Makan Lemak Itu Penting Kalau Mau Kurus!

Makan Lemak Itu Penting Kalau Mau Kurus!

Kamu gak salah? Masa aku disuruh makan lemak biar kurus.
Jangan-jangan aku malah kena sakit jantung?

Halo….,

saya sangat paham dengan pemikiran seperti diatas. Memang teori lemak sebagai penyebab berbagai masalah seakan sudah mengakar dalam kehidupan kita sehari-hari. Faktanya lemak itu essensial atau penting dikonsumsi untuk kesehatan. Bahkan termasuk bahan penting kitika Kamu mau langsing dan berat badan ideal.

Baca lengkapnya deh….

Berapa banyak lemak yang diperlukan tubuh?

Perlu diketahui lemak sehat itu termasuk essential nutrition. Kita memerlukan lemak dari makanan untuk bisa bertahan hidup. Sama seperti protein, ada asam amino essensial, tubuh juga memerlukan essential fatty acid.

Kemaren survey di group fb Ketogenic Indonesia, ternyata banyak sekali yang sudah menjalankan diet keto lebih 2 tahun, dan mereka menikmatinya. Badan lebih langsing, lebih sehat, bebas keluhan penyakit. Luar biasa deh…. itulah sebabnya diet keto telah menjadi begitu populer beberapa tahun ini.

Ketika Kamu menjalankan diet Keto, atau rendah karbo, tinggi lemak, pastikan asupan karbohidrat sekitar 20-50 gram per hari. Tujuannya agar menjaga insulin Kamu tetap rendah. Insulin adalah hormon memberi tahu tubuh Kamu untuk menumpuk lemak. Sehingga jaga agar insulin rendah, agar kita bisa menjadi pembakar lemak, kebalikan dari penumpuk lemak.

Jada juga agar protein Kamu tidak berlebihan. Banyak orang salah paham nutrisi di makanan. Dikiranya tinggi lemak, tapi faktanya tinggi protein lho. Misalkan di jeroan. Terlalu banyak protein juga akan melonjakan insulin Kamu dan menyebabkan kenaikan berat badan. Kalau langsing kan maunya berat badan turun jadi ideal kan…

Oh ya, saya ingatkan cara mengukur berat badan ideal adalah dengan BMI. Klik disini untuk mengetahui BMI Kamu.

Ok, kita lanjutkan. 60-80% total kalori harian akan menggunakan lemak yang diubah menjadi keton. Perhatikan, prosentasenya itu secara kalori, kalau secara timbangan bisa lebih ringan, karena lemak memiliki lebih dari 2X lebih banyak kalori per gram daripada karbohidrat atau protein.

Terus harus makan lemak apa?

Tidak semua lemak diciptakan sama, saya sudah pernah tulis tentang lemak baik dan buruk sebelumnya. Ini dia daftar lemak sehat yang bisa kamu konsumsi :

Jika pikiran kamu masih ketakutan dengan konsumsi lemak bisa menyumbat pembuluh darah, bisa bikin serangan jantung atau stroke, jangan khawatir! Itu semua tidak benar. Kalau ragu, cek penjelasan dr. Berg dan dr. Bruce fife detail tentang hal tersebut.

Tidak perlu menjadi fobia kepada lemak.

Kita semua telah dibombardir dengan berbagai kampanye bertahun-tahun tentang dugaan bahaya lemak. Tapi apakah Anda tahu hanya ada 1 riset saja yang hanya memberikan hipotesa tentang hal ini. Penelitian tersebut dilakukan oleh Ancel Keys tahun 1950-an, dan ternyata banyak kejanggalan termasuk manipulasi data yang digunakan.

Hipotesa itu akhirnya menjadi landasan teori berikutnya, dan dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk semakin memojokkan lemak. Tapi bersyukurlah kamu semua bisa membaca blog foodketo.com ini….

Faktanya, tubuh kita memerlukan lemak sehat untuk menjaga tubuh tetap sehat. Tidak ada penelitian satu pun yang membuktikan secara jelas makan lemak menyebabkan peningkatan kolesterol atau masalah kardiovaskular.

Tapi kok pernah dengar, bahkan sering dibilan bahwa lemak dapat menyebabkan resistensi insulin dan diabetes?

Ternyata penelitian tersebut didasarkan pada konsumsi minyak jagung. Minyak jagung sangat buruk bagi kesehatan karena diolah dari bahan GMO, mengandung lemak trans, dan prosesnya sangat panjang. Coba Anda makan jagung, kok bisa jadi minyak?

Kita hanya akan bahas tentang lemak sehat saja dalam diet ketogenic ini.

Mengapa Kamu perlu mengkonsumsi lemak?

 Lemak makanan mengandung nutrisi penting yang tidak dibuat tubuh Anda (artinya essensial) dan dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal.

Yuk kita bahas :

1. Lemak sehat mengandung vitamin esensial yang larut dalam lemak

Semua vitamin yang larut dalam lemak dibutuhkan untuk kesehatan berasal dari lemak. Vitamin A, D, E, K, K1, dan K2 adalah penting untuk kesehatan. Bahkan, Kamu tidak bisa hidup tanpanya.

Meskipun mengonsumsi sayuran yang mengandung vitamin A, misalnya, bentuk vitamin A adalah prekursor bukan bentuk aktif dari vitamin itu sendiri. Bentuk aktifnya berasal dari lemak.

2. Penting mendapatkan asam lemak esensial dari lemak

Lemak sehat mengandung jumlah asam lemak Omega 3 yang lebih tinggi dan Omega 6 yang lebih rendah. Tubuh tidak dapat membuat asam lemak esensial ini, itulah sebabnya Kamu harus mendapatkannya dari makanan.

3. Tubuh butuh kolesterol

Banyak orang takut kolesterol, sampai akhirnya seperti menjadi penyakit baru. Padahal kolesterol ini penting untuk tubuh kita. Misalnya, otak terbuat dari lemak, yang secara rutin membutuhkan supply kolesterol. Selubung mielin yang mengelilingi semua saraf juga terbuat dari kolesterol dan lemak. Demikian juga selaput jutaan sel dalam tubuh terbuat dari kolesterol. Lemak dibutuhkan sel untuk fungsi dan perlindungan. Lemak ini melindungi sistem kekebalan tubuh dengan mendukung sel-sel yang melawan infeksi untuk memobilisasi lebih cepat.

Bahkan, jika Kamu cek, ASI mengandung persentase tinggi lemak dan kolesterol untuk memberikan kesehatan bayi yang sedang tumbuh. Tuhan dan alam ini memberikan yang terbaik.

Tubuh membutuhkan lemak untuk kesehatan hormon yang optimal. Terlalu sedikit lemak dapat menyebabkan infertilitas, memengaruhi daya ingat dan kemampuan kognitif serta menguras hormon stress. Tanpa lemak yang cukup, hormon seks tidak dapat berfungsi dengan baik.

Lemak membuat Anda kenyang

Salah satu alasan diet keto banyak berhasil membuat langsing karena lemak itu mengenyangkan. Dengan kata lain, itu membuat Kamu merasa kenyang lebih lama dari karbohidrat atau protein, dan memungkinkan Anda untuk tidak makan tanpa mengalami kelaparan.

Beda sekali dengan pola makan rendah lemak, dimana kita akan jadi sering makan. Karena memang jadi mudah lapar.

Apa yang Membuat Lemak Menjadi Sehat?

Akankah makan lemak akan membuat lemak tubuh saya menumpuk?

Jawabannya iya. Dan tidak.

Itu tergantung pada jenis lemak yang Kamu konsumsi. Jenis lemak yang penting dikonsumsi adalah lemak rantai menengah, seperti yang ada di Virgin coconut oil dan MCT.

Lemak rantai menengah akan cepat diubah menjadi keton sebagai sumber energi dibandingkan mengubah dari lemak tubuh Kamu. Proses membakar lemak tubuh itu tidak mudah, karena tubuh akan memprioritaskan dulu glukosa, lalu glikogen, baru dari lemak tubuh.

Dapatkan Lemak Rantai Menengah dalam Vico Bagoes

Dengan demikian, idealnya Anda akan mendapatkan energi dari lemak sehat yang dimakan dan secara bersama lemak yang tersimpan dalam tubuh ikut terbakar. Adaptasi menuju pembakar tubuh akan berjalan optimal dan kamu siap untuk menurunkan berat badan.

Bagaimana? Masuk akal kan….

Satu titik kamu harus mengevaluasi pola diet yang paling pas untuk tubuh kamu sendiri. Sesuaikan jumlah lemak yang dimakan untuk menemukan rasio ideal lemak makanan dengan lemak yang disimpan agar dapat mendapatkan penurunan berat badan bagi kamu yang BMI-nya obesitas. Lakukan juga berbagai aktivitas fisik untuk merangsang tubuh aktif membakan lemak dari dalam.

Silahkan baca buku saya KETOGENIC GaHiRe, Flashcard, sampai video ecoursenya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik lagi. Ingat ketika tubuh sakit, maka ia akan berada dalam mode bertahan dan menumpuk lemak. Ketika tubuh sehat, maka langsing itu jadi mudah.

Udah siap diet keto? Dapatkan Panduan Ketogenic ini.

Dapatkan lemak sehat Virgin Coconut OIl terbaik : Vico Bagoes

Mengapa Tidak Makan Nasi itu Sulit?

Mengapa Tidak Makan Nasi itu Sulit?

Judul tulisan ini bukan click bait lho ya. Karena faktanya untuk membuat seseorang tidak lagi makan nasi itu bukan hal yang mudah! apalagi kalau harus menghindari dari konsumsi karbohidrat.

Sebelum Anda melanjutnya membaca tulisan ini. Ketahui dulu apa itu karbohidrat. Bahan makanan yang selama ini dianggap sebagai makanan pokok. Sumbernya berasal dari nasi, mie, roti, singkong, gandum, kentang, jagung, dan berbagai jenis tepung-tepungan.

Selama 1 dekade, karbohidrat ini dianggap sebagai sumber energi utama dan harus tersedia setiap kali makan.

Apa yang membuat tidak makan karbohidrat begitu sulit?

Yuk kita coba bahas.

Ketika mengenal ketogenic, atau diet keto, bisa jadi kita akan menjadi bingung dan seperti tidak percaya. Bagaimana tidak, kita diminta mengatur makan agar 70-80% asupan dari lemak, dan menghindari makan karbohidrat dan gula.

Padahal sejak kecil kita diminta untuk mengkonsumsi nasi sepanjang waktu. Bahkan di sela-sela makan, ada lagi snack yang mengandung singkong, kentang, tepung, dan gula-gulaan.

Betul?

Hari ini coba kita belajar sedikit sejarah, walau pun bisa jadi tidak sempurnya. Tapi paling tidak kita bisa memahami asal usul bagaimana nasi ataupun karbohidrat ini menjadi makanan pokok manusia. Ingat bahwa prinsip dari kehidupan adalah survival. Bertahan hidup, dan kita akan memahami bagaimana revolusi agraris itu terjadi. Bagaimana kita bisa bertahan hidup, mendapatkan uang dan penghasilan adalah dengan bercocok tanam. Hal itu yang bisa jadi melandasi bagaimana kita sulit, bahkan tidak bisa meninggalkan karbohidrat dengan mudah.

Satu fakta yang menarik adalah bagaimana prinsip agraris memang hanya akan tumbuh baik di areal tropis dan sub tropis saja. Wilayan non tropis akan kesulitan untuk hidup dengan bekerja sebagai petani. Di sisi lain, suku-suku tersebut juga tidak bisa tergantung dengan berburu / mencari ikan saja. Sehingga realitasnya manusia itu selalu memiliki akal untuk bertahan. Kalau adanya hewan, ya berburu. Kalau adanya tumbuhan, ya itu yang akan dimakan. Kalau tersedia keduanya, ya bisa saja dikombinasikan. Kalau tidak tentu manusia sudah punah sejak dulu ya.

Faktanya manusia bukanlah karnivora mutlak, atau herbivora mutlak. Tubuh kita mampu mengolah makanan omnivora. Baik yang hewani maupun yang nabati. Dan ini tentunya adalah skenario Allah SWT.

Ada satu riset Cordain, Eaton, Miller, Mann & Hill (2002) yang mengungkapkan bahwa manusia jaman dulu komposisi makannya adalah Protein 19-35% Carbs 22-40% Fats 28-58%.

Tentu kondisi mereka di masa itu jauh berbeda dengan masa kini. Dulu tiap jenis tumbuhan ada masa panennya. Dulu mencari makanan butuh waktu dan perjuangan. Untuk berburu juga ada masa-masanya. Yang sangat berbeda dengan kondisi kita saat ini dimana makanan selalu tersedia sepanjang tahun, sepanjang bulan, setiap minggu, tiap jam, bahkan setiap detik kita mau.

Mungkin ibaratnya ada hewan liar di hutan, sama hewan yang ada di kandang bersama tuan-nya.

Ini bukan tentang salah dan benar. Tapi tentang fakta yang kita hadapi sehari hari. Manusia, teknologi, dan peradaban modern ini telah berkembang luar biasa.

Saya tidak tahu benar atau salah, tapi memang pertanian ini sifatnya lebih scalable dibandingkan dengan perternakan. Lahan tersedia, tidak perlu energi fisik yang besar untuk berburu. Hingga gandum atau sebangsa roti-rotian ini menjadi makanan khas juga orang di subtropis seperti eropa yang menjadi pusat peradaban masa lalu.

Mengolah nabati ini juga lebih mudah, bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan dan relatif tahan lebih lama.

Lalu bagaimana hingga terjadi kondisi seperti saat ini?

Banyak hal yang terjadi terutama ketika lemak dan kolesterol ikut difitnah sebagai sumber penyakit. Coba pelajari teori ancel keys tentag kolesterol dan serangan jantung. Puncaknya majalah TIME tahun 1961 pun mengangkat teori yang sebenarnya hanya berdasarkan hipotesa (kira-kira) saja. Parahnya dari 20-an negara penelitian, hanya diambil 6 negara yang cocok dengan penelitian tersebut.

Tentu publikasi itu juga meningkatkan permintaan akan jenis bahan makanan lain, terutama karbohidrat. Hingga akhirnya perusahaan bernama mosanto menguasai teknologi rekayasa yang menjadikan gandum bisa dipanen dengan cepat, sepanjang tahun, dan bisa dibuat dengan harga yang murah.

Metode pembuatan roti juga berkembang dengan berbagai tambahan bahan kimia dan sintetis yang mendukung industri pangan yang banyak mengabaikan banyak teori metabolisme manusia secara mendasar.

Bagaimana dengan di Indonesia? Saya perlu riset lebih dalam sih, akan tetapi dulu jaman kerajaan bisa jadi beras ini bukanlah konsumsi harian masyarakat. Beras ini digunakan pada acara-acara perayaan saja. Keseharian banyak konsumsi sayur, ikan dan daging.

Silahkan mulai pelajari diet keto di : Panduan Ketogenic

Tetapi sejak adanya konsep 4 sehat 5 sempurna tahun 1955 yang mengambil referensi dari WHO, nampaknya kita lupa akan dasar-dasar nutrisi dan mulai menjadikan karbohidrat sebagai makanan utama, protein terbatas, dan menghindari lemak.

Dan konsep 4 sehat 5 sempurna ini baru direvisi tahun 2016 menjadi Konsep Gizi Seimbang.

hmmmm…. coba hitung totalnya butuh waktu 61 tahun! Kebayang ya, satu generasi lho!

Bagi orang Indonesia sampai mendarah daging belum makan kalau belum makan nasi. Jadi kalau makan jagung, singkong, kentang, ketela, bahkan roti, dan mie, itu dianggap belum makan.

Semua kebijakan pemerintah pun akhirnya ditujukan untuk swasembada beras dan bagaimana semua orang Indonesia makan nasi setiap kali makan. Nasi adalah status, makan nasi adalah kemewahan.

Tulisan ini belum divalidasi secara sejarah. Silahkan berikan masukan dan komentar untuk melengkapi.

Kini muncul sebuah gerakan baru. Komunitas tidak mau makan nasi, tidak mau makan karbo. Ada apa sebenarnya?

Faktanya jika dilihat memang secara global kasus obesitas dan penyakit kronis ini semakin meraja lela. Pola diet yang disarankan pemerintah, diajarkan di kampus, di praktekkan di rumah sakit dan praktek dokter, gagal menekan Anda obesitas dan kualitas kesehatan manusia makin menurun.

Sedangkan sekelompok orang yang mulai menghindari karbohidrat, mengkonsumsi banyak lemak malah dapat menjadi lebih muda, terbebas obat, dan energi semakin tinggi?

Secara ilmu nutrisi makan kita akan bisa kembali menemukan apa yang disebut dengan keton. Bahan bakar manusia yang berasal dari lemak. Manusia tidak hanya menggunakan energi dari glukosa, yang selama ini telah kita gunakan bertahun tahun.

Tubuh kita jadi kehilangan kontrol dan kemampuannya untuk menggunakan keton. Tubuh kita dipaksa terus untuk membakar glukosa. Setiap saat, setiap hari.

Di era modern ini, pelaku diet keto, atau low carb, memang nampak aneh. Tidak makan makanan yang selama ini dikenal WAJIB untuk dimakan.

Disini kita akan dituntut untuk belajar kembali. Mencoba mempelajari lagi sumber-sumber makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Ini karbo, ini protein, ini lemak.

Cek Apa aja Menu Diet Keto?

Saya pun yakin, ini tidak mudah untuk semua orang. Ada yang dengan mudah menjalankannya, ada juga yang sangat sulit memulai.

Tetapi ini jauh lebih baik daripada kita tidak pernah peduli pada tubuh kita sendiri. Tubuh yang menjadi amanah dari yang Maha Kuasa untuk kita jaga dan pelihara.

Silahkan memulai pola ketogenic ini dengan cara Anda masing-masing. Lakukan sedikit demi sedikit seperti kita memulai belajar naik sepeda. Kadang jatuh, kadang nabrak, tapi kita tidak akan bisa naik sepeda jika tidak pernah memulainya. Pesan cantik dari dr. Eric Westman minggu lalu.

Beliau bahkan mengatakan : menggaransi Anda akan menemukan hidup yang lebih berkualitas, dengan catatan mau memulainya.

Selamat menikmati perjalanan ketogenic Anda. Ingat selalu respek dan jujur kepada diri sendiri. Manusia adalah makhluk individual dan sosial, sehingga selalu jaga agar diri kita senantiasa menjadi lebih baik dan lebih bermakna untuk manusia dan alam semesta. Amin.

Top 3 Pencarian Google Seputar Makanan, Kesehatan dan Diet Tahun 2018

Top 3 Pencarian Google Seputar Makanan, Kesehatan dan Diet Tahun 2018

Akhir tahun selalu memberikan semangat untuk menyambut tahun yang baru, goal baru, resolusi baru. Tentu, kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan di tahun 2018 ini. Pembaca, partisipan, kontributor, dan pelanggan yang senantiasa semangat utnuk membantu, mendukung, dan berbagi untuk menciptakan perbedaan positif bagi pribadi. Lebih langsing, lebih sehat, lebih bahagia!

Akhir bulan yang lalu google menginfokan bahwa “diet keto” menjadi pencarian yang populer di Indonesia. Sehingga kami pun semakin bersemangat berbagi konten-konten keren dan berkualitas untuk pembaca foodketo.com

Cara diet keto

Kita tahu banyak sekali masalah kesehatan dan penyakit yang kita hadapi saat ini – seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, kanker dan demensia – dan secara umum sangat terbantu sekali dengan pola makan ketogenic, yaitu makan tinggi lemak sehat, protein terbatas dan rendah karbohidrat.

Asal katanya adalah keton, yaitu bahan bakar yang berasal dari lemak sebagai sumber energi.

Jika mau mempelajari lebih dalam, Anda akan merasakan bagaimana fungsi tubuh sampai tingkatan sel bekerja dengan lebih baik, meningkatkan fungsi mitokondria, dan akhirnya tubuh sendiri mampu membakar lemak tubuh dengan efisien.

Mulai diet keto

Selama ini kita selalu ditakut-takuti untuk tidak mengkonsumsi lemak, bahkan kalau bisa harus dihindari. Nah, ketika menjalankan diet keto, malah disuruh makan banyak lemak. Banyak sekali pro kontra terkait hal ini yang membuat orang takut memulai diet keto.

JIka Anda mau belajar lebih jauh, faktanya protein dan lemak adalah nutrisi esensial yang diperoleh dari makanan. Sedangkan tidak ada yang namanya karbohidrat esensial. Manusia akan tetap hidup walau tidak mengkonsumsi nasi, mie, roti, dan sejenisnya.

Adaptasi Ketosis

Ketika kita merubah pola makan kita, dari sebelumnya menggunakan bahan bakar utama dari glukosa kemudian menjadi keton, akan ada proses adaptasi. Ini sangat normal kok.

Adaptasi ini dikenal dengan istilah ketoflu. Nah, pada beberapa orang adaptasinya bisa saja berbeda. Baca lengkapnya di : https://foodketo.com/efek-detoks-healing-crisis-hc-efek-samping-dari-diet-ketogenic/

Fakta hari ini kita banyak sekali dikelingi oleh masalah kesehatan berulang dan terus menerus. Mulai dari hal sederhana seperti tekanan darah tinggi, diabetes, sakit jantung, hingga kanker.

Solusi yang ditawarkan saat ini perlu digali lebih dalam dari sisi makanan kita sehari hari. Lihat saja ancaman dan bahaya makanan yang ada disekitar kita menyebabkan risiko kesehatan yang buruk. Tapi selama ini kita tidak menyadari, dan tidak memahami. Ibaratnya hanya melihat puncak gunung es saja.

Ilmu kedokteran saat ini pun masih terus terfokus pada obat dan pengobatan, hingga sedih sekali ketika kabarnya BPJS pun harus berhutang milyaran. Seringkali, masalah makanan ini terlihat seperti hal yang mustahil!

Tapi ternyata ini adalah RAHASIA-nya.

Bagaimana menjadikan ketogenic ini membuat kita lebih mudah dan sederhana mendapatkan tingkat kesehatan yang lebih baik. Anda hanya perlu mengambil langkah kecil. Kemudian benar-benar berkomitmen untuk mengendalikan makanan, maka dalam waktu kurang dari 30 hari Anda akan merasakan perubahan yang nyata. Kami sudah siapkan buku ketogenic : Gaya Hidup Revolusioner, flashcard, suplemen pelengkap, bahkan mentoring dan coaching untuk membantu Anda mengurai sesuatu yang mungkin Anda anggap rumit.

Di group Ketogenic Indonesia, Anda juga bisa diskusi dengan banyak sahabat baru tentang makanan apa yang bisa dimakan, kombinasi dengan puasa, cara tidur berkualitas, olah raga, sampai sharing resep lho!


Open chat
1
Halo kak, silahkan chat...
Anda Mau Berat Badan Ideal ?
*Tapi bebas makan lauk yang disuka
Panduan ini Penting Banget, Saya MAU
Silahkan Download Langsung
Baca, Praktek, dan Bagikan...
Panduan Untuk Download