Liburan, Lebaran atau Lebar-an ?

Alhamdulilah kita sudah ada di masa liburan Ramadhan ini. Pasti pembaca setia foodketo.com ada yang mudik, ada yang liburan, silaturahmi, mengunjungi tempat-tempat wisata maupun kegiatan positif lainnya.

Ternyata, dari sebuah perjalanan mudik dan liburan ini banyak sekali pelajaran yang bisa kita dapatkan. Bukan hanya sekedar pelajaran, tapi menjadi bagian dari proses membentuk pribadi yang lebih baik. Amin.

Sama halnya dengan menjalankan ketogenic ini. Kita juga perlu banyak belajar dari pengalaman. Tapi seringkali kebanyakan orang belum bisa menaklukkan diri sendiri, dan inilah musuh terbesar yang pernah ada. Contoh: bila kita sudah tahu makanan tinggi gula itu tidak baik, tapi kadang masih suka saja makan dan meminumnya.

Bila kita tidak bisa menaklukkan diri sendiri untuk menahan diri, maka segala cara tidak akan mampu mengatasinya. Kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa keinginan sesaat itu harus dibuang, bukan dipendam.

“Mendaki bukanlah soal kamu sudah menaklukan sebuah gunung, namun, tentang menaklukan ego, kemampuan dan emosi yang ada dalam diri sendiri.” -Sani Ramadhan

Contoh lain menaklukkan diri sendiri yang juga simple adalah bangun tidur, mandi dan pergi ke kantor untuk bekerja namun saat itu diluar rumah turun hujan yang membuat kita malas untuk pergi bekerja, padahal kita tahu bahwa hari itu ada pekerjaan penting yang harus dilakukan.

Dalam pola makan kita juga harus mengalahkan mindset diri yang selalu mengatakan kalau tidak makan nasi jadi lemas, tidak bisa, tidak mungkin, tidak mampu, padahal dicoba saja belum sudah langsung menyerah, sehingga perjalanan mendapatkan tubuh sehat pun tidak tercapai.

Jika Anda saat berlebaran, hasilnya makin lebar, baca 7 tips ini agar tetap secara konsisten mendapatkan berat badan ideal serta tingkat energi dan kesehatan yang optimal.

 

Simak lengkap yaaaa :

1. Pelajari diet keto, kenali tentang nutrisi. Kalau perlu beli buku => ketogenic gaya hidup revolusioner.

2. Fokus makan lemak (75% kalori) termasuk virgin coconut oil dengan tujuan mendapatkan rasa kenyang. Ketika banyak makan camilan penuh gula dan karbo, tubuh sangat sulit mengenali lagi sinyal kenyang.

3. Puasa syawal. Ini sangat baik sekali, karena selain berpahala yang luar biasa, puasa sunnah menjaga kita tidak makan berlebihan.

4. Hindari makanan minuman manis. Gula dan karbohidrat akan meningkatkan kandungan glukosa dalam darah, sekaligus memicu hormon insulin. Sensasi lapar akan mudah muncul ketika gula darah mulai turun sesaat setelah insulin bekerja.

5. Tidur tepat waktu. Nonton bola sih boleh-boleh saja, tapi dengan teknologi sekarang Anda bisa menonton siaran ulang kapan saja. Jika kondisi kurang fit, sebaiknya prioritaskan hal yang lebih penting dibandingkan nonton bola. Begadang juga memicu kita untuk makan dan makan…

6. Kendalikan kadar stress. Hormon kortisol akan cenderung tinggi. Ingat untuk selalu bersyukur dan berbahagia. Orang yang sedang stress memiliki kadar kortisol tinggi, yaitu hormon yang dilepaskan sebagai respon terhadap stress.

7. Tetap bergerak, walaupun santai, luangkan waktu untuk berolahraga walau 10-15 menit. Dengan melakukan aktivitas fisik dan olahraga, kita bisa mengimbangi kalori yang masuk ke tubuh sehingga berat badan lebih bisa dikendalikan.

Lebaran masih lebar-an (badannya) ?

Selamat mempelajari Diet Ketogenic lebih dalam lagi. Manfaatkan liburan ini untuk belajar lebih banyak dengan membaca artikel di foodketo.com serta buku Ketogenic : Gaya Hidup Revolusioner.

Sebagai informasi, juga bisa mendapatkan berbagai kebutuhan Diet Keto di
=> http://herbabagoes.com/shop/

[su_note note_color=”#ffcc01″ ]

Begini cara menyiasati kegemukan dan obesitas

100% privacy. Kami benci spam. Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin by sendfox

[/su_note]

Puasa, Mudik, dan Lebaran Bersama Keto!

Alhamdulillah kita dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan. Dimana semua muslim diwajibkan untuk berpuasa. Secara fisik, ibadah puasa adalah tidak makan, tidak minum, tidak berhubungan di masa yang sudah ditetapkan. Dan secara no fisik juga terjadi perubahan yang luar biasa juga. Kita diminta lebih bersabar, disiplin, jujur, dan berkomitmen. Luar biasa yaaaa….

Tubuh kita memanfaatkan puasa sebagai pemulihan, peremajaan dan penguatan untuk tubuh kita ini untuk restart kembali. Metabolisme serta sistem hormonal akan diperbaiki secara alamiah. Apalagi di era modern ini, dimana kita “dikejar-kejar” oleh berbagai jenis makanan yang kaya akan karbohidrat olahan serta gula.

Jika pembaca sudah biasa menjalankan diet ketogenic, Insyaallah puasa akan menjadi mudah dan khidmat. Kenapa? Karena sudah biasa menggunakan lemak tubuh sebagai sumber energi yang tahan lama. Glukosa mudah sekali habis, dan disimpan menjadi cadangan lemak juga. Kalau gula darah selalu tinggi, lemak-lemak tersebut tidak akan mampu diubah menjadi energi.

Mungkin awalnya berat, secara bertahap tubuh akan mampu meningkatkan energy tubuh untuk bekerja efisien, system syaraf mulai seimbang, panca indra dan hormonal mulai meningkat, perbaikan mitokondria sel pun mulai berlangsung.

Lalu bagaimana Puasa dengan diet ketogenic sudah kita bahas di artikel sebelumnya : Cara Diet Keto Di Bulan Ramadhan dan Tips Menghadapinya.

Pertanyaan yang paling sering diajukan adalah :

1. Makanan dan minuman apa yang dihindari ketika berbuka?

Lupakan mitos “berbuka dengan yang manis”. Karena hampir semua yang rasanya manis mengandung gula tinggi. Kalau kurma? Sebagai sunnah, konsumsi kurma asli tanpa pemanis, batasi 1-3 butir saja. Awal berbuka usahakan dengan cairan. Tujuan mengembalikan hidrasi tubuh serta mempersiapkan pencernaan untuk diisi kembali.

Puasa di bulan Ramadhan ini sifatnya ibadah, sehingga pasrahkan seluruhnya kepada yang Maha Kuasa, dan disanalah kita akan merasakan kekuatan baru. Isi waktu-waktu luang dengan mengaji, membaca Al.qur’an, kajian, dan berbagai ibadah lainnya.

2. Sahurnya bagaimana?

“Makan sahur itu berkah, karena itu, janganlah kalian tinggalkan, meskipun hanya dengan minum seteguk air.” (HR. Ahmad 11086 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Ketika menjalankan ketogenic, kita tidak perlu juga sahur dengan menu lengkap. Penulis dan banyak sahabat di group banyak yang cukup sahur dengan air putih, ditambah kopi dengan campuran butter dan virgin coconut oil. Banyak orang menyebutnya BPC. Insyaallah tenaga akan mencukupi sampai sore hari.

3. Baru mulai Keto. Boleh bareng puasa di bulan Ramadhan?

Ada beberapa pendapat tentang hal ini. Sebaiknya cek ulang, apa yang membuat Anda mau menjalankan diet ketogenic. Pada dasarnya keto ini bisa dimulai kapan saja ketika Anda siap. Jika Anda berpikir ketogenic akan mengganggu ibadah, ya sebaiknya tunda dulu sampai lebaran. Pengalaman banyak sahabat yang memulai ketogenic di masa Ramadhan tidak masalah walau Anda harus menjaga diri karena tentu akan ada masa adaptasi. Tips sederhan dari saya adalah jaga asupan mikronutrisi. Anda bisa menambahkan dengan garam untuk menjaga kebutuhan mineral atau menambahkan suplemen sebagai mikronutrisi tubuh.

Nah, sekarang bagaimana menghadapi mudik dan lebaran?

Tentu jaga asupan dalam perjalanan tetap dalam keto makro, dengan komposisi sumber kalori 70% lemak, 25% protein, dan 5% karbohidrat ya. Tentu bukanlah hal yang mudah, sehingga Anda juga perlu persiapan perbekalan ketika mudik. Sebagai inspirasi bisa cek paket mudik yang disediakan juga di herbabagoes.com.

Anda juga bisa mempelajari ketogenic ini lebih dalam dengan mendapatkan buku “Ketogenic : Gaya Hidup Revolusioner” yang bisa didapatkan di https://foodketo.com/bukuketogenic/

Selanjutnya jika Anda memang sudah menjalankan diet ketogenic ini minimal 4 minggu, maka siapkan jawaban terbaik ketika ada yang bertanya :
– kok langsing?
– kok jadi kurus?
– kok jadi mudaan?

sampai ketemu di tulisan keren berikutnya.

.
Pastikan sudah Download Panduan Ketogenic yaaaa….

[su_note note_color=”#ffcc01″ text_color=”#ffffff”]

Trik ajib untuk jadi langsing





100% privacy. Kami benci spam.
Ketika Anda subscribe, kami akan update info secara rutin.


[/su_note]