9 Cara Cerdas Memilih Dokter yang Tepat Untuk Anda dan Keluarga

9 Cara Cerdas Memilih Dokter yang Tepat Untuk Anda dan Keluarga

*tulisan aslinya dipost di facebook group Ketogenic Indonesia
**tulisan ini bebas di kritik untk mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat Indonesia

Jujur saya sedih sekali melihat kondisi puskesmas dan rumah sakit saat ini. Antrian panjang, tercampur berbagai penyakit, banyak tidak terlayani, suap, sogok, BPJS yang kabarnya merugi dan tekor banyak, tidak memikirkan preventif, dan banyak hal-hal lain yang nampaknya kurang baik.

Tapi bagi saya, hal ini sebenarnya adalah “peluang”. artinya banyak hal yang kita bisa perbaiki kan… Kalau semuanya sudah oke, kan tidak perlu diperbaiki lagi.

Panjang banget intronya…..

Ok langsung ya, ada beberapa tips yang bisa dicoba, dan kita sama-sama diskusikan tentang bagaimana cara memilih dokter, apalagi teman-teman semua saat ini banyak mempelajari tentang ketogenic. Mau tidak mau pasti akan banyak berhubungan dengan ilmu kedokteran.

1. Jam terbang
Pastikan dokter Anda sudah menangani cukup banyak kasus. Tidak hanya teori, tetapi lebih ke arah skill. Ilmu terus berkembang, sehingga pengalaman akan membuat dokter lebih bijaksana

2. Sudah punya Anak
Ini tampaknya tidak berhubungan, tapi tanggung jawab seseorang yang sudah berkeluarga dan memiliki Anak tentu berbeda. Coba tanya, kalau anak dokter Anda memiliki kasus serupa, apa yang akan dia lakukan? apakah layak obat atau terapi itu beliau berikan?

3. Berbagi ilmu dan pengetahuan
Catat : Anda membayar dokter itu dengan uang Anda. Artinya Anda boleh tanya apa saja pada mereka. Jika dokter mampu menjawab dengan baik, jujur, masuk akal, mereka dokter yang baik. Tapi kalau mereka hanya tanya hal hal umum lalu tulis resep, mungkin Anda harus pertimbangkan untuk tidak ketemu mereka lagi.

4. Bebas dari pengaruh pabrik obat
Banyak indutri farmasi menggunakan dokter sebagai marketing dan sales dari produk obat-obatan kimia ataupun labolatorium. Coba lihat seberapa netral mereka jika Anda meminta jenis obat sejenis dari produsen lain. Tentu obat yang di butuhkan lho yaaaa….

5. Terbuka dan Reputasi yang baik
Anda bisa tanya ke pasien sebelumnya, atau keluarga, atau sahabat Anda dokter mana yang cukup terbuka terhadap ilmu-ilmu baru. Misalkan dokter Anda tidak tahu tentang keto, pola rendah karbo tinggi lemak, berarti mereka memang belum update ilmu

6. Mudah di hubungi / akses
Banyak dokter (tentu yang sudah Anda bayar tentunya) tidak bersedia di hubungi atau di tanya terkait kasus Anda. Lakukan dengan professional juga, artinya sesuai dengan kesepakatan biaya dan layanan yang diberikan.

7. Memiliki misi kemanusiaan
Ada dokter yang memang bertujuan membantu sesama, tapi ada juga yang berniat memperkaya diri saja. Kaya itu hak, tapi carilah dokter kaya yang kaya juga akan rasa kemanusiaannya…

8. Fokus pada pencegahan, bukan obat
Dokter yang baik akan banyak diskusi tentang pola makan, olah raga dan gaya hidup. Misal kasus-nya diabetes ya, pasti dilarang konsumsi karbo dan gula. Bukan membebaskan makan apa aja, yang penting minum obat. Ini salah kaprah (menurut saya)

9. Menepati janji
Siapapun punya kewajiban menepati janji. Termasuk seorang dokter. Tentu Anda bisa melihat konten dan konteks janjinya yaaa, lalu jika tidak menepati janji artinya…

Semoga tulisan ini bermanfaat, silahkan di save dan di share



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Anda Mau Berat Badan Ideal ?
*Tapi bebas makan lauk yang disuka
Panduan ini Penting Banget, Saya MAU
Silahkan Download Langsung
Baca, Praktek, dan Bagikan...
Panduan Untuk Download
Anda Mau Berat Badan Ideal ?
*Tapi bebas makan lauk yang disuka
Panduan ini Penting Banget, Saya MAU
Silahkan Download Langsung
Baca, Praktek, dan Bagikan...
Panduan Untuk Download