Sharing dan Belajar Bareng Hidup Sehat Bahagia

“Hindari Makan Lemak” : Mungkin saran terburuk yang pernah ada, kata Dr Jordan B Peterson

“Hindari Makan Lemak” : Mungkin saran terburuk yang pernah ada, kata Dr Jordan B Peterson

Saya shock ketika membaca twitter dan facebook Dr Jordan B Peterson beberapa hari yang lalu :

“High carb, low fat diets: Perhaps the worst public policy advice ever. Unbelievable”

Jika Anda suka membaca jurnal ilmiah silahkan cek di link ini.

Penelitian ini diberi kode PURE, dimana melibatkan lebih dari 135.000 peserta dari 18 negara, melihat konsumsi karbohidrat meningkatkan angka kematian, dimana porsi lemak dikurangi. Hal yang menjadi panduan nutrisi yang diberikan negara dan professional nutrisi dan medis saat ini.

Sejak tahun 1930an bahwa pengurangan makanan, pembatasan kalori, dalam penelitian dapat memperpanjang umur. Hingga muncul rekomendasi diet untuk menjaga kesehatan manusia dengan mengurangi lemak, khususnya lemak jenuh sejak tahun 1970an.

Oh, ya… riset semacam ini sebenarnya sangat banyak, tapi tidak populer. Dan salah satu publikasi terbaru di bulan Oktober 2017 adalah riset ini. Silahkan kaji lebih dalam untuk mempelajarinya.

Dari studi PURE, yang terdiri dari> 135.000 individu yang direkrut dari 18 negara dari negara berbeda di seluruh dunia, telah dipublikasikan (Dehghan et al., 2017). Melakukan penelitian dengan parameter klinis, faktor sosio-ekonomi, dan kuesioner makanan dan olahraga dirinci penelitian, dan orang dengan penyakit kardiovaskular yang sudah ada sebelumnya (tapi bukan diabetes) tidak dalam riset, setelah di follow-up rata-rata 7,4 tahun, bersama-sama lebih dari 10.000 kematian atau kejadian medis, seperti stroke yang terjadi. Kemudian secara statistik berkorelasi dengan parameter saat inisiasi. Dehghan dkk. (2017)) menemukan bahwa “asupan karbohidrat berhubungan erat dengan peningkatan angka kematian.”

Sebaliknya, jenis lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda dapat mengurangi kemungkinan kematian. Sehingga penelitian menyimpulkan bahwa “Pedoman diet global harus direvisi.”

Sebagian besar karbohidrat yang dikonsumsi mengandung monosakarida D-glukosa sebagai “key building block”, yang kemudian dibawa kedarah sehingga memicu hormon insulin dari sel β pankreas. Glukosa diedarkan dan dimetabolisme dalam beberapa tipe sel dengan metode insulin yang tepat. Ibarat antara gembok dan kunci harus tepat.

Faktor, Modulator, dan Eksekusi Karbohidrat

(A) Faktor fisiologis dan lingkungan yang berhubungan dengan penggunaan karbohidrat atau glukosa.
(B) Modul terapi dari faktor individual
(C) Kondisi secara kumulatif setelah kejadian A dan B

Jika tertarik mempelajari lebih detail silahkan cek penelitian dengan judul “Dietary Carbohydrates Impair Healthspan and Promote Mortality.” yang ditulis oleh Ravichandran M, Grandl G, Ristow.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Anda Mau Berat Badan Ideal ?
*Tapi bebas makan lauk yang disuka
Panduan ini Penting Banget, Saya MAU
Silahkan Download Langsung
Baca, Praktek, dan Bagikan...
Panduan Untuk Download
Anda Mau Berat Badan Ideal ?
*Tapi bebas makan lauk yang disuka
Panduan ini Penting Banget, Saya MAU
Silahkan Download Langsung
Baca, Praktek, dan Bagikan...
Panduan Untuk Download