PPKM : Pelan Pelan Kamu Melebar

PPKM : Pelan Pelan Kamu Melebar

Pandemi ini sudah kita lalui bersama lebih dari 1,5 tahun. Kasus pertama virus ini di publikasikan pada bulan Desember 2019, dan terus menyebar ke seluruh dunia sampai hari ini. Bahkan ketika saya menulis tulisan ini, kasus di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia. Pemerintahpun menetapkan pembatasan lokal yang dikenal dengan PPKM untuk mencegah penyebaran.

Situasi seperti ini tentu tidak menyenangkan. Kita dibatasi, mengurangi kegiatan di luar, kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang. Sekolahpun masih harus dilakukan secara online.

Dampak secara sosiologis, psikologis dan fisiologis sangat kita rasakan.

Termasuk juga pola makan kita. Ketika kita banyak di rumah, semua hanya dilakukan secara online, aktivitas fisik juga cenderung rendah, bisa jadi pelan-pelan kamu melebar (seperti judul tulisan ini).

Nah, kita perlu menggali hal-hal mendasar, agar kita bisa tetap bisa mengatur pola makan kita, dan gaya hidup kita agar tetap terjaga seperti dalam kondisi normal.

Pola makan seperti apa yang bisa menjaga agar berat tubuh tidak naik ketika PPKM?

Cobalah pola rendah karbo atau dikenal dengan istilah Ketogenik.

Pola rendah karbo ini populer sejak tahun 2015. Sudah banyak yang mencoba, bahkan dikalangan selebritis ataupun influencer di instagram dan youtube, pola diet keto ini sudah banyak dibahas. Coba tanya ke teman, saudara, atau mungkin kamu sendiri sudah pernah mencoba menjalankan diet rendah karbohidrat ini.

Memang istilah ketogenic, merupakan versi pola rendah karbohidrat yang relatif lebih ketat dan memberikan panduan dengan ketomakro : 70% kalori dari lemak, 20% dari protein, dan 5% dari karbohidrat. Untuk pola rendah karbo secara umum memang tidak terlalu baku, ada yang lebih tinggi protein, ada yang lebih tinggi lemak, atau lebih mengarah pada pola pengetatan / pembatasan kalori saja.

Ketika aktivitas kita memang banyak di rumah, tentu tanganan terbesar adalah godaan ngemil. Sehingga perlu kita menjaga dapur, lemari, dan kulkas dari makanan yang tinggi karbo (terutama kandungan tepung dan gula). Secara umum panduan di keto membatasi asupan net carb 30-50 gram sehari.

Di ketogenic tidak membatasi kalori, tapi lebih memprioritaskan agar kita mengasup lemak. Hal ini bertujuan agar kita merasakan sensasi kenyang dan tidak mudah lapar.

Jika kamu mau mempelajari lebih lanjut, saya sarankan baca Buku Ketogenic Gaya Hidup Revolusuiner, sebagai panduan sederhana untuk pemula. Dapatkan link ini.

Atau dapatkan rangkumannya dalam Flashcard yang bisa didapatkan hanya dengan mengganti ongkir aja!.
Pelajari manfaat dan tips untuk bisa melakukan pola rendah karbo dengan gampang!

Memang di situasi seperti ini kita harus menjaga tubuh dan perasaan kita dengan baik. Jangan melawan pikiran dan perasaan kita, tapi kelola dengan baik. Misal banyak orang bilang : kamu jangan diet-dietan, nanti sakit. Atau kok gak mau makan, emang mau kurus.

Nah, dari hal-hal tersebut kita perlu mengelola respon kita. Selalu buatlah renspon diri yang positif atas kejadian diluar diri kita. Misal kata-kata orang seperti diatas, atau komentar di social media

Kembali lagi, di situasi seperti ini kita perlu lebih peduli dengan faktor-faktor kesehatan kita. Bisa mulai dengan memonitor parameter metabolik syndrome seperti :
– Tekanan darah
– Gula darah (glukosa darah)
– Ukuran pinggang (lemak di sekitar pinggang/perut)
– Kadar trigliserida
– Kadar kolesterol HDL

Sekalian juga monitor berat badan dan BMI-nya.
Memang sering kali kita tidak PD atau khawatir angkanya berlebihan. Tetapi kita harus mampu menerima realita tersebut, sehingga kita bisa menyadari atas kondisi kita saat ini, mulai menggali kebiasaan baru yang bisa menjadikan kita lebih baik, bahkan bisa menjadi peluang kita untuk semakin fit.

Yakinlah selalu ada kesempatan. Mulai berpikiran terbuka, mau belajar, mau mulai menjalankan lagi walaupun hal-hal yang sederhana. Dapatkan support dan dukungan dari lingkungan sekitar kita agar semangat dan energi kita selalu terjaga. Keep happy and healthy!

Leave a Reply

Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...