Buah dan Diet Keto

Halo, ketemu lagi di foodketo.com!

kemaren saya dapat kiriman rekaman dari youtube dan instagram tentang tanya jawab diet keto.

“Bagaimana tentang diet keto?” kata penanya. Nara sumber menjawab : “Kalau saya tidak sepakat kalau tidak makan karbo. Keto kan makan protein dan lemak terus menerus. Protein-lemak, protein-lemak. Kalau diet tertentu melarang makan buah, lalu kenapa Allah menciptakan buah? Keto cuma boleh makan alpokat saja, gak boleh yang lain segala macem, ngapain. Bikin susah aja.”

Kalau saya pribadi sih senyum aja mendengar jawaban tersebut.

Jika mau mempelajari lebih dalam tentang pola makan, nutrisi, sampai ketogenic, bisa dibilang ketogenic ini malah pola diet yang paling flexible lho. Aturannya sederhana dan jelas.

Banyak pola-pola makan yang lain cuma bilang:

ya gizi itu yang penting seimbang. Seimbang itu seperti apa? …. atau

yang penting semua on moderation. On moderation itu seperti apa?

Keduanya sounds good, terdengar baik, netral, bijak, tapi gak jelas prakteknya.

Tapi tentu, seperti saya bilang berulang kali. Diet itu hak asasi manusia kok. Yang monggo-monggo aja 🙂

Terkait buah dan sayur, sebenarnya pernah kita bahas di blog ini, silahkan cek :

https://foodketo.com/apakah-buah-dan-sayur-itu-dianggap-tidak-sehat-ketika-keto/
https://foodketo.com/buah-fruktosa-dan-fatty-liver/

Hari ini kita bahas dari sudut lainnya.

Selama ini kita menganggap buah itu sehat, dan boleh dikonsumsi no limit. Jadi cemilan “sehat” jadi seperti permen alami, rasanya manis-manis, warnanya menarik. Dan jangan salah, saya ini juga suka banget sama buah lho!

Tetapi ketika pola ketogenic ataupun rendah karbo ini makin populer, banyak orang salah paham dan menganggap diet keto ini melarang buah buahan.

Padahal kalau kita sungguh-sungguh mempelajari, yang lebih tepat, sebenarnya kita perlu hati-hati dalam mengkonsumsi buah. Karena rasanya yang enak ini bikin kita makan berlebihan. Satu apel misalnya mengandung 21 gram net carb. Nah kan sayang kalau jatah karbonya kita habiskan karena makan apel saja. Apalagi sekarang kalau lihat orang bikin jus apel bisa memerlukan 3-4 butir.

Biar gak bingung, saran saya sih baca buku Ketogenic Gaya Hidup Revolusioner deh, disana ada daftar juga beberapa kandungan net carb buah-buahan, termasuk buah-buahan apa saja sih yang bisa Anda konsumsi. Oke!

Mengapa Anda Perlu Membatasi Buah ketika diet Keto?

Prinsip diet ketogenik (diet keto) adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Pada diet ini, karbohidrat biasanya dibatasi 5-10% dari asupan kalori harian. Atau berkisar mulai 20-50 gram net carb per hari. Diet standar pada umumnya (seimbang, dll) sekitar 225-325 gram karbohidrat sehari.

Tujuan pengurangan karbohidrat ini adalah mengenalkan kembali tubuh untuk dapat menjadi ketosis atau pembakar lemak. Kondisi ini tubuh dapat memproduksi kembali keton yang diolah dari lemak makanan maupun lemak tubuh untuk dapat menggantikan glukosa dari karbohidrat sebagai bahan bakar.

Selama ini kita selalu bergantung pada glukosa, karena hampir semua panduan gizi di seluruh dunia menganjurkan konsumsi karbo tinggi dalam piramida makanannya.

Sehingga untuk membatasi asupan karbohidrat hingga maksimal 20-50 gram per hari, para ahli keto merekomendasikan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang rendah karbohidrat saja. Buat beberapa orang bisa jadi ini ribet, tapi faktanya kandungan karbohidrat di buah itu tentu sangat bervariasi. Sehingga perlu dipilih dan atau kalau perlu di timbang agar tujuan dietnya tercapai.

Nah kalau berat badan ideal, tidak ada tujuan tertentu, olah raga sudah teratur, sehat wal afiat, tidak ada masalah kesehatan ya tentu kondisinya berbeda dong yaaaa……

Hal lain yang perlu dipelajari, sebenarnya ada tiga jenis karbohidrat utama: pati, gula, dan serat. Dari ketiganya, gula yang paling banyak meningkatkan kadar glukosa darah, sedangkan serat tidak memiliki efek langsung. Buah yang sangat tinggi gula adalah makanan yang bisa membuat Anda sulit masuk menjadi ketosis. Sehingga rencanakan dengan baik sesuai tujuan dietnya.

Tentang Buah dan Gula

Buah tentu mendapatkan rasa manis dari gula. Sebagian besar gula merupakan kombinasi dari fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Masing-masing dimetabolisme secara berbeda dalam tubuh, ini memerlukan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi lagi:

Fruktosa – Disebut gula buah, fruktosa adalah monosakarida sederhana, dimana dimetabolisme di hati dan dengan cepat mengisi kembali glikogen. Ini yang akhirnya proses ketosis berhenti. Dan hal lain yang sering diakibatkan asupan buah berlebihan adalah fatty liver atau perlemakan hati karena fruktosa berlebihan akan diubah juga menjadi lemak di liver.

Glukosa – Tanaman membuat glukosa melalui proses fotosintesis menggunakan air dan karbon dioksida. Ini adalah sumber energi yang paling umum untuk sebagian besar makhluk hidup, termasuk tanaman. Saat manusia makan glukosa, maka akan dialirkan dalam darah dan digunakan sebagai energi. Glukosa tinggi dalam tubuh ini sifatnya berbahaya sehingga harus segera diturunkan, tubuh otomatis mengeluarkan insulin dan menyimpan sebagai lemak. Proses Ini sangat menghambat sintesis keton.

Sukrosa – Sukrosa adalah disakarida yang mengandung fruktosa dan glukosa dengan jumlah yang sama. Tubuh mencerna sukrosa dengan cepat dengan memecahnya menjadi bagian dasarnya (yaitu fruktosa dan glukosa). Sukrosa juga mempengaruhi glukosa darah dan sintesis glikogen.

Kandungan gula dalam buah sangat bervariasi. Beberapa buah memiliki kandungan gula yang cukup rendah, sehingga cocok untuk diet keto, tetapi ada juga buah yang memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Itu sebabnya Anda perlu tahu buah yang cocok untuk diet keto Anda dengan baik.

Benar sekali, selain gula, buah juga merupakan sumber serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Ini diperlukan juga dalam diet keto, sehingga ketika menjalankan diet keto kita juga perlu melihat dari berbagai sisi, seberapa banyak diperlukan tubuh, berapa porsinya, dan bagaimana kita bisa mencapai tujuan kesehatan yang diinginkan.

Berapa Banyak Buah Yang Bisa Saya Makan Ketika Keto?

Tentu sangat tergantung pada jenis buahnya. Namun secara umum ketika menjalankan keto, kita konsumsi 1 porsi buah dengan net carb 5-10 gram. Agar kita tetap bisa mendapatkan porsi karbohidrat dari sayur, bumbu, santan, maupun hidden carb yang tersembunyi dari makanan.

Untuk menjaga Anda tidak berlebihan, sebaiknya cek nutrition fact juga agar membantu kita mengetahui komposisi kandungan buah. Memang tidak akan bisa akurat 100%, tapi paling tidak memberikan kita gambaran tentang banyaknya asupan yang bisa kita konsumsi.

Untuk menjadikan buah sebagai bagian dari diet keto Anda, bisa juga dicampurkan di makanan, seperti salad, dengan potongan kecil, ditambahkan yougurt / kefir, santan, maupun virgin coconut oil.

Wah saya kebanyakan makan buah nih. Bagaimana dong?

Misalkan Anda terlalu banyak konsumsi buah dalam 1 hari, misal sampai 100-200 gram sehari, tentu hal ini akan meningkatkan kadar glukosa darah Anda, lalu menghentikan ketosis dan menambah glikogen.

Tenang ini bukan bencana besar, walau Anda tetap harus waspada. Apalagi kalau tujuan Anda memang mau menurunkan berat badan, ataupun terapi diabetes.

Ketosis adalah tujuan dari diet keto dan agar berhasil, kadar keton diusahakan berkisar antara 0,5-3,0 mmol / L.

Kondisi ketosis akan terjadi jika kadar gula darah di range normal / cenderung rendah. Dan ini akan berhasil jika Anda makan kurang dari 20-50 gram net carb perhari. Jika sampai berlebihan, tentu tubuh kita akan keluar dari kondisi ketosis dan kembali menjadi 100% pembakar gula.

Namun, ada beberapa cara untuk mengembalikan tubuh Anda ke ketosis dengan cepat :

  1. Berolahraga
    Olahraga akan membantu menghabiskan glikogen otot dan liver. Namun, perlu diingat bahwa dibutuhkan banyak energi untuk ini terjadi. Anda bisa konsul dengan personal trainer dan mengutamanakan olah raga beban untuk tujuan ini.
  2. Puasa
    Puasa juga membantu Anda mencapai ketosis lebih cepat. Anda dapat melakukan puasa sunnah, atau intermittent fasing dimana tidak sarapan dan baru makan jam 12 siang. Atau bisa membatasi jam makan hanya antara jam 12-18 saja. Puasa dapat menguras glikogen hati, menurunkan kadar glukosa darah, dan meningkatkan produksi keton. Pastikan ketika berbuka puasa, pilih makanan rendah karbohidrat dan tinggi lemak untuk meningkatkan produksi keton.
  3. Konsumsi Virgin Coconut Oil
    Virgin coconut oil mengandung medium chain fatty acid, atau rantai lemak menengah, yang merupakan jenis lemak jenuh yang unik dan menurut penelitian menunjukkan tubuh dapat dengan mudah merubahnya menjadi keton. Virgin coconut oil merupakan suplemen yang penting dalam diet keto ini. VCO tidak memerlukan empedu dan enzim untuk pencernaan, mudah diserap di usus kecil dan sampai di liver dengan cepat dan diubah menjadi keton.

Bisakah Diet Keto Tanpa Buah?

Dalam diet keto sudah mengakomodir berbagai makanan yang kita konsumsi secara umum. Cek di daftar makanan keto juga di Flashcard ketogenic. Kini semakin banyak riset membuktikan pola ketogenic ini aman dan bermanfaat. Misal cek penelitian keto dan diabetes di link ini.

Dalam penelitian tentu mengatur agar asupan sesuai dengan keto makronya dalam menu sehari hari. Jka Anda merasa bisa mendapatkan semua vitamin C, serat, dan nutrisi lain dari sayuran, kacang-kacangan, dan biji keto-friendly, maka Anda untuk memutuskan.

Bahkan ada juga orang yang menjalankan kombinasi keto dan vegan. Sejauh kita tetap bisa menjaga komposisi tinggi lemak dan rendah karbo tentu kombinasi dengan zucchini, tomat, terong, dan mentimun merupakan selera masing-masing.

Buah tetap memiliki tempat diet keto, meskipun terbatas. Alasannya tentu sudah cukup dijelaskan di atas. Kita perlu berhati-hati saat makan buah, karena ketika berlebihan tubuh akan segera keluar dari kondisi ketosis. Untungnya, ada banyak buah yang rendah karbohidrat bisa Anda pilih.

Menambahkan buah rendah karbo ini tetap dapat membuat diet menjadi fun, menambahkan vitamin / mineral penting ke dalam tubuh, dan asupan antioksidan yang melindungi kesehatan.
 
Saat konsumsi buah dalam diet keto, pilih dan asup kandungan karbohidrat bersih 5-10 gram per porsi. Pertahankan asupan Anda satu porsi sehari dan pastikan untuk memonitor asupan karbohidrat harian Anda.

Jika Anda tidak suka makan buah, tentu lebih mudah bagi Anda untuk menjalankan diet keto ini. Silahkan penuhi kebutuhan makronutrisi, serta mikro nutrisi berupa vitamin dan mineral serta air. Dengan cara ini, kita dapat memastikan Anda tidak kehilangan nutrisi dan antioksidan yang penting untuk kesehatan dan tujuan diet Anda.

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Saya perlu info tambahan tentang Diet Keto

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Buah, Fruktosa, dan Fatty Liver

Jika Anda pengemar buah dan sayur mungkin perlu baca dulu artikel : Apakah Buah dan Sayur Itu Dianggap Tidak Sehat Ketika Keto ?

Selama ini kita menganggap konsumsi segala jenis buah-buahan adalah sehat.
Bahkan makin banyak konsumsi buah makin sehat.
Benarkah ?

Gula dalam buah dianggap aman, dibanding glukosa, lactosa dan jenis gula lainnya.
Fructosa banyak sekali terkandung di dalam buah-buahan. Hingga akhirnya industri juga
mensintesa fruktosa menjadi gula buatan yang dikenal dengan High Fructose Corn Syrup (HFCS).

Gula buatan ini juga banyak menjadi alternatif pemanis di industri pangan karena harganya murah, bentuknya cair, tingkat kemanisan yang tinggi, dan dapat membuat makanan lebih awet.

Kasus Fatty Liver

Ada 2 kasus yang selalu menjadi acuan dalam konsumsi fruktosa berlebihan.
Yang pertama dokter di malang dengan konsumsi jeruk, dan dokter dari UI dengan konsumsi apel.
Keduanya akhirnya di deteksi fatty liver yang cukup parah setelah konsumsi fruktosa dalam jumlah yang cukup tinggi.

Pada dasarnya semua sel dalam tubuh bisa memanfaatkan semua jenis gula.
Tetapi fructosa berbeda karena hanya dapat di proses oleh liver saja.

Dengan begitu, fruktosa yang kita konsumsi, semuanya harus diolah di liver saja.
Tidak bisa digunakan oleh organ lain seperti glukosa.

Sehingga mau tidak mau, liver harus bekerja extra keras untuk mengolah fruktosa.
Seperti kita tahu, liver hanya mampu menyimpan glikogen maksimal 100 gram saja.

Sedangkan kemana kelebihan fruktosanya?
YES, diubah dalam bentuk lemak.
Bayangkan kalau kita konsumsi buah dalam jumlah cukup besar setiap hari.

Banyak orang akan komplain karena merasa butuh vitamin, mineral, dan serat. Ya, itu benar, tapi kita hanya membutuhkan dalam jumlah kecil saja kok. Hal lain yang jarang orang tahu, fruktosa tidak mempengaruhi gula darah secara ekstrim seperti glukosa, dan memiliki sifat bypass insulin, sehingga akan diubah menjadi Acetyl-CoA, yang kemudian digunakan untuk pembentukan lemak (trigeliserida) di liver. Nah ketika perlemakan di liver ini semakin membesar, maka di kenal dengan istilah fatty liver.

Tapi bukankah semua jenis gula dapat menjadi sebab fatty liver?

Ya, Benar. Liver tidak hanya mengolah fruktosa saja. Liver juga bisa mengolah glukosa. Akan tetapi, spesial untuk fruktosa hanya dapat diolah oleh liver.

Jadi Saya gak boleh makan buah gitu?

Tentu tidak. Fruktosa itu bukan hanya di buah lho. Banyak juga makanan minuman kita menggunakan HFCS. Artinya kita perlu perhatian terhadap semua jenis gula, termasuk fruktosa di buah. Apalagi jika mengkonsumsi cukup banyak (katakan sehari 3x) dan rutin setiap hari.

Buah Dan Ketogenic

Di diet ketogenic, kita disarankan untuk benar-benar memilih buah yang memiliki kadar karbo / gula rendah. Tentu takarannya pun sangat diperhatikan. Beberapa jenis buah dan perhitungan karbohidrat per 100 gram :

strawberry : 7 gram
semangka : 7 gram
alpokat : 8 gram
lemon : 9 gram
jeruk : 11 gram
aprikot : 11 gram
kiwi : 14 gram
blueberry : 15 gram
kelapa (daging) : 15 gram
ceri : 16 gram
anggur : 18 gram

Pada dasarnya diet ketogenic mengatur bagaimana asupan kalori dari karbo hanya 5% setiap hari.
Atau hitungannya kira-kira 10 gram karbo / hari dari semua jenis makanan.
So silahkan atur saja sendiri 10 gram karbo ingin Anda dapatkan dari mana saja.

Jika Anda ingin menjalankan diet ketogenic ini dengan lebih maksimal, batasi waktu makan hanya 8 jam sehari saja ( ketofastosis ). Cara ini terbukti sangat efektif menjadikan tubuh masuk ke kondisi ketosis dan mulai memaksimalkan energi dari lemak tubuh.

Nah kini udah lebih jelas?

Baca juga artikel terkait :
1. https://foodketo.com/apakah-buah-dan-sayur-itu-dianggap-tidak-sehat-ketika-keto/
2. https://foodketo.com/diet-keto-kenapa-harus-hindari-buah-terutama-untuk-terapi-diabetes-dan-menurunkan-berat-badan/

Apakah Buah dan Sayur Itu Dianggap Tidak Sehat Ketika Keto ?

Apakah Buah dan Sayur Itu Dianggap Tidak Sehat Ketika Keto ?

Mungkin Anda akan menemui penggemar diet ketogenic yang begitu fanatik dengan lemak, kadang mereka sampai mengganggap buah dan sayur itu dilarang dimakan. Atau Anda pernah baca artikel : Diet Keto, Kenapa Harus Hindari Buah

Benarkah seperti itu ?

Prinsip dalam diet ketogenik adalah membawa tubuh dapat membakar lemak, tidak lagi tergantung oleh glukosa (dari karbo dan gula). Sehingga makanan karbohidrat seperti nasi, mie, roti, tepung-tepungan memang sengaja dihindari. Bahkan buah-buahan, terutama berasa manis juga dihindari agar tidak mengkonsumsi karbohidrat berlebih.

Apa efeknya jika konsumsi karbo / gula berlebihan ?

Tubuh akan memilih membakar glukosa dibandingkan dengan keton. Kembali lagi ke tujuannya. Jika memang untuk diet pelangsingan, maka menjaga ketosis berlangsung akan sangat mempercepat proses pembakaran lemak tubuh. Kondisi ketosis sangat mudah dihentikan. Makan saya karbohidrat atau gula hingga sekitar 200 gram, secara otomatis tubuh akan kembali berjalan dalam mode glukosa kok…

Buah, Sayur dan Diet ketogenik

Jika Anda menghitung asupan kalori harian, dalam keto kita akan mengkonsumsi 70% kalori harian dari lemak. Sehingga di fase induksi (awal, pengenalan tubuh terhadap ketosis), akan membatasi karbohidrat maksimal 10 gram per hari.

Meskipun buah dan sayur rendah kalori dan kaya akan vitamin dan mineral, semua kalori berasal dari karbohidrat yaitu gula (berupa sukrosa dan fruktosa) ataupun pati yang bervariasi jumlahnya.

Pilihan buah dan sayur rendah karbohidrat

Dalam diet ketogenik di awal (induksi) yang membatasi karbohidrat tidak lebih dari 10 gram, maka terpaksa kita mengurangi asupan buah atau sayur. Ketika fase naik di konsolidasi, Anda bisa mulai konsumsi sayur (batang, daun, bunga) dan fase maintenance bisa menambahkan menu buah juga. Tetapi tentu Anda tetap perlu mempertimbangkan jumlah asupan sayur dan buah yang Anda konsumsi. Apa sih tujuannya? ya seperti tadi diatas agar kita mampu mempertahankan kondisi ketosis saja. Karbohidrat dan gula yang masuk dapat segera diubah menjadi energi ATP, dan tidak perlu lagi ditimbun menjadi lemak tubuh (jika tujuannya diet).

Silahkan cek kandungan karbohidrat dari buah-buahan di http://vicobagoes.com/ketoebook/

atau Anda juga bisa mencoba aplikasi : http://www.fatsecret.co.id/ untuk mengetahui kandungan dan takaran buah yang dapat Anda konsumsi.

Beberapa jenis buah dan perhitungan karbohidrat per 100 gram :

  • strawberry : 7 gram
  • semangka : 7 gram
  • alpokat : 8 gram
  • lemon : 9 gram
  • jeruk : 11 gram
  • aprikot : 11 gram
  • kiwi : 14 gram
  • blueberry : 15 gram
  • kelapa (daging) : 15 gram
  • ceri : 16 gram
  • anggur : 18 gram

Anda dapat menggunakan skala gram untuk lebih akurat mengukur dan menjaga porsi asupan karbohidrat.

Bener bisa keto bisa makan buah dan sayur nih ?

Tuntu Anda masih bisa konsumsi buah dan sayur dong, yang penting Anda siap memahami berapa banyak asuapn yang diijinkan. Contoh :

1. Buah jeruk, ukuran sedang 1 butir mengandung karbo 15 gram (gula 12 gram). 1/4 atau 1/2 butir saja masih bisa.
2. Buah apel, ukuran sedang 1 butir mengandung karbo 19 gram (gula 14 gram). 1/4 potong apel saja cukup.

Apa Bahaya Terlalu Banyak Makan Buah dan Sayur?

Buah mengandung fruktosa yang cukup tinggi, dimana metabolismenya berbeda dengan sukrosa. Fruktosa hanya bisa diproses oleh lever / hati saja. Sehingga berbeda dengan jenis gula lainnya. Begitu pula dengan sayur, di lambung sayur tidak dipertahankan lama, karena sayur dan buah ini akan membuka klep pyloric sphincter, untuk diteruskan ke usus.

Jika Anda memilih diet ketogenik untuk terapi, atau hanya untuk menurunkan berat badan, atau hanya untuk menjaga kebugaran, tentu memiliki pendekatan yang berbeda. Kasus terapi tentu akan melakukan restriksi yang lebih ketat.

Secara umum keto mampu memberikan penjelasan yang detail dan rinci tentang karbohidrat, protein, dan lemak, menyempurnakan ilmu diet sebelumnya. Yang dahsyat, kondisi ketosis akan memudahkan Anda untuk mengendalikan rasa lapar dan terhindar dari makan terlalu banyak. Karena tentu kita makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan…

PS. Pasti Anda juga akan kepikiran tentang kolesterol ketikan menjalani diet keto ini. Simak pembahasannya : Bagaimana Kolesterol Jika Menjalankan Diet Keto ?

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Saya mau info tentang Diet Keto

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]