya. Akibatnya kita konsumsi terlalu banyak “sampah” dan membutuhkan waktu lama untuk mencerna.

Lemak ternyata bekerja jauh lebih efisien lho!
dan banyak sekali orang yang belum mengetahui hal ini…

Dan celakanya, salah satu bahan makanan yang kita konsumsi berlebihan saat ini adalah GULA.

Ada riset menunjukkan bahwa saat ini 3/4 dari supermarket memiliki kandungan identik gula (spt karbo), atau bahan yang akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh. Saat ini kita mengkonsumsi setara dengan 15-25 sendok gula setiap hari. Padahal kebutuhan harian kita maksimal 6-9 sendok gula saja!

Apa Bahaya Dari Gula?
Karbohidrat dan gula dari makanan akan diolah dalam tubuh kita menjadi glukosa. Kelebihan dari glukosa ini akan disimpan dalam glikogen (pada hati dan otot). Dan jumlahnya sangat terbatas lho. (cek video dr tan shot yen)

Trus kelebihan glukosa setelah makan karbo (nasi,dkk) dan gula ini bagaimana?
Disimpan menjadi LEMAK TUBUH!

Ketika konsumsi gula / karbohidrat (nasi), tubuh akan mengolah menjadi glukosa untuk energi. Dalam proses ini melibatkan hormon insulin untuk menurunkan kadar gula dalam darah, sekaligus menyimpan glukosa menjadi lemak tubuh. Ketika kelenjar Pankreas kita dipaksa bekerja terus menerus, sehingga dia mulai capek. Ketika Pankreas mulai bermasalah, produksi Insulin berkurang bahkan terhenti, sehingga nasi (karbohidrat) dan gula yang kita makan tidak diproses, dan menumpuk di dalam darah. Ini yang disebut Diabetes.

catat : tahun 2015 saja diperkirakan 10 juta orang indonesia menderita diabetes, dan jumlahnya meningkat secara drastis setiap tahunnya.

Itulah kenapa kita makin lama tubuh makin besar, membesar, overweight, dan akhirnya obesitas.

“Kan aku cuma makan nasi?”
tahukah Anda perbandingan semangkok nasi identik dengan berapa sendok teh gula?

belum lagi ditambah teh / kopi manis, biskuit, krupuk, dan berbagai produk dari tepung olahan sebagai lauknya.

Bagaimana dengan kasus kolesterol?
mungkin sebaiknya Anda baca dulu artikel : Bagaimana Kolesterol Jika Menjalankan Diet Keto ?

Bagaimana mengubah cara makan agar menjadi lebih sehat?
a. Stop makan karbohidrat terutama tepung olahan
b. Stop makan dan minum makanan yang mengandung gula
c. Stop makanan olahan
d. Batasi buah berasa manis
e. Cukupi konsumsi air yang cukup
f. Konsumsi lemak sehat

Menerapkan Cara Makan Ketogenic

Silahkan download dulu panduannya di link ini.

Bagaimana dengan sarapan jus / smoothies buah di pagi hari?
Ada beberapa diet yang menganjurkan mengganti sarapan dengan jus buah. Ternyata cara ini juga tidak sepenuhnya efektif untuk diet (berat badan ideal) dan terapi. Kenapa?
1. Jus buah, terutama yang manis mengandung fruktosa tinggi. Fruktosa ini dimetabolisme sama seperti gula dan karbohidrat
2. Buah yang di jus, cenderung lebih cepat diproses oleh tubuh dibandingkan buah potong

Lalu pagi sarapan apa?
Cobalah untuk TIDAK SARAPAN di pagi hari.

Siklus cirkadian, mengajarkan tentang hormon cortisol yang sangat aktif di pagi hari. Hormon cortisol ini salah satu hormon yang memberi sinyal kuat tubuh untuk mengeluarkan insulin. Sehingga jika kita mengkonsumsi karbohidrat / gula / buah manis di pagi hari maka gula darah meningkat drastis, begitu juga dengan insulin kita.


Lalu kalau aktivitas saya padat bagaimana mendapatkan energi?

Konsumsilah minyak kelapa atau virgin coconut oil.
VCO mengandung lemak rantai menengah atau dikenal dengan istilah MCT / MCFA. Kelebihan dari rantai menengah ini adalah mampu diubah langsung menjadi energi tanpa insulin.

Sadari, merubah kebiasaan makan yang sudah Anda jalani bertahun-tahun tidaklah seperti membalikkan tangan. Akan terjadi proses adaptasi atau dikenal juga sebagai detoks atau ketoflu. Jika Anda memilih mengikuti diet ketogenic, maka tubuh kita sebenarnya mulai melakukan pengurasan glikogen (stock gula dalam tubuh). Berikutnya tubuh mulai belajar menggunakan bahan bakar lemak (atau keton) sebagai energi.

Mungkin Anda akan merasakan beberapa gejala unik, tapi lanjutkan saja, karena umumya adaptasi itu akan berlangsung antara 4-20 hari. Selamat Mencoba…

Untuk berbagi pengalaman diet keto silahkan gabung di group facebook : https://www.facebook.com/groups/KetogenicIndonesia/

oh ya, follow juga @annasahmad
dan tonton juga berbagai video seputar keto

Apa Yang Harus Anda Ketahui Tentang Lemak, Protein dan Karbo

Apa Yang Harus Anda Ketahui Tentang Lemak, Protein dan Karbo

Siapapun yang peduli dengan hidup sehat pasti mempelajari tentang nutrisi

Nutrisi secara umum akan dibedakan menjadi 2. Yaitu makro nutrisi dan mikro nutrisi. Keduanya diperlukan semua orang untuk mencapai kondisi kesehatan optimal.

Dalam keseharian, kita sering melupakan dasar dari nutrisi makro yaitu protein, karbohidrat, dan lemak. Tiga hal ini harus kita pahami secara mendalam agar mampu mengatahui dan memilih makanan apa yang harusnya Anda konsumsi dan seberapa besar yang Anda butuhkan setiap hari.

#1 Protein – Apakah Penting?

Dalam tubuh, protein adalah nutrisi yang paling melimpah di dalam tubuh, selain air. Protein adalah rantai unit yang disebut asam amino. Protein yang Anda makan akan dipecah menjadi asam amino, diserap di usus kecil, lalu disusun kembali dan transportkan dalam aliran darah. Protein melaksanakan fungsi-fungsi untuk mempertahankan hidup.

Asam Amino pada dasarnya ada 2 jenis yaitu asam amino esensial dan tidak esensial.

Asam amino esensial tidak diproduksi oleh tubuh dan harus dipasok melalui makanan.

Dari literatur ada sembilan asam amino esensial: Histidin, Isoleusin, Leusin, Lisin, Metionin, Fenilalanin, Threonine, Tryptophan, dan valine. Sisanya adalah asam amino nonesensial yang diproduksi oleh tubuh dan tidak penting untuk mengkonsumsi melalui makanan.

Protein mengandung energi empat kalori per gram. Protein ini berfungsi : penggantian sel-sel lama, membangun otot, organ, darah, kuku, rambut, kulit, dan jaringan. Protein juga berperan dalam hormon, antibodi, dan pembentukan enzim.

Kita perlu konsumsi asam amino esensial agar tubuh dapat bekerja dengan baik. Jenis makanan yang memiliki semua sembilan asam amino esensial yang disebut protein lengkap yang dapat diperoleh dari daging hewani, susu, keju, ayam, ikan, telur dan sebagainya. Protein yang tidak lengkap dari nabati juga dapat dikombinasikan dengan protein pelengkap yang membawa asam amino untuk membentuk protein lengkap yang bisa berasal dari biji, kacang-kacangan, dan alpukat.

Karbohidrat – Sumber Energi Yang Melimpah

Apakah tubuh menyukai karbohidrat sebagai sumber energi? Yuk baca sampai selesai.

Karbohidrat kompleks tersedia dari biji utuh (seperti beras belum dipoles), pati, sayur dan buah. Karbohidrat mengandung 4 kalori per gram.Gula dan Karbohidrat akan dipecah menjadi bagian kecil yang disebut glukosa. Glukosa cepat diubah menjadi energi kemudian di distribusikan ke seluruh tubuh, kelebihannya akan disimpan di glikogen pada otot dan liver, jika masih berlebihan dengan bantuan insulin akan disimpan dalam bentuk lemak tubuh.

Kelebihan gula darah bersifat urgent, sehingga akan memicu insulin untuk menurunkan gula darah. Hal ini membuat energi dari karbohidrat tidak bertahan lama.

Akibatnya, konsumsi karbohidrat ini membuat mudah lapar, ketagihan dan menyebabkan seseorang konsumsi kalori berlebihan.

Semua sel darah merah dalam tubuh manusia menggunakan glukosa. Hal ini membuat karbohidrat dianggap sebagai sumber energi no 1 di era modern ini. Otak dan sistem saraf juga memerlukan glukosa. Tapi ternyata glukosa tidak harus didapat dari karbohidrat dan gula. Tubuh manusia juga akan mengubah protein dan lemak menjadi glukosa ketika tidak ada konsumsi karbohidrat.

Lemak – “Korban Fitnah”

Lemak ini banyak dipahami secara kurang tepat di dunia nutrisi. Banyak orang mengatakan lemak adalah gizi buruk, dan harus dihindari dalam makanan. Jarang sekali orang bicara tentang efek positif dari lemak. Padahal dalam lemak banyak unsur-untur penting. Kekurangan lemak sangat berbahaya bagi tubuh Anda.

Mungkin Anda tidak percaya, tapi itulah faktanya!

Lemak dikenal juga sebagai lipid. Lipid memiliki kalori 2x lebih banyak dari karbohidrat atau protein, sehingga memiliki sumber energi yang besar. Pembagian lemak ada beberapa jenis. Ada yang dibagi berdasarkan rantai karbonnya yaitu lemak jenuh dan lemak tidak jenuh. Ada juga membagi berdasarkan sumbernya yaitu lemak hewani dan lemak nabati. Serta berdasarkan panjang rantai lemak, yaitu lemak rantai pendek, rantai menengah, dan rantai panjang.

Sama seperti protein, dikenal juga lemak essensial, artinya bahan penting bagi tubuh manusia, yang tidak bisa disintesis oleh tubuh, sehingga Anda butuhkan dari makanan. Ada 2 asam lemak esensial, asam linoleat dan alpha-linolenic, tidak dapat disintesis dalam tubuh dan harus diperoleh dari makanan. Lemak ini sangat penting dan dapat ditemukan dalam lemak nabati, yang dikenal sebagai omega-3 dan omega-6.

Fungsi lemak sebagai energi untuk aktivitas, 9 kalori per gram, melindungi organ-organ vital, memberikan efek rasa kenyang, mengatur fungsi otak serta produksi hormon, menyeimbangkan suhu tubuh, dan transportasi termasuk penyerapan vitamin larut lemak.

Kekurangan asam lemak ini dapat menyebabkan gangguan termasuk kelainan pada hati dan ginjal, tingkat pertumbuhan berkurang, penurunan fungsi kekebalan tubuh, depresi, dan kekeringan pada kulit. Beberapa penelitian menjelaskan lemak ini juga penting bagi pencegahan aterosklerosis, mengurangi kejadian penyakit jantung dan stroke, dan gejala yang berhubungan dengan kolitis ulserativa, nyeri haid, dan sakit sendi, termasuk penurunan risiko kanker payudara.

Lemak diproses lebih lama di lambung, karena tidak memicu terbukanya pyloric valve. Beda dengan nutrisi lain yang cenderung cepat didorong ke usus. Lemak diubah menjadi gliserol, asam lemak dan monogliserida, versi yang lebih kecil diserap ke dalam aliran darah untuk disimpan atau melaksanakan fungsinya.

Sama seperti protein, lemak juga bisa diubah menjadi glukosa dari metabolisme glyserol dalam jumlah kecil ketika pemecahan trigeliserida menjadi FFA menjadi keton. cek skemanya di artikel : https://foodketo.com/antara-liver-lemak-dan-keto/

Hubungan Diet Ketogenic dan Nutrisi

Nah setelah membahas 3 makro nutrisi diatas, semakin jelas juga bahwa ada protein esensial, ada lemak essensial. Tapi tidak ada karbohidrat essensial.

Fungsi dari glukosa, bisa didapatkan dari protein dan lemak.

“Tiga macronutrien memiliki peran dan fungsi spesifik masing-masing dalam tubuh dan memberi kita kalori atau energi. Tubuh membutuhkan makro nutrisi dalam jumlah yang relatif besar untuk tumbuh, berkembang, memperbaiki dan terasa sehat!

Dalam diet ketogenic menyarankan konsumsi karbohidrat harian diturunkan sampai 5% (10-30 gram per hari) dengan tujuan menghindari penyimpanan lemak, efisiensi hormon (termasuk insulin), serta mencegah terjadinya inflamasi akibat ketersediaan glukosa dan lemak tubuh berlebih.

Oh ya, selain makro nutrien…..
Tubuh memerlukan juga mikronutrien yang terdiri atas vitamin, mineral, maupun antioksidan. Kita hanya memerlukan mikronutrien dalam jumlah kecil kok. Dalam diet banyak orang sering kurang kekurangan nutrisi dasar namun penting.

Jenis Mikronutrien
– Vitamin – Vitamin A, B, C, D, E, K dan karotenoid
– Mineral – Boron (B), kalsium (Ca), klorida (Cl), kromium (Cr), kobalt (Co), tembaga (Cu), fluorida (F-, ion negatif), yodium (I), besi (Fe ), magnesium (Mg), mangan (Mn), molibdenum (Mo), fosfor (P), potasium (K), selenium (Se), natrium (Na) dan seng (Zn)
– Asam organik – Asam asetat, asam sitrat, asam laktat, asam malat, kolin dan taurin

Selamat menentukan, terus belajar dan be openmind.


Yuk pelajari tentang diet sehat…

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Lima Saran Diet Terburuk Yang Pernah Ada (dan masih banyak dipercaya…)

Lima Saran Diet Terburuk Yang Pernah Ada (dan masih banyak dipercaya…)

Selamat datang di era baru…

Di era informasi digital saat ini semua bisa belajar secara mandiri dengan sangat cepat.
Ketika era menulis dan membaca berubah menjadi era visual audio (video).
Bahkan untuk live langsung bisa dilakukan siapa saja.

No Border, tidak ada batas lagi waktu dan ruang.
Semua punya hak yang sama. Equal.

Sehingga kebenaran, hal penting yang dulu dirahasiakan kini terbuka.

Sama seperti saran-saran lama yang kini sudah tidak lagi relevan,
termasuk saran tentang diet dan pola makan yang sehat.

Hari ini kita akan bahas tema menarik tentang


5 saran diet terburuk yang pernah ada

wah apa aja itu ya?
Tulisan ini terinpirasi dari review eatlocalgrown.com dan diskusi dengan dr Zainal Gani.

Yuk kita mulai bahas satu per satu
Sejarah nutrisi penuh dengan omong kosong.

Orang-orang telah disarankan untuk melakukan berbagai hal aneh yang menantang akal sehat.

Beberapa hal ini tidak hanya sia-sia saja, tapi berpotensi membahayakan.

Bagian terburuk … banyak saran salah arah ini masih didorong.

Berikut adalah 5 pesaing teratas untuk saran diet terburuk dalam sejarah.

1. Hindari Kuning Telur. Benarkah ?

Apa Anda menghindari kuning telur? Atau sering melihat orang yang memisahkan dan meninggalkan kuning telur tersisa di piring mereka?

Telur adalah salah satu makanan paling bergizi di planet ini.
Telur kaya dengan protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin, mineral dan antioksidan.
Telur juga kaya kolin, nutrisi otak. Juga mengandung Lutein dan Zeaxanthin, antioksidan kuat yang sangat protektif untuk mata, menurunkan risiko berbagai penyakit mata.
Dan, pastinya telur ini terjangkau, penyajian mudah, dan rasanya enak!

2. Konsumsi Makanan Rendah Lemak ( Low Fat ) Bikin Sehat ?

Bahkan penderita diabetes pun disarankan menghindari lemak!

Penelitian Ancel Keys terkait lemak dengan kolesterol dan penyakit jantung ternyata tidak berhubungan, dan tidak relevan lagi. Di sisi lain banyak yang mengaitkan dengan kepentingan politik dan ekonomi masa lalu.

Akibat menghindari lemak, malah yang terjadi peningkatan kasus obesitas dan diabetes luar biasa, di seluruh dunia. Tapi penelitian seputar manfaat lemak ini terus berkembang, walau minim dukungan dan financial terbatas.

Sampai ada yang mengatakan, diet rendah lemak adalah kegagalan yang menyedihkan. Sehingga muncul opini miring bahwa penelitian tersebut merupakan kedok dari industri farmasi untuk membuat pasien terus ketergantungan mengkonsumsi obat hingga di klaim menjadi obat seumur hidup.

Di sisi lain, semakin terbukanya orang terhadap diet ketogenic, dimana konsumsi lemak 70-75% dan meminimalkan asupan karbohidrat (10-30 gram / hari) merubah hidup banyak pelaku-nya. Tidak hanya tubuh menjadi langsing, keluhan berbagai penyakit pun berangsur mereda.

Inilah saatnya bagi kita mulai melupakan pola diet rendah lemak, dan memohon maaf pada tubuh sendiri serta saran yang membuat kondisi kesehatan menurun dalam beberapa dekade ini.

3. Semua Kalori adalah Sama, Bukan Kualitas Sumber Makanan-nya?

Anda harus fokus pada jumlah kalori adalah salah satu kesalahan terbesar dalam sejarah nutrisi. Wow!

Mengatur jumlah kalori harian sebenarnya adalah mitos. Kalori itu penting, tetapi lebih tepat adalah mengetahui jenis makanan, waktu makan, dan cara makan yang paling sehat.

Penting untuk disadari bahwa makanan yang berbeda memiliki efek yang berbeda pada hormon dan pusat otak yang mengontrol kapan, berapa dan berapa banyak yang kita makan. Hormon insulin misalnya, ketika insulin dikeluarkan tubuh, gula darah menurun, rasa lapar itu mudah sekali muncul.

Konsumsi lemak secara signifikan mengurangi nafsu makan dan keinginan.
Kalori memiliki efek yang berbeda dari sumber makanan karbohidrat, protein atau lemak.

4. Gunakan Minyak Tak Jenuh untuk Memasak. Apa Benar?

Mungkin Anda banyak disarankan menggunakan minyak nabati seperti minyak kedelai, minyak jagung, atau minyak kanola untuk memasak dan menggoreng. Katanya kandungannya lemak tidak jenuh.

Di sisi lain disarankan menghindari minyak jenuh. Apa sebenarnya arti jenuh dan tidak jenuh?
Pada dasarnya minyak jenuh adalah minyak yang rantai karbonnya ikatannya lengkap. Sehingga lebih stabil, tidak mudah teroksidasi, dan tidak mudah rusak ketika dimasak.

Sedangkan minyak tidak jenuh, ada rantai yang putus sehingga dapat menyebabkan peradangan pada tubuh, dapat bereaksi dengan oksigen dan memulai reaksi rantai radikal bebas di membran sel, yang dapat merusak molekul penting seperti protein atau DNA.

Selain itu, yang kebanyakan orang tidak ketahui adalah cara minyak ini diproses (yang melibatkan panas tinggi dan heksana pelarut beracun), sehingga bisa menjadi lemak trans.

5. Mentega atau Margarin?

Ilmu nutrisi mainstream terutama tentang lemak dan kolesterol membuat banyak hal berubah. Dalam riset menunjukkan margarin yang populer digunakan masyarakat dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dibandingkan mentega.

Mentega pada dasarnya adalah makan tradisional, olahan dari susu, yang diproses dengan cara alami. Baca juga artikel tentang mentega dan margarin.

 

Hal hal lain yang perlu kita gali antara lain :

  • Benarkah kolesterol rendah menghindarkan kita dari serangan jantung?
  • Apakah garam harus dihindari dalam diet kita?
  • Apa pasien diabetes dianjurkan mengganti nasi dengan kentang?
  • Benarkah santan mengandung kolesterol dan harus dihindari?


Saya mau info tambahan tentang Diet Keto

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox


Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...