Kenapa Gula Darah (GDP) Saya Masih Tinggi?

Di pertengahan bulan kemaren di Group Ketogenic Indonesia mengadakan cek darah bareng-bareng. Wah seru juga yaaaa…. ibarat kita udah belajar, kita sekarang mau menghadapi test atau ujian 😀

Glukosa adalah bukan gula biasa yang umum tersedia di toko atau pasar ya, glukosa adalah karbohidrat alamiah yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi.

Kadar glukosa pada darah dikendalikan oleh beberapa hormon. Hormon adalah zat kimia di dalam badan yang mengirimkan tanda pada sel-sel ke sel-sel lainya. Satu hormon yang sangat erat kaitannya dengan gula darah adalah : Insulin yang dibuat oleh pankreas.

Ketika makan, pankreas membuat insulin untuk mengirimkan pesan pada sel-sel lainnya di tubuh. Insulin ini memerintahkan sel-sel untuk mengambil glukosa dari darah. Glukosa digunakan oleh sel-sel untuk pembuatan energi. Glukosa yang berlebih disimpan dalam sel-sel sebagai glikogen. Pada saat kadar gula darah mencapai tingkat rendah tertentu, sel-sel memecah glikogen menjadi glukosa untuk menciptakan energi.

Dalam kedokteran, gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh.

Nah dalam ketogenic, kita berusaha menekan kadar gula darah kita dalam keadaan normal. Yaitu antara 70-100 mg/dl. Disini tubuh akan optimal menggunakan energi dari glukosa maupun energi dari keton. Ketika gula darah cenderung tinggi, maka keton yang berasal dari pemecahan lemak tidak akan terbentuk.

Cara cek GDP yang ada beberapa macam :

  1. Bisa uji dengan alat portable di rumah sendiri
  2. Alat uji di portable di apotek, klinik, atau puskesmas,
  3. Ataupun dengan alat berstandar tinggi yang ada di rumah sakit maupun labolatorium.

Nah emang berapa sih biaya nya?

Kalau kita menghitung biaya operasinal tes dengan alat portable, di apotek biasanya sekitar Rp10-15rb untuk sekali cek. Jika punya alat sendiri mungkin sekitar 5000an rupiah (biaya jarum dan strip). Kalau cek di lab sekitar Rp30rb – 50rb.

Karena tes ini memang bisa dilakukan sendiri, bagaimana sih cara cek gula darah itu?

*Metode pengukuran yang disarankan :

Untuk pengukuran sendiri, baca cara penggunaan alat. Kelengkapan : Lanset (jarum kecil). Perangkat lancing (untuk menahan jarum), Alkohol swab, Strip uji, Meteran glukosa.

  1. Cucilah tangan hingga bersih dengan menggunakan sabun dan air mengalir.
  2. Letakkan lanset ke dalam perangkat lancing.
  3. Masukkan strip tes ke meteran glukosa.
  4. Usap ujung jari Anda dengan alkohol swab
  5. Tusuk ujung jari Anda dengan lanset agar darah dapat keluar dan diambil.
  6. Letakkan setetes darah pada strip tetes dan tunggu hasilnya. Biasanya, angka yang menunjukkan kadar gula darah Anda akan muncul dalam beberapa detik pada layar meteran.
  7. Jika alat yang Anda gunakan ternyata sedikit berbeda, pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang terdapat pada kemasan.

Selamat yaaaa…. sekarang Anda bisa tes sendiri!

Nah setelah di dapat hasilnya silahkan cek : tentang nilai gula darah.

Ketika menjalankan diet ketogenic kadar gula darah puasa (sebelum makan dan minum) idealnya adalah dibawah 80mg/dl. Kadar GDP normal ada dikisasan 70-104 mg/dl.

Lalu jika kita ternyata mendapatkan hasil yang tinggi (diatas 104 mg/dl) tidak usah panik yaaaaa…

Tenang aja!

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan menjadi sarana evaluasi kita. Ingat, tidak ada kata gagal, tapi pengalaman atau learning experience. Ini dia berapa hal yang perlu diketahui kok bisa gula darah kita naik :

  • Kurang tidur, tidur ini sangat mempengaruhi gula darah. Jika kita begadang, lalu tidur kita terganggu, maka kecenderungan kortisol kita juga akan naik. Hormon kortisol yang naik ini secara umum juga meningkatkan gula darah. Jadi pastikan kita tidur yang berkualitas yaaa….
  • Stress. Lagi mikirin apa sih? nah… usahakan rileks dan jaga pikiran dan perasaan Anda tetap positif. Kondisi stress ini juga sangat berhubungan dengan hormon kita lho. Termasuk insulin. So, ambillah wudlu, berkeluh kesahlah, dan mintalah petunjuk pada Allah.
  • Makanan. Evaluasi juga makan apa semalam. Mungkin Anda tidak sengaja mengkonsumsi karbo ataupun gula dalam makanan maupun minuman.
  • Menstruasi (hormonal). Ketika dalam kondisi siklus menstruasi, maka gula darah akan cenderung tinggi juga. Jadi tenang aja, ini normal kok.
  • Sedang sakit / infeksi. Tubuh kita sudah diciptakan sempurna, sehingga keseimbangan tubuh akan menyesuaikan ketika terjadi sakit maupun infeksi. Di masa ini, walau Anda tidak mengkonsumsi karbohidrat tinggi, bisa jadi glukosa diproduksi sendiri oleh tubuh melalui proses glukoneogenesis
  • Cukup banyak obat-obatan yang bisa meningkatkan gula darah juga. Sehingga, jika Anda ada konsumsi obat, cek saja jenis obat apa, perhatikan efek samping dari penggunaan obat tersebut, atau Anda bisa juga berkonsultasi dengan dokter yang meresepkan.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Ingat dengan menjalankan ketogenic ini bukan berarti semua masalah kesehatan Anda selesai, tapi Anda akan mulai menemukan bagaimana tubuh Anda bisa bekerja dengan baik lagi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *